<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Desa Kedungsolo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/desa-kedungsolo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Jul 2020 11:24:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Desa Kedungsolo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemdes Kedungsolo Perketat Jalur Perbatasan Desa</title>
		<link>https://memontum.com/pemdes-kedungsolo-perketat-jalur-perbatasan-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2020 11:24:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Check Point]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kedungsolo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118622-pemdes-kedungsolo-perketat-jalur-perbatasan-desa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Pemerintah Desa Kedungsolo Kecamatan Porong melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap I, tahap II, dan III untuk mengatisipasi dan mencegah penyebaran wabah virus corona (Covid-19) Selasa (7/7/2020) siang. Untuk itu Kades Kedungsolo Edy Wahyu Hargono, memprakarsai pendirian pos check point dibeberapa tempat. Hal itu dikarenakan akses jalur desa, kerap dilintasai warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Pemerintah Desa Kedungsolo Kecamatan Porong melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap I, tahap II, dan III untuk mengatisipasi dan mencegah penyebaran wabah virus corona (Covid-19) Selasa (7/7/2020) siang. Untuk itu Kades Kedungsolo Edy Wahyu Hargono, memprakarsai pendirian pos check point dibeberapa tempat. Hal itu dikarenakan akses jalur desa, kerap dilintasai warga maupun pengguna jalan untuk beraktifitas, Selasa (7/7/2020) siang.</p>
<p>Edy Wahyu Hargono ketika dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan jika saat PSBB itu, pihaknya mendirikan pos check point di 4 titik. Yakni dilingkungan RT. 04 RW. 01, diperbatasan antara Desa Kedungsolo dengan Desa Keper, Kecamatan Porong. Dilingkungan RT. 04 Rw. 02, di perbatasan (pintu masuk desa) antara Desa Kedungsolo dengan Kelurahan JuwetKenongo, Porong. Dilingkungan RT 04 RW 04 perbatasan antara Desa Kedungsolo dengan lingkungan Gempolsampurno, Kelurahan Porong, Kecamatan Porong, ujarnya</p>
<div id="attachment_118623" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-118623" decoding="async" class="size-full wp-image-118623" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200707-WA0018-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Kepala Desa Kedungsolo Edy Wahyu Hargono (baju merah) saat rapat koordinasi bersama perangkat dan relawan Desa Kedungsolo melakukan check suhu badan di pos check point pada pintu masuk desa. (gus)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200707-WA0018-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200707-WA0018-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200707-WA0018-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200707-WA0018-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-118623" class="wp-caption-text">Kepala Desa Kedungsolo Edy Wahyu Hargono (baju merah) saat rapat koordinasi bersama perangkat dan relawan Desa Kedungsolo melakukan check suhu badan di pos check point pada pintu masuk desa. (gus)</p></div>
<p>Selanjutnya kata Edy Wahyu Hargono, dilingkungan RT 01 RW 04, perbatasan antara Desa Kedungsolo dengan Desa Kebonagung, Porong, Keselurahannya pos check point itu melibatkan tim relawan dari unsur Polri, TNI, Pemdes, Linmas, Petugas Kesehatan, BPD, LPMD, RT dan RW.</p>
<p>Dalam proses penjagaannya selama 24 jam, dilakukan secara bergiliran. Pembatasan tahap I, tahap II, tahap III, memang dijaga mulai pukul 21.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB. Sedangkan pada Posko Kampung Tangguh yang berada di kantor desa itu, diberlakukan tiga shift mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB, pukul 14.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB, dan pukul 21.00 WIB sampai pukul 06.00 WIB.</p>
<p>“Alhamdulillah hasil check suhu badan (thermogund), dari catatan masing-masing pos check point adalah negative. Tidak ditemukan pada warga maupun pengguna jalan yang melintasi jalan raya Desa Kedungsolo. Temuan-temuan pelanggaran kebanyakan tidak menggunakn masker, tetapi mereka diberikan sanksi teguran agar tetap memakai masker. Masa new normal saat ini warga dihimbau tetap mematuhi peraturan, sehingga dapat terhindar dari penyebaran Covid-19,” pungkas Edy Wahyu Hargono.</p>
