<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Desa Semambung &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/desa-semambung/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Jun 2020 12:12:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Desa Semambung &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemdes Semambung Dirikan Pos Check Point</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-penyebaran-covid-19-pemdes-semambung-dirikan-pos-check-point</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2020 12:12:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Check Point]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Semambung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/115550-antisipasi-penyebaran-covid-19-pemdes-semambung-dirikan-pos-check-point</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Meminimalisir penyebaran virus corona (Covid-19), Pemerintah Desa Semambung, Kecamatan Jabon mendirikan pos check point pada pintu keluar masuk di Dusun Penumpak&#8217;an, dan Dusun Semambung. Mengawal pos check point, Pemerintah Desa Semambung melibatkan 6 orang. Mereka berasal dari Perangkat Desa, Linmas, Karang Taruna, RT, RW, dan PKK dengan sistem shief jaga bergiliran. Mulai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Meminimalisir penyebaran virus corona (Covid-19), Pemerintah Desa Semambung, Kecamatan Jabon mendirikan pos check point pada pintu keluar masuk di Dusun Penumpak&#8217;an, dan Dusun Semambung.</p>
<p>Mengawal pos check point, Pemerintah Desa Semambung melibatkan 6 orang. Mereka berasal dari Perangkat Desa, Linmas, Karang Taruna, RT, RW, dan PKK dengan sistem shief jaga bergiliran. Mulai pukul 09.00 WIB pagi smpai 15.00 WIB sore, dan pukul 21.00 WIB sampai 04.00 WIB pagi.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-115551" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG_20200603_103809_929_2-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG_20200603_103809_929_2-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG_20200603_103809_929_2-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG_20200603_103809_929_2-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG_20200603_103809_929_2-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8221; Dalam rangkaian kegiatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dari tahap I sampai tahap III. Dilokasi pos check point yang ada dua titik itu, tidak ada temuan-temuan terhadap warga maupun pengguna jalan. Namun temuan yang terdapat kebanyakan, adalah pengendara tidak menggunakan masker,&#8221; ucap Pj Kepala Desa Semambung Jema&#8217;in, didampingi Sekretaris Desa Samsul Huda.</p>
<p>Akan tetapi, kata Jema&#8217;in. Mereka yang terdapat tidak menggunakan masker, langsung diberi secara gratis dan juga diberikan sosialisasi.</p>
<p>Hal itu dilakukan agar pengendara sadar akan kesehatan. Sebelulumnya Pemdes Semambung juga melakukan penyemprotan disinfektan seminggu 2 kali. Sasarannya runah warga, serta fasilitas umum dan sarana tempat ibadah, ujarnya</p>
<p>Kami selaku Pemerintah Desa Semambung, berharap kepada seluruh elemen lapisan masyarakat sadar dengan protokol kesehatan. &#8221; Berpola hidup sehat, kerap mencuci tangan setelah melakukan aktifitas, dan menggunakan masker sebagainya meski menjelang new normal yang akan datang,&#8221; jelasnya</p>
<p>Secara lingkungan Desa Semambung ini, berbatasan langsung dengan Desa Kupang, Desa Kedungpandan. Selain itu juga letak Desa Semambung yakni akses jalan masuk, ke area wisata bahari Telocor dan tempat pemancingan.<strong> (gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">115550</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Semambung Ajukan Anggaran Normalisasi Sungai, 8 Tahun  Hingga Kini Belum Terealisasi</title>
		<link>https://memontum.com/warga-semambung-ajukan-anggaran-normalisasi-sungai-8-tahun-hingga-kini-belum-terealisasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2020 13:30:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Semambung]]></category>
