<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>desaku &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/desaku/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Apr 2026 09:10:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>desaku &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Program Bunga Desaku, Pemkab Jember Uraikan Komitmen Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat Keagamaan</title>
		<link>https://memontum.com/program-bunga-desaku-pemkab-jember-uraikan-komitmen-perkuat-perlindungan-sosial-masyarakat-keagamaan</link>
					<comments>https://memontum.com/program-bunga-desaku-pemkab-jember-uraikan-komitmen-perkuat-perlindungan-sosial-masyarakat-keagamaan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[desaku]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[uraikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231552</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember melalui agenda strategis Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desaku), secara resmi memperkuat kebijakan perlindungan sosial bagi elemen masyarakat keagamaan. Hal itu, disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam kunjungan kerja pelaksanaan Program Bunga Desaku di Kantor Desa Mumbulsari, Selasa (07/04/2026) tadi. Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, memaparkan bahwa kerangka kebijakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember melalui agenda strategis Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desaku), secara resmi memperkuat kebijakan perlindungan sosial bagi elemen masyarakat keagamaan. Hal itu, disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam kunjungan kerja pelaksanaan Program Bunga Desaku di Kantor Desa Mumbulsari, Selasa (07/04/2026) tadi.</p>



<p>Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, memaparkan bahwa kerangka kebijakan integratif yang menggabungkan perlindungan ketenagakerjaan dengan jaminan akses pendidikan tinggi bagi putra-putri guru ngaji dan ketua pengajian. Secara formal, kebijakan ini berpijak pada upaya peningkatan kesejahteraan yang terukur.</p>



<p>Dijelaskan Bupati Fawait, bahwa Pemkab Jember telah melakukan sinkronisasi data guru ngaji guna memastikan mereka terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini, merupakan bentuk mitigasi risiko sosial ekonomi.</p>



<p>Apabila peserta mengalami musibah yang mengakibatkan kehilangan sumber nafkah utama, lanjutnya, maka pemerintah melalui mekanisme jaminan sosial akan memberikan santunan yang memadai. Termasuk, keberlanjutan beasiswa bagi ahli waris yang masih berada dalam usia sekolah.</p>



<p>&#8220;Integrasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan pemberian beasiswa merupakan instrumen kebijakan kami untuk menjamin stabilitas ekonomi keluarga penggerak pendidikan agama. Kami memastikan bahwa aspek pendidikan anak-anak mereka tetap terproteksi secara sistemik hingga tingkat perguruan tinggi,&#8221; kata Gus Fawait, saat menyapa unsur Muspika dan tokoh masyarakat Mumbulsari.</p>



<p>Lebih lanjut Bupati Fawait merinci, alokasi anggaran beasiswa tahun anggaran 2026, yang memiliki fokus pada afirmasi ekonomi. Tercatat, ada sebanyak 2.391 individu telah ditetapkan sebagai penerima manfaat dalam kategori ini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Struktur bantuan finansial yang diberikan, mencakup subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) atau SPP senilai Rp 5 juta pertahun akademik, serta tunjangan biaya hidup senilai Rp 6 juta pertahun (dialokasikan Rp 500 ribu per bulan). Sementara total bantuan yang diberikan, ada sebesar Rp 11 juta pertahun dan diharapkan mampu mereduksi beban finansial mahasiswa secara signifikan.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait juga mengumumkan perluasan kategori beasiswa yang lebih inklusif. Terdapat penambahan kategori beasiswa bagi para santri serta beasiswa kekhususan untuk putra-putri ketua pengajian.</p>



<p>Kebijakan ini, ujarnya, bersifat terbuka, dimana para calon penerima manfaat dapat menempuh pendidikan di berbagai institusi pendidikan tinggi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di lembaga pendidikan berbasis pesantren. &#8220;Syarat administratif utama adalah status kelulusan pada proses seleksi masuk perguruan tinggi yang bersangkutan,&#8221; urainya.</p>



<p>Implementasi program ini, sejalan dengan visi strategis Pemerintah Kabupaten Jember untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dengan memberikan kepastian pendidikan bagi keluarga guru ngaji, pemerintah daerah berupaya menciptakan mobilitas vertikal melalui jalur pendidikan formal.</p>



<p>Program ini, diharapkan dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan indeks literasi serta kualitas intelektual masyarakat Jember di masa depan. Selain itu, Gus Fawait juga berharap agar seluruh aparatur desa dapat membantu mensosialisasikan program ini agar tepat sasaran dan memberikan dampak optimal.</p>



