<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>destinasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/destinasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 24 Jun 2026 14:40:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>destinasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hadiri Travel Meet Asia 2026, Pemkab Malang Perkuat Promosi Destinasi Unggulan di Pasar Asia</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-travel-meet-asia-2026-pemkab-malang-perkuat-promosi-destinasi-unggulan-di-pasar-asia</link>
					<comments>https://memontum.com/hadiri-travel-meet-asia-2026-pemkab-malang-perkuat-promosi-destinasi-unggulan-di-pasar-asia#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[promosi]]></category>
		<category><![CDATA[travel]]></category>
		<category><![CDATA[unggulan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233338</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang memperkenalkan potensi wisata unggulan Kabupaten Malang, saat menghadiri undangan pembukaan Travel Meet Asia (TMA) 2026 yang didukung oleh Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) di Swissotel Jakarta PIK Avenue yang berlangsung pada 23 hingga 24 Juni 2026. Gelaran sebagai ajang business to [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang memperkenalkan potensi wisata unggulan Kabupaten Malang, saat menghadiri undangan pembukaan Travel Meet Asia (TMA) 2026 yang didukung oleh Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) di Swissotel Jakarta PIK Avenue yang berlangsung pada 23 hingga 24 Juni 2026. Gelaran sebagai ajang business to business (B2B) pariwisata, ini menjadi momentum strategis untuk memperluas jejaring kerja sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Malang kepada pasar Asia, diharapkan dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan. Sehingga, akan memberikan dampak positif terhadap dunia pariwisata dan ekonomi Kabupaten Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Firmando Matondang Hasiholan, mengatakan keikutsertaan Kabupaten Malang dalam Travel Meet Asia merupakan bagian dari strategi memperkuat promosi destinasi sebagai bagian dari branding Wonderful Indonesia. Selain kawasan Bromo, Kabupaten Malang juga memperkenalkan berbagai destinasi unggulan, seperti Coban Sewu, kawasan pantai Malang Selatan, desa wisata, serta kekayaan budaya yang dimiliki. Sasaran promosi difokuskan pada pasar ASEAN, khususnya Singapura, serta jaringan tour operator, travel agent dan buyer internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Travel Meet Asia menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi pariwisata Kabupaten Malang kepada asosiasi travel, tour operator dan buyer internasional. Kami ingin semakin banyak pelaku industri pariwisata mengenal bahwa Kabupaten Malang tidak hanya memiliki Bromo, tetapi juga Coban Sewu, pantai-pantai di Malang Selatan, desa wisata dan berbagai destinasi unggulan lainnya yang layak menjadi pilihan wisata. Seluruh potensi tersebut kami dorong menjadi bagian dari promosi Wonderful Indonesia yang terintegrasi,&#8221; ujar Firmando, seusai acara pembukaan, Selasa (23/06/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, keikutsertaan dalam forum internasional ini juga dimanfaatkan untuk membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Asita, pelaku industri pariwisata, hingga sektor perhotelan. Selain memperluas jaringan promosi, forum ini menjadi ruang untuk menerima berbagai masukan dalam rangka pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami ingin membangun sinergi yang lebih luas dengan asosiasi perjalanan, pelaku industri, hingga jaringan perhotelan. Masukan dari para buyer dan pelaku pariwisata sangat penting, sebagai bahan evaluasi untuk menyempurnakan produk, pelayanan dan pengelolaan destinasi. Sehingga, pariwisata Kabupaten Malang semakin kompetitif,&#8221; lanjut Firmando.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan tersebut, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang juga berdialog dengan Menteri Pariwisata mengenai strategi pemasaran Coban Sewu sebagai salah satu destinasi unggulan Kabupaten Malang. Selain strategi promosi, pembahasan juga mencakup peningkatan keamanan destinasi serta penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata, khususnya para pemandu wisata (guide) yang belum tergabung dalam organisasi profesi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami menyampaikan strategi pengembangan dan pemasaran Coban Sewu agar semakin dikenal di pasar nasional maupun internasional. Kementerian Pariwisata memberikan dukungan terhadap peningkatan keamanan destinasi serta penguatan kapasitas SDM, khususnya para pemandu wisata agar memiliki kompetensi yang lebih baik dan mampu menjadi bagian dari promosi pariwisata Kabupaten Malang sekaligus Indonesia,&#8221; kata Firmando.