		<category><![CDATA[Normalisasi Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107793-warga-semambung-ajukan-anggaran-normalisasi-sungai-8-tahun-hingga-kini-belum-terealisasi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sungai yang membatasi Desa Kedungrejo dan Desa Semambung, Kecamatan Jabon sepanjang 1,5 Km dengan lebar 3 M, Rabu (4/3/2020) membutuhkan normalisasi. Pasalnya disaluran tersebut mengalami pendangkalan, serta banyak ditumbuhi enceng kangkung dan sampah. Akibatnya saluran air di sungai, tidak bisa mengalir dengan normal dan lancar. Dikwatitkan bila hujan deras air sungai meluap, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Sungai yang membatasi Desa Kedungrejo dan Desa Semambung, Kecamatan Jabon sepanjang 1,5 Km dengan lebar 3 M, Rabu (4/3/2020) membutuhkan normalisasi. Pasalnya disaluran tersebut mengalami pendangkalan, serta banyak ditumbuhi enceng kangkung dan sampah. Akibatnya saluran air di sungai, tidak bisa mengalir dengan normal dan lancar. Dikwatitkan bila hujan deras air sungai meluap, menggenangi pemukiman warga dan lahan pertanian. Sebab di Dusun itu rawan banjir, ketika musim hujan.</p>
<p>Pj Kepala Desa Semambung, Jema&#8217;in melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Samsul Huda mengatakan, sungai batas desa itu memang perlu normalisasi. Dikarenakan mengalami pendangkalan, dan dikwatirkan airnya meluap ke rumah warga, ucapnya</p>
<div id="attachment_107794" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-107794" decoding="async" class="size-full wp-image-107794" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG20200304095845-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Kasun Penumpaan Desa Semambung Kecamatan Jabon Nanang HS menunjukkan lokasi jalan alternatif tanpa PJU dan normalisasi sungai" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG20200304095845-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG20200304095845-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG20200304095845-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG20200304095845-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-107794" class="wp-caption-text">Kasun Penumpaan Desa Semambung Kecamatan Jabon Nanang HS menunjukkan lokasi jalan alternatif tanpa PJU dan normalisasi sungai</p></div>
<p>&#8220;Lihat saja kondisi air sungai, dengan bibir tangkis. Terlihat hampir rata dan terlihat tidak memiliki tangkis. Padahal disisi barat sungai, ada lahan sawah dan tambak. Jika hujan sedikit saja, air sungai akan meluap dan mereka para petani sawah tidak bisa bercocok tanam,&#8221; kata Samsul Huda</p>
<p>Menurutnya , pendangkalan sungai itu hampir 8 tahun. Hal itu hingga saat ini, belum tersentuh bantuan sama sekali. Pihak Pemerintah Desa berusaha, berupaya mengajukan proposal bantuan, kepada instansi terkait Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Namum belum ada jawaban, atau realisasinya.</p>
<p>&#8220;Kami berharap, pengajuan bantuan normalisasi sungai segera direalisasikan Pemerintah Kabupaten. Agar warga Desa Semambung merasa aman, nyaman dan terbebas banjir,&#8221; ujarnya</p>
<p>Sebenarnya persoalan dihadapi Pemerintah Desa Semambung tidak hanya itu saja. Pertama, Penerangan Jalan Umum (PJU) berada dilingkungan RT. 01 sampai RT. 04, RW. 05. Sampai sekarang tidak ada penerangan, sehingga malam hari nampak gelap padahal jalan itu adalah jalan alternatif akses menuju desa lain.</p>
<p>Kedua, pembuatan jembatan baru panjang 4 meter lebar 3 meter diarea lahan pertanian. Saat ini jembatan tersebut, masih terbuat dari sesek bambu. Sehingga petani maupun petambak, merasa kesulitan ketika mengangkut hasil panen.</p>
<p>&#8221; Tidak dipungkiri pembuatan jembatan baru itu, menelan anggaran diperkirakan mencapai Rp. 300 juta. Saya kira Pemerintah Desa tidak mampu mengerjakan pembangunan, dan anggaran dari mana. Sedangkan jembatan itu kondisinya mengkwatirkan, sebagian bambunya sudah kropos dan rapuh mudah patah,&#8221; pungkas Samsul Huda <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107793</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemdes Semambung Dukung  Sidoarjo Bersih  dan Hijau</title>
		<link>https://memontum.com/pemdes-semambung-dukung-sidoarjo-bersih-dan-hijau</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jul 2019 02:54:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Semambung]]></category>
		<category><![CDATA[Drainase]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/88659-pemdes-semambung-dukung-sidoarjo-bersih-dan-hijau</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Pembangunan infrastruktur di desa desa wilayah Kabupaten Sidoarjo kerap mengedepankan perbaikan kualitas lingkungan. Hal tersebut terlaksana dalam upaya mendukung mewujudkan Sidoarjo Bersih Hijau yang menjadi program yang diperlombahkan antar desa setiap tahun. Seperti , pembangunan drainase di Desa Semambung Kecamatan Wonoayu yang merupakan program perbaikan lingkungan. Yakni pencegahan banjir sehingga menjadikan lingkungan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Pembangunan infrastruktur di desa desa wilayah Kabupaten Sidoarjo kerap mengedepankan perbaikan kualitas lingkungan. Hal tersebut terlaksana dalam upaya mendukung mewujudkan Sidoarjo Bersih Hijau yang menjadi program yang diperlombahkan antar desa setiap tahun.</p>
