<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Desa Ringinkembar &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/desa-ringinkembar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Apr 2020 12:27:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Desa Ringinkembar &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemdes Ringinkembar Sumawe Himbau Warga Tidak Harus Mudik Lebaran</title>
		<link>https://memontum.com/pemdes-ringinkembar-sumawe-himbau-warga-tidak-harus-mudik-lebaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2020 12:27:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Ringinkembar]]></category>
		<category><![CDATA[Himbauan]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/112490-pemdes-ringinkembar-sumawe-himbau-warga-tidak-harus-mudik-lebaran</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Penyebaran virus Corona yang sampai saat ini semakin terus bertambah. Untuk terus mengantisipasi penularan Virus Corona ini, Pemerintah Desa Ringinkembar Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang menghimbau, saat lebaran nanti warga di desa berpenduduk sekitar 5000 jiwa ini tidak harus mudik. Bagi mereka yang memaksakan pulang, dalam hal ini, Pemdes setempat sudah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Penyebaran virus Corona yang sampai saat ini semakin terus bertambah. Untuk terus mengantisipasi penularan Virus Corona ini, Pemerintah Desa Ringinkembar Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang menghimbau, saat lebaran nanti warga di desa berpenduduk sekitar 5000 jiwa ini tidak harus mudik.</p>
<p>Bagi mereka yang memaksakan pulang, dalam hal ini, Pemdes setempat sudah mempersiapkan satu rumah strategis untuk karantina.</p>
<div id="attachment_112491" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-112491" decoding="async" class="size-full wp-image-112491" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200420-WA0066-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="Kepala Desa Ringinkembar Moh Subaidi. (sur) " width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200420-WA0066-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200420-WA0066-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200420-WA0066-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200420-WA0066-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200420-WA0066-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200420-WA0066-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-112491" class="wp-caption-text">Kepala Desa Ringinkembar Moh Subaidi. (sur)</p></div>
<p>&#8220;Jika mereka memaksa pulang,itu percuma.Mereka tidak bisa bertemu langsung dengan keluarganya.Karantina ini akan kami perlakukan 2 hingga 3 minggu, &#8221; terang Kades Ringinkembar Moh Subaidi Senin (20/4/2020) siang.</p>
<p>Ditambahkannya, karena Kabupaten Malang sudah masuk zona merah,kalau tetap dilakukan, efeknya terhadap warga satu desa.</p>
<p>Di sisi lain, Kades asal pulau Madura ini juga menjelaskan, saat ini pihaknya juga sudah membentuk Posko. Dengan terbentuknya Posko.Pembentukan Posko tersebut hasil koordinasi bersama perangkat desa dan BPD yakni dengan menjadwalkan personil piket yang melibarkan 3 unsur, seperti BPD,LPMD dan perangkat desa.</p>
<p>&#8220;Nantinya juga kami libatkan para ibu PKK dan tim kesehatan,&#8221; ulasnya.</p>
<p>Disinggung mengenai tugas Linmas?lanjut Kades,untuk Linmas,nanti jika kondisi betul-betul darurat.</p>
<p>&#8220;Karena untuk menghadapi bulan suci Ramadhan ini, Linmas aktif di masing-masing pedukuhan, &#8221; tandasnya.</p>
<p>Juga dipaparkan suami Fitri Y,anggota DPRD Kabupaten Malang ini,untuk giat keagamaan dibulan suci ramadan mendatang seperti shalat taraweh, dalam ini Kades tetap menterapkan aturan. Artinya para jamaah salat tarawih itu tidak boleh berdempetan.</p>
<p>&#8220;Kami sudah sosialisasi dengan takmir masjid Dusun Jambenawe,dengan kesepakatan jarak satu sama yang lain setengah meter.Dan itu diwajibkan cuci tangan dan sebagainya, &#8221; pungkasnya.</p>
<p>Terpisah, Puspita Dewi Anggraini Bidan Desa Ringinkembar menjelaskan, dengan terbentuknya Posko ini pihaknya berkomitmen kerja keras yakni dengan mengkafer dari semua pelapor.</p>