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya berharap, keikutsertaan Kabupaten Malang dalam Travel Meet Asia 2026 dapat menghasilkan kerja sama yang berkelanjutan dengan asosiasi perjalanan dan buyer dari berbagai negara. Sehingga, berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan dan pertumbuhan ekonomi daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Harapan kami, semakin banyak asosiasi travel dan buyer yang memasukkan Kabupaten Malang ke dalam paket perjalanan mereka. Dengan demikian, promosi yang dilakukan tidak berhenti pada forum ini, tetapi berlanjut menjadi kunjungan wisata yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, memperkuat ekonomi daerah, dan semakin mengukuhkan Kabupaten Malang sebagai destinasi unggulan dalam branding Wonderful Indonesia,&#8221; imbuh Firmando. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/hadiri-travel-meet-asia-2026-pemkab-malang-perkuat-promosi-destinasi-unggulan-di-pasar-asia/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233338</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nama Destinasi Wisata Tumpak Sewu Lumajang Melambung di Mancanegara</title>
		<link>https://memontum.com/nama-destinasi-wisata-tumpak-sewu-lumajang-melambung-di-mancanegara</link>
					<comments>https://memontum.com/nama-destinasi-wisata-tumpak-sewu-lumajang-melambung-di-mancanegara#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Mancanegara]]></category>
		<category><![CDATA[melambung,]]></category>
		<category><![CDATA[tumpak]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233234</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengapresiasi langkah Muhammad Afif Darell Ozora Toga /Li Zunfeng (17), pelajar asal Lumajang yang tengah menempuh pendidikan di luar negeri, Guangxi, Nanning, Tiongkok Selatan. Bagaimana tidak, dengan rasa bangga, Afif Darell memperkenalkan Tumpak Sewu (air terjun, red) sebagai bagian dari presentasi budaya dan pengetahuan. Di layar presentasinya, terpampang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengapresiasi langkah Muhammad Afif Darell Ozora Toga /Li Zunfeng (17), pelajar asal Lumajang yang tengah menempuh pendidikan di luar negeri, Guangxi, Nanning, Tiongkok Selatan. Bagaimana tidak, dengan rasa bangga, Afif Darell memperkenalkan Tumpak Sewu (air terjun, red) sebagai bagian dari presentasi budaya dan pengetahuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di layar presentasinya, terpampang keindahan air terjun berundak yang mengalir diantara tebing hijau Lumajang, yang menghadirkan kekaguman sekaligus rasa ingin tahu dari para siswa internasional. Lebih dari sekadar memperkenalkan destinasi wisata, momen itu menjadi ruang perjumpaan antara identitas lokal dan perspektif global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari ruang kelas sederhana, tersampaikan pesan bahwa Indonesia memiliki kekayaan alam yang tidak hanya indah, tetapi juga layak diperbincangkan di panggung dunia. Fenomena ini, menunjukkan bahwa promosi daerah kini tidak lagi terbatas pada ruang formal pemerintahan atau kampanye pariwisata, melainkan dapat tumbuh dari kesadaran individu yang membawa kebanggaan terhadap tanah kelahirannya ke mana pun mereka pergi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai jembatan pengenalan daerah dalam konteks global yang semakin terbuka. “Generasi muda adalah bagian penting dari wajah Lumajang di masa depan. Ketika mereka membawa nama daerahnya dengan penuh kebanggaan di ruang internasional, itu menjadi bentuk kontribusi nyata dalam membangun citra positif Indonesia,” kata Bunda Indah, Rabu (17/06/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya juga menegaskan, bahwa kekuatan promosi daerah tidak hanya bertumpu pada keindahan destinasi, tetapi juga pada narasi yang dibawa oleh masyarakatnya sendiri. Dalam konteks ini, anak muda menjadi aktor penting yang mampu menghubungkan potensi lokal dengan perhatian dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di era keterhubungan global saat ini, ruang kelas di luar negeri pun dapat menjadi etalase kecil bagi Indonesia. Dari sana, cerita tentang Lumajang tidak berhenti sebagai pengetahuan geografis, tetapi berkembang menjadi pengalaman budaya yang hidup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bunda Indah juga menilai, semakin