<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Desa Wonoayu &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/desa-wonoayu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Dec 2022 07:45:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Desa Wonoayu &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Letter C Ganda di Wonoayu Lumajang, Pengacara Nilai Kinerja Inspektorat Tak Responsif dan Inspektorat Anggap Surat Aduan Tak Tepat</title>
		<link>https://memontum.com/letter-c-ganda-di-wonoayu-lumajang-pengacara-nilai-kinerja-inspektorat-tak-responsif-dan-inspektorat-anggap-surat-aduan-tak-tepat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2022 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wonoayu]]></category>
		<category><![CDATA[Inspektorat]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Kinerja]]></category>
		<category><![CDATA[Wonoayu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180342</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Lambannya penanganan letter C ganda di Desa Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, menuai perhatian kuasa hukum atau pengacara dari pemilik objek lahan, yakni Tuluk Isamsiah dan Lilik Sunarsih. Kepada Memontum.com, Riky Yahya selaku pengacara, mengatakan jika dalam kasus letter C ganda itu, pihaknya sudah membuat pengaduan kepada Inspektorat dan bahkan ke Bupati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Lambannya penanganan letter C ganda di Desa Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, menuai perhatian kuasa hukum atau pengacara dari pemilik objek lahan, yakni Tuluk Isamsiah dan Lilik Sunarsih. Kepada Memontum.com, Riky Yahya selaku pengacara, mengatakan jika dalam kasus letter C ganda itu, pihaknya sudah membuat pengaduan kepada Inspektorat dan bahkan ke Bupati Lumajang. Hanya saja, hingga sekarang permasalah ini belum ada titik terang atau kabar, seperti dari Inspektorat Lumajang, yang memiliki kewenangan untuk menindak-lajuti pengaduan itu.</p>



<p>Dijelaskan Riky, bahwa pada 17 Oktober 2022, pihaknya selaku kuasa hukum dari kliennya, telah melakukan pengaduan kepada Bupati dan Inspektorat Lumajang. Tujuannya, untuk melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap Kepala Desa Wonoayu. Namun, hingga saat ini tidak ada respon. &#8220;Dengan kata lain, pengaduan kami tidak mendapat tanggapan dengan baik,&#8221; kata Riky.</p>



<p>Karena hal inilah, tambahnya, pengaduan yang sudah dibuatnya, seolah tidak penting. Padahal, apa yang dilakukan tersebut, adalah untuk meminta keadilan melalui pemerintah daerah, untuk bisa mengurai kepada pihak desa.</p>



<p>&#8220;Permasalahan yang kami adukan ini, terkait penerbitan Letter C di Desa Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso, yang rancu atau tidak jelas. Dalam hal ini, Kepala Desa Wonoayu diduga telah menerbitkan letter C ganda dengan obyek, kelas dan persil yang sama namun dengan nama berbeda atau salah satunya klien kami. Sehingga, patut diduga bahwa Kepala Desa Wonoayu, telah melakukan pemalsuan dokumen letter C desa, yang itu dapat diancam dengan Pasal 263 KUHP,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Bahkan, tambah Riky, jika hal tersebut juga bisa diindikasikan diduga terlibat sebagai mafia tanah. Dimana, diduga oknum Kepala Desa telah melakukan praktek penyalahgunaan wewenang sebagai Kepala Desa, untuk merebut tanah dengan cara memalsukan dokumen letter C.</p>



<p>&#8220;Tentu saja, klien kami merasa dirugikan atas diterbitkannya letter C ganda itu. Karenanya, kami akan terus mengawal dan melakukan upaya hukum karena diduga adanya unsur pidana,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Sementara itu, Inspektorat Kabupaten Lumajang, melalui Irban V atau Irbansus/Investigasi, A&#8217;an, ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut menjelaskan bahwa beberapa waktu lalu, memang pihaknya didatangi advocad atau pengacara Riky Yahya. Karena harus mengantre dan melayani tugas lain, maka dipersilahkan untuk menunggu.</p>



