<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>desain &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/desain/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Sep 2025 12:51:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>desain &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jelang Lomba Desain Motif Batik 2025, Dekranasda Lamongan Gelar Workshop Batik untuk Peserta</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-lomba-desain-motif-batik-2025-dekranasda-lamongan-gelar-workshop-batik-untuk-peserta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda]]></category>
		<category><![CDATA[desain]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225943</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Dekranasda Kabupaten Lamongan menggelar workshop batik yang berlangsung di Pendopo Lokatantra, Kamis (11/09/2025) tadi. Pelaksanaan yang dikhususkan untuk peserta lomba itu, dimaksudkan untuk persiapan lomba desain motif batik 2025, yang akan digelar 16 September mendatang. Pelaksanaan yang dibuka Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Lamongan, Anang Taufik, bertujuan untuk memberikan wawasan kepada peserta. Yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Dekranasda Kabupaten Lamongan menggelar workshop batik yang berlangsung di Pendopo Lokatantra, Kamis (11/09/2025) tadi. Pelaksanaan yang dikhususkan untuk peserta lomba itu, dimaksudkan untuk persiapan lomba desain motif batik 2025, yang akan digelar 16 September mendatang.</p>



<p>Pelaksanaan yang dibuka Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Lamongan, Anang Taufik, bertujuan untuk memberikan wawasan kepada peserta. Yang mana, bahwa lomba yang akan digelar bukan sekedar mengerahkan kemampuan menggambar, melainkan memahami teknik membatik dengan benar.</p>



<p>Sekedar diketahui, bahwa batik adalah wastra (kain tradisional) warisan budaya Indonesia, yang memiliki kekayaan makna dan keindahan. &#8220;Pada tahun ini workshop batik digelar sebelum pelaksanaan lomba, karena untuk memberikan wawasan teknik membatik sesuai kaidah bagi para peserta. Karena memahami teknik membatik juga bagian dari melestarikan warisan budaya,&#8221; kata Anang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Seperti yang dijelaskan nara sumber workshop batik, Lintu Tulistyantoro, bahwa batik Lamongan masuk kategori batik pesisir, karena memiliki ciri khas. Seperti ragam hias flora dan fauna yang natural, pilihan warna yang cerah dan beragam (terutama merah dan biru), serta motif yang terinspirasi dari lingkungan sekitar pesisir.</p>



<p>Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan technical meeting kepada 180 peserta yang sudah mendaftar lomba desain motif batik 2025. Diantaranya, adalah peserta harus membuat desain motif tema makanan dan wisata Lamongan. Untuk kategori SD/MI (kelas 1 sampai 3) bisa menggambar secara langsung di Pendopo Lokatantra tanggal 16 September menggunakan pensil warna atau crayon. Sedangkan kategori SD/MI (kelas 4 sampai 6) dan SMP/MTs menggambar menggunakan cat air atau minyak secara langsung di Pendopo Lokatantra tanggal 16 September. Lalu untuk kategori umum (usia 15 sampai 50) bisa menggambar di rumah dan menyediakan tiga desain motif batik.</p>



<p>Semua desain motif batik itu, belum pernah ditampilkan pada semua jenis lomba lainnya. <strong>(kom/son/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225943</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Jember Raih Juara 1 Desain Stand Terbaik di Pameran Bojonegoro Wastra Batik Festival</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-jember-raih-juara-1-desain-stand-terbaik-di-pameran-bojonegoro-wastra-batik-festival</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bojonegoro]]></category>
		<category><![CDATA[desain]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[wastra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223213</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Kabupaten Jember melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Jember, berhasil meraih penghargaan dalam Bojonegoro Wastra Batik Festival, Sabtu (21/06/2025) tadi. Adapun aspek penilaian stand terbaik itu, meliputi desain stand, tatanan display produk, serta pelayanan terhadap pengunjung dan survei kepuasan pengunjung dari pihak penyelenggara. Stand Pemkab Jember sendiri dalam gelaran itu menghadirkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Kabupaten Jember melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Jember, berhasil meraih penghargaan dalam Bojonegoro Wastra Batik Festival, Sabtu (21/06/2025) tadi. Adapun aspek penilaian stand terbaik itu, meliputi desain stand, tatanan display produk, serta pelayanan terhadap pengunjung dan survei kepuasan pengunjung dari pihak penyelenggara.</p>