<p>&#8220;Aturan sekarang berbeda,kalau kemarin, semua pendatang kami kunjungi.Tetapi untuk saat ini kita meminimalkan kontak dengan pendatang.Hal itu untuk mencegah penularan Covid-19 ini, &#8221; tandasnya. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">112490</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Santunan Yatim Desa  Ringinkembar Terkumpul Dana Ratusan Juta</title>
		<link>https://memontum.com/santunan-yatim-desa-ringinkembar-terkumpul-dana-ratusan-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Sep 2019 11:07:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Yatim]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Ringinkembar]]></category>
		<category><![CDATA[santunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/92731-santunan-yatim-desa-ringinkembar-terkumpul-dana-ratusan-juta</guid>

					<description><![CDATA[Kades Akan Kembangkan Donatur Jajaran Pemkab Malang dan Madura Memontum Malang &#8211; Peringatan 1 Muharram 1441 H di Desa Ringikembar Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang Jumat (14/9/2019) siang diwarnai dengan pemberian santunan terhadap 42 anak yatim. Dalam santunan yang diikuti oleh jajaran perangkat desa, masyarakat dan manager PTPN XII Kebun Pancursari selaku stakholder ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Kades Akan Kembangkan Donatur Jajaran Pemkab Malang dan Madura</strong></h2>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Peringatan 1 Muharram 1441 H di Desa Ringikembar Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang Jumat (14/9/2019) siang diwarnai dengan pemberian santunan terhadap 42 anak yatim.</p>
<p>Dalam santunan yang diikuti oleh jajaran perangkat desa, masyarakat dan manager PTPN XII Kebun Pancursari selaku stakholder ini terkumpul dana sebesar Rp 134 juta.Total pendapatan masing-masing anak yatim hingga mencapai Rp 3,2 juta.</p>
<div id="attachment_92734" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-92734" decoding="async" class="size-full wp-image-92734" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190915-WA0027-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Moh Subaidi Kades Ringinkembar. (sur)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190915-WA0027-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190915-WA0027-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190915-WA0027-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190915-WA0027-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190915-WA0027-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-92734" class="wp-caption-text"><strong> Moh Subaidi Kades Ringinkembar. (sur)</strong></p></div>
<p>Kepala Desa Ringinkembar Moh Subaidi menjelaskan, sebagai bentuk perhatian mereka terhadap para anak yatim di desa setempat. Ke depan akan mengembangkan para donatur yang saat ini hanya dalam lingkup desa hingga melebar ke Pemkab Malang bahkan ke pulau Madura.</p>
<p>&#8220;Selain akan mencari donatur di jajaran Pemkab Malang,saya juga sudah koordinasi dengan kakak saya yang duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Bangkalan.Kedepan kami berharap,masing-masing anak yatim bisa terima santunan sebesar hingga Rp 5 juta&#8221;,ujar suami Fitri Yuhana anggota DPRD Kabupaten Malang ini Jumat (13/9/2019) kemarin.</p>
<p>Juga dijelaskan Subaidi, 20 Oktober 2019 mendatang, Desa Ringinkembar juga bakal gelar acara bersih desa dengan hiburan pagelaran wayang kulit semalam suntuk.</p>
<p>&#8220;Karena sedikit terkendala dengan rencana bersih desa, sehingga dalam santunan anak yatim saat ini kami tidak bisa mengondisikan seluruh ketua RT, &#8221; ulasnya.</p>
<div id="attachment_92733" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-92733" decoding="async" class="size-full wp-image-92733" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190915-WA0028-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="KH Musleh Syuriah MWC NU Kecamatan Sumawe. (H Mansyur Usman/Memontum.Com)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190915-WA0028-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190915-WA0028-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190915-WA0028-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190915-WA0028-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190915-WA0028-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-92733" class="wp-caption-text"><strong>KH Musleh Syuriah MWC NU Kecamatan Sumawe. (H Mansyur Usman/Memontum.Com)</strong></p></div>
