<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Desa Cangkring &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/desa-cangkring/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 27 Feb 2022 11:42:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Desa Cangkring &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Usir Wabah Covid-19, Puluhan Warga Cangkring Situbondo Baca Sholawat Burdah Sambil Nyalakan Obor</title>
		<link>https://memontum.com/usir-wabah-covid-19-puluhan-warga-cangkring-situbondo-baca-sholawat-burdah-sambil-nyalakan-obor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Feb 2022 16:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Cangkring]]></category>
		<category><![CDATA[sholawat]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=164632</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Huda (STAINH), yang bertugas dalam lembaga pengabdian masyarakat (LPM), mengajak masyarakat Dusun Cangkring, Desa Curahtatal, Kecamatan Arjasa, untuk membaca Solawat Burdah keliling, Sabtu (26/02/2022) malam. Hal itu dilakukan, sebagai bentuk ikhtiar dalam mengusir wabah penyakit Covid-19. Mereka membaca Solawat Burdah dengan menghidupkan obor masing-masing. Eksan, salah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Huda (STAINH), yang bertugas dalam lembaga pengabdian masyarakat (LPM), mengajak masyarakat Dusun Cangkring, Desa Curahtatal, Kecamatan Arjasa, untuk membaca Solawat Burdah keliling, Sabtu (26/02/2022) malam.</p>



<p>Hal itu dilakukan, sebagai bentuk ikhtiar dalam mengusir wabah penyakit Covid-19. Mereka membaca Solawat Burdah dengan menghidupkan obor masing-masing. Eksan, salah satu warga Dusun Cangkring, Desa Curahtatal, mengatakan bahwa kegiatan tersebut, bukan hal yang&nbsp; pertama kali dilakukan. Namun, sudah berkali-kali.</p>



<p>Tujuannya, tidak lain untuk mengusir wabah penyakit dengan membaca Solawat Burdah yang dikemas dengan keliling. &#8220;Solawat Burdah ini dibaca mengelilingi satu Dusun Cangkring. Harapannya, agar masyarakat terbebas dari Covid-19,&#8221; ujar Eksan kepada Memontum.com, Sabtu (26/02/2022).</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>Diharapkan, dengan membaca Solawat Burdah akan selamat dari setiap penyakit. Baik itu Covid-19, maupun penyakit lainnya. &#8220;Alasan kita menyalakan api (obor) agar menambah semangat para santri dan masyarakat saja. Intinya menghidupkan obor hanyalah sebatas menarik perhatian masyarakat biar kompak membaca sholawat,&#8221; imbuh Eksan.</p>



<p>Masih menurut Eksan, khusus di dusun tersebut selama ini belum ditemukan orang yang meninggal akibat terpapar Covid-19. Bahkan, tidak ada dari warga sekitar yang terpapar Covid-19. Selama ini warga di dusun tersebut hanya mendengar saja kalau banyak orang yang terpapar Covid-19.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah disini tidak ada warga yang mati akibat Covid-19. Semoga saja dengan ikhtiar rajin membaca sholawat, baik secara kelompok maupun sendiri-sendiri, warga di sini selamat dari setiap serangan penyakit,&#8221; ujar Eksan. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">164632</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bondowoso Sajikan Destinasi Wisata Jejak Ular Purba</title>
		<link>https://memontum.com/bondowoso-sajikan-destinasi-wisata-jejak-ular-purba</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2021 05:06:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Cangkring]]></category>
		<category><![CDATA[Jejak Ular Purba]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[lampetah olar tapa]]></category>
		<category><![CDATA[Situs Purbakala]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132719</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Destinasi wisata lampetah olar tapa (jejak Ular Purba raksasa) di Desa Cangkring, Kecamatan Prajekan, Bondowoso, bisa menjadi salah satu jujugan wisata saat berlibur di Bondowoso. Destinasi ini, menyajikan wisata jejak ular purba raksasa yang melingkar, dengan didukung sejumlah gazebo di sekitarnya. Tidak hanya itu, panorama perbukitan yang cukup indah dan memanjang dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bondowoso </strong>&#8211; Destinasi wisata lampetah olar tapa (jejak Ular Purba raksasa) di Desa Cangkring, Kecamatan Prajekan, Bondowoso, bisa menjadi salah satu jujugan wisata saat berlibur di Bondowoso.</p>