<p>Stand Pemkab Jember sendiri dalam gelaran itu menghadirkan dan mempromosikan berbagai produk unggulan dari Kabupaten Jember. Seperti batik, ecoprint, kerajinan, makanan kemasan, kopi, cokelat dan cerutu.</p>



<p>Di momen tersebut, pengunjung sangat antusias mengunjungi dan membeli produk-produk di stand Pemkab Jember. Ajang pameran ini sendiri, sebagai bentuk promosi potensi daerah Kabupaten Jember dan memperluas jaringan pasar sehingga para pengunjung lokal, nasional maupun internasional mengenal Kabupaten Jember sebagai penghasil produk-produk UMKM terbaik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Jember bersama dengan Dekranasda Kabupaten Jember mendapatkan Juara 1 desain stand terbaik,&#8221; kata Kepala Diskopum Jember, Sartini.</p>



<p>Sementara untuk Juara 2, diraih Kota Surakarta dan Juara 3 diraih Dekranasda Provinsi Jawa Timur. Sedangkan juara favorit, diperoleh Kabupaten Sidoarjo. &#8220;Alhamdulillah, Juara 1 mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 5,5 juta. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Jember. Khususnya, kepada teman-teman pelaku usaha, pembatik dan pelaku usaha ekoprin serta ekraf yang ada di Jember,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sartini menambahkan, kegiatan Bojonegoro Wastra Batik Festival diikuti oleh 105 kabupaten dan kota di Jawa Timur dan juga dari Jawa Tengah. Sementara terkait keberhasilan yang diperoleh, disampaikan jika itu berkat kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223213</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Malang Terima Desain Revitalisasi dan Mobil Layanan Pajak</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-terima-desain-revitalisasi-dan-mobil-layanan-pajak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Feb 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[desain]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219347</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, menerima pre eliminary design (desain awal,red) untuk Pasar Besar dan revitalisasi Kayutangan Heritage dari Corporate Sosial Responsibility (CSR) Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Komisariat Wilayah Malang, dalam pelaksanaan apel pagi, Senin (17/02/2025) tadi. Selain itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang juga menerima satu unit mobil keliling untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, menerima pre eliminary design (desain awal,red) untuk Pasar Besar dan revitalisasi Kayutangan Heritage dari Corporate Sosial Responsibility (CSR) Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Komisariat Wilayah Malang, dalam pelaksanaan apel pagi, Senin (17/02/2025) tadi.</p>



<p>Selain itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang juga menerima satu unit mobil keliling untuk pelayanan pembayaran pajak dari CSR Bank Jatim. Karena itu, pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang ini menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan pelaku usaha dalam pembangunan Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah hari ini apel yang sangat istimewa. Karena dari dunia perbankan dan arsitektur Kota Malang turut berkontribusi bagi Kota Malang, tidak hanya bentuk uang, tapi desain yang tetap menjaga heritage, ini luar biasa,&#8221; kata Pj Wali Kota Iwan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa pre eliminary yang diberikan merupakan konsep pendahuluan. Karenanya, dirinya berharap ke depan dapat terus mendampingi dan mengawal untuk penyusunan Detail Engineering Design (DED) tersebut.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah sudah 60 hingga 70 persen yang sudah disusun melalui tahap pertama CSR melalui IAI dengan tim. Hari ini mudah-mudahan kita bisa menyerahkan kelengkapan data dukung untuk pasar besar,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Di akhir, Pj Wali Kota Iwan berharap dengan dilakukan revitalisasi nantinya dapat meningkatkan daya saing Pasar Besar sebagai pusat tradisional di Kota Malang. Termasuk, nantinya juga dapat memperkuat identitas dari Kayutangan Heritage sebagai destinasi yang berkonsep cagar budaya.</p>