banyak generasi muda yang menempuh pendidikan di luar daerah maupun luar negeri, semakin besar pula peluang untuk memperluas jangkauan pengenalan potensi daerah secara organik dan berkelanjutan. “Ketika generasi muda mencintai daerahnya, mereka akan menjadi penyambung cerita tentang Lumajang dimana pun mereka berada,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tumpak Sewu tidak hanya hadir sebagai destinasi wisata alam yang mempesona, tetapi juga sebagai simbol bahwa daerah dapat dikenal dunia melalui cara-cara sederhana melalui cerita, kebanggaan dan kesadaran identitas yang dibawa oleh warganya sendiri. “Pemuda keren itu mencintai Lumajang dengan memberitakan yang baik tentang Lumajang,” tegas Bunda Indah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari sebuah ruang kelas di China, Kabupaten Lumajang hadir dalam percakapan lintas bangsa. Sebuah pengingat bahwa dalam dunia yang semakin terhubung, identitas lokal tidak semakin kecil, justru dapat menjelma menjadi cerita global yang bermakna. <strong>(kom/lmj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/nama-destinasi-wisata-tumpak-sewu-lumajang-melambung-di-mancanegara/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233234</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Libur Panjang 1 hingga 3 Mei, Destinasi Wisata di Banyuwangi Diserbu Wisatawan</title>
		<link>https://memontum.com/libur-panjang-1-hingga-3-mei-destinasi-wisata-di-banyuwangi-diserbu-wisatawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[diserbu]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[panjang]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232200</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Sektor pariwisata Banyuwangi mencatatkan performa impresif saat libur panjang (long weekend) tanggal 1 hingga 3 Mei 2026. Sebanyak 51.575 wisatawan, tercatat memadati berbagai destinasi unggulan di Bumi Blambangan. Dengan rincian, 50.719 orang wisatawan nusantara dan 856 orang wisatawan mancanegara. Agro Wisata Tamansuruh (AWT) sendiri, tampil sebagai primadona utama dengan angka kunjungan tertinggi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Sektor pariwisata Banyuwangi mencatatkan performa impresif saat libur panjang (long weekend) tanggal 1 hingga 3 Mei 2026. Sebanyak 51.575 wisatawan, tercatat memadati berbagai destinasi unggulan di Bumi Blambangan. Dengan rincian, 50.719 orang wisatawan nusantara dan 856 orang wisatawan mancanegara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Agro Wisata Tamansuruh (AWT) sendiri, tampil sebagai primadona utama dengan angka kunjungan tertinggi mencapai 8.037 orang. Di posisi kedua, kawasan hutan ikonik De Djawatan Forest sukses memikat 7.254 pengunjung, baru kemudian Pantai Boom Marina yang mencatatkan 5.883 kunjungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tingginya arus pelancong ini, membuktikan bahwa diversitas destinasi Banyuwangi mulai dari wisata buatan, alam, hingga pantai tetap menjadi daya tarik utama secara nasional. Meluapnya jumlah pengunjung, berdampak linear terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor perhotelan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Tingkat okupansi sejumlah hotel melambung tinggi, di mana Villa So Long mencatatkan angka keterisian sebesar 90 persen. Performa serupa, juga terlihat di Ijen Estate yang mencapai 89 persen, serta Hotel Santika yang menyentuh angka 83 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menanggapi fenomena ini, Plt Kadisbudpar Banyuwangi, Hartono, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan cepat berpuas diri. Lonjakan ini justru menjadi momentum untuk terus membenahi aspek pelayanan dan infrastruktur di lapangan demi kenyamanan pengunjung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Lonjakan wisatawan yang luar biasa ini adalah amanah bagi kami. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan standar wisata agar setiap pengunjung mendapatkan pengalaman yang aman, nyaman dan berkesan selama berada di sini,&#8221; tegasnya, Selasa (05/05/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meledaknya angka kunjungan di awal Mei ini, diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih luas. Dengan kolaborasi lintas sektor yang kuat, Banyuwangi optimis tren positif ini akan terus terjaga sepanjang tahun, memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pilar pariwisata terbaik di Indonesia. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232200</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Destinasi Wisata, Bupati Malang dan Forkopimda Ikuti Offroad Tanjung Penyu</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-destinasi-wisata-bupati-malang-dan-forkopimda-ikuti-offroad-tanjung-penyu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 09:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Offroad]]></category>
