<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Desa Jemirahan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/desa-jemirahan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Aug 2020 13:43:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Desa Jemirahan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Minim Pasokan Air, Petani Jemirahan Terancan Gagal Panen</title>
		<link>https://memontum.com/minim-pasokan-air-petani-jemirahan-terancan-gagal-panen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Aug 2020 13:43:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Jemirahan]]></category>
		<category><![CDATA[Gagal Panen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120580-minim-pasokan-air-petani-jemirahan-terancan-gagal-panen</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Puluhan hektar sawah milik para petani Desa Jemirahan, Kecamatan Jabon terancam gagal panen. Hal ini disebabkan minimnya pasokan air hingga tidak mencukupi kebutuhan tanam padi masa pertumbuhan. Dengan kondisi seperti itu, terpaksa petani secara swadaya melakukan pengemboran, dan menfaatkan sumber mata air dari Program Penyediaan Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Puluhan hektar sawah milik para petani Desa Jemirahan, Kecamatan Jabon terancam gagal panen. Hal ini disebabkan minimnya pasokan air hingga tidak mencukupi kebutuhan tanam padi masa pertumbuhan.</p>
<p>Dengan kondisi seperti itu, terpaksa petani secara swadaya melakukan pengemboran, dan menfaatkan sumber mata air dari Program Penyediaan Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).</p>
<p>Namun dari berbagai upaya yang dilakukan para petani, untuk mencukupi kebutuhan mengairi sawah tidak maksimal. Akibatnya di beberapa lahan mengalami kekeringan bahkan terlihat tanahnya reta-retak, Selasa (04/08/2020) siang.</p>
<p>Kepala Desa Jemirahan, H. Khoiruth Tholab ditemui Memo X mengatakan saat ini sawah milik petani benar-benar membutuhkan pasokan air. “Kami selaku Pemerintah Desa Jemirahan, terus berupaya untuk mendapatkan air tetapi hasilnya tidak maksimal sesuai harapan para petani,” ucapnya.</p>
<p>Lebih lanjut Khoiruth Tholab mengatakan, menurut catatanya lahan sawah berada di belahan utara itu luasnya mencapai 14 hektar. Sedangkan lahan sawah berada di selatan kantor desa, luasnya mencapai 50 hektar.</p>
<p>Dengan luasan itu, ada 4 titik lokasi pengemboran, diantaranya 3 titik hasil dari swadaya masyarakat, 1 titik mengunakan anggaran APBDes, dan 1 titik pemanfaatan sumber dari Pamsimas.</p>
<p>Masing-masing titik, dengan menggunakan pipa paralon berukuran 6 Dim hasilnya tetap tidak maksimal. Padahal kedalaman pengeboran itu, mencapai 40 meter hingga 60 meter.</p>
<p>“Jika dibiarkan, lahan sawah itu mengalami kekeringan, selain itu tanaman padi lama-kelamaan akan mati dan gagal panen. Sementara pengeboran sumur per-titik, untuk medapatkan air biaya nya Rp 8 juta. Itu belum fasilitas lainnya . Saat ini petani membutuhkan dua unit diesel pompa air, namun biaya terlalu besar mana mungkin Pemdes Jemirahan dapat merealisasikan keluhan para petani,” ungkap Khoiruth Tholab.</p>
<p>Atas kebutuhan itu, Pemerintah Desa Jemirahan, berharap kepada instansi terkait di Kabupaten Sidoarjo segera merealisasikan bantuan yang dibutuhkan para petani. Dengan kebutuhan itu petani akan terfasilitasi untuk mendapatkan pasokan air. Sehingga kedepan ketahanan pangan sesuai apa yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat, tetap terjaga dan tercukupi.</p>
<p>&#8220;Kalau kekurangan air petani tidak bisa berbuat apa-apa, hanya kerugian yang menunggu petani,&#8221; pungkas Khoiruth Tholab.<strong> (gus/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120580</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemdes Jemirahan Dirikan 5 Pos Check Point Tekan Covid</title>
