<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Desa Grangsil &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/desa-grangsil/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Jul 2020 16:30:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Desa Grangsil &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Merintis Dari Nol, Kampung Bunga Grangsil Kini Wisata Favorit Hingga Luar Pulau</title>
		<link>https://memontum.com/merintis-dari-nol-kampung-bunga-grangsil-kini-wisata-favorit-hingga-luar-pulau</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2020 16:30:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Grangsil]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Bunga]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119884-merintis-dari-nol-kampung-bunga-grangsil-kini-wisata-favorit-hingga-luar-pulau</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Kampung Bunga Grangsil (KBG) yang bertempat di salah satu desa Grangsil berada di pelosok Dampit, kini menjadi incaran destinasi para wisatawan. Merintis mulai dari Nol, para warga yang bergotong royong dan mengumpulkan dana untuk membuat suatu tempat wisata yang akhirnya sekarang menjadi sangat terkenal. Tak hanya wisatawan lokal saja namun hingga luar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Kampung Bunga Grangsil (KBG) yang bertempat di salah satu desa Grangsil berada di pelosok Dampit, kini menjadi incaran destinasi para wisatawan. Merintis mulai dari Nol, para warga yang bergotong royong dan mengumpulkan dana untuk membuat suatu tempat wisata yang akhirnya sekarang menjadi sangat terkenal.</p>
<p>Tak hanya wisatawan lokal saja namun hingga luar pulau pun rela datang untuk hanya sekedar menikmati suasana alam dan juga membeli bunga-bunga yang dijual di beberapa lapak para warga. Para warga yang bergotong-royong sampai menyediakan banyak sekali fasilitas dan juga spot foto yang wajib para wisatawan datangi.</p>
<p><video controls="controls" width="750" height="400"><source src="https://kabupatenmalang.memontum.com/wp-content/uploads/sites/44/2020/07/VID-20200720-WA0141.mp4" type="video/mp4" /></video></p>
<p>Tak hanya udara dan pemandangan saja yang bagus, namun para pelapak bunga pun juga beragam. Berbagai jenis tanaman hias hingga bunga-bunga taman. Tempat ini pun buka setiap hari mulai jam 07.00 WIB hingga 17.00 WIB.</p>
<p>Harganya yang sangat terjangkau dan dapat bersaing dengan banyak sekali tempat wisata bunga, wajib untuk di datangi.</p>
<p>&#8220;Dulu itu mas ya, kita itu gotong-royong bareng-bareng. Bikin jembatan itu juga bareng, spot-spot foto yang lain kita bangun sendiri mas. Ya alhamdulilah sekarang banyak sekali orang dateng sampai kemaren itu ada yang dateng dari banyuwangi hanya buat beli bunga sama foto-foto,&#8221; ujar ketua KBG Maskur Hadi.</p>
<p>Bunga yang sangat beragam dan terjangkau membuat para peminatnya semakin banyak dan meluas, tak terkadang juga mengirim berbagai macam bunga hias dan tanam sampai ke pulau bali.</p>
<p>&#8220;Kita dulu tau itu dari postingan media sosial temen saya mas kok keliatan bagus yaudah saya dateng kesini, terus liat bunganya juga unik-unik bagus-bagus, eh ternyata harganya murah banget jadi ketagihan kesini terus mas tiap minggu,&#8221; ujar salah satu pengunjung</p>
<p>Pengunjung di hari biasa bisa mencapi puluhan orang, untuk weekend sendiri terkadang sampai padat. Kontribusi warga dan kebersamaan yang baik bisa menciptakan Kampung Bunga Grangsil yang menjadi salah satu tempat wisata di Malang yang wajib di kunjungi para pelancong.</p>
<p>&#8220;Weekend itu rame banget mas, parkir aja sampek penuh biasanya. Biasa e weekend bisa sampai ratusan orang datang itu mas, ya alhamdulilah berkat kerja keras bersama sekarang bisa seperti ini mas,&#8221; tutupnya. <strong>(mg1/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://kabupatenmalang.memontum.com/wp-content/uploads/sites/44/2020/07/VID-20200720-WA0141.mp4" length="7131833" type="video/mp4" />

		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119884</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Petani Bunga Taman Desa Grangsil, Malah Dibanjiri Pesanan saat Pandemi Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/petani-bunga-taman-desa-grangsil-malah-dibanjiri-pesanan-saat-pandemi-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2020 14:59:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Bunga Taman]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Grangsil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119485-petani-bunga-taman-desa-grangsil-malah-dibanjiri-pesanan-saat-pandemi-covid-19</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Saat pandemi covid-19, segala sektor usaha mengalami penurunan penjualan. Tapi produsen tanaman bunga di Kecamatan Dampit malah kebanjiran orderan. Desa Grangsil Kecamatan Dampit Kabupaten Malang merupakan salah satu desa yang mungkin setengah warganya berpenghasilan dari berdagang bunga taman. Umumnya pada saat pandemi covid-19, segala usaha mengalami penurunan penjualan. Namun berbeda tanggapan, dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Saat pandemi covid-19, segala sektor usaha mengalami penurunan penjualan. Tapi produsen tanaman bunga di Kecamatan Dampit malah kebanjiran orderan. Desa Grangsil Kecamatan Dampit Kabupaten Malang merupakan salah satu desa yang mungkin setengah warganya berpenghasilan dari berdagang bunga taman. Umumnya pada saat pandemi covid-19, segala usaha mengalami penurunan penjualan.</p>
<p>Namun berbeda tanggapan, dengan salah satu warga yang merupakan produsen sekaligus penjual bunga di Grangsil. Gunardi, penjualan bunga taman saat ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Itu terbukti dari permintaan pesanan bunga yang tiap hari kian meningkat selama 3 bulan ini.</p>
<div id="attachment_119486" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-119486" decoding="async" class="size-full wp-image-119486" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200717-WA0177-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Gunardi produsen bunga taman di Desa Grangsil Kecamatan Dampit Kabupaten Malang" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200717-WA0177-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200717-WA0177-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200717-WA0177-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200717-WA0177-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-119486" class="wp-caption-text">Gunardi produsen bunga taman di Desa Grangsil Kecamatan Dampit Kabupaten Malang</p></div>
<p>&#8220;Sekarang pesanan bunga taman semakin lancar, yang sebelumnya cuman dapet 3 juta satu bulan. Selama 3 bulan ini malah tiap minggu bisa dapet 3 jutaan satu bulan yaa 9 juta lebih lah,&#8221; tutur produsen bunga asal Grangsil saat diwawancarai via telepon, Jumat (17/7/2020).</p>
<p>Gunardi mengungkapkan bahwa pengiriman bunga biasanya meliputi Bali, Jawa Timur,Jakarta, dan Jogjakarta. Tidak hanya melakukan pengiriman, Desa Grangsil atau yang sering disebut dengan Kampung Bunga ini, sering dikunjungi oleh pembeli dari jauh.</p>
<p>&#8220;Biasane yaa pembeli datang dari jauh- jauh mas. Dari Kepanjen, Wagir dan banyak lagi,&#8221; ungkap Gunardi. Kebanyakan peningkatan penjualan 3 bulan ini, dari pembeli yang datang ke Desa Grangsil. Lebih banyak dibanding pengiriman pesanan ke luar kota.</p>
<p>&#8220;Lek pengiriman ya seperti biasa, 2 sampai 3 truk yang berangkat ke Bali sama tempat lain,&#8221; tutupnya. <strong>(mg2/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119485</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