		<category><![CDATA[tanjung]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229062</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang, melaksanakan kegiatan Offroad Tanjung Penyu, Sabtu (27/12/2025) tadi. Kegiatan offroad ini, mengambil start dari Stadion Kanjuruhan dan finish di Tanjung Penyu. Untuk rute offroad sendiri, dirancang melintasi sejumlah wilayah dengan kombinasi jalur perkotaan, pedesaan hingga jalur ekstrem di kawasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang, melaksanakan kegiatan Offroad Tanjung Penyu, Sabtu (27/12/2025) tadi. Kegiatan offroad ini, mengambil start dari Stadion Kanjuruhan dan finish di Tanjung Penyu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk rute offroad sendiri, dirancang melintasi sejumlah wilayah dengan kombinasi jalur perkotaan, pedesaan hingga jalur ekstrem di kawasan perkebunan dan hutan. Ini, sebagai bentuk uji ketangguhan sekaligus sarana kebersamaan dan sinergi antar unsur pimpinan daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rute offroad dimulai dari Stadion Kanjuruhan, melintasi wilayah Gondanglegi, Pagelaran, Sidorejo, Gedangan, Girimulyo dan Sindurejo, melalui jalur offroad kawasan hutan dan Jalur Lingkar Selatan (JLS) hingga finish di Tanjung Penyu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Sanusi mengatakan, bahwa kegiatan Offroad Tanjung Penyu ini tidak hanya menjadi ajang olah raga dan penyaluran hobi otomotif. Akan tetapi, juga sarana mempererat kebersamaan, soliditas serta sinergi Forkopimda dalam suasana yang santai namun penuh semangat. Selain itu, kegiatan ini sekaligus memperkenalkan potensi wilayah dan jalur wisata alam Kabupaten Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">“Offroad Tanjung Penyu ini bukan sekadar kegiatan olah raga, tetapi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam memperkuat sinergi Forkopimda sekaligus mengembangkan pariwisata berbasis alam. Peresmian Tanjung Penyu Fun Offroad dan wisata Susur Sungai, merupakan langkah konkret untuk mengoptimalkan potensi daerah, mendorong pergerakan ekonomi masyarakat, serta menjadikan Tanjung Penyu sebagai destinasi wisata unggulan yang berdaya saing,” tegas Bupati Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengembangan Tanjung Penyu sebagai destinasi wisata offroad dan susur sungai adalah bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Malang, dalam memperluas destinasi wisata unggulan. Ini bukan seremoni, tetapi upaya konkret mendorong ekonomi lokal dan pariwisata yang berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini adalah komitmen kami untuk menjadikan Tanjung Penyu sebagai destinasi wisata alam dan petualangan yang berdaya saing serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Owner Tanjung Penyu menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Malang dan Forkopimda Kabupaten Malang atas dukungan dan kehadirannya dalam Offroad Tanjung Penyu sekaligus peresmian Tanjung Penyu Fun Offroad dan Wisata Susur Sungai. &#8220;Momentum ulang tahun Tanjung Penyu yang ke-2 ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus mengembangkan kawasan wisata ini secara profesional, aman dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” ujar pemilik Pantai Tanjung Penyu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun semangat kolaborasi dan kekompakan lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah serta promosi potensi wisata alam Kabupaten Malang. Kegiatan offroad tersebut dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Tanjung Penyu yang ke-2, sekaligus menjadi momentum peresmian Tanjung Penyu Fun Offroad serta peresmian objek Wisata Susur Sungai Tanjung Penyu. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229062</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Banyak Destinasi Wisata Eksotis, Banyuwangi Jadi Pilihan Libur Nataru dengan Okupansi Minim 83 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/banyak-destinasi-wisata-eksotis-banyuwangi-jadi-pilihan-libur-nataru-dengan-okupansi-minim-83-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[banyak]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[eksotis]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[Okupansi]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229059</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kabupaten Banyuwangi tetap menjadi pilihan bagi wisatawan untuk menghabiskan liburan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Baik itu dalam bentuk penginapan hotel maupun homestay, serta berbagai destinasi wisata di Banyuwangi dipadati wisatawan. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan selama masa liburan sekolah dan Nataru, Banyuwangi tetap menjadi pilihan wisatawan untuk berlibur. &#8220;Ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kabupaten Banyuwangi tetap menjadi pilihan bagi wisatawan untuk menghabiskan liburan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Baik itu dalam bentuk penginapan hotel maupun homestay, serta berbagai destinasi wisata di Banyuwangi dipadati wisatawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan selama masa liburan sekolah dan Nataru, Banyuwangi tetap menjadi pilihan wisatawan untuk berlibur. &#8220;Ini membawa berkah bagi masyarakat Banyuwangi. Semua destinasi wisata ramai. Hotel hingga homestay juga penuh, bahkan ada yang full booked sampai awal 2026,” kata Bupati Ipuk Fiestiandani, Sabtu (27/12/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya juga kembali mengingatkan kepada para pelaku wisata, baik penginapan maupun destinasi, untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada wisatawan. &#8220;Pemkab juga telah menerjunkan tim monitoring yang bertugas melakukan pengecekan rutin ke seluruh destinasi wisata,&#8221; tambah Bupati Ipuk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, Pemkab Banyuwangi telah melakukan berbagai persiapan aspek hospitality menyambut Libur Nataru. Seluruh Pokdarwis sudah berkonsolidasi dengan Pemkab Banyuwangi, mulai dari kesiapan destinasi, atraksi wisata, hingga antisipasi lonjakan pengunjung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan sejak masa libur sekolah mulai, Senin (22/12/2025) hingga Jumat (26/12/2025) kemarin, keterisian hunian hotel meningkat. Rata-rata okupansi hotel tercatat di kisaran 83 hingga 100 persen. Bahkan, beberapa hotel dan vila telah fully booked hingga awal Januari 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kamar kami sudah fully booked sejak awal Desember 2025 hingga 3 Januari 2026. Mayoritas tamu berasal dari luar kota,” kata Executive Marketing Villa So Long, Imam Solehan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Para wisatawan juga terlihat mengunjungi sejumlah wisata di wilayah kota, salah satunya Putri asal Surabaya yang sedang menikmati Pantai Pulau Santen. &#8220;Banyuwangi tetap jadi pilihan liburan, selalu ada yang baru. Seperti Pulau Santen yang saya lihat di Tiktok, saya tertarik ke sini sama keluarga. Pantainya rindang dan relatif bersih,&#8221; ujar salah satu pengunjung, Putri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, Taufik Rohman, mengatakan berdasarkan data sejumlah hotel bahkan mencatat okupansi maksimal. Lintang Luku Resort dan Teras Hotel okupansinya mencapai 100 persen. Disusul Hotel Ketapang Indah dan Surya Jajag masing-masing 99 persen, Hotel Kokoon 87 persen, El Hotel 83 persen, dan Ilira 82 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Termasuk hunian homestay juga mengalami peningkatan,&#8221; kata Taufik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya juga mengatakan, wisatawan yang datang baik domestik maupun mancanegara, untuk menghabiskan libur akhir tahun di Banyuwangi. Lonjakan kunjungan juga tercatat di hampir seluruh destinasi wisata. Bahkan, peningkatan pengunjung sudah terjadi sejak awal libur sekolah pada 22 Desember 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Rata-rata destinasi mengalami kenaikan kunjungan hingga 100 persen. Sejak 22 hingga 25 Desember kunjungan beberapa destinasi berdasarkan tiket masuk mencapai 21.553 pengunjung. Itu masih belum semua data masuk. Jumlah kunjungan akan terus meningkat hingga tahun baru,&#8221; ungkap Taufik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti di kawasan Wisata Ijen, yang menawarkan berbagai daya tarik, mulai dari Kawah Ijen, Taman Gandrung Terakota, Banyu Kuwung, Pemandian Alam Jopuro, Sendang Seruni dan lainnya dalam tiap hari dikunjungi ribuan pengunjung. &#8220;Tercatat selama 5 hari (22-27 Desember 2025) wisatawan yang naik Ijen hampir 5 ribu wisatawan,&#8221; kata Taufik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Demikian juga kunjungan destinasi lainnya seperti Pantai Grand Watu Dodol, Pantai Cacala, Pantai Pulau Merah, hingga Pulau Bedil juga meningkat. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229059</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pesona Banyu Kuwung, Destinasi Wisata Pemandian Alami di Kaki Gunung Ijen</title>