<p>Dalam program Bunga Desaku di Mumbulsari, pelaksanaan ditutup dengan sesi dialog formal. Di mana, Bupati Fawait mendengarkan aspirasi mengenai teknis pelaksanaan beasiswa di lapangan, guna memastikan transparansi dan akuntabilitas penyaluran bantuan di masa mendatang. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/program-bunga-desaku-pemkab-jember-uraikan-komitmen-perkuat-perlindungan-sosial-masyarakat-keagamaan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231552</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bunga Desaku, Bupati Jember Terima Curhatan Ketua RW di Mumbulsari Mengenai Bandara</title>
		<link>https://memontum.com/bunga-desaku-bupati-jember-terima-curhatan-ketua-rw-di-mumbulsari-mengenai-bandara</link>
					<comments>https://memontum.com/bunga-desaku-bupati-jember-terima-curhatan-ketua-rw-di-mumbulsari-mengenai-bandara#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[curhatan]]></category>
		<category><![CDATA[desaku]]></category>
		<category><![CDATA[mengenai]]></category>
		<category><![CDATA[Mumbulsari]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231516</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desaku) Pemkab Jember di Halaman Kantor Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, dipadati ratusan warga, Senin (06/04/2026) tadi. Program ini, menjadi andalan Bupati Jember, Muhammad Fawait, untuk memangkas jarak antara birokrasi pemerintahan dengan denyut nadi kehidupan masyarakat di tingkat akar rumput. Acara yang dikemas secara santai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desaku) Pemkab Jember di Halaman Kantor Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, dipadati ratusan warga, Senin (06/04/2026) tadi. Program ini, menjadi andalan Bupati Jember, Muhammad Fawait, untuk memangkas jarak antara birokrasi pemerintahan dengan denyut nadi kehidupan masyarakat di tingkat akar rumput.</p>



<p>Acara yang dikemas secara santai dan khidmat ini, menjadi panggung terbuka bagi rakyat untuk menyampaikan unek-unek mereka. Salah satu momen yang paling mencuri perhatian, adalah saat Ketua RW 01 Dusun Krajan, Amiruddin, maju ke depan.</p>



<p>Dengan gaya bicara yang lugas namun tetap santun, Amiruddin membawa oleh-oleh berupa sederet aspirasi warga yang telah dirangkum dengan rapi. Dirinya mengawali pembicaraannya, dengan memberikan apresiasi tinggi terhadap visi pembangunan yang diusung oleh pemerintahan Gus Fawait yang dinilai sangat pro rakyat.</p>



<p>Tidak sekadar pujian yang dibawa Amiruddin, dirinya juga memberikan catatan kritis yang sangat tajam mengenai optimalisasi aset daerah, terutama keberadaan Bandara Notohadinegoro di Jember. Menurut pandangan Amiruddin dan warga Dusun Krajan, kemajuan ekonomi Jember tidak bisa dilepaskan dari peran bandara.</p>



<p>Namun, dirinya menyayangkan sarana penunjang menuju gerbang udara tersebut yang masih jauh dari kata mumpuni. Dirinyapun mencontohkan, kondisi jembatan yang menjadi akses utama menuju pintu masuk bandara.</p>



<p>Kondisinya dinilai perlu perhatian khusus, agar mobilitas tidak terhambat. Tidak hanya itu, Amiruddin juga menyoroti minimnya aktivitas pertokoan atau pusat ekonomi di sekitar bandara yang membuat kawasan tersebut terasa sepi dan kurang bergairah.</p>



<p>&#8220;Bandara adalah tolok ukur kemajuan ekonomi kita, tapi kalau sarana penunjangnya kurang, ekonomi warga sekitar sulit ikut terangkat,&#8221; ujar Amiruddin, yang kemudian diamini warga.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pembicaraan kemudian beralih ke isu yang lebih teknis namun krusial, yakni legalitas tanah. Amiruddin mengungkapkan, bahwa Program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) dan Prona seringkali menghadapi kendala di lapangan karena target bidang tanah yang ditetapkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) dirasa terlalu kaku.</p>



<p>Amiruddin mengusulkan, agar pemerintah daerah bisa menjembatani komunikasi dengan BPN untuk mengevaluasi atau bahkan menghapus target yang kaku tersebut. Sehingga, proses sertifikasi tanah bisa lebih fleksibel mengikuti kondisi riil di setiap desa.</p>



<p>Hal yang tidak kalah menarik, adalah usulan Amiruddin mengenai penampilan pengurus lingkungan. Dirinya mengusulkan, adanya pengadaan seragam dan sepatu baru untuk seluruh pengurus RT dan RW di wilayahnya. Baginya, penampilan yang rapi adalah bentuk profesionalitas dalam melayani warga.</p>



<p>Selain itu, dirinya juga menanyakan nasib program bantuan UMKM bertajuk Gerobak Cinta untuk tahun 2026. Amiruddin berharap, kuota bantuan ini ditambah karena masih banyak warganya di RW 01 yang sangat membutuhkan sarana usaha tersebut namun belum kebagian pada periode sebelumnya.</p>