		<link>https://memontum.com/pemdes-jemirahan-dirikan-5-pos-check-point-tekan-covid</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2020 11:20:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Check Point]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Jemirahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/115662-pemdes-jemirahan-dirikan-5-pos-check-point-tekan-covid</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Pemdes Desa Jemirahan Kecamatan Jabon mendirik 5 check point. Tempat mendeteksi pengendara yang terpapar covid-19 itu didirikan di Dusun Kademangan, dan Dusun Jemirahan. Pos check point itu dijaga 6 orang tim relawan dari Polri (Polsek), TNI (Koramil), Perangkat Desa, Linmas, BPD, Karang Taruna, Tomas, dan RT, RW. Bertujuan menekan angka dan mengatisipasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Pemdes Desa Jemirahan Kecamatan Jabon mendirik 5 check point. Tempat mendeteksi pengendara yang terpapar covid-19 itu didirikan di Dusun Kademangan, dan Dusun Jemirahan.</p>
<p>Pos check point itu dijaga 6 orang tim relawan dari Polri (Polsek), TNI (Koramil), Perangkat Desa, Linmas, BPD, Karang Taruna, Tomas, dan RT, RW. Bertujuan menekan angka dan mengatisipasi penyebaran virus corona (Covid-19).</p>
<div id="attachment_115663" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-115663" decoding="async" class="size-full wp-image-115663" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200604-WA0062-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Kepala Desa Jemirahan H. Khoiruth Tholab dan Tim relawan Desa Jemirahan, berjaga pos check point dipintu masuk desa (gus)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200604-WA0062-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200604-WA0062-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200604-WA0062-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200604-WA0062-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-115663" class="wp-caption-text">Kepala Desa Jemirahan H. Khoiruth Tholab dan Tim relawan Desa Jemirahan, berjaga pos check point dipintu masuk desa (gus)</p></div>
<p>Kepala Desa Jemirahan H. Khoiruth Tholab melalui Kasi Pemerintahan Sigit Riyadi mengatakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap I sampai tahap III ini. Alhamdulillah tidak ada temuan (negatif), saat dilakukan pemeriksaan pada warga maupun pengguna jalan yang melintas dijalan desa.</p>
<p>Namun secara normatif temuan-temuan itu, kebanyakan tidak menggunakan masker hampir 50 persen. Hal itu juga terdapat tidak membawa surat jalan dari RT asal tempat tinggalnya, serta berboncengan tiga dengan mengendarai 1 unit motor.</p>
<p>&#8220;Mereka langsung kita tegur, dan diberikan masker agar kesehatannya tetap terjaga sesuai protokol kesehatan, &#8221; terang Sigit Riyadi, Kamis (4/6/2020) siang.</p>
<p>Menurutnya, pihak desa terus mensosialisasikan kepada seluruh warganya, untuk tidak berinteraksi langsung dengan orang tidak dikenal. Namun tetap menjaga hubungan tali silaturahmi, akan tetapi disarankan lebih awal melakukan pengecekan kesehatan terlebih dahulu.</p>
<p>Selain pos chek poit, Pemerintah Desa Jemirahan menyiapkan bilik disinfektan dibeberapa tempat termasuk juga dikantor balai desa. Bermaksud untuk menjaga kesehatan warga dan perangkat desa dalam hal pelayanan. Himbauan sesuai instruksi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, terkait tanggap darurat.</p>
<p>Sesuai protokol kesehatan, berpola hidup sehat dan bersih, mencuci tangan, menggunakan masker,dan jaga jarak. Berharap pada warga untuk membatasi keluar rumah, jika tidak ada kepentingan yang lebih penting. &#8221; Stay At Home atau Dirumah Saja&#8221;, pinta Sigit Riyadi</p>
<p>Hal yang sama dikatakan, Sekretaris Desa Imron Rosyadi. Menurutnya, keberadaan pos check point di Dusun Kademangan itu ada 3 pos, sedangkan di Dusun Jemirahan ada 2 pos. Keseluruhannya itu diletakkan pada pintu masuk desa maupun pintu masuj gang ke pemukiman warga.</p>