<p>Sebelumnya, Pemerintah Desa melakukan pencegahan penyebaran covid-19 , dengan melaksanakan penyemprotan disinfektan, pembagian masker, sanitizer pada warga. Sekaligus pembagian tempat cuci tangan, beserta sabun pada Musholla, dan Masjid.</p>
<p>“Sesuai protokol kesehatan, berpola hidup bersih, sehat, kerap cuci tangan setelah melakukan aktifitas, jaga jarak, menggunakan masker jika bepergian, dan hindari kerumunan atau keramaian, “ tutup Edy Wahyu Hargono. <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118622</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Camat Porong Lantik Anggota BPD Kedungsolo</title>
		<link>https://memontum.com/camat-porong-lantik-anggota-bpd-kedungsolo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 May 2020 12:55:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[BPD]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kedungsolo]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114146-camat-porong-lantik-anggota-bpd-kedungsolo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Pelaksana Tugas Camat, Imam Mukri Affandy melantik 5 BPD Kedungsolo. Mereka adalah Siti Napsiah (53), Ahmad Luqman (47), Abdul Mufid (36), M. Reza Affandi (23), Lis Indriati (45), Jumat (9/5/2020) siang. Pelantikan dilaksanakan dihadapan Forkopimpka Porong, Kepala Desa Kedungsolo Edy Wahyu Hargono, Perangkat Desa, Toga, dan Tomas dipendopo kantor balai desa setempat. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Pelaksana Tugas Camat, Imam Mukri Affandy melantik 5 BPD Kedungsolo. Mereka adalah Siti Napsiah (53), Ahmad Luqman (47), Abdul Mufid (36), M. Reza Affandi (23), Lis Indriati (45), Jumat (9/5/2020) siang. Pelantikan dilaksanakan dihadapan Forkopimpka Porong, Kepala Desa Kedungsolo Edy Wahyu Hargono, Perangkat Desa, Toga, dan Tomas dipendopo kantor balai desa setempat.</p>
<p>Pengambilan sumpah dan janji anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), periode 2020-2026 ini dengan keniatan ibadah. Ini akan menuai hasil bagus dan baik. Karena menjadikan percontohan, perwakilan dari warga.</p>
<div id="attachment_114147" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-114147" decoding="async" class="size-full wp-image-114147" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG_20200508_140559_638-copy.jpg?resize=740%2C355&#038;ssl=1" alt="Proses pengambilan sumpah dan janji, pada lima anggota BPD Kedungsolo oleh Plt. Camat Porong Imam Mukri Affandy (gus)" width="740" height="355" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG_20200508_140559_638-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG_20200508_140559_638-copy.jpg?resize=300%2C144&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG_20200508_140559_638-copy.jpg?resize=600%2C288&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG_20200508_140559_638-copy.jpg?resize=200%2C96&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-114147" class="wp-caption-text">Proses pengambilan sumpah dan janji, pada lima anggota BPD Kedungsolo oleh Plt. Camat Porong Imam Mukri Affandy (gus)</p></div>
<p>Tidak kalah pentingnya, kata Imam Mukri Affandy kepada mantan anggota BPD yang lama periode 2014-2020, juga mengucapkan terimah kasih atas pengabdiannya selama ini. &#8220;Kami berharap anggota BPD yang baru saja diambil sumpah dan janji, segera belajar serta bersinergi, berkomunikasi dengan Pemerintah Desa, &#8220;ucapnya</p>
<p>Hal itu karena BPD dengan Pemerintah Desa sesungguhnya adalah sama yakni mengemban amanah rakyat. Sehingga jangan sampai menjadi tontonan rakyat, sebab BPD dan Pemerintah Desa itu menjadi panutan rakyat. Artinya jangan sampai ada gesekan-gesekan, antara BPD dengan Pemerintah Desa.</p>
<p>BPD adalah lembaga aspirasi yang memawikili rakyat, sedangkan LPMD adalah lembaga partisipatif. Maka dari itu dapat berkomunikasi, berkoordinasi sehingga menjalankan roda pemerintahan desa dapat berjalan lancar dan balant. Dan itu dapat terlaksana jika keseluruhannya bekerjasama, saling pengertian dan saling memahami. <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114146</post-id>	</item>
		<item>
		<title>14 Calon Berebut 5 Kursi  BPD Kedungsolo</title>