		<link>https://memontum.com/pesona-banyu-kuwung-destinasi-wisata-pemandian-alami-di-kaki-gunung-ijen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 09:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[kuwung,]]></category>
		<category><![CDATA[pemandian]]></category>
		<category><![CDATA[pesona]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228558</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kabupaten Banyuwangi terus mengeksplor pesona alam di kawasan Gunung Ijen. Salahnya satunya, seperti yang ada di Banyu Kuwung, sebuah destinasi wisata pemandian alami yang bersumber dari mata air di kaki Gunung Ijen. Banyuwangi Kuwung menawarkan kolam alami bersumber dari mata air pegunungan, dengan udara sejuk dan panorama rimbun yang membuat pengunjung langsung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kabupaten Banyuwangi terus mengeksplor pesona alam di kawasan Gunung Ijen. Salahnya satunya, seperti yang ada di Banyu Kuwung, sebuah destinasi wisata pemandian alami yang bersumber dari mata air di kaki Gunung Ijen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Banyuwangi Kuwung menawarkan kolam alami bersumber dari mata air pegunungan, dengan udara sejuk dan panorama rimbun yang membuat pengunjung langsung merasakan suasana tenang khas dataran tinggi. Banyu Kuwung sendiri, berada di Dusun Panggang, Desa/Kecamatan Licin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat, kawasan ini mulai dibangun pada 2020 dan resmi dibuka untuk publik pada 2022. Area kolam alaminya terletak di lereng Gunung Ijen yang dikelilingi pepohonan besar, menciptakan suasana teduh dan asri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan Banyu Kuwung sebagai ruang wisata keluarga yang alami dan menenangkan. “Sangat alami. Cocok untuk berlibur bersama keluarga maupun sekadar refreshing dari hiruk-pikuk perkotaan,” kata Bupati Ipuk, saat agenda Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa), Senin (08/12/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di lokasi wisata ini, wisatawan dapat berenang di kolam alami dengan kedalaman sekitar 60 hingga 120 sentimeter, sambil menikmati segarnya sumber mata air. Pengunjung juga dapat beristirahat di gazebo sambil menikmati panorama hijau.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">“Desa ini sangat diberkahi sumber mata air yang melimpah. Silakan dikelola untuk meningkatkan perekonomian warga, dan bersama-sama menjaganya,” pesannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Pokdarwis Banyu Kuwung, Heriyanto, mengatakan destinasi ini dibangun di atas lahan milik warga yang sebelumnya kurang produktif. “Semula hanya dimanfaatkan untuk tanam selada air dan hasilnya kurang bagus. Kami menawarkan ide untuk menjadikannya destinasi wisata, dan alhamdulillah pemilik lahan setuju bahkan menghibahkan kepada pokdarwis,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak dibuka, antusiasme warga dan wisatawan cukup tinggi. Heriyanto menyebut pada masa awal pembukaan, kunjungan akhir pekan bisa mencapai 1.200 orang. Hal ini ikut menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fasilitas di pemandian ini juga lengkap dengan area parkir yang luas, warung makan, musala, toilet, serta area camping ground.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Destinasi ini beroperasi setiap hari, kecuali Jumat yang digunakan untuk pembersihan. Jam operasional Senin–Kamis dimulai pukul 08.00–16.00, sementara Sabtu–Minggu pukul 07.00–16.00. Harga tiket masuk ditetapkan Rp 5.000 per orang. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228558</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Malang Resmikan Destinasi Wisata Petik Anggur dan Edukasi Budidaya Anggur</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-resmikan-destinasi-wisata-petik-anggur-dan-edukasi-budidaya-anggur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[anggur]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228525</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kota Malang akhirnya resmi memiliki destinasi agrowisata berbasis edukasi terbaru, yakni Duta Pengangguran yang merupakan wisata petik anggur dan edukasi budidaya anggur. Bahkan, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meresmikan tempat wisata edukasi yang berada di area Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, Sabtu (06/12/2025) tadi. Wali Kota Wahyu dalam momen itu menyambut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kota Malang akhirnya resmi