<p>&#8220;Jika tidak segera ditata dengan konsep heritage yang kuat, daya tarik akan menurun seiring dengan meningkatnya kepadatan di kawasan tersebut,&#8221; imbuh Iwan. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219347</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Pembangunan Fasilitas Olah Raga, Pemkot Malang Susun Desain Olah Raga Daerah</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-pembangunan-fasilitas-olah-raga-pemkot-malang-susun-desain-olah-raga-daerah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Oct 2024 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[desain]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215572</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, mulai menyusun Desain Olah Raga Daerah (DOD). Itu dilakukan, untuk mendukung pengembangan olah raga di tingkat lokal Kota Malang. Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, menjelaskan bahwa penyusunan DOD ini merupakan tindak lanjut dari amanat Peraturan Presiden No. 86 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, mulai menyusun Desain Olah Raga Daerah (DOD). Itu dilakukan, untuk mendukung pengembangan olah raga di tingkat lokal Kota Malang.</p>



<p>Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, menjelaskan bahwa penyusunan DOD ini merupakan tindak lanjut dari amanat Peraturan Presiden No. 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olah Raga Nasional (DBON). “Penyusunan DOD ini penting untuk memastikan pembangunan olah raga di Kota Malang sejalan dengan skala nasional dan berkelanjutan,” kata Baihaqi, Jumat (18/10/2024) tadi.</p>



<p>Baihaqi menambahkan, bahwa DOD menjadi salah satu syarat utama bagi Pemkot Malang, untuk mendapatkan bantuan dana dari pemerintah pusat, terutama dalam rencana renovasi Stadion Gajayana. Sebelumnya, pengajuan dana tersebut terkendala karena Kota Malang belum memiliki DOD.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Targetnya, DOD Kota Malang rampung pada tahun 2025. Dengan adanya DOD, pengembangan olah raga di Kota Malang, akan lebih terarah dan memudahkan pengajuan dana ke pemerintah pusat jika diperlukan.</p>



<p>&#8220;Saat ini, renovasi fasilitas seperti Stadion Gajayana dan GOR Ken Arok masih menggunakan APBD. Jika ingin ditingkatkan ke standar nasional atau internasional, DOD akan menjadi panduan yang jelas,&#8221; jelas Baihaqi.</p>



<p>Selain itu, ditambahkannya jika Kota Malang yang beberapa kali menjadi tuan rumah berbagai kompetisi nasional akan kembali menyelenggarakan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) pada 2025. Hal ini menunjukkan kesiapan Kota Malang dalam menyediakan sarana dan prasarana olah raga yang memadai.</p>



<p>&#8220;DOD akan mendetailkan arah dan rencana pembangunan olah raga di Kota Malang, termasuk peningkatan fasilitas yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan olah raga,&#8221; imbuh Baihaqi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215572</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Memanfaatkan Dana Cukai, Disnaker PMPTSP Bekali Pencaker Desain Multimedia</title>
		<link>https://memontum.com/memanfaatkan-dana-cukai-disnaker-pmptsp-bekali-pencaker-desain-multimedia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Sep 2024 11:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[bekali]]></category>
		<category><![CDATA[Cukai]]></category>
		<category><![CDATA[DBHCHT]]></category>
		<category><![CDATA[desain]]></category>
		<category><![CDATA[Disnaker]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[memanfaatkan]]></category>
		<category><![CDATA[multimedia]]></category>
		<category><![CDATA[optimalkan]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[pencaker]]></category>
		<category><![CDATA[pmptsp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213803</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Di era industri 4.0 seperti saat ini, kehadiran desainer multimedia untuk memproduksi konten menarik makin dicari. Desainer multimedia sendiri, menjadi garda depan bagi media kampanye, promosi atau periklanan. Menjawab kebutuhan ini, Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang menggelar &#8216;Pelatihan Desainer Multimedia&#8217; bagi para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Di era industri 4.0 seperti saat ini, kehadiran desainer multimedia untuk memproduksi konten menarik makin dicari. Desainer multimedia sendiri, menjadi garda depan bagi media kampanye, promosi atau periklanan.</p>



