<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Desa Gitik &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/desa-gitik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Jan 2019 14:06:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Desa Gitik &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gelar Festival Tahu Warisan Nenek Moyang Desa Gitik Rogojampi</title>
		<link>https://memontum.com/gelar-festival-tahu-warisan-nenek-moyang-desa-gitik-rogojampi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Jan 2019 14:06:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Gitik]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Tahu]]></category>
		<category><![CDATA[Rogojampi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=71900</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Jika di Desa lain memunculkan Festival Budaya untuk memperkenalkan potensi Desanya, beda dengan Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi. Dengan bergantinya tahun, Desa Gitik menggelar Festival Tahu, Sabtu (5/1/2019). Diangkatnya Tahu dijadikan festival oleh Desa Gitik, karena Desa ini salah satu produsen tahun sejak ratusan tahun lalu dan menjadi mata pencaharian warga setempat. Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi </strong>&#8211; Jika di Desa lain memunculkan Festival Budaya untuk memperkenalkan potensi Desanya, beda dengan Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi. Dengan bergantinya tahun, Desa Gitik menggelar Festival Tahu, Sabtu (5/1/2019). Diangkatnya Tahu dijadikan festival oleh Desa Gitik, karena Desa ini salah satu produsen tahun sejak ratusan tahun lalu dan menjadi mata pencaharian warga setempat.</p>
<p>Kepala Desa Gitik, Hamzyah mengatakan, Desa Gitik ini satu-satunya Desa yang mempunyai produksi tahu yang sudah terkenal, agar produksi ini lebih dikenal lagi, dikalangan masyarakat luar Banyuwangi, pihaknya menggelar festival tahu.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190106-WA0034-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190106-WA0034-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-71904" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190106-WA0034-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190106-WA0034-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>&#8220;Pelaksanaan festival ini untuk sementara  digelar setiap Sabtu malam Minggu saja, &#8221; kata Kades Hamzyah.<br />
Kedepannya, lanjut Hamzyah pihaknya akan menggelar festival tahu ini ini selama 2 (dua) hari, yakni digelar pada Sabtu malam Minggu hingga Minggu Malam Senin.</p>
<p>&#8220;Insya Allah, tiga bulan lagi, festival ini akan saya gelar selama dua hari, mulai Sabtu malam Minggu hingga Minggu malam Senin,&#8221; ujar Kades Gitik.</p>
<p>Dengan adanya festival tahu ini, secara otomatis akan menambah produksi tahu, karena banyak warga yang datang  ke Desa Gitik untuk membeli tahu  yang mempunyai rasa yang enak dan mampu mebambah pendapatan produsen tahu  serta membuka lapangan pekerjaan Desa setempat.</p>
<p>Ronik warga Dusun Timurejo, Desa Gitik mengaku sangat senang pihak Desa menyelenggarakan festival tahu ini. Pasalnya sesuai sejarah Desa Gitik ini adalah satu-satunya yang memproduksi tahu, dan ini sudah berlangsung sejak ratusan tahun lalu, dan keahlian membuat tahu ini dilakukan turun temurun hingga saat ini.</p>
<p>&#8220;Sejarah sudah membuktikan, di Kecamatan Rogojampi ini satu-satunya produsen tahu, dan hingga saat ini warga Desa Gitik masih meneruskan pekerjaan warisan dari nenek moyang, dan mampu memberikan kesejahteraan keluarga, dari makanan berbahan kedelai ini,&#8221; ujar Ronik. <strong>(gus/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">71900</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
