<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Desa Tanjekwagir &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/desa-tanjekwagir/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Jun 2020 04:04:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Desa Tanjekwagir &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tekan Covid-19, Pemdes Tanjekwagir Dirikan 10 Portal</title>
		<link>https://memontum.com/tekan-covid-19-pemdes-tanjekwagir-dirikan-10-portal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2020 04:04:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Check Point]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tanjekwagir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116586</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Mengantsipasi Penyebaran Covid-19, Pemerintah Desa Tanjekwagir Kecamatan Krembung mendirikan 10 portal dan pos check poin di Dusun Rawan. Pos check point itu dijaga dua shift oleh Pemerintah Desa. Petugasnya merupakan tim relawan dari unsur Polri, TNI, Perangkat Desa, Linmas, Karang Taruna, RT, RW dan Tomas. Pj Kepala Desa Tanjekwagir Edi Purwanto didampingi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Mengantsipasi Penyebaran Covid-19, Pemerintah Desa Tanjekwagir Kecamatan Krembung mendirikan 10 portal dan pos check poin di Dusun Rawan. Pos check point itu dijaga dua shift oleh Pemerintah Desa. Petugasnya merupakan tim relawan dari unsur Polri, TNI, Perangkat Desa, Linmas, Karang Taruna, RT, RW dan Tomas.</p>
<p>Pj Kepala Desa Tanjekwagir Edi Purwanto didampingi Sekretaris Desa Agung Siswanto menjelaskan, kegiatan Pembatasan Sosial Berskala Besar tahap I sampai tahap III ini, hasil chek point yang dilakukan tim relawan itu negatif dan tidak ada temuan-temuan yang positif maupun reaktif.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-116588" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200615-WA0033-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200615-WA0033-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200615-WA0033-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200615-WA0033-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200615-WA0033-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“ Check point ini dipusatkan pada satu titik, sedangkan pintu-pintu masuk gang berada diseluruh wilayah Desa Tanjekwagir hingga new normal sebanyak 10 portal (pintu). Sehingga keluar masuk warga, dan orang dari luar Desa dapat diketahui,” terang Edi Purwanto, Senin (15/06/2020.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Desa Tanjekwagir Agung Siswanto, menyatakan jenis pelanggaran saat check point sedang berlangsung itu, banyak ditemukan pada warga, pengguna jalan tidak menggunakan masker dan juga masih banyak warga bergerombol.</p>
<p>Selain itu kesadaran mereka untuk mematuhi protokol kesehatan masih minim, maka pemerintah desa terus melakukan pendekatan dan sosialisasi, bahwa kesehatan itu sangatlah penting untuk diri sendiri, dan keluarga. Minimal mematuhi peraturan-peraturan yang ada, sesuai protokol kesehatan agar terhindar dari vCovid-19.</p>
<p>Jam jaga secara bergiliran itu, dimulai pukul 08.00 WIB sampai 13.00 WIB. Selanjutnya pukul 21.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB. &#8221; Alhamdulillah, keseluruhannya berjalan aman, lancar dan kondusulif sesuai harapan kita bersama. Penyemprotan disinfektan kerumah-rumah, juga dilakukan pemerintah desa,&#8221; pungkas Agung Siswanto <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116586</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Akses Bumi Perkemahan Tanjekwagir  Rusak Parah</title>
		<link>https://memontum.com/akses-bumi-perkemahan-tanjekwagir-rusak-parah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Aug 2019 12:22:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tanjekwagir]]></category>
		<category><![CDATA[jalan rusak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/90278-akses-bumi-perkemahan-tanjekwagir-rusak-parah</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Akses jalan menuju Bumper (Bumi Perkemahan) berjarak 2 Km , lebar 4 M di lingkungan RT. 03 sampai RT. 18 RW. 09, Desa Tanjekwagir, Kecamatan Krembung, selama 4 tahun tidak tersentuh perbaikan. Padahal jalan tersebut, sebelumnya nampak beraspal. Kini, rusak parah, berupa tanah dan makadam. Sudah begitu kondisi penerangan gelap . Sekretaris [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Akses jalan menuju Bumper (Bumi Perkemahan) berjarak 2 Km , lebar 4 M di lingkungan RT. 03 sampai RT. 18 RW. 09, Desa Tanjekwagir, Kecamatan Krembung, selama 4 tahun tidak tersentuh perbaikan. Padahal jalan tersebut, sebelumnya nampak beraspal. Kini, rusak parah, berupa tanah dan makadam. Sudah begitu kondisi penerangan gelap .</p>