<p>Mendengar semua aspirasi itu, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, memberikan respons yang sangat hangat dan antusias. Dirinya tidak merasa terganggu dengan catatan kritis tersebut, melainkan menjadikannya sebagai masukan berharga. Diskusi berlangsung sangat dinamis.</p>



<p>Menariknya, Gus Fawait justru menambahkan ide cerdik untuk melengkapi seragam RT/RW dengan kopiah resmi agar para ketua RW tampak lebih berwibawa di mata masyarakat. Bupati juga memberikan hadiah coklat kepada Amiruddin sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan ketajaman usulannya.</p>



<p>&#8220;Suara dari tingkat RW adalah fondasi utama dalam merumuskan kebijakan Jember di masa depan,&#8221; tegas Gus Fawait. <strong>(rio/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/bunga-desaku-bupati-jember-terima-curhatan-ketua-rw-di-mumbulsari-mengenai-bandara/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231516</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Program Bunga Desaku, Bupati Jember Serap Aspirasi Warga Kecamatan Mumbulsari</title>
		<link>https://memontum.com/program-bunga-desaku-bupati-jember-serap-aspirasi-warga-kecamatan-mumbulsari</link>
					<comments>https://memontum.com/program-bunga-desaku-bupati-jember-serap-aspirasi-warga-kecamatan-mumbulsari#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[desaku]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Mumbulsari]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231510</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desaku) Pemerintah Kabupaten Jember menjadi bukti hubungan erat antara birokrasi dan masyarakat Kabupaten Jember. Seperti halnya, saat Bunga Desaku di Halaman Kantor Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Bupati Jember, Muhammad Fawait, tampak akrab bersama masyarakat, Senin (06/04/2026) tadi. Pelaksanaan agenda rutin ini, sengaja dirancang sebagai forum dialogis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desaku) Pemerintah Kabupaten Jember menjadi bukti hubungan erat antara birokrasi dan masyarakat Kabupaten Jember. Seperti halnya, saat Bunga Desaku di Halaman Kantor Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Bupati Jember, Muhammad Fawait, tampak akrab bersama masyarakat, Senin (06/04/2026) tadi.</p>



<p>Pelaksanaan agenda rutin ini, sengaja dirancang sebagai forum dialogis yang inklusif, dimana pemerintah daerah dapat mendengar secara langsung hambatan serta harapan yang ada di tengah masyarakat. Dalam sesi dialog yang berlangsung tertib dan khidmat, Ketua RW 01 Dusun Krajan, Amiruddin, menyampaikan perspektif kritis serta saran strategis mengenai pembangunan daerah.</p>



<p>Salah satu perhatian utama yang disampaikan, adalah mengenai optimalisasi aset daerah, khususnya keberadaan Bandara Notohadinegoro. Dirinyapun menegaskan, bahwa sebagai salah satu aset vital, bandara harus didukung oleh ekosistem infrastruktur yang mumpuni untuk dapat memberikan dampak multiplier secara ekonomi.</p>



<p>Ketua RT itu juga menyoroti, akan perlunya perbaikan jembatan akses utama dan pengembangan kawasan komersial, di sekitar bandara agar tidak terjadi stagnasi ekonomi di wilayah tersebut. Selain urusan infrastruktur makro, persoalan administratif terkait program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) dan Prona juga menjadi bahasan utama.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pihak masyarakat melalui Ketua RW, mengusulkan adanya tinjauan ulang terhadap kebijakan penetapan target bidang tanah oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Warga berharap, agar pemerintah kabupaten dapat mengadvokasi sistem yang lebih adaptif dan tidak kaku. Sehingga, masyarakat pedesaan dapat memperoleh kepastian hukum atas tanah mereka dengan lebih mudah.</p>



<p>&#8220;Selain itu, keberlanjutan program bantuan sosial Gerobak Cinta untuk tahun anggaran 2026 menjadi harapan besar warga demi mendorong kemandirian ekonomi masyarakat prasejahtera di wilayah Mumbulsari,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Gus Fawait-sapaan Bupati Jember dalam tanggapannya, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas partisipasi aktif dan ketajaman analisis dari masyarakat Mumbulsari. Dirinya mengatakan, bahwa seluruh poin yang disampaikan akan menjadi masukan berharga dalam proses perencanaan pembangunan daerah ke depan.</p>