<p>&#8221; Kami berharap wabah virus corona ( Covid-19) segera berakhir, sehingga aktifitas kembali seperti semula, &#8221; tandasnya<strong> (gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">115662</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Camat Jabon Lantik  5  Anggota BPD Jemirahan</title>
		<link>https://memontum.com/camat-jabon-lantik-5-anggota-bpd-jemirahan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2020 13:11:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[BPD]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Jemirahan]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/112771-camat-jabon-lantik-5-anggota-bpd-jemirahan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Lima orang anggota Badan Permusyawaratan Desa Jemirahan, Kecamatan Porong diambil sumpah jabatan oleh Camat Jabon, Mokhamad Aziz Muslim. Pelantikan dilaksanakan di kantor balai desa setempat. Rabu (22/4/2020) siang. Kelima orang anggota BPD yang dilantik adalah M.Mufid, Heru Cahyono, Ir. Moh. Isom, M. Yasin dan Rizki Maya Ferdian. Prosesi pelantikan anggota BPD priode [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Lima orang anggota Badan Permusyawaratan Desa Jemirahan, Kecamatan Porong diambil sumpah jabatan oleh Camat Jabon, Mokhamad Aziz Muslim. Pelantikan dilaksanakan di kantor balai desa setempat. Rabu (22/4/2020) siang. Kelima orang anggota BPD yang dilantik adalah M.Mufid, Heru Cahyono, Ir. Moh. Isom, M. Yasin dan Rizki Maya Ferdian.</p>
<p>Prosesi pelantikan anggota BPD priode 2020-2026, diawali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Serangkaian kegiatan itu dikemas secara sederhana itu, dihadiri Forkopimpka Jabon, Kepala Desa Jemirahan H. Khoirut Tholab, Perangkat Desa, Toga, Tomas, dan PKK.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-112772" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200422-WA0038-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200422-WA0038-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200422-WA0038-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200422-WA0038-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200422-WA0038-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Camat Jabon M.Aziz Muslim menyatakan jika pelantikan ini tidak ada kata keterlambatan dan tetap dilaksanakan. Hal ini dilakukan untuk melaksanakan perubahan anggaran terkait dengan wabah corona. &#8221; Pergeseran anggaran sudah ada dari Permen ( Peraturan Menteri), dan lainnya termasuk payung hukum dari pimpinan daerah Kabupaten Sidoarjo,&#8221; katanya</p>
<p>Proses penandatangan SK BPD ini, ucap M. Aziz Muslim. Memang cukup lama dan panjang. Tidak semudah dengan membalikan tangan begitu saja, akan tetapi melalui tahap-tahap tertentu. Sebelumnya seperti apa yang dilakukan oleh panitia penjaringan dulu, yakni sosialisasi, penjaringan hingga akhir pelantikan ini. Terkait keterlambatan proses pelantikan, bagi adalah hal wajar dan biasa.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Kapolsek Jabon AKP Sumono menambahkan adanya wabah penyebaran virus corona (Covid-19). Warga dihimbau tetap mematuhi surat edaran dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, dan maklumat Kapolri. Agar warga terhindar dari virus corona, dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.</p>
<p>Sekali lagi, Sumono meminta kepada masyarakat khususnya warga Jabon. Jangan keluar rumah dengan menggunakan perhiasan atau benda-benda berharga lainnya. Agar tidak mengundang aksi pelaku tindak kejahatan, dijalan seperti baru-baru ini terjadi.</p>