<p>Sebelumnya, Fitri Yuhana anggota DPRD Kabupaten Malang menegaskan,sebagai anggota dewan,dia akan menggerakkan seluruh lembaga yang ada di Desa Ringinkembar untuk bersama-sama membangun desa.</p>
<p>Mantan Kades Ringinkembar ini juga titip pesan kepada warga untuk bersama-sama memihara keberadaan aset negara yang dikelola oleh PTPN XII kebun Pancursari.</p>
<p>&#8220;Karena ini aset negara juga aset masyarakat,kami minta kepada dua desa betetangga yaitu Ringinkembar dan Tegalrejo untuk bersinergi dengan PTPN XII Pancursari, itu demi terwujudnya pembangunan di dua desa ini,&#8221; beber istri Subaidi Kades Ringinkembar ini dalam sambutannya.</p>
<p>Sementara, H Lukman Ketua Pantia pelaksana menjelaskan, program santunan anak yatim ini dirintis pertama kali oleh jajaran perangkat desa Ringinkembar tahun 2005 silam.</p>
<div id="attachment_92732" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-92732" decoding="async" class="size-full wp-image-92732" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190915-WA0029-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Fitri Yuhana. (sur) " width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190915-WA0029-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190915-WA0029-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190915-WA0029-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190915-WA0029-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190915-WA0029-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-92732" class="wp-caption-text"><strong>Fitri Yuhana. (sur)</strong></p></div>
<p>H Lukman yang tercatat selaku mantan Kades Ringinkembar ini berharap, ke depan anak-anak yatim ini mendapatkan santunan lebih banyak lagi.</p>
<p>Dikesempatan yang sama, KH Musleh syuriah MWCNU Kecamatan Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) juga menjelaskan tentang keutamaan dan pahala terhadap orang yang memberi santunan terhadap anak yatim.</p>
<p>Terang pengasuh salah satu Pondok Pesantren dibilangan Desa Druju Sumawe ini, ada 5 tata cara menyantuni anak yatim yaitu kenal, harus pegang atau usap kepalanya, mendoakan, mengarahkan dan menyantuni.</p>
<p>&#8220;Barang siapa yang menyantuni anak yatim di dunia akan menempati kedudukan yang tinggi di surga dekat dengan kedudukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, &#8221; ujar KH Musleh. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">92731</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kopi Ringinkembar Go Internasional Akan Miliki Logo</title>
		<link>https://memontum.com/kopi-ringinkembar-go-internasional-akan-miliki-logo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Aug 2019 12:06:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Ringinkembar]]></category>
		<category><![CDATA[Go Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/90382-kopi-ringinkembar-go-internasional-akan-miliki-logo</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Bersama KKN UMM, Manfaatkan Limbah Kopi Jadi Pengharum Mobil&#8221; &#160; Memontum Malang &#8211; Kopi asal Desa Ringinkembar Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang, menjadi bagian dari gabungan kopi robusta Dampit yang kini tembus pasar internasional. Agar lebih mengenal ciri khas dan aroma khusus kopi Ringinkembar, Pemerintah Desa setempat akan segera menerbitkan brand/logo sendiri. Selain itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><em><strong>&#8220;Bersama KKN UMM, Manfaatkan Limbah Kopi Jadi Pengharum Mobil&#8221; </strong></em></h2>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Kopi asal Desa Ringinkembar Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang, menjadi bagian dari gabungan kopi robusta Dampit yang kini tembus pasar internasional. Agar lebih mengenal ciri khas dan aroma khusus kopi Ringinkembar, Pemerintah Desa setempat akan segera menerbitkan brand/logo sendiri.</p>
<p>Selain itu juga akan melebarkan sayap di sejumlah pasar regional, salah satu di Pulau Madura.</p>