<p>&#8220;Ketika waktu sudah kosong atau tiba giliran, ternyata yang bersangkutan sudah pulang tanpa pemberitahuan. Sehingga, kami belum dapat memberikan penjelasan. Termasuk, terkait dengan keberatan yang disampaikan pengacara tersebut. Karena, surat pengaduan itu isinya kurang jelas. Kami perlu konfirmasi, kepada yang mengirim dan sebelum kami turun ke lapangan dan lain-lainnya,&#8221; tegas A&#8217;an, Selasa (20/12/2022) tadi.</p>



<p>Dijelaskannya, konfirmasi itu, pertama dari keterangan surat yang disampaikan. Dimana, ini sudah kasus ke dua yang diperkarakan di pengadilan. &#8220;Yang pertama, itu mungkin ini bahasanya, gugatannya tidak berlanjut. Karena, dinyatakan Niet Ontvankelijke Verklaard atau NO, kan begitu. Berkasnya, itu tidak lengkap atau bagaimana. Terus, ada gugatan kedua. Ini kronologi atau duduk perkaranya seperti apa, termasuk kalau ini pengaduan, surat berbunyi dan kami mohon agar Kepala Inspektorat melakukan pengawasan dan pembinaan, itu harus jelas,&#8221; paparnya.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakan, syarat pengaduan itu harus terpenuhi beberapa unsur. Pertama, pengirimnya jelas dengan melampirkan identitas seperti KTP dan yang diajukan jelas, berikut materi pengaduan juga jelas. Subtansinya, pun juga harus jelas dan ada bukti awal.</p>



<p>&#8220;Itu syarat-syarat pengaduan. Dan kami juga tidak tahu, kapan sidangnya. Lalu pertanyaannya, apakah inspektorat membiarkan adanya dugaan pemalsuan letter C. Kalau ada pemalsuan, maka laporkan saja kepada Polres. Inikan belum apa-apa, sudah menyebutkan ada pemalsuan. Intinya, kami belum paham, karena yang diadukan itu pemerintah desa. Kami kalau hanya berbekal surat pengaduan yang sudah dikirimkan, ini belum tentu jelas juga dan memang kami juga tidak punya kewenangan menghadirkan kepala desa dipersidangan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Ketika ditanya kapan pihak Inspektorat akan meminta keterangan dari Kepala Desa Wonoayu, terkait dugaan adanya letter C ganda, A&#8217;an menjawab, jika nanti setelah pihaknya mendapatkan keterangan yang jelas. &#8220;Setelah kami temukan sesuatu yang mengharuskan kami turun ke lapangan atau memanggil, ya kami panggil dan itu memerlukan waktu,&#8221; paparnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180342</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mantan Kades Wonoayu Lumajang Ditetapkan Tersangka Pembangunan Jembatan Beton</title>
		<link>https://memontum.com/mantan-kades-wonoayu-lumajang-ditetapkan-tersangka-pembangunan-jembatan-beton</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2021 13:35:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wonoayu]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan beton]]></category>
		<category><![CDATA[kades wonoayu]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Tipikor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=131510</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Unit Tipikor (tindak pidana Korupsi) Satreskrim Polres Lumajang, akhirnya menetapkan SND, mantan Kepala Desa (Kades) Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang, sebagai tersangka dugaan penyalahgunaan anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Tahun 2019. Anggaran yang diduga diselewengkan, yakni terkait dalam program pembangunan jembatan beton di Desa Wonoayu. Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Masykur SH, kepada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang </strong>&#8211; Unit Tipikor (tindak pidana Korupsi) Satreskrim Polres Lumajang, akhirnya menetapkan SND, mantan Kepala Desa (Kades) Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang, sebagai tersangka dugaan penyalahgunaan anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Tahun 2019.</p>



<p>Anggaran yang diduga diselewengkan, yakni terkait dalam program pembangunan jembatan beton di Desa Wonoayu.</p>