<p>Maka dari itu, sebaliknya jika masyarakat mengambil uang berjumlah besar dari bank., untuk meminta bantuan polisi atau Polsek Jabon untuk melakukan pengawalan. Sehingga warga kedepan merasa aman, nyaman hingga sampai tujuan. <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">112771</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cegah Covid 19, Desa Jemirahan Budayakan Physical Distancing, Siapkan Bilik Disinfektan di Balai Desa</title>
		<link>https://memontum.com/cegah-covid-19-desa-jemirahan-budayakan-physical-distancing-siapkan-bilik-disinfektan-di-balai-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2020 06:32:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Bilik Sterilisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Jemirahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=111007</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Mencegah mewabahnya virus corona (Covid-19), Pemerintah Desa Jemirahan, Kecamatan Jabon membudayakan Physical Distancing, Jumat (4/4/2020) pagi. Tak hanya itu, sebelumnya Pemerintah Desa, Perangkat Desa, Forkopimka Jabon, dan Puskesmas Jabon menyemprotkan disinfektan pada ke 805 unit rumah warga. “Tertib Physical Distancing di berlakukan pada setiap lingkungan. Ini , adalah merupakan salah satu usaha [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Mencegah mewabahnya virus corona (Covid-19), Pemerintah Desa Jemirahan, Kecamatan Jabon membudayakan Physical Distancing, Jumat (4/4/2020) pagi. Tak hanya itu, sebelumnya Pemerintah Desa, Perangkat Desa, Forkopimka Jabon, dan Puskesmas Jabon menyemprotkan disinfektan pada ke 805 unit rumah warga.</p>
<p>“Tertib Physical Distancing di berlakukan pada setiap lingkungan. Ini , adalah merupakan salah satu usaha Pemerintah Desa Jemirahan. Masyarakat yang keluar masuk, disterilkan pada bilik disinfektan. Tujuannya adalah untuk pencegahan maupun antisipasi, barangkali ada berinteraksi langsung dengan orang yang positif terkena virus corona (Covid-19) atau keluarga yang dari luar Desa Jemirahan, “ ucap Kepala Desa Jemirahan H Khoiruth Tholab<br />
Untuk pencegahan itu, kata Tholab, Pemerintah Desa Jemirahan terus mensosialisasikan kepada warganya untuk menjaga hubungan atau interaksi langsung dengan orang yang tidak dikenal. Bila ada orang yang akan masuk dan tinggal di desa disarankan melakukan pengecekan kesehatan ke Puskesmas .</p>
<div id="attachment_111009" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-111009" decoding="async" class="size-full wp-image-111009" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200403-WA0070-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Kompak : Forkopimpka Jabon, Pemdes Jemirahan, Satpol PP, Puskesmas Jabon saat patroli, penyisiran dan melakukan Physical Distancing dan Kepala Desa Jemirahan H. Khoiruth Tholab, saat Physical Distancing cegah virus corona (Covid-19). (gus)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200403-WA0070-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200403-WA0070-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200403-WA0070-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200403-WA0070-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-111009" class="wp-caption-text">Kompak : Forkopimpka Jabon, Pemdes Jemirahan, Satpol PP, Puskesmas Jabon saat patroli, penyisiran dan melakukan Physical Distancing dan Kepala Desa Jemirahan H. Khoiruth Tholab, saat Physical Distancing cegah virus corona (Covid-19). (gus)</p></div>
<p>&#8220;Di kantor balai Desa Jemirahan juga kami siapkan bilik disinfektan, untuk menjaga kesehatan para perangkat dan warganya, Ini merupakan dalam hal pelayanan dan menjaga mewabahnya corona,&#8221; paparnya</p>
<p>Tidak hanya di kantor desa, nantiny akses pintu masuk desa akan dipasang bilik disinfektan. Hal ini sesuai instruksi dan himbauan dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terkait tanggap darurat. &#8221; Pemerintah Desa Jemirahan berharap, pada seluruh warganya membatasi untuk keluar rumah jika urusannya tidak penting. Stay At Home atau Dirumah Saja, &#8221; ungkap Khoiruth Tholab</p>