<div id="attachment_90384" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-90384" decoding="async" class="size-full wp-image-90384" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0068-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt=" MELIMPAH : Produksi Kopi Desa Ringinkembar. (sur) " width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0068-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0068-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0068-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0068-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0068-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-90384" class="wp-caption-text"><strong>MELIMPAH : Produksi Kopi Desa Ringinkembar. (sur) </strong></p></div>
<p>Kepala Desa Ringinkembar Moh Subaidi menjelaskan, untuk luas tanaman kopi di desa berpenduduk 6750 jiwa ini hingga mencapai 50 hektar.</p>
<p>Terang Kades asal Kabupaten Bangkalan Madura ini, agar petani kopi di Ringinkembar bisa mandiri, ia berencana memproduksi kopi jenis robusta dalam bentuk bubuk.</p>
<p>&#8220;Untuk pengadaan bahan baku,kami akan bekerjasama dengan warga di tujuh pedukuhan, agar mereka kirim kopi kesini. Selanjutnya, kami produksi dalam bentuk bubuk,kami kemas dengan merk Ringinkembar,sehingga kopi bubuk itu nantinya bisa beredar di swalayan, &#8221; terang Subaidi Rabu (14/8/2019) siang.</p>
<div id="attachment_90383" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-90383" decoding="async" class="size-full wp-image-90383" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0069-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="PRAKTIK : Kelompok 30 KKN UMM(H.Mansyur Usman/Memontum.Com)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0069-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0069-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0069-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0069-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0069-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-90383" class="wp-caption-text"><strong>PRAKTIK : Kelompok 30 KKN UMM(H.Mansyur Usman/Memontum.Com)</strong></p></div>
<p>Tak hanya itu, Subaidi juga akan mengembangkan hingga ke pasar regional,salah satunya di Kabupaten Bangkalan Madura.</p>
<p>&#8220;Untuk di Kabupaten Bangkalan, kami pasarkan di 8 kecamatan, seperti, Aresbaya, Klampis, Geger, Sepuluh, Tanjung Bumi, Kokop dan Kecamatan Konang. Untuk tanaman kopi disana boleh dibilang langka.Jika harga kopi di Malang saat ini Rp 22 ribu/kg, di Madura bisa jual dengan harga Rp 37 ribu/kg. Tetapi, jika sudah dalam bentuk bubuk,bisa mencapai Rp50ribu/kg, &#8221; ulas suami Fitri Yuhana Caleg terpilih DPRD Kabupaten Malang ini kembali menjelaskan.</p>
<p>Di tempat sama, Nanda,kelompok KKN 30 Universitas Muhammadiyah Malang(UMM) menjelaskan,selama sebulan menjalankan pengabdian kepada masyarakat Ringinkembar, kelompok Kuliah Kerja Nyata ini telah berhasil menyalurkan ilmu pengetahuan mereka kepada masyarakat. Salah satu hasil dari tangan terampil dan otak cermerlang kelompok ini yakni dengan memanfaatkan limbah atau sortiran kopi menjadi pengharum mobil dan ruangan.</p>
<p>&#8220;Kami manfaatkan limbah kopi yang sebelumnya dibuang itu untuk menjadi pengharum ruangan. Ternyata program tersebut mendapat respon positif dari masyarakat, &#8221; terang mahasiswi Fakultas ekonomi dan bisnis ini sembari menjelaskan proses pembuatan dari awal hingga siap pakai.</p>
<p>Selain memanfaatkan limbah kopi, kelompok KKN ini juga memberi pelajaran kepada masyarakat tentang pengelolaan singkong dan pisang menjadi makanan layak dikonsumsi tanpa berkolestrol.</p>
<p>&#8220;Kami berharap, Desa Ringinkembar dengan potensi tanaman kopi yang cukup besar ini bisa produksi kopi bubuk dan memiliki logo sendiri, &#8221; harap Nanda.</p>
<p>Sementara, Eko seorang Koordinator Desa (Koordes) memaparkan, Kegiatan kita, pertama lebih mengutamakan pembelajaran di sekolah. Selanjutnya yang kedua, pihaknya berniat meningkatkan perekonomian warga Desa Ringinkembar yang sebagian besar sebagai petani kopi.</p>
<p>&#8220;Selama hanya petani hanya jual kopi dalam bentuk biji.Selain kami sosialisasikan cara membuat bubuk, kami juga ajarkan warga memanfaatkan limbah kopi menjadi parfum atau pengharum ruangan. Semoga apa yang kita lakukan selama ini bisa bermanfaat,&#8221; Eko berharap.<strong> (sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">90382</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