		<link>https://memontum.com/14-calon-berebut-5-kursi-bpd-kedungsolo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Feb 2020 12:31:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[BPD]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kedungsolo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106882-14-calon-berebut-5-kursi-bpd-kedungsolo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sedikitnya 14 calon berebut kursI Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kedungsolo, Kecamatan Porong, Minggu (23/2/2020). Mereka adalah keterwakilan wilayah I , M. Solihuddin, Ahmad Luqman, keteewakilan II, Lia Dwi Pratiwi, Abdul Mufid, keterwakilan perempuan Siti Napsiah, Muflikah, keterwakilan wilayah III Fanny Yanuardi, Ana Minkhosyatillah, M. Masrur Hidayat, M. Reza Affandi, dan keterwakilan wilayah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Sedikitnya 14 calon berebut kursI Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kedungsolo, Kecamatan Porong, Minggu (23/2/2020). Mereka adalah keterwakilan wilayah I , M. Solihuddin, Ahmad Luqman, keteewakilan II, Lia Dwi Pratiwi, Abdul Mufid, keterwakilan perempuan Siti Napsiah, Muflikah, keterwakilan wilayah III Fanny Yanuardi, Ana Minkhosyatillah, M. Masrur Hidayat, M. Reza Affandi, dan keterwakilan wilayah IV, M Suyanto, Suntoro, Lis Indriati, Hadi Suwanto.</p>
<p>Ketua Panitia Penyelenggara pemilihan BPD Kedungsolo, Eko Santoso mengatakan pemilihan ini untuk menjadi anggogota BPD. Sedangkan pemilihan ketua sepenuhnya ditangan anggota BPD yang terpilih,</p>
<p>&#8220;Selain transparant, prosesi pencoblosan itu memudahkan pihak panitia untuk akumodir surat suara. Sehingga tidak terjadi penggelembungan ketika saat penghitungan. Kami berharap, calon BPD yang tidak terpilih maupun terpilih diharapkan menerima atau legowo, &#8221; ungkap Eko</p>
<p>Semetara Kepala Desa Kedungsolo Edy Wahyu Hargono menjelaskan bahwa pemerintah desa membutuhkan 5 Badan Permusyawaratan Desa dan diantaranya sesuai persayaratan ada perwakilan perempuan. Sedangkan calonnya ini masing-masing, dari Dapil I sampai Dapil IV tingkat RT. Sedangkan jumlah pemilih sebanyak 1052 suara, dan cetak kartu suara sebanyak 2104.</p>
<p>Proses pencoblosan ini, bertujuan untuk mempermudah, transparansi, kejujuran, keterbukaan kepada warga. Bahwa teknis demokrasi ini, dapat dimengerti, dan mudah dipahami, kata Edy Wahyu Hargono. Dibeberkan Edy Wahyu Hargono, sebelum dilakukan pemilihan atau pencoblosan. Pihak Pemerintah Desa, melakukan sosialisasi, penjaringan tingkat RT, RW, Toga, Tomas. Sesuai prosedur serta peraturan, yang sudah di tetapkan.</p>
<p>&#8220;Intinya kita memberikan wawasan, pengetahuan terhadap masyarakat untuk demokrasi yang baik. Pemerintah Desa berharap, terpilihnya BPD ini sebagai mitra kerja. Berikutnya dapat memberikan sumbangsih, inovatif, inovasi, ide, pemikiran, sesuai visi misi kita bersama untuk membangun desa yang lebih maju,&#8221; pungkas Edy Wahyu Hargono <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106882</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rendra Widaryanto Jabat Kasi Pemerintahan Desa Kedungsolo</title>
		<link>https://memontum.com/rendra-widaryanto-jabat-kasi-pemerintahan-desa-kedungsolo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Sep 2019 11:52:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kedungsolo]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/93315-rendra-widaryanto-jabat-kasi-pemerintahan-desa-kedungsolo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Setelah melalu serangkaian test, Rendra Widaryanto (29) mendapatkan nilai tertinggi dengan jumlah 373 untuk jabatan Kepala Seksi Pemerintahan. Atas nilai yang diperoleh itu , sesuai surat keputusan Kepala Desa kedungsolo Nomor : 141/10/ 438. 7. 18. 7 / 2019 resmi di lantik Kepala Desa Kedungsolo, Porong Edy Wahyu Hargono, SE, Rabu (18/9/2019) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Setelah melalu serangkaian test, Rendra Widaryanto (29) mendapatkan nilai tertinggi dengan jumlah 373 untuk jabatan Kepala Seksi Pemerintahan. Atas nilai yang diperoleh itu , sesuai surat keputusan Kepala Desa kedungsolo Nomor : 141/10/ 438. 7. 18. 7 / 2019 resmi di lantik Kepala Desa Kedungsolo, Porong Edy Wahyu Hargono, SE, Rabu (18/9/2019) petang kemarin.</p>