<p>Menjawab kebutuhan ini, Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang menggelar &#8216;Pelatihan Desainer Multimedia&#8217; bagi para Pencari Kerja (Pencaker). Kegiatan ini, dilaksanakan selama enam hari, yaitu mulai Senin (02/09/2024) hingga Sabtu (07/09/2024) di Hotel Pelangi Kota Malang.</p>



<p>Kepala Disnaker PMPTSP Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, menyebutkan bahwa melihat dunia digital yang makin berkembang pesat, pihaknya ingin memaksimalkan kompetensi dan keterampilan para Pencaker dengan memberikan bekal melalui pelatihan teori dan praktek desainer multimedia muda. “Diharapkan teman-teman ini nantinya tidak sekadar menjadi karyawan, tapi juga bisa mengembangkan dan memiliki karakter entrepreneur di bidang jasa desain multimedia. Jadi, nantinya mereka tidak sekadar menjadi karyawan, tapi bisa membangun usahanya sendiri,” katanya, saat membuka pelatihan, Senin (02/09/2024) tadi.</p>



<p>Pelatihan yang memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) ini, diikuti oleh 45 Pencaker dan akan banyak materi yang didapat oleh peserta dalam pelatihan. Bahkan tidak hanya terbatas teknik multimedia, namun peserta juga diberikan ilmu tentang penerapan keamanan data dan mutu produk hingga menjalin relasi dengan klien. Bahkan, peserta pun diwajibkan mengikuti uji sertifikasi kompetensi yang dilaksanakan di akhir kegiatan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="424" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/09/Optimalkan-Anggaran-DBHCHT-Disnaker-PMPTSP-Kota-Malang-Bekali-Pencaker-Pelatihan-Desain-Multimedia-2.jpg?resize=600%2C424&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-213806" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/09/Optimalkan-Anggaran-DBHCHT-Disnaker-PMPTSP-Kota-Malang-Bekali-Pencaker-Pelatihan-Desain-Multimedia-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/09/Optimalkan-Anggaran-DBHCHT-Disnaker-PMPTSP-Kota-Malang-Bekali-Pencaker-Pelatihan-Desain-Multimedia-2.jpg?resize=300%2C212&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /></figure></div>


<p></p>



<p>Sekedar diketahui, Disnaker PMPTSP Kota Malang dari tahun ke tahun secara rutin menggelar berbagai pelatihan bagi para Pencaker. Tercatat, pada tahun 2024 ini ada delapan pelatihan yang diselenggarakan, yakni terkait administrasi perkantoran, tata kecantikan rambut, hantaran, konten kreator, kesehatan tradisional, teknisi telepon seluler, terapis kecantikan spa hingga desainer multimedia. Berbagai pelatihan ini, diselenggarakan bersumber dari dana APBD hingga DBHCHT.</p>



<p>“Penyelenggaraan beragam kegiatan pelatihan semacam ini, tentu tujuan akhirnya akan dapat mengurangi pengangguran serta dapat meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan masyarakat,” tambah Arif.</p>



<p>Sementara itu secara terpisah, Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, menuturkan bahwa pemanfaatan&nbsp; DBHCHT harus seoptimal mungkin untuk kepentingan masyarakat. Salah satu di antaranya, seperti pelatihan digelar oleh Disnaker PMPTSP ini.</p>