<p>Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Jabon Dr. Djoko Setijono mengatakan, pihaknya sangat apresiasi dengan apa yang dilakukan Pemerintah Desa Jemirahan. Sesuai anjuran, himbauan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Physical Distancing atau jaga jarak untuk pencegahan maupun penularan virus corona (Covid-19).</p>
<p>&#8221; Virus corona ini sifatnya berloncat-loncat, dan kita tidak boleh terlalu dekat. Dan kita tetap menggunakan masker, berpola hidup bersih, sehat, serta kerap mencuci tangan atau mengguna kan hand sanitizer setiap setelah melakukan aktifitas,&#8221; katanya.</p>
<p>Terpisah, Kapolsek Jabon AKP Sumono menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mematuhi himbauan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan Maklumat Kapolri. Untuk itu anggota dan Forkopimpka Jabon terus melakukan patroli dan penyisiran ke tempat keramaian.</p>
<p>&#8221; Warung kopi, radio karaoke, tempat tongkrongan di exit tol lama Jabon yang sering dikunjungi pemuda-pemudi. Kami tertibkan, dibubarkan dan ditempellkan surat edaran himbauan dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, maupun Maklumat Kapolri. Bertujuan mencegah, memutuskan mata rantai virus corona (Covid-19), &#8221; paparnya . <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111007</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Janda Jemirahan Disuntik Modal Usaha Jalin Matra</title>
		<link>https://memontum.com/janda-jemirahan-disuntik-modal-usaha-jalin-matra</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Dec 2019 09:36:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Jemirahan]]></category>
		<category><![CDATA[jalin matra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102791-janda-jemirahan-disuntik-modal-usaha-jalin-matra</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sebanyak 13 orang janda, warga Desa Jemirahan, Kecamatan Jabon. Mendapatkan bantuan program Jalin Matra ( Jalan Lain Menuju Kesejahteraan Keluarga ) dengan sumber dana APBD Propinsi Jawa Timur Tahun 2019. Penyerahan bantuan KRTP (Kepala Rumah Tangga Perempuan, secara langsung diserahkan Kepala Desa Jemirahan, H. Khoiruth Tholab, didampingi Koordinator pendamping program Jalin Matra [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Sebanyak 13 orang janda, warga Desa Jemirahan, Kecamatan Jabon. Mendapatkan bantuan program Jalin Matra ( Jalan Lain Menuju Kesejahteraan Keluarga ) dengan sumber dana APBD Propinsi Jawa Timur Tahun 2019.</p>
<p>Penyerahan bantuan KRTP (Kepala Rumah Tangga Perempuan, secara langsung diserahkan Kepala Desa Jemirahan, H. Khoiruth Tholab, didampingi Koordinator pendamping program Jalin Matra Kabupaten Sidoarjo, Kasmuin, Kasi Kesos Kecamatan Jabon, Juwariyah dikantor balai desa setempat, Senin (23/12/2019) pagi</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-102792" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191223-WA0060-copy.jpg?resize=740%2C355&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="355" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191223-WA0060-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191223-WA0060-copy.jpg?resize=300%2C144&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191223-WA0060-copy.jpg?resize=600%2C288&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191223-WA0060-copy.jpg?resize=200%2C96&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Bantuan Jalin Matra berupa sembako, estalase kaca, elpigi, alat perdagangan dan lainya diberikan secara gratis, tanpa pungutan biaya itu, bertujuan untuk pemberdayaan serta meningkatkan taraf perekonomian, kesejahteraan masyarakat sesuai bidangnya masing-masing.</p>