<p>Awal penjaringan dilakukan panitia penyelanggara hingga pendaftaran bagi peserta calon perangkat desa. Tercatat sebanyak 15 orang peserta, melalui Computer Asisted Tes (CAT) di gedung Unesa Surabaya minggu lalu. Selanjutnya pada Rabu (18/9/2019) dilaksanakan pelantikan.</p>
<div id="attachment_93316" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-93316" decoding="async" class="size-full wp-image-93316" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG20190918200507-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Kepala Desa Kedungsolo Edy Wahyu Hargono saat melantik Seksi Pemerintahan Desa, Rendra Widaryanto di hadapan Forkopimka Porong ( gus)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG20190918200507-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG20190918200507-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG20190918200507-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG20190918200507-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG20190918200507-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-93316" class="wp-caption-text"><strong>Kepala Desa Kedungsolo Edy Wahyu Hargono saat melantik Seksi Pemerintahan Desa, Rendra Widaryanto di hadapan Forkopimka Porong ( gus)</strong></p></div>
<p>Prosesi dan pengambilan sumpah jabatan, dilakukan di kantor balai desa setempat. Dihadiri Forkopimka Porong, Perangkat Desa, Toga,Tomas, RtT, RW, dan PKK.Sebelumnya jabatan Kepala Seksi Pemerintahan, dijabat Iksan Rochim tersebut namun sudah purna tugas (berakhir).</p>
<p>Camat Porong Murtadho, S. Sos, MM dalam pidatonya mengucapkan selamat kepada Seksi Pemerintahan yang baru saja di lantik. Perlu di ketahui proses ujian Computer Asisted Tes (CAT) itu, cukup sulit dan melalui tahap-tahap tertentu.</p>
<p>Tugas , sebagai Seksi Pemerintahan Desa juga cukup berat ( tidak ringan ). Selain membantu tugas Kepala Desa, seksi pemerintahan desa harus tahu aturan-aturan yang ada maupun berlaku.</p>
<p>Dikarenakan di dalam tersebut ada kententuan 15 item, diantaranya melaksanakan pengisian data di bidang pemerintahan. Seperti halnya mengetahui jumlah penduduk,apalagi pada tahun 2020 ada Pilkada.</p>
<p>“ Memang di Desa Kedungsolo tidak ada pemilihan kepala desa,karena jabatan kepala desa masih baru menjabat. Tidak hanya itu, seksi pemerintahan desa berhak menyusun peraturan desa salah satunya Perdes.Diharapkan, Seksi Pemerintahan Desa yang baru, jangan sungkan- sungkan untuk melakukan koordinasi, komunikasi dengan perangkat yang lain atau dengan pemerintah desa,atau dengan pihak kecamatan.</p>
<p>Sebaliknya jika tidak tahu peraturannya, sama juga dengan bohong. Di dalam penyusunan peraturan desa, minimal ada dua yaitu sasaran, di sertai data-data yang kongrit sesuai visi-misi. Kemudian kedua sesuai apa yang menjadi kebutuhan daripada desa yang tepat sasaran’, tandas Murtadho</p>
<p>Kepala Desa Kedungsolo, Edy Wahyu H, SE mengatakan terlaksananya kegiatan pelantikan perangkat desa ini, tidak luput dari kerjasama panitia penyelenggara dengan pemerintah desa maupun pihak Kecamatan dalam hal pembinaan. Alhamdulillah proses tersebut, awal sampai akhir berjalan aman, lancar. Poses awal pembentukan, penjaringan, sosialisasi, hingga test di Unesa Surabaya.</p>
<p>Diharapkan segera beradaptasi, sinergiritas dengan perangkat yang lain. Melihat usianya masih muda, sehingga kedepannya menjadi percontohan.. Sebab di zaman melenial ini, ditekankan harus menguasai ITE-ITE nya untuk kemajuan desanya &#8221; pepatah orang tua terdahulu, glatik menclok klaras ( setelah dilantik harus bekerja keras) &#8220;, ujarnya <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">93315</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Desa Kedungsolo, Ikuti Sosialisasi P4GN</title>
		<link>https://memontum.com/warga-desa-kedungsolo-ikuti-sosialisasi-p4gn</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jul 2018 11:42:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kedungsolo]]></category>