<p>&#8220;Melalui pelatihan ini, diharapkan ada transfer knowledge sekaligus pembekalan keterampilan terapan. Sehingga, peserta memiliki opsi di bidang kewirausahaan secara mandiri,&#8221; terang Pj Wali Kota Iwan. <strong>(kom/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213803</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lomba Desain Motif Batik Khas Kota Probolinggo Lahirkan Desainer Batik Berkualitas</title>
		<link>https://memontum.com/lomba-desain-motif-batik-khas-kota-probolinggo-lahirkan-desainer-batik-berkualitas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jul 2024 14:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berkualitas]]></category>
		<category><![CDATA[desain]]></category>
		<category><![CDATA[Desainer]]></category>
		<category><![CDATA[lahirkan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211467</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Probolinggo &#8211; Sebanyak enam orang desainer batik berhasil menyabet juara lomba desain motif batik khas Kota Probolinggo. Dimana, motif batik Sekar Sari karya Friday Purnama Sari, berhasil menjadi Juara I. Disusul, motif batik Sekar Arum Bayuangga karya unik Nur Sutami sebagai Juara II dan motif batik Ayu Ning Jagad karya Heny Ratna Sari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Probolinggo</strong> &#8211; Sebanyak enam orang desainer batik berhasil menyabet juara lomba desain motif batik khas Kota Probolinggo. Dimana, motif batik Sekar Sari karya Friday Purnama Sari, berhasil menjadi Juara I. Disusul, motif batik Sekar Arum Bayuangga karya unik Nur Sutami sebagai Juara II dan motif batik Ayu Ning Jagad karya Heny Ratna Sari sebagai Juara III.</p>



<p>Sementara untuk Juara Harapan I, berhasil diraih oleh Mujiono dengan motif batik Mangga Anggur Kaltabayu. Juara Harapan II, diraih oleh Made Malvinas dengan motif batik Mantra dan Juara Harapan III diraih oleh Firman Abidin Arsyad dengan motif batik Jaran Bodhag Mangga Anggur.</p>



<p>Pengumuman hasil lomba itu, dibacakan langsung pada malam penganugerahan lomba cipta desain khas batik Kota Probolinggo di Alun-alun, Rabu (03/07/2024) tadi. Pj Ketua Dekranasda Kota Probolinggo, Rr Dewi Maharani Eka Putri, dalam kesempatan itu mengaku kagum dan mengapresiasi karya-karya desain para peserta lomba desain motif batik khas Kota Probolinggo tahun 2024. Seperti yang diketahui, lomba desain motif batik khas Kota Probolinggo berlangsung selama kurang lebih 1,5 bulan dari tanggal 20 Mei sampai dengan 30 Juli 2024 lalu. Sementara total keseluruhan karya desain yang masuk di meja juri sampai batas akhir pengumpulan, ada sebanyak 109 peserta.</p>



<p>“Bukan hal yang mudah bagi kami, dewan juri untuk memilih 10 besar terbaik. Hampir semuanya memiliki desain motif batik yang luar biasa bagus. Karena ini ajang perlombaan, maka kami tetap harus menentukan 10 besar terbaik dan menentukan pemenang berdasarkan penilaian ketiga dewan juri,” terangnya.</p>



<p>Dewi Maharani menambahkan, bahwasannya dewan juri melakukan penilaian berdasarkan pada empat aspek. Meliputi kreativitas, harmonisasi, komposisi warna dan motif batik anggur dan mangga. Pada 10 besar terbaik yang terpilih tersebut, telah memenuhi keempat aspek dengan anggur dan mangga sebagai ikon utamanya. “Komposisi desain yang pas, perpaduan warna yang menarik, desain motif dapat diaplikasikan untuk baju pria dan wanita. Dapat pula dikreasikan menjadi gaun atau jarit,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, lanjutnya, ikon anggur dan mangga dapat juga dikombinasikan dengan kesenian khas Kota Probolinggo, sejarah, letak geografis di daerah pesisir dan tapal kuda dengan komposisi yang pas dan menarik serta isen-isen yang terkesan kuat. Ada pula motif kombinasi anggur dan mangga dalam desain batik kontemporer, yakni batik nuansa baru tanpa pengulangan motif dengan menganut pola motif aliran batik mirror.</p>



<p>“Saya berharap, karya desain yang terpilih dapat menambah kekayaan dan keragaman motif batik khas Kota Probolinggo. Selamat kepada para pemenang lomba, semoga melalui kegiatan ini dapat meningkatkan promosi batik Kota Probolinggo sebagai kearifan lokal yang semakin mengglobal di kancah nasional maupun internasional,” paparnya.</p>



<p>Pemenang Juara I lomba cipta desain motif batik khas Kota Probolinggo, Friday Purnama Sari, mengaku tidak menyangka motif batiknya ditetapkan sebagai juara. Menurutnya, persaingan dalam perlombaan ini sangatlah ketat. Karena, banyak pembatik-pembatik baru yang bermunculan dan berani mengikuti kompetisi seperti ini.</p>