<p>Secara khusus, Bupati Fawait juga menyambut baik usulan mengenai atribut pengurus lingkungan dengan rencana penambahan kopiah sebagai simbol kewibawaan. Sebuah gestur humanis ditunjukkan oleh Gus Fawait, dengan memberikan cinderamata berupa cokelat kepada Amiruddin sebagai bentuk penghargaan atas keberaniannya dalam menyampaikan aspirasi warga. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/program-bunga-desaku-bupati-jember-serap-aspirasi-warga-kecamatan-mumbulsari/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231510</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Jember Sebut Program Bunga Desaku Efektif untuk Tingkatkan Layanan Adminduk hingga Pelosok</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-jember-sebut-program-bunga-desaku-efektif-untuk-tingkatkan-layanan-adminduk-hingga-pelosok</link>
					<comments>https://memontum.com/pemkab-jember-sebut-program-bunga-desaku-efektif-untuk-tingkatkan-layanan-adminduk-hingga-pelosok#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[adminduk]]></category>
		<category><![CDATA[desaku]]></category>
		<category><![CDATA[efektif]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[pelosok]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231289</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus menunjukkan komitmennya hadir di tengah-tengah masyarakat. Salah satunya, melalui inisiatif inovatif Program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku). Melalui program ini, birokrasi yang selama ini dianggap kaku, kini berubah menjadi layanan yang hangat dan menyapa warga hingga ke depan pintu rumah. Bahkan, berdasarkan laporan komprehensif [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus menunjukkan komitmennya hadir di tengah-tengah masyarakat. Salah satunya, melalui inisiatif inovatif Program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku).</p>



<p>Melalui program ini, birokrasi yang selama ini dianggap kaku, kini berubah menjadi layanan yang hangat dan menyapa warga hingga ke depan pintu rumah. Bahkan, berdasarkan laporan komprehensif dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember, sepanjang tahun 2025, kolaborasi lintas sektor ini telah berhasil memfasilitasi kebutuhan dasar warga akan identitas diri. Sebanyak 1.976 dokumen kependudukan, berhasil diterbitkan dalam 12 rangkaian kegiatan yang tersebar di delapan kecamatan strategis.</p>



<p>Kepala Dispendukcapil Jember, Bambang Saputro, dalam keterangannya menjelaskan bahwa perjalanan layanan jemput bola ini dimulai dengan intensitas tinggi pada Mei 2025. Desa Kramatsukoharjo di Kecamatan Tanggul, menjadi saksi betapa antusiasnya warga dalam menyambut kemudahan ini.</p>



<p>&#8220;Dalam empat kali kunjungan saja, tercatat 719 dokumen rampung diselesaikan. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan representasi dari ratusan warga yang kini memiliki kepastian hukum atas status kependudukannya,&#8221; kata Bambang Saputro, Kamis (26/03/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Keunikan program ini, ujarnya, terletak pada kemampuannya beradaptasi dengan kearifan lokal. Selain Bunga Desaku, layanan Adminduk juga hadir di tengah keriuhan Pasar Murah di Kecamatan Arjasa pada awal Juni. Hal ini, membuktikan bahwa pengurusan dokumen negara kini bisa dilakukan sambil berbelanja kebutuhan pokok, sebuah pendekatan yang sangat meringankan beban masyarakat.</p>



<p>Data ini juga menunjukkan dinamika yang menarik. Jika di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, ada lonjakan pengurusan Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran yang mencapai 349 layanan dalam sehari, di tempat lain seperti Panti dan Tempurejo, volume layanan mungkin lebih sedikit namun tetap esensial.</p>



<p>Setiap lembar KTP yang tercetak, totalnya mencapai 1.090 lembar sepanjang tahun. Ini adalah kunci bagi warga untuk mengakses layanan kesehatan, bantuan sosial, hingga perbankan.</p>



<p>Melalui gaya kepemimpinan yang turun langsung ke lapangan, Pemkab Jember tidak hanya memberikan dokumen fisik, tetapi juga rasa aman dan pengakuan bagi setiap jiwa yang berdomisili di Bumi Pandhalungan. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pemkab-jember-sebut-program-bunga-desaku-efektif-untuk-tingkatkan-layanan-adminduk-hingga-pelosok/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231289</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bunga Desaku di Kencong, Bupati Fawait Terima Curhatan Kesadaran Sampah Serum Bisa Ular</title>
		<link>https://memontum.com/bunga-desaku-di-kencong-bupati-fawait-terima-curhatan-kesadaran-sampah-serum-bisa-ular</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[curhatan]]></category>
		<category><![CDATA[desaku]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[Kencong]]></category>
		<category><![CDATA[kesadaran]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228002</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawaid, menampung aspirasi curhatan seluruh Ketua RT dan RW se-Kecamatan Kencong, Jumat (21/11/2025) tadi. Curhatan itu, mulai dari persoalan sampah hingga ketersedian serum bisa ular. Forum yang dilakoni, adalah rangkaian kegiatan Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku), di hari pertama di Kecamatan Kencong. Kegiatan yang selalu ada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawaid, menampung aspirasi curhatan seluruh Ketua RT dan RW se-Kecamatan Kencong, Jumat (21/11/2025) tadi. Curhatan itu, mulai dari persoalan sampah hingga ketersedian serum bisa ular.</p>