<p>Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Masykur SH, kepada memontum.com mengatakan bahwa tersangka telah dilakukan penahanan. Penahanan terhadap SND (58) Warga Dusun Kembar Desa Wonoayu Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang, sejak Senin (04/01).</p>



<p>&#8220;Berdasarkan hasil serangkaian penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan Unit Tipikor, Satreskrim Polres Lumajang, akhirnya menetapkan saudara SND selaku Mantan Kepala Desa Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang, sebagai tersangka,&#8221; tegas Kasatreskrim Polres Lumajang, Rabu (06/01) tadi.</p>



<p>Dijelaskan Masykur, mantan kades tersebut telah melakukan penyalahgunaan anggaran bantuan keuangan khusus (BKK) tahun 2019 dalam program pembangunan jembatan beton. Saat itu, alokasi dana pembangunan jembatan, adalah senilai total Rp 175 juta.</p>



<p>&#8220;Petugas telah menyita barang bukti antara lain 1 (satu) bendel foto copy proposal pengajuan pembangunan jembatan beton di Dusun Darungan, Desa Wonoayu. 1 (satu) bendel foto copy Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan jembatan beton,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Selain itu, ada 11 (sebelas) lembar foto copy rekening kas Desa Wonoayu, 1 (satu) bendel Foto copy peraturan Desa wonoayu tahun 2019, 1 (satu) bendel foto copy Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2019.</p>



<p>&#8220;1 (satu) lembar foto copy Surat Perintah Membayar (SPM), 1 (satu) lembar foto copy Surat Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), 1 (satu) bendel SK kepala Desa Wonoayu, 1 (satu) bendel Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kerugian negara,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Masih menurut Kasatreskrim, dalam perkara tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan atau Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang diubah dan ditambah UU No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. <strong>(adi/sit)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131510</post-id>	</item>
		<item>
		<title>76 Warga Wonoayu Terima Rapelan  BLT DD</title>
		<link>https://memontum.com/76-warga-wonoayu-terima-rapelan-blt-dd</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2020 13:14:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[BLT DD]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wonoayu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=117299</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sebanyak 76 orang warga Desa Wonoayu Kecamatan Wonoayu menerima BLT DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa). Bantuan dalam upaya penanggulangan dampak pandemi covit &#8211; 19 tersebut diserahkan dua tahap sekaligus, yakni tahap II dan III. Tahap I adalah untuk bulan April diserahkan pada Mei sementara bulan Mei dan Juni adalah tahap II [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Sebanyak 76 orang warga Desa Wonoayu Kecamatan Wonoayu menerima BLT DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa). Bantuan dalam upaya penanggulangan dampak pandemi covit &#8211; 19 tersebut diserahkan dua tahap sekaligus, yakni tahap II dan III. Tahap I adalah untuk bulan April diserahkan pada Mei sementara bulan Mei dan Juni adalah tahap II dan III, belum diserahkan sehingga agar penyerahan tidak terlambat, maka Pemdes Wonoayu menyerahkan sekaligus II tahap di bulan Juni ini dengan total Rp 91.200.000.</p>
<p>Sebagaimana disampaikan oleh Pj Kepala Desa Wonoayu, Yanis Hadi Prasetyo. Menurutnya, BLT DD tahap I adalah untuk April diserahkan pada bulan Mei. “ Selanjutnya agar tidak terlambat, untuk tahap II dan III kami serahkan sekaligus 2 tahap di bulan Juni ini,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dalam penyerahan di kantor balai desa itu, setiap warga yang datang cuci tangan dengan sabun di depan serambi balaidesa, pakai masker dan dipersilahkan duduk di kursi dengan berjarak. Dengan dilaksanakan protokol kesehatan dengan baik membuat Kades pada sambuatannya mengharap hal tersebut juga dilakukan warga saat dirumah.</p>