		<category><![CDATA[P4GN]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/48434-warga-desa-kedungsolo-ikuti-sosialisasi-p4gn</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Warga Desa Kedungsolo, Kecamatan Porong mendatangi kantor balai desa setempat.Kedatangan mereka ini dari RT,RW,Toga,Tomas,dan Linmas, pada Senin (23/7/2018) mengikuti sosialisasi pembinaan potensi masyarakat dalam pemeliharaan kemananan lingkungan dengan tema Peran Masyarakat dan Linmas Mendukung Pam Swakarsa serta Bahaya Narkoba terhadap Bangsa dan Generasi. Serangakaian acara tersebut,nampak hadir pula Kepala Desa Kedungsolo Edy [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Warga Desa Kedungsolo, Kecamatan Porong mendatangi kantor balai desa setempat.Kedatangan mereka ini dari RT,RW,Toga,Tomas,dan Linmas, pada  Senin (23/7/2018) mengikuti sosialisasi pembinaan potensi masyarakat dalam pemeliharaan kemananan lingkungan dengan tema Peran Masyarakat dan Linmas Mendukung Pam Swakarsa serta Bahaya Narkoba terhadap Bangsa dan Generasi.</p>
<p>Serangakaian acara tersebut,nampak hadir pula Kepala Desa Kedungsolo Edy Wahyu Hargono,BNNK Sidoarjo Kasi Pencegahan Dan Pemberdayaan Masyarakat Edi Waluyo,Jajaran Forkopimka Porong, dan H.Mujib Kabid Linmas Polpp Sidoarjo.</p>
<div id="attachment_48435" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-48435" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/P_20180723_122851-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Linmas Satpopp Sidoarjo,) Mulyadi, BNNK Sidoarjo Kasi PPM,Edi Waluyo,Kades Kedungsolo Edy Wahyu Hargono saat foto bareng setelah usai sosialisasi P4GN (gus HP)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-48435" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/P_20180723_122851-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/P_20180723_122851-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-48435" class="wp-caption-text"><em>Linmas Satpol pp Sidoarjo, Mulyadi, BNNK Sidoarjo Kasi PPM,Edi Waluyo,Kades Kedungsolo Edy Wahyu Hargono saat foto bareng setelah usai sosialisasi P4GN (gus HP)</em></p></div>
<p>BNNK Sidoarjo Kasi Pencegahan Dan Pemberdayaan Masyarakat Edi Waluyo didampingi H.Drs.Achmad Syamsudin mengatakan,terkait sosialisasi ini bertujuan supaya masyarakat lebih tahu.Pertama tahu tentang masalah,bahayanya narkotika atau narkoba.Kedua bagaimana cara untuk mengatasinya,supaya Dia direhabilitasikan sesuai undang-undang No.35 Tahun 2009,dan Ketiga tetang fungsi atau sanksi hukum bahwa mereka sebagai pengedar, ucapnya</p>
<p>Masih kata Edi Waluyo,pada sanski hukum batas minimal  4 tahun untuk pengedar daripada narkoba.Harapan BNN ini untuk meminimalkan agar peredaran narkotika atau narkoba dilingkungan Desa Kedungsolo. Seyogyanya bisa diredam dan di bumi hanguskan.Karena sesuai perintah presiden RI,Joko Widodo bahwa kita ini perang terhadap narkoba.&#8221; Memang kita harus perang,bukan menolak lagi..kita lawan narkoba itu,&#8221; jelasnya</p>
<p>Masalah bagaimana sistemnya, pihaknya terus mengupdate. Dalam artian kita lihat eranya untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Mungkin saat ini lagi ngetren tembakau gorilla, kedua yakni fapier (rokok asap). Itupun tidak bosan-bosannya kita sampaikan pada masyarakat mengenai bagaimana untuk supaya masyarakat ini, membentuk suatu komunitas,penggiat, relawan,bahkan duta dan itu tidak ada salahnya,terang Edi Waluyo</p>
<p>Diakui Edi Waluyo,BNN adalah suatu wadah pembina daripada para penggiat,relawan maupun duta.Karena mereka dibekali untuk memberikan sosialisasi pada masyarakat, tentang masalah P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalagunaan Peredaran Gelap Narkoba).Sehingga disini kalau memang didalam wilayahnya sendiri sudah ada,dari komunitas itu tadi secara mudah masyarakat bisa menerima informasi, jelasnya</p>
<p>Kami BNN ini tidak berhenti-hentinya memberikan sosialisasi,mulai tingkat dari instusi pemerintahan,lembaga,baik dari pemerintahan kabupaten,TNI,Polri,itu juga bagian dari masyarakat termasuk masyarakat kecil seperti di tingkat RT-RT,bahkan pada ibu-ibu pengajian dan itupun kerap dilakukan.Selain memberikan pembekalan rohani,juga memberikan sosialisasi tentang P4GN,pungkasnya,Edi Waluyo</p>
<p>Terpisah,Kepala Desa Kedungsolo Edy Wahyu Hargono,adanya sosialisasi ini diharapkan warga lebih mengerti dan paham.Minimal menambah pengetahuan,serta wawasan tentang P4GN sehingga kedepannya menjadikan bekal serta mewaspadainya terhadap bahayanya Narkoba,ungkapnya <strong>(gus/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">48434</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