<p>Forum yang dilakoni, adalah rangkaian kegiatan Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku), di hari pertama di Kecamatan Kencong. Kegiatan yang selalu ada disetiap program Bunga Desaku tersebut, digelar di Aula Dira Kencong.</p>



<p>Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, dalam momen itu juga berjumpa dengan BPD kepala desa dan para perangkat desa. Saat ditanya terkait dengan keluhan di wilayah, tidak sedikit yang mulai menyuarakan aspirasinya.</p>



<p>Seperti yang disampaikan Suradi Hasan, Ketua RW 009, Dusun Krajan II, Kencong. Dirinya mengungkapkan, bahwa selama ini banyak warga setempat yang bermukim di bantaran.</p>



<p>&#8220;Ada beberapa hal yang ingin kami sampaikan. Mudah-mudahan nanti juga cepat penanganannya. Terus terang saja, bahwa mayoritas warga Kencong hidup di bantaran sungai,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sayangnya, ujarnya, warga kemudian justru menjadi pembuat polusi sampah. Warga dengan gampangnya, membuang sampahnya di sungai.</p>



<p>&#8220;Yang terjadi Gus, sungai justru dibuat sasaran untuk membuang sampah sembarangan. Ini yang menyakitkan, sehingga kalau ini tidak ada upaya untuk mencegah, saya yakin laut kita ini akan menjadi gudang sampah. Mohon ini darurat Gus,&#8221; tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya persoalan sampah, bupati juga menerima permintaan Ketua RT 004 Dusun Krajan, Kencong. Pria yang berprofesi sebagai pedagang bunga itu, menyampaikan keluhan terkait dengan kurangnya serum anti bisa ular di Puskesmas.</p>



<p>&#8220;Seperti temen saya (dipatok ular berbisa), saat dibawa ke rumah sakit atau Puskesmas, tidak ada obatnya. Untuk itu saya mohon agar disediakan obat anti bisanya di rumah sakit atau Puskesmas,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Menanggapi curhatan tersebut, Gus Fawait langsung merespons. Mantan anggota DPRD Jawa Timur selama tiga periode, itu mengatakan saat ini masih banyak warga yang belum sadar dampak membuang sampah di sungai. &#8220;Memang masih banyak yang berpikir, bahwa sungai itu tempat pembuangan sampah. Oleh karena itu, perlu kita atasi bersama,&#8221; urainya.</p>



<p>Bupati berharap, ada upaya dari jajaran pemerintahan desa dan kecamatan setempat. &#8220;Saya tunggu justru kepala desa nanti punya program itu. Nanti OPD kami siap untuk bersinergi. Karena kalau cuman kabupaten, bisa kewalahan,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Lebih dari itu, Gus Fawait berharap, mudah-mudahan Kencong termasuk dalam program Gus Darling tahun ini. Apa itu? Yakni, gerakan untuk Semua Sadar Lingkungan. &#8220;Kami ingin seperti zaman dulu. Zaman dulu itu, warga itu tanam pohon mangga, pohon buah di setiap depan rumahnya atau belakang rumahnya. Nah, ini ingin saya kembalikan lagi. Untuk apa? Supaya hijau, oksigen kita lebih bagus dan anak-anak kita tidak kekurangan buah,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sedangkan terkait serum bisa ular, Gus Fawait akan memerintahkan Dinas Kesehatan setempat agar menyediakan serum anti bisa ular. &#8220;Dalam satu bulan, melalui Dinas Kesehatan, kami akan mengupayakan itu. Jika dalam satu bulan masih belum ada, saya mengimbau agar warga segera melapor ke Wadul Gus&#8217;e. Ingatkan saya melalui saluran Wadul Gus&#8217;e ya,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228002</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bunga Desaku di Kecamatan Kencong, Bupati Fawait Minta Optimalisasi Data untuk Guru Ngaji</title>
		<link>https://memontum.com/bunga-desaku-di-kecamatan-kencong-bupati-fawait-minta-optimalisasi-data-untuk-guru-ngaji</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2025 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[desaku]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kencong]]></category>
		<category><![CDATA[Optimalisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227987</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, kembali menegaskan dua program prioritas yang menjadi pondasi pelayanan publik di Kabupaten Jember. Dua program itu, yaitu layanan pengobatan gratis melalui Universal Health Coverage (UHC) dan penyaluran insentif bagi para guru ngaji. Bahkan, Pemkab Jember juga akan segera melakukan perbaikan data untuk guru ngaji. Sejumlah langkah itu, ditegaskan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, kembali menegaskan dua program prioritas yang menjadi pondasi pelayanan publik di Kabupaten Jember. Dua program itu, yaitu layanan pengobatan gratis melalui Universal Health Coverage (UHC) dan penyaluran insentif bagi para guru ngaji.</p>