<p>“Kesulitannya adalah mencari tema yang pas untuk dijadikan ikon Kota Probolinggo. Proses pengerjaannya juga cukup sulit, karena awalnya berupa desain di kertas harus diaplikasikan ke kain. Jadi, sebisa mungkin harus sama persis dengan yang desain di kertas,” ungkapnya.</p>



<p>Melalui ajang bergengsi ini, Friday optimis prospek batik Kota Probolinggo ke depan sangat bagus dan berkembang pesat. Bahkan, bisa mencapai pasar nasional dan internasional karena motif batiknya yang tidak kalah dengan daerah lainnya.</p>



<p>“Terima kasih Pemkot Probolinggo, yang sudah mengapresiasi para pengrajin batik yang ada di Kota Probolinggo untuk menunjukkan karya-karya terbaiknya dalam ajang lomba ini. Mari tetap berkarya dan memberikan yang terbaik untuk Kota Probolinggo, terutama untuk kemajuan UKM-UKM yang ada di Kota Probolinggo, khususnya UKM batik,” papatnya. <strong>(kom/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211467</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Renovasi Stadion Gajayana, Pj Wali Kota Malang Sampaikan Butuh Desain Besar Olah Raga Daerah Agar Terintegrasi</title>
		<link>https://memontum.com/renovasi-stadion-gajayana-pj-wali-kota-malang-sampaikan-butuh-desain-besar-olah-raga-daerah-agar-terintegrasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jan 2024 10:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[desain]]></category>
		<category><![CDATA[Gajayana]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Renovasi]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[stadion]]></category>
		<category><![CDATA[terintegrasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204628</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana melakukan renovasi Stadion Gajayana. Bahkan, rencana ini masuk dalam kegiatan pembangunan prioritas di Kota Malang. “Ini nanti akan kita bahas bersama dengan Direktur Prasarana Strategis di bawah Kementerian PUPR. Di mana, mereka itu yang nantinya melaksanakan kegiatan pembangunan prioritas di pemerintah daerah (Pemda). Renovasi Stadion Gajayana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana melakukan renovasi Stadion Gajayana. Bahkan, rencana ini masuk dalam kegiatan pembangunan prioritas di Kota Malang.</p>



<p>“Ini nanti akan kita bahas bersama dengan Direktur Prasarana Strategis di bawah Kementerian PUPR. Di mana, mereka itu yang nantinya melaksanakan kegiatan pembangunan prioritas di pemerintah daerah (Pemda). Renovasi Stadion Gajayana ini sudah kita ajukan dan tentunya juga dalam rangka akan menghadapi kesiapan menjadi Tuan Rumah Porprov 2025,” kata Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Rabu (07/01/2024) tadi.</p>



<p>Disampaikan Pj Wali Kota, agar kebijakan olah raga nantinya dapat terintegrasi dengan baik, maka dibutuhkan Desain Besar Olah Raga Daerah (DBOD). Dan itu, merupakan kewenangan dan tugas yang harus dikerjakan oleh Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Jadi, itu semacam masterplan. Memang supaya terintegrasi, supaya kita tidak mengusulkan satu-satu. Jadi, kita disuruh buat itu dahulu dan tentu nanti saya akan meminta Pak Kadisporapar untuk membuat itu,” tambahnya.</p>



<p>Sebagai informasi, dalam pemberitaan sebelumnya bahwa biaya anggaran yang dibutuhkan untuk melakukan renovasi Stadion Gajayana yaitu sekitar Rp 200 miliar. Dan itu, akan dibebankan pada dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).</p>



<p>Diharapkan dalam proses renovasi tersebut, nantinya bisa menjadikan Stadion Gajayana lebih baik lagi. Bahkan, bisa bertaraf Internasional. Mulai dari tempat duduk yang full menggunakan single seat, kemudian penerangan, lintasan lari, penggantian rumput dan penunjang pertandingan lain. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204628</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