<p>&#8221; Dari datang sampai duduk semua sudah tertib dengan protokol kesehatan, mudah mudahan saat di rumah dan diluar juga melakukan hal yang sama, yakni pakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan dengan sabun. Agar kita tetap sehat, &#8221; pintanya.</p>
<p>Dengan diterimanya dana segar sebesar Rp 1.200.000 oleh warganya itu , sementara diluar sana banyak barang barang ditoko yang menarik perhatian, Pj Kades kawatir warga salah dalam membelanjakan. Sehingga pada saat penerimaan, PJ Kades yang juga Pengelola data Satpol PP Kecamatan Wonoayu itu mengharap agar warga mempergunakan dengan semestinya.</p>
<p>&#8221; Uang tersebut adalah untuk meringankan beban hidup karena dampak pandemi covit &#8211; 19, jadi saya mengharap warga menggunakannya untuk semestinya, memenuhi kebutuhan pokok hidup sehari- hari,&#8221; pesanya.<strong> (par/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117299</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kembali Aktif,  Posyandu Wonoayu Terapkan Protokol Kesehatan</title>
		<link>https://memontum.com/kembali-aktif-posyandu-wonoayu-terapkan-protokol-kesehatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2020 12:15:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wonoayu]]></category>
		<category><![CDATA[Posyandu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116702</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Setelah vakum selama 2 bulan karena dampak pandemi covid- 19, kegiatan Posyandu Desa Wonoayu Kecamatan Wonoayu mulai menggeliat. Awal kegiatannya dilaksanakan imunisasi kepada 35 balita di balaidesa, Selasa (16 /6/2020 ). Namun siapapun yang hadir diposyandu menurut ketua tim penggerak PKK- nya Ny. Syamsiyah wajib menjalankan protokol kesehatan. &#8221; Siapapun yang hadir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Setelah vakum selama 2 bulan karena dampak pandemi covid- 19, kegiatan Posyandu Desa Wonoayu Kecamatan Wonoayu mulai menggeliat. Awal kegiatannya dilaksanakan imunisasi kepada 35 balita di balaidesa, Selasa (16 /6/2020 ). Namun siapapun yang hadir diposyandu menurut ketua tim penggerak PKK- nya Ny. Syamsiyah wajib menjalankan protokol kesehatan.</p>
<p>&#8221; Siapapun yang hadir di kegiatan ini wajib menjalankan protokol kesehatan diantaranya: memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, diukur suhu tubuhnya, dan harus menjaga jarak. Kami sediakan tempat duduk yang berjauhan untuk ibu ibu saat antri anaknya diimunisasi. Dan untuk kader kami lengkapi dengan face shield,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Pada masa pandemi para ibu disarankan membawa anaknya ke Puskesmas untuk imunisasi, namun karena situasi yang tidak memungkinkan, mereka enggan berangkat, sehingga pemberian imunisasinya menjadi tertunda.</p>
<p>Hal tersebut menjadikan kawatir bidan desa, Roida Ulyah. Menurutnya, imunisasi yang tidak tepat waktu menjadikan kekebalan anak tidak maksimal, namun hasilnya tetap efektif membentuk kekebalan. “ Maka saat ini kami segerakan imunisasi menurut kebutuhannya, agar tak lebih terlambat , Yakni BCG, DPT HBHIB pentabio, polio, dan MR,&#8221; harapnya.</p>
<p>Agar sekitar 300 balita Desa Wonoayu terjaga dari stunting kegiatan Posyandu selanjutnya akan dilaksanakan di pos kegiatan masing masing di hari yang berbeda. Kehadiran para ibu pun akan dijadwalan .</p>
<p>Dikatakan oleh istri Pj. Kepala Desa Wonoayu itu, untuk bulan depan setiap pos akan diaktifkan, dan dijadwal kehadiran para ibu sehingga tidak bergerombol. “ Sebelumnya akan kami beri arahan para kader dengan apa yang kami dapat dari Dinas Kesehatan, &#8221; ucapnya.