<p>Seperti , pembangunan drainase di Desa Semambung Kecamatan Wonoayu yang merupakan program perbaikan lingkungan. Yakni pencegahan banjir sehingga menjadikan lingkungan tetap bersih. Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Desanya M. Abuali.</p>
<p>Menurutnya , pembangunan drainase di RT 04 RW 02 desa Semambung sangat dibutuhkan oleh warga, mengingat daerah tersebut langganan banjir bila hujan turun yang menjadikan lingkungan kotor dan tercemar</p>
<p>Pelaksanaan proyek dengan anggaran dari pusat tersebut tetap mengedepankan regulasi yang ada. Yakni berdasarkan Permendes no 16 tahun 2018 yang mengamanatkan hasil pembangunan harus menyentu kebutuhan masyarakat langsung serta dilaksanakan secara pemberdayaan warganya.</p>
<p>&#8221; Kami berupaya melaksanakan amanat tata cara penggunaan anggaran Dana Desa dengan benar, seperti halnya pemberdayaan sehingga yang mengerjakan adalah warga sendiri. Itu adalah sebuah keuntungan karena memberikan nilai ekonomis bagi warga dan tentunya kwalitas hasilnya akan lebih terjamin,&#8221; katanya.</p>
<p>Adanya drainase sepanjang 63 meter di tepi jalan kampung tersebut menjadikan ada perbaikan lingkungan yang menonjol. Kasiman warga setempat menyatakan dengan adanya proyek di samping jalan kampung ini banyak manfaatnya.</p>
<p>” Saya sendiri sebagai pekerjanya, dan yang penting diharapkan tidak ada lagi air menggenang dihalaman rumah saat hujan, sehingga lingkungan menjadi bersih, &#8221; tuturnya. <strong>(par/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88659</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tak Kurang dari 926 Warga Semabung Pilih Anggota BPD</title>
		<link>https://memontum.com/tak-kurang-dari-926-warga-semabung-pilih-anggota-bpd</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jun 2019 10:41:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[BPD]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Semambung]]></category>
		<category><![CDATA[pemilihan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/85902-tak-kurang-dari-926-warga-semabung-pilih-anggota-bpd</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sebanyak 15 orang Warga Desa Semambung Kecamatan Wonoayu bersaing merebut hati warga desa. Mereka adalah calon anggota BPD yang akan dipilih untuk mengisi jabatan BPD pada periode 2019 &#8211; 2025. Dari jumlah itu dibutuhkan 5 orang untuk melengkapi jabatan di jajaran pemerintahan desa itu. 2 orang mewakili lingkungan Semambung Lor, 2 orang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Sebanyak 15 orang Warga Desa Semambung Kecamatan Wonoayu bersaing merebut hati warga desa. Mereka adalah calon anggota BPD yang akan dipilih untuk mengisi jabatan BPD pada periode 2019 &#8211; 2025. Dari jumlah itu dibutuhkan 5 orang untuk melengkapi jabatan di jajaran pemerintahan desa itu. 2 orang mewakili lingkungan Semambung Lor, 2 orang lagi untuk Semambung Kidul, sementara seorang wanita akan mengisi keterwakilan kaum hawa.</p>
<p>Pemilihan dilaksanakan di balidesa Semambung , sebanyak 926 warga melaksanakan hak pilihnya dengan suasana penuh semangat membangun . Mereka mewakili masing- masing rumah dan keluarganya umtuk memilih wakilnya.</p>
<p>Dalam pemilihan itu partisipasi warga cukup besar , tercermin suasana amat ramai dengan kehadiran pemilih. Hal tersebut tak lepas dari soaialisasi panitia kepada warga. Sebagaimana disampaikan oleh ketua panitia pemilihan As&#8217; ari. Menurutnya , mereka melakukan sosialisasi hampir 20 hari dan calon i penduduk Semambung dan usia diatas 20 tahun.</p>
<p>Sementara Kepala Desa Semambung, M. Abuali sangat berharap calon anggota BPD yang terpilih bisa membawa perubahan yang positif bagi desa dalam perjalanan melaksanakan pembangunan . &#8221; Saya berharap anggota BPD yang baru dapat memberikan perubahan yang positif untuk desa dengan memberikan masukan serta turut mengawasi pemerintah desa dalam melaksanakan tugasnya. Sebagai wakil warga harus bisa mengcover aspirasinya untuk disampikan kepada desa. Lebih lebih wakil dari perempuan harus mampu menyerap kepentingan perempuan untuk direalisasikan dalam program desa, &#8221; harapnya. <strong>(par/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">85902</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
