<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Desa Sentul &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/desa-sentul/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Jul 2020 14:28:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Desa Sentul &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Cegah Covid-19, Pemdes Sentul Dirikan 13 Pos Check Point</title>
		<link>https://memontum.com/cegah-covid-19-pemdes-sentul-dirikan-13-pos-check-point</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2020 14:28:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Check Point]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sentul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118910-cegah-covid-19-pemdes-sentul-dirikan-13-pos-check-point</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Mengantisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19), Pemerintah Desa Sentul, Kecamatan Tanggulangin mendirikan 13 pos check point. Tiga belasa pos chek point itu untuk mengecek masyarakat yang akan menuju tambak. Seperti diketahui bahwa Desa Sentul merupakan salah satu jalur perekonomian menuju area pertambakkan. Oleh sebab itu dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB ) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Mengantisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19), Pemerintah Desa Sentul, Kecamatan Tanggulangin mendirikan 13 pos check point. Tiga belasa pos chek point itu untuk mengecek masyarakat yang akan menuju tambak. Seperti diketahui bahwa Desa Sentul merupakan salah satu jalur perekonomian menuju area pertambakkan. Oleh sebab itu dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB ) tahap I, tahap II hingga tahap III terkonsentrasi menjaga akses menuju tambak.</p>
<p>Kepala Desa Sentul Akhmad Yani melalui Sekretaris Desa Solikhudin di ruang kerjanya mengatakan, jika pada PSBB kemarin pihaknya bersama tim relawan mendirikan 3 pos check point, Kamis (9/7/2020) siang.</p>
<p>Masing-masing antara lain berada di RT. 01, 02, RW. 01, tepat perbatasan Desa Sentul dengan Desa Penatarsewu. Kemudian di RT. 08, RW. 02, perbatasan Desa Sentul dengan Desa Glagaharum. Di RT. 10, 12, RW. 03, perbatasan Desa Sentul dengan Desa Plumbon.</p>
<p>Sebenarnya, lanjut Solikhudin, tidak hanya tiga titik pos check point saja. Namun PSBB tahap III pos check point, ditambah sepuluh titik yang disebar pada masing-masing RW. Dikarenakan banyak pintu keluar masuk area ke tambak. Dengan begitu dapat diminimalisir aktifitas warga maupun pengguna jalan yang melintas.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, keseluruhan pos check point dijaga oleh tim relawan dari Polri, TNI, Pemdes, Linmas, Petugas Kesehatan, BPD, RT, RW, hasilnya negatif selana pengecekan suhu badan atau thermogund. Pemberlakukan sistem penjagaan secara bergantian, mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB. Disebabkan pada hari Sabtu, Minggu area tambak di kunjungi para pemancing, &#8221; terang Solikhudin.</p>
<p>Pelanggaran-pelanggaran itu pasti ada, kata Solikhudin adalah warga atau pengguna jalan yang tidak menggunakan masker. Dengan pelanggaran itu mereka diberi masker secara gratis.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118911" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0036-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0036-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0036-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0036-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0036-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Semenatara itu dalam pemeriksaan di pos check point oleh tim relawan. Bagi pengguna jalan dari lur Desa Sentul, maupun dari luar Kecamatan Tanggulangin tidak mengatongi surat dari RT, RW. maka akan diberikan sanksi tegas, berupa dikembalikan dan kendaraannya disuruh putar balik.</p>
<p>Dikatakan Solikhudin, Pemerintah Desa Sentul selama PSBB tahap I, tahap II, dan tahap III berlangsung, telah membagikan masker pada warga sebanyak 2 kali, penyemprotan disinfektan 2 Minggu sekali selama 3 bulan. Serta pembagian tempat cuci tangan, dengan sabun pada 16 titik mushola dan masjid.</p>
<p>Masa new normal ini diharapkan, warga tetap mematuhi himbaun dan peraturan yang ada. Sesuai protokol kesehatan agar dapat terhindar dari penyebaran wabah Covid-19, berpola hidup sehat, bersih, kerap mencuci tangan, jaga jarak, hindari keramian, dan tetap menggunakan masker jika bepergian. <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118910</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tak Beraspal, Jalur Ekonomi Dikeluhkan Warga Sentul</title>
		<link>https://memontum.com/tak-beraspal-jalur-ekonomi-dikeluhkan-warga-sentul</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jan 2020 14:09:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sentul]]></category>
		<category><![CDATA[jalan rusak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/103607-tak-beraspal-jalur-ekonomi-dikeluhkan-warga-sentul</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Akses jalan perekonomian berjarak 200 meter, terletak dilingkungan RT 13 RW 02, Dusun Kedungbogem, Desa Sentul, Kecamatan Tanggulangin rusak parah. Selain nampak tanah dan batu (makadam), dilokasi terdapat banyak lubang tertutup air hujan. Akibatnya pengguna jalan khususnya roda dua, mengalami kesulitan ketika melintas, Selasa (7/1/2020) siang. Kepala Desa Sentul Akhmad Yani melalui [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Akses jalan perekonomian berjarak 200 meter, terletak dilingkungan RT 13 RW 02, Dusun Kedungbogem, Desa Sentul, Kecamatan Tanggulangin rusak parah. Selain nampak tanah dan batu (makadam), dilokasi terdapat banyak lubang tertutup air hujan. Akibatnya pengguna jalan khususnya roda dua, mengalami kesulitan ketika melintas, Selasa (7/1/2020) siang.</p>
<p>Kepala Desa Sentul Akhmad Yani melalui Sekretaris Desa Solikhudin menjelaskan, kerusakan jalan semakin parah ketika diguyur hujan beberapa hari ini. Hal itu sudah terjadi sejak lama dan belum ada perbaikan. Padahal Pemerintah Desa sudah mengajukan bantuan, namun tetap saja belum direalisasikan.</p>
<p>Jalan Pelabuhan yang rusak itu, kata Solikhudin adalah akses perekonomian menuju tambak dan lahan pertanian. Mereka berlalu lalang, mengangkut hasil tambak ke pasar ikan Sidoarjo. Karena jalan yang sekitar 200 M rusak parah, sekarang menjadi rawan kecelakaan. Lebih lanjut Sholikudin menyatakan jalan yang menjadi urat nadi perekonomian warga itu sepanjang 1600 meter.</p>
<p>Melalui usulan Musrenbangdes Tahun 2017- 2018, terealisasikan pengaspalan 600 meter. Kemudian mengajukan kembali awal Tahun 2019, dan direalisasikan pada akhir Tahun 2019 sepaniang 600 meter. Berikutnya di kerjakan lagi, oleh Dinas terkait Kabupaten Sidoarjo berjarak 300 meter dan sisa 200 meter yang belum dikerjakan.</p>
<p>&#8220;Kami Pemerintah Desa Sentul, berharap sisa jalan yang belum diaspal segera dilakukan pengaspalan sampai diujung timur pemukiman warga,&#8221; pinta Solikhudin</p>
<p>Jalur ekonomi itu sangat membahayakan pengguna jalan dan pernah terjadi kecelakaan. Namun tidak ada korban jiwa, hanya mengalami luka-luka. Pengaspalan atau perbaikan jalan itu, sangat dibutuhkan sekali. Selain meningkatan penghasilan, perekonomian, untuk kesejahtetaan masyarakat. Sesuai apa yang di canangkan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah. <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">103607</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