<p>Sekretaris Desa Tanjekwagir, Agung Siswanto diruang kerjanya menjelaskan kerusakan jalan itu sudah lama terjadi. Semenjak proses pembuatan awal bumi perkemahan, karena truk bermuatan material. Selain itu di sepanjang jalan tidak ada lampu penerangan jalan atau PJU.</p>
<p>&#8221; Kami berharap segera ada perbaikan jalan, agar para peserta Pramuka maupun warga mudah mendapatkan akses jalan&#8221;, terangnya. Selasa (13/8/2019)</p>
<p>Dan kondisi ini sangat mendesak terlebih di sekitar bumi perkemahan, banyak sekali truk bermuatan material yang melintas. Sehingga jika dibiarkan jalan tersebut kondisi rusak parah. Hal ini ditunjang dengan tiadanya lampu penerangan sehingga nampak gelap gulita.</p>
<p>Lebih lanjut Agung menyatakan jika , pihak Pemerintah Desa Tanjekwagir berupaya dan berusaha mencari troboson, melalui pengajuan proposal ke Dinas terkait di Kabupaten Sidoarjo. &#8221; Perbaikan akses jalan serta pemasangan PJU, belum ada realisasinya sama sekali, ungkap Agung Siswanto didampingi Bhabinkamtimas Polsek Krembung Aiptu Ismail</p>
<p>Menanggapi pembangunan di wilayah kerjanya, Agung Siswanto menambahkan sudah dikerjakan keseluruhannya seperti pavingisasi di RT. 03 RW. 02, panjang 100 M, lebar 4 M. Pendamping jalan baru di RT. 04 RW. 02, panjang 120 M itu dua sisi dan totalnya 240 M dan pembngunan gedung serbaguna.</p>
<p>&#8221; Apa yang di kerjakan oleh pemerintah desa, diharapkan dapat menunjang perokonomian warga serta peningkatan sumber daya manusia yang baik,&#8221; tutupnya. <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">90278</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Desa Tanjekwagir Digelontor 40 Unit Mesin Pengusir Hama Ultrasonik</title>
		<link>https://memontum.com/desa-tanjekwagir-digelontor-40-unit-mesin-pengusir-hama-ultrasonik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Oct 2017 11:15:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tanjekwagir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/340-desa-tanjekwagir-digelontor-40-unit-mesin-pengusir-hama-ultrasonik</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Desa Tanjekwagir, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo mendapatkan bantuan 40 unit mesin ultrasonik pengusir hama tikus dan berbagai jenis hama serangga lainnya, Senin (16/10/2017). Bantuan itu merupakan hasil kerjasama Komisi VII DPR RI dan Kementerian Ristik dan Dikti RI. Bantuan itu, langsung diserahkan ke para petani yang hadir dalam acara sosialisasi bertema Pengembangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Desa Tanjekwagir, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo mendapatkan bantuan 40 unit mesin ultrasonik pengusir hama tikus dan berbagai jenis hama serangga lainnya, Senin (16/10/2017). Bantuan itu merupakan hasil kerjasama Komisi VII DPR RI dan Kementerian Ristik dan Dikti RI. </p>
<p>Bantuan itu, langsung diserahkan ke para petani yang hadir dalam acara sosialisasi bertema Pengembangan Produktivitas Pertanian Melalui Pemberantasan Hama Berbasis Gelombang Ultrasonik dalam Rangka Mendukung Kemandirian dan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Sidoarjo itu, rencananya dihadiri Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Syaikhul Islam Ali. Namun karena ada halangan, putra Gus Ali itu tidak menghadiri acara sosialisasi dan penyerahan bantuan itu.</p>
<p>&#8216;Ini satu kehormatan dan hikmah. Karena bantuan ini cocok untuk desa kami karena desa kami masuk zona hijau. Produktif untuk pertanian dan masyarakatnya mayoritas bercocok tanam serta pertanian,&#8217; terang Kepala Desa (Kades) Tanjekwagir, Kecamatan Krembung, Nur Anas kepada Memo X, Senin (16/10/2017).</p>
<p>Oleh karenanya, dirinya berterima kasih kepada Gus Syaikhul Islam Ali. Apalagi, sebelumnya di desanya juga mendapatkan bantuan gerobak sampah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, juga berkat koordinasi dengan putra kiai kondang di Sidoarjo itu.</p>
<p>&#8216;Kami juga berharap bantuan cara menanam yang memadai melalui desiminasi produk teknologi kemasyarakatan Tahun 2017 dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti),&#8217; imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu, perwakilan Kementerian Ristek dan Dikti, Kholid Fathoni berharap bantuan mesin pengusir hama itu bermanfaat bagi petani. Menurutnya, Kementerian Ristik dan Dikti memiliki banyak produk. Salah satunya desiminasi produk peralatan pertanian mesin pengusir hama menggunakan gelombang ultrasonik itu.</p>
<p>&#8216;Bantuan baru 40 unit. Tapi hasilnya sangat memadai. Kami sudah uji coba. Karena dinyalahkan semalam dengan uji coba tikus itu 1 teler dan1 tewas. Kami berhasil semoga tanaman di kampung ini bersih dari bebagai hama dan nyamuk. Karena gelombang ultrasonik ini mengusir hawa pertanian tikus dan serangga yang lain,&#8217; pungkasnya.<strong>(wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">340</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