<strong> (par/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116702</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Resmi Laporkan Kasus Jembatan Wonoayu ke Unit Tipikor Polres Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/warga-resmi-laporkan-kasus-jembatan-wonoayu-ke-unit-tipikor-polres-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 May 2020 10:09:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wonoayu]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[proyek mangkrak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114057-warga-resmi-laporkan-kasus-jembatan-wonoayu-ke-unit-tipikor-polres-lumajang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kasus jembatan penghubung dua desa di Rt 001 Rw 03 Dusun Darungan Desa Wonoayu Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang Jawa Timur yang sudah sekitar satu tahun lalu terbengkalai akhirnya dilaporkan oleh warga setempat ke Unit Tindak Pidana Korupsi Polres Lumajang. Kamis (7/5/2020). Warga menduga pembangunan jembatan tersebut ada ketidak beresan, dengan dilaporkannya proyek [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kasus jembatan penghubung dua desa di Rt 001 Rw 03 Dusun Darungan Desa Wonoayu Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang Jawa Timur yang sudah sekitar satu tahun lalu terbengkalai akhirnya dilaporkan oleh warga setempat ke Unit Tindak Pidana Korupsi Polres Lumajang. Kamis (7/5/2020).</p>
<p>Warga menduga pembangunan jembatan tersebut ada ketidak beresan, dengan dilaporkannya proyek tersebut ke Polisi, berharap penegak hukum bisa melakukan penyelidikan dan manakala ditemukan adanya kesalahan atau penyalahgunaan agar ditindak tegas.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-114058" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200509-WA0038-copy.jpg?resize=740%2C370&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="370" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200509-WA0038-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200509-WA0038-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200509-WA0038-copy.jpg?resize=600%2C300&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200509-WA0038-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Proyek jembatan itu sudah lama terbengkalai, muda &#8211; mudahan pihak kepolisian bisa mengungkap dan menindak tegas jika memang ada penyimpangan,&#8221; kata HD salah seorang warga.</p>
<p>Hal senada disampaikan warga yang lain, setelah membaca berita, ia baru mengetahui jika anggaran jembatan tersebut mencapai Rp 175 juta rupiah dan anggaran tersebut berasal dari dana BKK Format Pengajuan Usulan Program Serap Aspirasi Masyarakat Tahun Anggaran 2018.</p>
<p>Namun hingga saat ini masih belum terealisasi. Hanya terlihat lubang pondasi dan beberapa tiang besi. Janggalnya lagi tiang besi yang sebagian sudah berdiri merupakan besi rel kereta api dan ada beberapa rel kereta api ukuran panjang yang ada dilokasi yang diduga akan digunakan sebagai bahan jembatan.</p>
<p>&#8220;Saya baru tau setelah membaca berita. Muda-mudahan penegak hukum bisa mengungkap ini semua, soalnya sudah kurang lebih satu tahun terbengkalai, terus uangnya kemana kok tidak diselesaikan,&#8221; ujar MT warga lainnya.</p>
<p>Pantauan Wartawan Memontum.com dilokasi tidak terpasang nambor proyek sehingga masyarakat tidak mengetahui berapa nilai anggaran dan voleme serta tenggang waktu pekerjaan proyek tersebut. Padahal harusnya nambor tersebut dipasang untuk keterbukaan informasi publik.</p>
<p><strong>BACA : </strong><a href="https://lumajang.memontum.com/1991-jembatan-mangkrak-di-wonoayu-lumajang-tanggung-jawab-siapa" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Jembatan ‘Mangkrak’ di Wonoayu Lumajang, Tanggung Jawab Siapa..?</a></p>
<p>Dengan Keterbukaan informasi publik maka akan memberikan keuntungan baik bagi masyarakat maupun badan publik untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan publik dan pengelolaan badan publik yang baik serta Mendorong penyelenggaraan negara yang baik, yaitu transparansi, efektifitas, efisiensi, dan akuntabel.</p>
<p>Keterbukaan Informasi menjadi hal yang sangat penting untuk mewujudkan Good Governance. Sesuai dengan mandate UU Nomo 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.<strong> (adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114057</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jembatan &#8216;Mangkrak&#8217; di Wonoayu Lumajang, Tanggung Jawab Siapa..?</title>