<p>Bahkan, Pemkab Jember juga akan segera melakukan perbaikan data untuk guru ngaji. Sejumlah langkah itu, ditegaskan Bupati Fawait dalam rangkaian kegiatan Bunga Desaku yang digelar di Kecamatan Kencong, Jumat (21/11/2025) tadi.</p>



<p>Kegiatan interaktif yang mempertemukan Bupati Jember dengan para guru ngaji, ketua pengajian, tokoh masyarakat, serta warga Kencong, ini menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa kebijakan pemerintah daerah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di tingkat paling bawah. Sejak 1 April 2025, seluruh warga Jember resmi dijamin memperoleh layanan berobat gratis di seluruh rumah sakit di Indonesia. Termasuk di dalamnya, pelayanan bagi ibu hamil dan proses persalinan.</p>



<p>Kebijakan ini menjadi salah satu tonggak layanan publik, yang diharapkan dapat menghapus kekhawatiran warga dalam memperoleh akses kesehatan. “Mulai 1 April, seluruh warga Jember kalau sakit bisa berobat gratis di seluruh rumah sakit di Indonesia. Termasuk ibu hamil dan melahirkan, semuanya gratis,” tegas Gus Fawait-sapaan Bupati Jember.</p>



<p>Bupati Fawait kemudian menceritakan langsung, salah satu kasus yang dirinya temui saat berkunjung ke Puskesmas Kencong. Seorang warga Jember yang merantau di Surabaya, diketahui jatuh sakit. Namun, tetap dapat berobat gratis setelah proses aktivasi UHC dilakukan melalui Puskesmas di Jember. “Diaktifkan di sini, tapi bisa berobat gratis di Surabaya. Alhamdulillah,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Melalui forum ini, Gus Fawait meminta para ketua pengajian, guru ngaji dan tokoh masyarakat, untuk turut menyebarkan informasi bahwa seluruh warga telah memiliki hak yang sama atas layanan kesehatan gratis tanpa pengecualian. Dirinya menegaskan, bahwa tidak ada lagi batasan administratif yang menghambat warga Jember, dalam mengakses fasilitas kesehatan di manapun mereka berada.</p>



<p>Selain urusan kesehatan, dialog di Kencong juga menyoroti persoalan pendataan insentif guru ngaji, program yang sejak awal pemerintahan Gus Fawait menjadi komitmen khusus. Dari forum ini, beberapa guru ngaji menyampaikan bahwa mereka belum menerima insentif akibat kendala pendataan di tingkat desa.</p>



<p>Mendengar hal itu, Bupati Fawait merespons langsung dengan memanggil jajarannya dan meminta pengecekan satu persatu agar tidak ada guru ngaji yang terlewat. Dirinya menekankan, bahwa mekanisme pendataan sepenuhnya berada di desa dan harus diputuskan melalui musyawarah desa sebelum diusulkan ke kabupaten. “Alurnya dari kepala desa. Dibahas di Musdes, baru sampai ke kami. Tidak boleh ada yang dilewati,” tegas Gus Fawait.</p>



<p>Dirinya meminta warga yang merasa sudah mengajar tetapi belum tercantum dalam data, untuk segera mengkonfirmasi kepada kepala desa masing-masing agar proses verifikasi dapat dilakukan secara cepat dan tepat. Dengan dua program besar, UHC gratis se-Indonesia dan insentif guru ngaji yang kini berjalan beriringan, Bupati Fawait berharap agar manfaat kebijakan pemerintah benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Jember.</p>



<p>“Yang terpenting, kebijakan yang kita tetapkan harus memberikan manfaat nyata bagi warga. Pemerintah hadir untuk memastikan itu semua,” tambahnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227987</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadirkan Layanan Publik hingga Kesehatan di Bunga Desaku, Emak-emak di Jember Lakukan Donor Darah</title>
		<link>https://memontum.com/hadirkan-layanan-publik-hingga-kesehatan-di-bunga-desaku-emak-emak-di-jember-lakukan-donor-darah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[desaku]]></category>
		<category><![CDATA[emak-emak]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227128</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Puluhan jamaah muslimat, yang mayoritas adalah kalangan ibu-ibu atau emak-emak, menunjukkan semangat kemanusiaan yang tinggi dengan berpartisipasi dalam kegiatan donor darah di sela-sela Apel Kebangsaan yang digelar di Lapangan Argopuro, Kecamatan Panti, Jember, Minggu (26/10/2025) tadi. Kegiatan ini, merupakan rangkaian dari program rutin Pemerintah Kabupaten Jember, yaitu &#8216;Bunga Desaku&#8217;, yang kali ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Puluhan jamaah muslimat, yang mayoritas adalah kalangan ibu-ibu atau emak-emak, menunjukkan semangat kemanusiaan yang tinggi dengan berpartisipasi dalam kegiatan donor darah di sela-sela Apel Kebangsaan yang digelar di Lapangan Argopuro, Kecamatan Panti, Jember, Minggu (26/10/2025) tadi. Kegiatan ini, merupakan rangkaian dari program rutin Pemerintah Kabupaten Jember, yaitu &#8216;Bunga Desaku&#8217;, yang kali ini mengusung tajuk &#8216;Umara dan Umaro Bersatu dalam Pembangunan Masyarakat&#8217;.</p>