memiliki destinasi agrowisata berbasis edukasi terbaru, yakni Duta Pengangguran yang merupakan wisata petik anggur dan edukasi budidaya anggur. Bahkan, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meresmikan tempat wisata edukasi yang berada di area Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, Sabtu (06/12/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali Kota Wahyu dalam momen itu menyambut baik pembukaan Duta Pengangguran yang menurutnya melengkapi destinasi wisata kota dengan konsep agrowisata dan edukasi budidaya anggur. “Ini melengkapi destinasi wisata yang ada di Kota Malang. Selain dari wisata-wisata yang ada saat ini, mulai tematik, kemudian heritage dan sekarang ada kawasan agrowisata, yaitu anggur,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini, tambahnya, selaras dengan branding Kota Malang sebagai Kota Pendidikan dan Kota Pariwisata. Wali Kota Wahyu pun berharap, tempat ini menjadi role model pembangunan wisata yang dapat mencakup beberapa fungsi sekaligus.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">“Ini sejalan dengan Dasa Bakti Unggulan Ngalam Pinter, Ngalam Asyik, Ngalam Laris, dan Ngalam Tahes. Karena ada pengembangan wisatanya, ada edukasinya, juga menggandeng UMKM sekitar,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada kesempatan sama, Direktur Duta Pengangguran, Reni Widjayati, menjelaskan bahwa tempat ini berfungsi sebagai ruang inovasi, rekreasi, pemberdayaan masyarakat, serta merupakan bentuk pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) yang efektif dan edukatif. “Kami menawarkan beragam fasilitas. Mulai dari Petik Anggur, Greenhouse Edukasi, Kelas Budidaya Singkat, dan Sentra UMKM lokal,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Wakil Direktur Polbangtan Malang, Hamyana, menambahkan bahwa kolaborasi ini memiliki makna positif bagi lembaga pendidikan. Pihaknya memastikan sinergi ini memberikan dampak ekonomi dan mendukung tugas pokok Polbangtan, sekaligus bermanfaat bagi masyarakat dan mewujudkan Malang Mbois dan Berkelas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tempat ini akan menjadi klinik dan laboratorium bagi mahasiswa kami untuk belajar dan praktik,” paparnya optimis. <strong>(kom/mlg/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228525</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kenalkan Destinasi Unggulan dan Pariwisata, Disparbud Jember Ajak Biro Travel Lakukan Jelajah</title>
		<link>https://memontum.com/kenalkan-destinasi-unggulan-dan-pariwisata-disparbud-jember-ajak-biro-travel-lakukan-jelajah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud]]></category>
		<category><![CDATA[jelajah]]></category>
		<category><![CDATA[kenalkan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[travel]]></category>
		<category><![CDATA[unggulan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225968</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, terus melakukan pengembangan sektor potensi budaya dan pariwisata lokal. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menggelar program tahunan Festival Hyang Argopuro. Tahun ini, pelaksanaan Festival Hyang Argopuro IX terasa istimewa. Itu karena, selain menyuguhkan seni budaya, Disparbud juga menggelar Famtrip bersama agen perjalanan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, terus melakukan pengembangan sektor potensi budaya dan pariwisata lokal. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menggelar program tahunan Festival Hyang Argopuro.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tahun ini, pelaksanaan Festival Hyang Argopuro IX terasa istimewa. Itu karena, selain menyuguhkan seni budaya, Disparbud juga menggelar Famtrip bersama agen perjalanan wisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pelaksanaan itu, sebanyak 22 biro travel lokal maupun luar daerah, hadir guna menjelajahi destinasi unggulan di Kabupaten Jember.