<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Desa Tumpuk &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/desa-tumpuk/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Oct 2020 15:20:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Desa Tumpuk &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kampanye di Desa, Mas Ipin Pamerkan Kinerja Selama Masa Kepemimpinannya</title>
		<link>https://memontum.com/kampanye-di-desa-mas-ipin-pamerkan-kinerja-selama-masa-kepemimpinannya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2020 15:19:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Blusukan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tumpuk]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Ipin]]></category>
		<category><![CDATA[Mochamad Nur Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125287</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Blusukan ke desa-desa, calon Bupati Trenggalek nomor urut 2 Mochamad Nur Arifin sampaikan beberapa hal terkait kinerja pemerintah yang sukses dilakukan di masa kepemimpinannya. Dalam masa kampanye kali ini, Mas Ipin tentu tak ingin melewatkan kesempatan kedua untuk mengambil hati warganya. Dikonfirmasi usai kegiatan, Mochamad Nur Arifin menyampaikan dalam situasi pandemi Covid-19 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Blusukan ke desa-desa, calon Bupati Trenggalek nomor urut 2 Mochamad Nur Arifin sampaikan beberapa hal terkait kinerja pemerintah yang sukses dilakukan di masa kepemimpinannya. Dalam masa kampanye kali ini, Mas Ipin tentu tak ingin melewatkan kesempatan kedua untuk mengambil hati warganya.</p>
<p>Dikonfirmasi usai kegiatan, Mochamad Nur Arifin menyampaikan dalam situasi pandemi Covid-19 tahapan kampanye dilakukan dengan 2 cara. &#8220;Jadi tahapan Pilkada yaitu masa kampanye di tengah pandemi Covid-19 ini kita lakukan dengan 2 cara yaitu menggunakan platform virtual dan secara tatap muka (langsung). Sekali waktu kita sudah bisa bertemu dengan 700 orang, karena ada 50 orang setiap posko. Dan kita punya 14 posko yang tersebar di semua kecamatan yang ada di Trenggalek,&#8221; ucap Mas Ipin, Jumat (09/10/2020) malam.</p>
<p>Selain itu, Mas Ipin juga melakukan kampanye dengan door to door (tatap muka), sembari untuk menunaikan sholat dan bersilaturahmi di rumah-rumah warga.</p>
<p>&#8220;Kita juga ingin sekedar mengetahui dinamika dan usulan-usulan dari masyarakat. Sehingga kita bisa perbaiki demi kesejahteraan masyarakat,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Masih terang Mas Ipin, rata-rata masyarakat di Kabupaten Trenggalek khususnya di Desa Tumpuk Kecamatan Tugu ini mayoritas petani. Dimana masyarakat kurang jelas dengan alur pembagian pupuk bersubsidi uang baru.</p>
<p>Karena belum semua masyarakat mempunyai Kartu Tani (Kartani), jadi mereka mengira yang tidak memiliki kartu tersebut tidak bisa mengambil pupuk bersubsidi.</p>
<p>&#8220;Tapi kita juga sudah melakukan koordinasi dengan pabrikan dan distributor bahwa yang sudah terdaftar dalam e-RDKK meski belum memiliki Kartani tetap bisa dilayani. Dan tinggal koordinasi dengan kelompok tani maupun penyuluh di kecamatan masing-masing,&#8221; terang Mas Ipin.</p>
<p>Disinggung terkait beberapa hal yang disampaikan kepada sejumlah warga masyarakat, suami Novita Hardini ini juga menyebut ia hanya menyampaikan laporan hasil kerja Pemerintah Daerah. Salah satunya indikator sektor kemiskinan yang mengalami penurunan.</p>
<p>&#8220;Jadi ini patut disyukuri, tapi saya katakan bahwa ini belum puas akan pencapaian yang sudah ada. Karena apa, angka kemiskinan turun tapi mayoritas bukan karena mentas tetapi baru ditanggulangi,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Kedepan, pihaknya berharap bagaimana Pemerintah bisa memandirikan masyarakat melalui sektor-sektor ekonomi yang ada di Kabupaten Trenggalek. <strong>(mil/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125287</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Festival Layang-layang, Bupati Arifin Harap Ekonomi di Trenggalek Segera Pulih</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-festival-layang-layang-bupati-arifin-harap-ekonomi-di-trenggalek-segera-pulih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2020 03:41:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tumpuk]]></category>
		<category><![CDATA[festival layang-layang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Tugu]]></category>
		<category><![CDATA[Mochamad Nur Arifin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123404</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Di era new normal yang mulai diterapkan Pemerintah, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menekankan adanya pemulihan ekonomi masyarakat seperti sebelum adanya pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan Bupati saat menghadiri festival layang-layang di Desa Tumpuk Kecamatan Tugu. Pemulihan sektor ekonomi masyarakat di Kota Keripik Tempe ini bisa segera dilakukan dengan mengandalkan pariwisata yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Di era new normal yang mulai diterapkan Pemerintah, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menekankan adanya pemulihan ekonomi masyarakat seperti sebelum adanya pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan Bupati saat menghadiri festival layang-layang di Desa Tumpuk Kecamatan Tugu.</p>
<p>Pemulihan sektor ekonomi masyarakat di Kota Keripik Tempe ini bisa segera dilakukan dengan mengandalkan pariwisata yang ada. Tentu pasti, Kabupaten Trenggalek banyak memiliki potensi wisata baik yang dikelola Pemerintah maupun mandiri.</p>
<p>&#8220;Ya seperti salah satunya dengan adanya festival layang-layang ini. Membuktikan bahwa meskipun di tengah masa pandemi tidak mengurangi kreativitas masyarakat,&#8221; ucap Gus Ipin, panggilan akrab Mochamad Nur Arifin, Minggu (06/09/2020) pagi.</p>
<p>Jika biasanya festival layang-layang identik digelar di pantai, namun di Desa Tumpuk festival digelar di ruang terbuka hijau (RTH).</p>
<p>Sehingga nantinya diharapkan dapat dikembangkan sebagai potensi wisata. Dengan menjadi potensi wisata tentu dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.</p>
<p>&#8220;Karena kalau ada wisata itu akan ada orang datang, kalau ada orang datang akan ada orang belanja, nah sekarang bisa produksi apapun bingung jualnya ke mana, mau perjalanan khawatir atau tidak diperbolehkan karena Covid-19,&#8221; katanya.</p>
<p>Masih terang suami Novita Hardiny ini, meskipun di Tumpuk daerahnya belum dikenal sebagai kawasan wisata, namun dengan event seperti ini dan dilengkapi dengan fasilitas yang ada di RTH. Ia meyakini nantinya akan ada festival layang-layang berskala nasional bahkan internasional.</p>
<p>&#8220;Saya yakin Desa Tumpuk Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek ini khususnya akan pulih sektor ekonominya dengan cepat dari pandemi,&#8221; tegas Bupati Arifin.</p>
<p>Untuk itu, Bupati Nur Arifin meminta kepada masyarakat untuk mendukung kegiatan seperti festival tersebut. Karena, menurut Bupati, Pemerintah tentu memiliki kemampuan terbatas untuk membantu perekonomian seluruh masyarakat.</p>
<p>&#8220;Yang bisa dilakukan adalah menciptakan peluang ekonomi, salah satunya ya seperti ini, dan saya pesan kepada masyarakat, ke mana-mana jangan lupa memakai masker,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Perlu diketahui, festival layang-layang di Desa Tumpuk ini digelar terbatas dengan peserta hanya dari masyarakat sekitar. Namun demikian, diharapkan dapat memicu pergerakan ekonomi di masyarakat. <strong>(mil/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123404</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