<p>Apel kebangsaan ini, dihadiri sekitar 2 ribu jamaah dari 31 kecamatan di Jember. Dalam kesempatan itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama jajaran Muspida turut hadir menyapa ribuan masyarakat. Tidak ketinggalan, berbagai pelayanan publik dihadirkan di lokasi, termasuk kehadiran Palang Merah Indonesia (PMI) Jember yang siaga dengan sebuah bus donor darah dan satu unit ambulans.</p>



<p>Tanpa ragu, pada kesempatan itu ibu-ibu muslimat dengan antusias mendatangi tenda PMI Jember, yang ditempatkan di sebelah utara area utama apel. Satu persatu, mereka naik ke atas bus unit donor darah yang telah disediakan oleh petugas. Tidak hanya donor darah, beberapa warga juga memanfaatkan layanan untuk memeriksa kesehatan dasar mereka.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Salah satu peserta, Aulia Ningsih, mengaku awalnya hanya ingin melakukan pemeriksaan kesehatan. &#8220;Tadi awalnya saya cuma mau cek kesehatan saja seperti tekanan darah dan lain-lain. Namun ternyata, dinyatakan sehat dan layak untuk dilakukan donor darah,&#8221; ujar Aulia Ningsih, seusai turun dari mobil unit donor darah PMI Jember.</p>



<p>Kegiatan donor darah ini, tidak hanya diikuti oleh masyarakat umum. Beberapa pejabat dari Pemerintah Kabupaten Jember dan tokoh masyarakat, juga terlihat datang untuk cek kesehatan sekaligus menyumbangkan darah. Diantaranya, adalah Kepala Bapenda Achmad Imam Fauzi, Kadishub Gatot Triyono dan Kabag Pembangunan, Danang Andriasmara.</p>



<p>Ketua PMI Jember, Zainollah, yang turut hadir di lokasi, menyatakan komitmen organisasinya. &#8220;Kami dari PMI Jember akan terus memberi dukungan di setiap agenda pemerintah daerah seperti pada Program Bunga Desaku yang digelar sebulan sekali seperti sekarang di Kecamatan Panti ini. Kami hadir dengan petugas donor darah dan tim medis lengkap dengan mobil unit donor darah dan ambulans,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Selain melayani donor darah dan menyiagakan tim medis, para relawan PMI Jember juga aktif memberikan sosialisasi pentingnya menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada masyarakat. Khususnya di musim penghujan, sebagai upaya preventif terhadap penyakit seperti demam berdarah. Kegiatan Apel Kebangsaan ini sendiri berlangsung meriah hingga sore hari. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227128</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bunga Desaku Kunjungi Puskesmas Panti, Bupati Fawait Ingatkan Kebersihan dan Fasilitas Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/bunga-desaku-kunjungi-puskesmas-panti-bupati-fawait-ingatkan-kebersihan-dan-fasilitas-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[desaku]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[panti,]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227116</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Puskesmas di Kabupaten Jember harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Begitu pula kondisi Puskesmas, juga harus selalu terjaga kebersihan dan fasilitas pendukungnya. Keterangan itu, disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat mengunjungi Puskesmas Panti, dalam rangkaian Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan), Minggu (26/10/2025) tadi. Bupati juga menekankan, pentingnya kualitas pelayanan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Puskesmas di Kabupaten Jember harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Begitu pula kondisi Puskesmas, juga harus selalu terjaga kebersihan dan fasilitas pendukungnya.</p>



<p>Keterangan itu, disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat mengunjungi Puskesmas Panti, dalam rangkaian Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan), Minggu (26/10/2025) tadi. Bupati juga menekankan, pentingnya kualitas pelayanan Puskesmas yang cepat, bersih dan ramah.</p>



<p>&#8220;Seluruh Puskesmas di Jember harus berubah dan meningkatkan kualitas layanannya. Yakni, pelayanan yang bagus harus cepat, tidak bertele-tele dan didukung sikap ramah serta tersenyum saat melayani,&#8221; kata Bupati Fawait.</p>