		<link>https://memontum.com/jembatan-mangkrak-di-wonoayu-lumajang-tanggung-jawab-siapa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2020 14:10:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wonoayu]]></category>
		<category><![CDATA[proyek mangkrak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/113567-jembatan-mangkrak-di-wonoayu-lumajang-tanggung-jawab-siapa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Proyek Pembangunan Jembatan Beton tanpa nambor dari dana BKK atas nama mantan Anggota Dewan Lumajang inisial &#8216;NQ&#8217; di Dusun Darungan Desa Wonoayu Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Hingga saat ini dalam kondisi &#8216;Mangkrak&#8217;. Jembatan penghubung Desa Wonoayu dengan Desa Wates Kulon itu dari data informasi yang berhasil dihimpun memontum.com merupakan Format [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Proyek Pembangunan Jembatan Beton tanpa nambor dari dana BKK atas nama mantan Anggota Dewan Lumajang inisial &#8216;NQ&#8217; di Dusun Darungan Desa Wonoayu Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Hingga saat ini dalam kondisi &#8216;Mangkrak&#8217;.</p>
<p>Jembatan penghubung Desa Wonoayu dengan Desa Wates Kulon itu dari data informasi yang berhasil dihimpun memontum.com merupakan Format Pengajuan Usulan Program Serap Aspirasi Masyarakat Untuk Tahun Anggaran 2018. Sasaran BKK Rt 001 Rw 03 Dusun Darungan dengan besaran nilai Rp 175 juta rupiah.</p>
<p>Namun hingga saat ini Jembatan tersebut kelihatan seperti terbengkalai. Hanya terlihat lubang pondasi dan beberapa tiang besi yang sudah terpasang serta ada beberapa bambu yang sudah lapuk serta sejumlah besi rel kereta api berukuran panjang yang diduga akan dibuat bahan jembatan.</p>
<p>Ketika dikonfirmasi terkait hal itu pada Minggu (3/5/2020) siang via WhatsApp &#8216;NQ&#8217; membenarkan hal tersebut bahkan dengan bahasa madura mengatakan jika dana BKK turun langsung ke rekening Desa.</p>
<p>&#8220;Kan mun BKK toronnah ka rekening disah (Kan Jika BKK Turunnya ke rekening desa)<br />
Iyeeh (Iya) mas&#8230;ajiah (Itu) pengajuan tahun 2018 biasanya pencairan 2019,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sempat dengan bahasa madura, melalui percakapan itu juga &#8216;NQ&#8217; meminta hal itu untuk dibiarkan. Ella rapah kah..tak reng kor la mareh guk lagguk dih.. Yang artinya kurang lebih &#8220;besok &#8211; besok jembatan yang penting selesai,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, Menurut warga setempat, tahun lalu sempat ada kerja bakti (gotong royong) seolah mau bikin jembatan. Akan tetapi berhenti ditengah jalan, dan hingga kini kian tak berlanjut.</p>
<p>&#8221;Tahun lalu ada kerja bhakti, di jembatan itu. Dan berhenti sampai sekarang ini,&#8221; ucap warga yang enggan disebutkan namanya. <strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">113567</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Babinsa, Babinkamtibmas dan Pemdes Wonoayu Kompak Semprot Disinfektan</title>
		<link>https://memontum.com/babinsa-babinkamtibmas-dan-pemdes-wonoayu-kompak-semprot-disinfektan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2020 11:10:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wonoayu]]></category>
		<category><![CDATA[Penyemprotan Disinfektan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110231</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Unsur tiga pilar yang terdiri Babinsa, Babinkamtibmas dan Pemdes Wonoayu. Kecamatan Wonoayu bergerak bersama warga menyemprotkan disinfektan ke lingkungan untuk mencegah menjalarnya wabah corona di masyarakat. Dalam kesempatan itu sebanyak 20 RT, 5 RW mendapat semprotan di hari itu, sehingga diharapkan sekitar 4.230 warga akan terjaga dari penularan virus yang meresahkan saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Unsur tiga pilar yang terdiri Babinsa, Babinkamtibmas dan Pemdes Wonoayu. Kecamatan Wonoayu bergerak bersama warga menyemprotkan disinfektan ke lingkungan untuk mencegah menjalarnya wabah corona di masyarakat.</p>