<p>Destinasi ini, menyajikan wisata jejak ular purba raksasa yang melingkar, dengan didukung sejumlah gazebo di sekitarnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, panorama perbukitan yang cukup indah dan memanjang dari Utara ke Selatan, turut mendukung wisata tersebut. Sehingga, kesejukan alam Bondowoso, pun tersaji di destinasi wisata yang cukup indah.</p>



<p>Menurut legenda, seperti yang disampaikan Kades Cangkring, Ismaryono, bahwa konon dahulu kala ada ular purba raksasa yang sedang melakukan tapa yang cukup lama. Sehingga, bekas pertapaan ular purba raksasa ini membekas sampai saat ini.</p>



<p>&#8220;Menurut cerita orang tua terdahulu yang melegenda, bahwa dulunya ada ular raksasa yang melakukan Tapa Brata yang cukup lama di desa ini. Tapa dilakukan dalam waktu yang cukup lama. Sehingga, tempat pertapaannya sampai membekas dan membatu,&#8221; kata Ismaryono menceritakan legenda jejak ular purba raksasa, Kamis (21/01) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut Ismaryono kepada memontum.com mengatakan, agar objek wisata ini kian menarik, secara pelan-pelan akan terus dipercantik. Sehingga, mampu menjadi daya tarik yang maksimal untuk lokasi jejak ular purba raksasa (lampetah olar tapa).</p>



<p>&#8220;Tempat jejak ular purba raksasa ini memiliki potensi destinasi wisata yang cukup menarik, unik dan khas. Maka dari itu, ke depan akan saya kembangkan menjadi destinasi wisata yang cukup menarik untuk disajikan kepada wisatawan,&#8221; ujarnya. <strong>(dul)</strong></p>



<p></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132719</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menuju New Normal, Pemdes Cangkring Perketat Protokol Kesehatan</title>
		<link>https://memontum.com/menuju-new-normal-pemdes-cangkring-perketat-protokol-kesehatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2020 04:42:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Cangkring]]></category>
		<category><![CDATA[New Normal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116835</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Pada PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) tahap I, tahap II dan tahap III, Pemerintah Desa Cangkring, Kecamatan Krembung mendirikan dua pos check point. Keberadaan pos check point di Dusun Bengok RT. 09 RW. 03, dan Dusun Cangkring RT. 01 RW. 01. Kepala Desa Cangkring Singgih Sujatmiko melalui Staff Desa Adi menjelaskan petugas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Pada PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) tahap I, tahap II dan tahap III, Pemerintah Desa Cangkring, Kecamatan Krembung mendirikan dua pos check point. Keberadaan pos check point di Dusun Bengok RT. 09 RW. 03, dan Dusun Cangkring RT. 01 RW. 01.</p>
<p>Kepala Desa Cangkring Singgih Sujatmiko melalui Staff Desa Adi menjelaskan petugas pos check point itu melibatkan relawan unsur dari Polri, TNI, Perangkat Desa, Linmas, RT, RW, Tomas, dan Karang Taruna. Penjagaannya, digilir secara bergantian.</p>
<p>“Dengan penjagaan itu diharapkan dapat memanimalisir serta menjega penyebaran virus corona (Covid-19),” ucapnya, Rabu (17/6/2020) siang</p>
<p>Selama kegiatan PSBB tahap I, sampai tahap III dan new normal ini, hasil pemeriksaan suhu badan atau lainnya yang dilakukan tim relawan, sama sekali tidak ditemukan hal mencurigakan seperti reaktif maupun positif. Akan tetapi pelanggaran yang dilakukan warga, maupun pengguna jalan masih banyak ditemukan tidak menggunakan masker.</p>
<p>Sedangkan bagi warga diluar Desa Cangkring, tidak dilengkapi atau membawa surat keterangan RT, RW. Jika tidak ditemukan ini, tim relawan tidak segan-segan untuk mengembalikan atau dilarang memasuki jalan Desa Cangkring.</p>
<p>Pemdes Cangkring juga tak henti melakukan sosialisasi terkait kesehatan. Dikarenakan kesehatan itu sangatlah penting, untuk diri sendiri, keluarga dan orang lain. Selain itu, selama new normal warga diminta tetap mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19.</p>
<p>“ Kami Pemerintah Desa Cangkring, juga melakukan penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah warga. Sesuai protokol kesehatan, berpola hidup bersih dan sehat, kerap mencuci tangan seusai melakukan aktifitas, menggunakan masker jika bepergian, dan jaga jarak meskipun saat ini new normal,” pungkas Adi <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116835</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