<p>Kepala Desa Jemirahan, Khoiruth Tholab menyampaikan selaku Pemerintah Desa, mengucapkan banyak terima kasih. Bantuan ini bisa terlaksana tidak lepas dari kerjasama Pemerintah Desa, Kesos Kecamatan, maupun Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.</p>
<p>&#8221; Prosesnya cukup panjang, serta membutuhkan waktu lama. Hal itu juga, lebih awal dilakukan pelatihan. Kami selaku Pemerintahan Desa berharap, kepada penerima bantuan Jalin Matra. Untuk memanfaatkan sebaik-baiknya bantuan tersebut, agar dapat menumbuhkan perekonomian dan kesejahteraan keluarga,&#8221; ucapnya Khoiruth Tholab</p>
<p>Sementara Koordinator pendamping program Jalin Matra Kabupaten Sidoarjo, Kasmuin menjelaskan penunjukan penerima bantuan ditetapkan oleh Provinsi dan ditindaklanjuti dengan verifikasi lapangan sehingga diterimakan dengan tepat sasaran.</p>
<p>Diuraikan Kasmuin, bantuan modal usaha senilai Rp 2 , 5 juta itu, pembagaianya yang 10 % , atau Rp 250 ribu untuk sembako diperuntukan konsumsi saat dagangan, belum berkembang.</p>
<p>&#8221; Yang 10% dari Rp 2, 5 juta itu, boleh diwujudkan sembako. Sedangkan bantuan usaha dalam bentuk barang disesuaikan, dengan bidang kemampuanya masing masing,&#8221; terangnya.</p>
<p>Bantuan tersebut diharapkan dapat, menjadi pengukit maupun pendongkrak tumbuhnya perekonomian para KRTP. Bantuan dari Program Jalin Matra ini adalah modal awal sebagai suntikan usaha.</p>
<p>” Mudah-mudahan dengan suntikan modal usaha dari Jalin Matra itu, dapat berkembang sehingga meningkatkan perekonomian. Serta dimanfaatkan sebaik mungkin, agar kedepan dapat berkembang sesuai harapan kita bersama, ”tutup Kasmuin <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102791</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ruwah Desa Jemirahan Dibuka  dengan  Qhotmil Qur&#8217;an, Diakhiri Seni Ludruk</title>
		<link>https://memontum.com/ruwah-desa-jemirahan-dibuka-dengan-qhotmil-quran-diakhiri-seni-ludruk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Oct 2019 10:39:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Jemirahan]]></category>
		<category><![CDATA[ruwat desa]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah bumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/97504-ruwah-desa-jemirahan-dibuka-dengan-qhotmil-quran-diakhiri-seni-ludruk</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Ratusan warga Desa Jemirahan, Kecamatan Jabon berbondong-bondong mendatangi dan memadati kantor balai desa setempat. Kedatangan mereka ini dengan membawa berbagai macam makanan, tumpeng, serta buah-buahan dalam rangka ruwat desa ( sedekah bumi ). Kepala Desa Jemirahan, H. Khoiruth Tholab mengatakan dalam ruwah desa itu dilaksanakan dengan serangkaian acara, diawali dengan Qhotmil Qur&#8217;an, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Ratusan warga Desa Jemirahan, Kecamatan Jabon berbondong-bondong mendatangi dan memadati kantor balai desa setempat. Kedatangan mereka ini dengan membawa berbagai macam makanan, tumpeng, serta buah-buahan dalam rangka ruwat desa ( sedekah bumi ).</p>
<p>Kepala Desa Jemirahan, H. Khoiruth Tholab mengatakan dalam ruwah desa itu dilaksanakan dengan serangkaian acara, diawali dengan Qhotmil Qur&#8217;an, do&#8217;a bersama dan malam puncaknya pagelaran kesenian ludruk, Rabu (9/10/2019) kemarin siang.</p>
<p>&#8221; Atas nama pemerintahan Desa Jemirahan, kami mengucapkan banyak terimah kasih atas partisipasi, suport serta dukungan seluruh lapisan masyarakat. Sehingga acara sedekah bumi atau ruwat desa, dapat dilaksanakan,&#8221; katanya.</p>
<p>Ruwah desa ini, sebagai bentuk rasa syukur kehadirat Alloh SW, telah diberikan kesehatan, keselamatan, dan rezeki yang berlimpah. Serta dijauhkan dari musibah, bencana, maupun malapetaka.</p>
<p>Lebih lanjut H. Khoiruth Tholab,bahwa kegiatan ruwat desa atau sedekah bumi ini, adalah agenda rutin setiap tahun dilakukan. Sekaligus menghormati, mengenang jasa-jasa para leluhur desa. &#8221; Kami berharap kedepannya kegiatan ini lebih semarak,melihat antusiasme warga. Sedangkan acara puncak di gelar, pagelaran kesenian ludruk,&#8221; jelasnya</p>