<p>Dalam kesempatan itu sebanyak 20 RT, 5 RW mendapat semprotan di hari itu, sehingga diharapkan sekitar 4.230 warga akan terjaga dari penularan virus yang meresahkan saat ini. Penyemprotan itu dilaksanakan setelah beberapa hari lalu berhasil menertiban warkop agar tutup dan menghimbau warga untuk tidak berkumpul antara satu dengan yang lain.</p>
<p>Yanis Hadi P, Pejabat Kepala Desa Wonoayu mengharap upaya semua pihak tersebut dapat melindungi warganya.&#8221; Dengan dukungan pemerintah pusat melalui Dana Desa, banyak yang kami upayakan untuk tanggap darurat saat ini, salah satunya penyemprotan disinfektan di seluruh lingkungan desa. Mudah mudahan seluruh warga sehat dan selamat sehingga kita semua dapat menjalani hidup dengan normal,&#8221; harapnya.</p>
<p>Penyemprotan itu juga diikuti anggota Babinsa Koramil 0816 Wonoayu dan Babinkamtibmas Polsek Wonoayu. Mereka bersama warga, bahu membahu melaksanakan penyemprotan . Semua warga menyambut baik tindakan pencegahan itu sehingga tak ada kendala di lapangan.</p>
<p>Warga yang proaktif terhadap pencegahan wabah corono itu dirasakan oleh Bripka Rony A. Menurutnya , warga sangat membantu petugas. “ Sebelumnya ketika petugas melaksanakan penertiban warkop dan himbauan tidak berkumpul dipatuhi dan saat penyemprotan ini warga menyambut baik, itu sangat membantu, &#8221; tuturnya.<strong> (par/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110231</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Camat Wonoayu Ingatkan, Pj Kepala Desa Harus Netral</title>
		<link>https://memontum.com/camat-wonoayu-ingatkan-pj-kepala-desa-harus-netral</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Feb 2020 03:51:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wonoayu]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[PJ Kades]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/105915-camat-wonoayu-ingatkan-pj-kepala-desa-harus-netral</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Camat Wonoayu, H. Abdul Kifli melantikan Yanis Hadi Prasetyo sebagai Pejabat Kepala Desa Wonoayu, Jum&#8221;at (7/2/2020 ). Dalam sambutannya Kifli mengingatkan akan tugas Pj. Kades, terutama terkait Pilkades serentak Sidoarjo April mendatang dan mereka harus netral. Menurutnya, tahun ini setidaknya ada 14 desa yang akan melaksanakan Pilkades di Kecamatan Wonoayu. &#8221; Tugas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Camat Wonoayu, H. Abdul Kifli melantikan Yanis Hadi Prasetyo sebagai Pejabat Kepala Desa Wonoayu, Jum&#8221;at (7/2/2020 ). Dalam sambutannya Kifli mengingatkan akan tugas Pj. Kades, terutama terkait Pilkades serentak Sidoarjo April mendatang dan mereka harus netral.</p>
<p>Menurutnya, tahun ini setidaknya ada 14 desa yang akan melaksanakan Pilkades di Kecamatan Wonoayu. &#8221; Tugas Pj. Kepala Desa utamanya adalah mengawal Pilkades sementara tugas lain menjalankan roda pemerintahan desa,&#8221; jelasnya</p>
<p>Lebih lanjut Kifil menyatakan dengan terdaftarnya 6 orang bakal calon kepala desa di Desa Wonoayu, mereka harus mengkuti seleksi untuk mendapatkan 5 calon yang akan mengikuti pemilihan kepala Desa Wonoayu .</p>
<p>&#8221; Dimanapun Pj. Kepala Desa harus netral, jangan sampai condong ke salah satu calon. Kalau ada yang tahu Pj Kepala Desa mendukung salah satu silahkan laporkan saya, karena sanksi Pj yang tidak netral pasti urusan dengan saya dan Banwas Kabupaten ,&#8221; ingatnya dengan tegas.</p>
<p>Atas peringatan tegas Camat Wonoayu, Yanis yang sebelumnya bertugas di Pengelola Keamanan dan Ketertiban Umum di Kecamatan Wonoayu itu ( Yanis ) menyatakan akan segera menyesuaikan diri dan berkoordinasi dengan lembaga desa.</p>