<p>Bahkan, tambahnya kebersihan hingga kondisi ruangan, juga harus terus diperhatikan. &#8220;Kebersihan harus ditingkatkan, yang mana ruangan pasien harus lebih bagus daripada ruangan Kepala Puskesmas atau aula. Mengingat, Puskesmas adalah tempat pelayanan kesehatan, bukan gedung untuk acara,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Terlebih, ujar Bupati Fawait, saat ini Kabupaten Jember telah resmi berstatus Universal Health Coverage (UHC). Sehingga, harus memastikan semua warga mendapat layanan kesehatan terbaik meskipun gratis.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bahkan, dirinya meminta agar pihak pengelola Puskesmas, untuk segera merujuk kasus darurat ke RS dr Subandi, sebagai rumah sakit rujukan utama.</p>



<p>Gus Fawait juga mengingatkan jajaran tenaga kesehatan di seluruh Puskesmas, untuk turut berupaya menekan angka kematian ibu dan bayi melalui penanganan cepat di fasilitas kesehatan. Lebih jauh Bupati Fawait mengharapkan, dengan adanya informasi dan pengawasan dari masyarakat, setiap Puskesmas dapat berubah menjadi lebih baik dan program UHC dapat berjalan optimal. Sehingga, tidak ada lagi warga Jember yang sakit tidak mendapatkan pelayanan kesehatan</p>



<p>Seperti diketahui, Pemerintahan Bupati Fawait berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik bagi seluruh warganya. Wujudnya dengan pelayanan kesehatan gratis dan berkualitas melalui program Universal Health Coverage (UHC) serta perbaikan mutu pelayanan di Puskesmas.</p>



<p>Sementara itu, pihak Kepala Puskesmas Wisnu Widodo EP, menyatakan siap menindaklanjuti arahan Bupati dengan peningkatan mutu dan kenyamanan layanan. &#8220;Pelayanan kita kepada masyarakat memang harus kita utamakan. Seperti yang disampaikan Gus Bupati tadi, rawat inap harus dibuat senyaman mungkin, agar pasien nyaman dan kita (Puskesmas) tidak kalah dengan klinik swasta. Terkait rujukan untuk Rumah Sakit Daerah Subandi, kebetulan sejak adanya UHC ini, rujukan untuk ke (RSD) Soebandi cukup tinggi,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227116</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bunga Desaku di Kecamatan Panti, Bupati Fawait Beri Motivasi dan Sosialisasi Program ke Warga</title>
		<link>https://memontum.com/bunga-desaku-di-kecamatan-panti-bupati-fawait-beri-motivasi-dan-sosialisasi-program-ke-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2025 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[desaku]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[panti,]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227107</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengawali kegiatan Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) di Kecamatan Panti-Jember, dengan berolahraga bersama masyarakat. Setelah melepas peserta Jalan Sehat Kampoeng, Gus Fawait-sapaan Bupati, berbaur jalan bersama dari Lapangan Darungan sesuai rute yang telah dipersiapkan panitia, Minggu (26/10/2025) tadi. Bunga Desaku di Kecamatan Panti, ini akan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengawali kegiatan Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) di Kecamatan Panti-Jember, dengan berolahraga bersama masyarakat. Setelah melepas peserta Jalan Sehat Kampoeng, Gus Fawait-sapaan Bupati, berbaur jalan bersama dari Lapangan Darungan sesuai rute yang telah dipersiapkan panitia, Minggu (26/10/2025) tadi.</p>



<p>Bunga Desaku di Kecamatan Panti, ini akan berlangsung selama dua hari. Kegiatan yang menjadi agenda pelaksana ke enam ini, agak sedikit berbeda dari sebelumnya yang digelar di Sabtu hingga Minggu. Dalam pelaksanaan kali ini, gelaran dilakukan hari Minggu hingga Senin.</p>



<p>Seperti pada kegiatan sebelumnya, Gus Fawait dalam sambutannya selalu memberikan motivasi kepada warga. Termasuk, juga disisipkan sosialiasi program kerja yang selama ini telah dilaksanakan dan dapat dinikmati warga Kabupaten Jember.</p>



<p>Gus Fawait juga mengajak masyarakat, untuk turut menyosialisasikan program prioritas agar manfaatnya dirasakan lebih luas. Bupati Fawait menegaskan, komitmen pemerataan pembangunan melalui aspirasi warga.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kegiatan Bunga Desaku menjadi sarana bagi Pemerintah Kabupaten Jember, untuk menjaring aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus mempererat kebersamaan antara pemerintah dan warga,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Gus Fawait kemudian mencontohkan, program Pemkab Jember yang saat ini sudah bisa dimanfaatkan masyarakat. Salah satunya, Universe Health Care (UHC) fasilitas gratis untuk berobat bagi warga Jember.</p>



<p>&#8220;Sejak 1 April, seluruh masyarakat Jember bisa berobat gratis di rumah sakit di seluruh Indonesia. Mau berobat dimana saja, mau di Papua mau di Sumatera, asal berKTP Jember gratis,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dalam rangkaian sehat sendiri, juga diisi dengan bazar UMKM lokal dan pembagian doorprize. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227107</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