<p>Dan alhamdulillah, kegiatan tahun ini cukup semarak dan meriah. serangakain acara ini berjalan aman,lancar dan tertib terkendali sesuai harapan bersama. &#8221; Tahun-tahun berikutnya, kami akan agendakan kegiatan yang serupa lebih meriah lagi,&#8221; kata H. Khoiruth Tholab <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">97504</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ruwat Desa Jemirahan Ditutup Qhotmil Qur’an dan Istiqhosah</title>
		<link>https://memontum.com/ruwat-desa-jemirahan-ditutup-qhotmil-quran-dan-istiqhosah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Sep 2018 13:59:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Jemirahan]]></category>
		<category><![CDATA[ruwat desa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/57435-ruwat-desa-jemirahan-ditutup-qhotmil-quran-dan-istiqhosah</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Gendang- gending suara gamelan, kembali terdengar rancak di sekitar Pendopo kantor balai Desa Jemirahan Kecamatan Jabon, Rabu (26/7/2018) siang. Ini merupakan agenda rutin dilakukan setiap tahun dalam rangka ruwat desa (sedekah bumi). Kegiatan tersebut, dihadiri Forkopimka Kecamatan Jabon, Kepala Desa Jemirahan H.Khoiruth Tholab,perangkat desa,Toga,Tomas dan masyarakat setempat. Kepala Desa Jemirahan,H.Khoiruth Tholab mengatakan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Gendang- gending suara gamelan, kembali  terdengar  rancak di sekitar  Pendopo kantor balai Desa Jemirahan Kecamatan Jabon, Rabu (26/7/2018) siang. Ini  merupakan agenda rutin dilakukan setiap tahun dalam rangka ruwat desa (sedekah bumi). Kegiatan tersebut, dihadiri Forkopimka Kecamatan  Jabon, Kepala Desa Jemirahan H.Khoiruth Tholab,perangkat desa,Toga,Tomas dan masyarakat setempat.</p>
<p>Kepala Desa Jemirahan,H.Khoiruth Tholab mengatakan, kegiatan ruwat desa diwilah kerjanya ini di gelar,bertepatan pada Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H Tahun 2018. Ruwat desa  ini  sebagai wujud rasa puji  syukur pada Alloh SWT atas rezeki yang diberikan  dalam setahun hingga merasa damai,tentram,dan sejahtera. “ Kami berharap  dijauhkan dari segala musibah,bencana dan malapetaka,agar kemakmuran dapat terwujud selamanya” harapnya .</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/kabardesa.memontum.com/wp-content/uploads/sites/7/2018/09/IMG-20180926-WA0027-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-1627" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Selain itu, ruwat desa  juga menghormati,serta mengenang jasa-jasa para leluhur desa yang telah  mewujudkan adanya keberadaan Desa Jemirahan. Asalnya tidak ada,dan ada Desa Jemirahan itu berkat leluhur  atau menurut orang jawa biasa disebut  sing babat alas . </p>
<p>“ Kami berharap kedepannya kegiatan ini lebih semarak, melihat antusiasme warga untuk partisipasi, mendukung  acara ini. Dalam tasyakuran sebanyak 35 tumpeng, memadati halaman pendopo kantor balai desa,” terang H Khoiruth Tholab.</p>
<p>Masih kata H.Khoiruth Tholab, acara puncak di gelar pagelaran kesenian wayang kulit,Ki dalang Suastomo dari Sidoarjo .Sedangkan hari kedua digelar, Qhotmil Qur’an, selanjutnya Itiqhosah sekaligus do’a bersama di hadiri KH.Abdul Muntolib yang kerap disapa   Kera Sakti. Sementara itu  Kaur Perencanaan Desa Jemirahan, Ahmad Subhan menjelaskan, kegiatan ini baru pertama kali dilakukan,dan alhamdulillah cukup semarak dan meriah. </p>
<p>“Tahun-tahun berikutnya  kami akan mengagendakan kegiatan tersebut. Serangakain acara ini berjalan aman,lancar dan tertib terkendali sesuai harapan bersama,” tuturnya <strong>(gus/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">57435</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