<p>&#8221; Saya akan netral dalam Pilkades dan agar semua tugas terlaksana dengan baik, saya akan berkoordinasi dengan lembaga yang ada termasuk panitia Pilkades dan masyarakat. Karena tanpa bantuan pihak yang berkompeten, tugas tak akan berhasil,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Menurutnya, dengan masa tugas paling lama setahun hingga adanya Kades definitif, Yanis yang ASN di Kecamatan Wonoayu itu tidak mengurangi semangatnya berbuat yang terbaik. &#8221; Saya sadari tidak ada organisasi maupun pelaksananya yang sempurna, sehingga saya akan memberikan yang terbaik agar roda Pemerintah Desa Wonoayu akan semakin baik pula untuk masyarakat,&#8221; tekadnya. <strong>(par/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">105915</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wina Nurnama, Wujudkan Wonoayu Kian Berprestasi</title>
		<link>https://memontum.com/wina-nurnama-wujudkan-wonoayu-kian-berprestasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Sep 2019 10:59:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wonoayu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/92262-wina-nurnama-wujudkan-wonoayu-kian-berprestasi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Menuju jabatanya ke tiga periode, Wina Nurnama S.Sos.M.Si Kepala Desa Wonoayu Kecamatan Wajak Kabupaten Malang, yaitu mewujudkan Desa berpenduduk 1551 jiwa ini semakin maju. Saat ini, Desa Wonoayu sendiri mulai banyak dikunjungi wisatawan,itu dengan dibangunnya stadion olahraga di desa setempat. &#8220;Dengan dibangunnya wisata sport nanti,Desa Wonoayu akan menjadi destinasi wisata,khususnya untuk warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Menuju jabatanya ke tiga periode, Wina Nurnama S.Sos.M.Si Kepala Desa Wonoayu Kecamatan Wajak Kabupaten Malang, yaitu mewujudkan Desa berpenduduk 1551 jiwa ini semakin maju.</p>
<p>Saat ini, Desa Wonoayu sendiri mulai banyak dikunjungi wisatawan,itu dengan dibangunnya stadion olahraga di desa setempat.</p>
<p><div id="attachment_92263" style="width: 202px" class="wp-caption alignleft"><img aria-describedby="caption-attachment-92263" decoding="async" class="size-full wp-image-92263" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190910-WA0046.jpg?resize=192%2C144&#038;ssl=1" alt="Stadion olahraga Desa Wonoayu. (Sur)" width="192" height="144" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-92263" class="wp-caption-text"><strong>Stadion olahraga Desa Wonoayu. (Sur)</strong></p></div></p>
<p>&#8220;Dengan dibangunnya wisata sport nanti,Desa Wonoayu akan menjadi destinasi wisata,khususnya untuk warga Malang Raya bahkan Jawa Timur,&#8221; terang istri Miskat anggota DPRD Kabupaten Malang ini beberapa waktu lalu.</p>
<p>Kedepan, tambah Wina, Ia akan ditambah kolam renang,sirkuit motor, olahraga keluarga dan jogging track,bahkan stadion Wonoayu ini juga akan digunakan untuk latihan Arema senior.</p>
<p>Disinggung mengenai pembangunan sarana infrastruktur yang belum tersentuh saat ini hanya tinggal sekitar 25 %.&#8221;Ke depan akan kami lanjutkan, &#8221; ulasnya.</p>
<p>Sementara, Miskat SH MH,tokoh masyarakat Desa Wonoayu sekaligus anggota DPRD Kabupaten Malang berharap,enam tahun kedepan, Desa Wonoayu harus benar-benar berubah. Kata suami Wina Nurmala,Kades Wonoayu ini, saat ini Pemdes Wonoayu juga telah membangun jalan tembus menuju Dusun Sarirejo Sumberputih.</p>
<p>&#8220;Jalan yang dulunya sempit itu dilebarkan. Pastinya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Dengan sarana infrastruktur yang sudah dibangun oleh Pemerintahan Desa ini,akan berdampak pada semua hajat hidup masyarakat, &#8221; urai sosok yang juga pernah menjabat Kades Wonoayu selama 2 periode ini.</p>
<p>Sekilas tentang Desa Wonoayu,sebelah timur berbatasan dengan Desa Sumberputih, wilayah sebelah utara berbatasan dengan Desa Bambang, wilayah sebelah barat berbatasan dengan Desa Bringin dan wilayah sebelah selatan berbatasan dengan Desa Sumber Putih.</p>
<p>Perkembangan Desa Wonoayu boleh dibilang sangat pesat,itu terbukti dengan akses jalan menuju desa yang sudah beraspal dan tertata rapi. Juga beberapa dari warga desanya telah mandiri dalam hal memanfaatkan peluang usaha di berbagai sektor. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">92262</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
