<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Desa Devisa &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/desa-devisa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 Jul 2022 12:52:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Desa Devisa &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Perkuat Ekosistem Ekspor Berkelanjutan, LPEI Luncurkan Desa Devisa Klaster Udang di Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/perkuat-ekosistem-ekspor-berkelanjutan-lpei-luncurkan-desa-devisa-klaster-udang-di-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Jul 2022 12:52:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Devisa]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[LPEI]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=172253</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI, meresmikan desa devisa klaster udang di Desa/Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jumat (15/07/2022) tadi. Peluncuran peresmian itu, dimaksudkan untuk menyerap hasil produksi industri rumahan para petambak udang di Situbondo, yang sekaligus untuk mendukung ekspor Udang berkelanjutan. Dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI, meresmikan desa devisa klaster udang di Desa/Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jumat (15/07/2022) tadi. Peluncuran peresmian itu, dimaksudkan untuk menyerap hasil produksi industri rumahan para petambak udang di Situbondo, yang sekaligus untuk mendukung ekspor Udang berkelanjutan.</p>



<p>Dalam peresmian tersebut, hadir langsung Direktur Eksekutif LPEI, Riyani Tirtoso dan turut hadir Wabup Situbondo, Hj Khoironi, PT PMMP, BPBAP, DJKN dan Indonesia Eximbank serta Dinas Perikanan. Dari PT PMMP, pada acara itu hadir langsung Direktur, Irawan Susilo dan Direktur Utama Indonesia Eximbank, Eko Kridarso.</p>



<p>“Ekspor udang Indonesia merupakan salah satu komoditas unggulan dari ekspor perikanan secara keseluruhan. Ada pun porsinya, mencapai 55 persen sehingga perlu kita dukung dari hulu hingga ke hilir. Sementara Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) di wilayah Situbondo yang menjadi desa devisa klaster udang, merupakan komitmen LPEI untuk memperkuat ekosistem ekspor. Harapannya, selain Pokdakan dapat menjadi lebih optimal sebagai pemasok, masyarakat yang terlibat juga menjadi lebih sejahtera,” ujar Direktur Eksekutif LPEI, Riyani Tirtoso, Jumat (15/07/2022) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, pemilihan komoditas udang didasari oleh potensi. Berdasarkan data dari Indonesia Eximbank Institute LPEI, selama Januari hingga Mei 2022, ekspor Udang dan olahannya, mengalami peningkatan hingga 17,56 persen atau mencapai USD 1,27 miliar. Ada pun negara tujuan ekspor, utama yaitu Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, Vietnam dan Thailand.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Pokdakan di Wilayah Situbondo menjadi sasaran LPEI dalam memberikan pendampingan dengan tujuan untuk meningkatkan ekspor Udang Vaname melalui indirect export. Serta, menciptakan ekosistem ekspor yang berkelanjutan hingga menciptakan kepastian hasil panen petambak. Desa devisa ini memiliki komoditi unggulan Udang Vaname, yang terdapat di sekitar 20 petambak udang dari empat kecamatan dan enam desa di Kabupaten Situbondo,&#8221; terang Riyani.</p>



<p>Masih menurut Riyani, program desa devisa kali ini, LPEI akan memberikan pendampingan yang terdiri dari tiga aspek utama. Yaitu, mulai kelembagaan, produksi dan akses pembiayaan.</p>



<p>&#8220;Pada aspek kelembagaan, Pokdakan akan mendapatkan pelatihan penguatan manajemen dan penyusunan laporan keuangan. Dari sisi produksi, LPEI akan memberikan kincir air dan palet serta pendampingan sistem budidaya udang yang intensif,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Selain itu, tambahnya, LPEI juga akan memberikan pendampingan kepada Pokdakan untuk mendapatkan fasilitas akses pembiayaan. &#8220;Sebagai lembaga milik pemerintah, LPEI akan terus membangun sinergi dengan seluruh jajaran dan menjunjung nilai budaya kami dengan APIK (Agile, Profesionalisme, Integritas dan Kreatif) untuk mendorong peningkatan ekspor nasional,” ujarnya.</p>