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Famtrip atau Familiarization Trip sendiri, merupakan strategi memperkenalkan potensi wisata, budaya, hingga produk ekonomi kreatif Jember. Semua peserta dibawa menuju beberapa destinasi unggulan, untuk menyaksikan langsung pengalaman wisata yang dikemas menarik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jember, Bobby Arie Sandy, menegaskan bahwa program ini menjadi langkah nyata mendorong promosi. “Famtrip penting agar agen memahami potensi Jember secara langsung,” ujarnya, Sabtu (13/09/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya menambahkan, bahwa agen travel memiliki peran strategis sebagai pintu masuk wisatawan. “Kalau mereka puas, tentu akan mudah menawarkan paket perjalanan ke Jember,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Rangkaian perjalanan sendiri, dimulai dari Pendopo Pemkab Jember sebagai titik kumpul. Peserta lalu menuju Bin Cigar, untuk melihat proses pengolahan cerutu khas daerah. Agenda berlanjut ke Puslit Koka dan di lokasi ini peserta beristirahat sambil menikmati sajian kopi, sekaligus berkeliling area penelitian yang memiliki sejarah panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Destinasi peserta sendiri, berikutnya adalah Batik Rezti Tegalsari. Para agen travel diajak menyaksikan proses pembuatan batik, sekaligus memahami kekayaan motif khas Jember. Kegiatan malam hari ditutup dengan gala dinner di Pantai Watu Ulo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjut esok harinya, perjalanan ditutup dengan bermalam di destinasi yang berada di kaki pegunungan Hyang Argopuro, yakni wisata Rembangan. Udara sejuk pegunungan dan panorama indah menjadi penutup manis kegiatan promosi pariwisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Alhamdulillah, seluruh peserta merasa puas. Banyak yang menyatakan siap membawa tamu ke Jember setelah mengikuti Famtrip ini,” ungkap Bobby Arie Sandy.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya berharap, kegiatan tersebut membawa dampak positif. “Semoga semakin banyak wisatawan domestik maupun mancanegara menjadikan Jember tujuan utama liburan mereka,” ungkapnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225968</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wakil Bupati Lumajang Targetkan Bumi Perkemahan Glagah Arum Jadi Destinasi Wisata Unggulan</title>
		<link>https://memontum.com/wakil-bupati-lumajang-targetkan-bumi-perkemahan-glagah-arum-jadi-destinasi-wisata-unggulan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2025 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Glagah]]></category>
		<category><![CDATA[perkemahan]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<category><![CDATA[unggulan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223312</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menargetkan Bumi Perkemahan (Buper) Glagah Arum menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang mampu mendongkrak ekonomi lokal dan menarik wisatawan hingga mancanegara. Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, saat memimpin rapat pengelolaan Glagah Arum di Control Center Room Pemkab Lumajang, Selasa (24/06/2025) tadi. “Kita sudah memiliki [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menargetkan Bumi Perkemahan (Buper) Glagah Arum menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang mampu mendongkrak ekonomi lokal dan menarik wisatawan hingga mancanegara. Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, saat memimpin rapat pengelolaan Glagah Arum di Control Center Room Pemkab Lumajang, Selasa (24/06/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita sudah memiliki tempat yang luar biasa, seperti Buper Glagah Arum. Tugas kita bersama, untuk semakin memajukan dan memberikan manfaat terhadap ekonomi lokal masyarakat sekitar,” kata Mas Yudha-sapaan akrab Wabup Lumajang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Buper Glagah Arum yang berdiri di atas lahan seluas 10,4 hektare milik Perhutani, tambahnya, kini dikenal sebagai satu-satunya kawasan glamour camping (Glamping) di Lumajang. Dikelilingi lanskap megah Gunung Semeru dan kesejukan udara pegunungan, tempat ini terus mengalami peningkatan baik dari sisi kunjungan wisatawan maupun pembangunan fasilitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Dalam rapat tersebut, Mas Yudha menekankan pentingnya tata kelola kelembagaan yang kuat dan kolaborasi lintas sektor. Termasuk, keterlibatan Pramuka dalam mendukung perhutanan sosial dan edukasi lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain pengembangan fisik, arah kebijakan Buper Glagah Arum juga mencakup penguatan branding wisata alam berkelanjutan yang berpihak pada pemberdayaan UMKM dan pembukaan peluang ekonomi baru di sekitar kawasan. Pertumbuhan signifikan yang terjadi dari tahun ke tahun, menunjukkan potensi besar kawasan ini sebagai lokomotif wisata-wirausaha yang inklusif di Lumajang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, tambah Mas Yudha, Glagah Arum diharapkan tidak hanya menjadi lokasi perkemahan modern, tetapi juga pusat edukasi dan konservasi yang membanggakan daerah. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223312</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