<p>Wakil Bupati Situbondo, Hj Khoirani, dalam kesempatan itu mengapresiasi atas sinergi dan komitmen yang diberikan oleh LPEI. Melalui program desa devisa ini, akan memberikan kesempatan bagi wilayah yang memiliki produk unggulan berorientasi ekspor untuk mengembangkan potensi secara ekonomi, sosial dan lingkungan bagi kesejahteraan masyarakatnya.</p>



<p>&#8220;Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya atas bantuan dan kerja sama dari LPEI,&#8221; ujar Hj Khoironi. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">172253</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Desa Parengan Maduran Lamongan Diusulkan Gubernur Jatim Menjadi Desa Devisa</title>
		<link>https://memontum.com/desa-parengan-maduran-lamongan-diusulkan-gubernur-jatim-menjadi-desa-devisa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Mar 2022 15:53:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Devisa]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Khofifah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=165128</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengusulkan Desa Parengan, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan ke LPEI (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia) untuk menjadi Desa Devisa. Gubernur Khofifah mengungkapkan, dengan menyandang predikat sebagai Desa Devisa, maka daya saing produksi tenun ikat asal Desa Parengan, akan semakin meningkat dan merambah pasar yang lebih luas lagi. Mengingat, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengusulkan Desa Parengan, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan ke LPEI (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia) untuk menjadi Desa Devisa.</p>



<p>Gubernur Khofifah mengungkapkan, dengan menyandang predikat sebagai Desa Devisa, maka daya saing produksi tenun ikat asal Desa Parengan, akan semakin meningkat dan merambah pasar yang lebih luas lagi. Mengingat, program Desa Devisa ini salah satunya memberikan pendampingan dan pengembangan kapasitas pelaku usaha berorientasi ekspor. Hal tersebut disampaikannya, saat mengunjungi Desa Parengan.</p>



<p>Menurut Gubernur Khofifah, diusulkannya Desa Parengan menjadi Desa Devisa, karena memiliki kerajinan tenun ikat legendaris, unik dan sangat khas. &#8220;Tenun ikat legendaris dari Desa Parengan memiliki motif unggulan gunungan yang dibentuk menyerupai gapura. Itulah yang menjadi pembeda dengan tenun ikat pada umumnya. Tenun ikat Parengan juga memiliki ciri khas yaitu berbahan kain lebih halus dan tidak begitu tebal yang memberi kesan dingin. Oleh karena itu Desa Parengan ini sangat layak, dan sudah diusulkan,” tutur Khofifah.</p>



<p>Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang saat itu mendampingi Gubernur Khofifah ke salah satu sentra industri produksi kerajinan tenun yang ada di Desa Parengan, mengungkapkan bahwa melalui usulan ini diharapkan dapat meningkatkan kembali gairah perekonomian masyarakat Kabupaten Lamongan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>“Kabar bahagia ini merupakan angin segar untuk UMKM kita. Saya patut bangga dan terima kasih karena Ibu Khofifah memberi perhatian besar terhadap kerajinan Lamongan yang kualitasnya tidak diragukan lagi. Untuk pelaku UMKM dan pengrajin Lamongan mari terus semangat mengenalkan Lamongan baik di tingkat Nasional maupun Internasional,” ungkapnya. Senin (07/03/2022).</p>



<p>Di sisi lain, disampaikan Kadis Disperindag melalui Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Arif Bakhtiar, sentra industri tenun ikat parengan sejauh ini telah menjangkau pasar luar negeri dengan nilai ekspor mencapai Rp 17,755 miliar.</p>



<p>“Sentra industri tenun ikat parengan di tahun 2021 telah menerbangkan 4.600 kodi sarung tenun ikat yang menjangkau berbagai negara di Timur Tengah serta Afrika. Di Tahun 2021 telah diekspor yakni sarung tenun ikat sebanyak 4.600 kodi dengan nilai ekspor Rp. 17.755.000.000,” papar Arif. <strong>(zen/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165128</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
