<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>destinasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/destinasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 May 2026 10:53:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>destinasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Libur Panjang 1 hingga 3 Mei, Destinasi Wisata di Banyuwangi Diserbu Wisatawan</title>
		<link>https://memontum.com/libur-panjang-1-hingga-3-mei-destinasi-wisata-di-banyuwangi-diserbu-wisatawan</link>
					<comments>https://memontum.com/libur-panjang-1-hingga-3-mei-destinasi-wisata-di-banyuwangi-diserbu-wisatawan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[diserbu]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[panjang]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232200</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Sektor pariwisata Banyuwangi mencatatkan performa impresif saat libur panjang (long weekend) tanggal 1 hingga 3 Mei 2026. Sebanyak 51.575 wisatawan, tercatat memadati berbagai destinasi unggulan di Bumi Blambangan. Dengan rincian, 50.719 orang wisatawan nusantara dan 856 orang wisatawan mancanegara. Agro Wisata Tamansuruh (AWT) sendiri, tampil sebagai primadona utama dengan angka kunjungan tertinggi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Sektor pariwisata Banyuwangi mencatatkan performa impresif saat libur panjang (long weekend) tanggal 1 hingga 3 Mei 2026. Sebanyak 51.575 wisatawan, tercatat memadati berbagai destinasi unggulan di Bumi Blambangan. Dengan rincian, 50.719 orang wisatawan nusantara dan 856 orang wisatawan mancanegara.</p>



<p>Agro Wisata Tamansuruh (AWT) sendiri, tampil sebagai primadona utama dengan angka kunjungan tertinggi mencapai 8.037 orang. Di posisi kedua, kawasan hutan ikonik De Djawatan Forest sukses memikat 7.254 pengunjung, baru kemudian Pantai Boom Marina yang mencatatkan 5.883 kunjungan.</p>



<p>Tingginya arus pelancong ini, membuktikan bahwa diversitas destinasi Banyuwangi mulai dari wisata buatan, alam, hingga pantai tetap menjadi daya tarik utama secara nasional. Meluapnya jumlah pengunjung, berdampak linear terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor perhotelan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tingkat okupansi sejumlah hotel melambung tinggi, di mana Villa So Long mencatatkan angka keterisian sebesar 90 persen. Performa serupa, juga terlihat di Ijen Estate yang mencapai 89 persen, serta Hotel Santika yang menyentuh angka 83 persen.</p>



<p>Menanggapi fenomena ini, Plt Kadisbudpar Banyuwangi, Hartono, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan cepat berpuas diri. Lonjakan ini justru menjadi momentum untuk terus membenahi aspek pelayanan dan infrastruktur di lapangan demi kenyamanan pengunjung.</p>



<p>&#8220;Lonjakan wisatawan yang luar biasa ini adalah amanah bagi kami. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan standar wisata agar setiap pengunjung mendapatkan pengalaman yang aman, nyaman dan berkesan selama berada di sini,&#8221; tegasnya, Selasa (05/05/2026) tadi.</p>



<p>Meledaknya angka kunjungan di awal Mei ini, diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih luas. Dengan kolaborasi lintas sektor yang kuat, Banyuwangi optimis tren positif ini akan terus terjaga sepanjang tahun, memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pilar pariwisata terbaik di Indonesia. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/libur-panjang-1-hingga-3-mei-destinasi-wisata-di-banyuwangi-diserbu-wisatawan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232200</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Destinasi Wisata, Bupati Malang dan Forkopimda Ikuti Offroad Tanjung Penyu</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-destinasi-wisata-bupati-malang-dan-forkopimda-ikuti-offroad-tanjung-penyu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 09:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Offroad]]></category>
		<category><![CDATA[tanjung]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229062</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang, melaksanakan kegiatan Offroad Tanjung Penyu, Sabtu (27/12/2025) tadi. Kegiatan offroad ini, mengambil start dari Stadion Kanjuruhan dan finish di Tanjung Penyu. Untuk rute offroad sendiri, dirancang melintasi sejumlah wilayah dengan kombinasi jalur perkotaan, pedesaan hingga jalur ekstrem di kawasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang, melaksanakan kegiatan Offroad Tanjung Penyu, Sabtu (27/12/2025) tadi. Kegiatan offroad ini, mengambil start dari Stadion Kanjuruhan dan finish di Tanjung Penyu.</p>



<p>Untuk rute offroad sendiri, dirancang melintasi sejumlah wilayah dengan kombinasi jalur perkotaan, pedesaan hingga jalur ekstrem di kawasan perkebunan dan hutan. Ini, sebagai bentuk uji ketangguhan sekaligus sarana kebersamaan dan sinergi antar unsur pimpinan daerah.</p>



<p>Rute offroad dimulai dari Stadion Kanjuruhan, melintasi wilayah Gondanglegi, Pagelaran, Sidorejo, Gedangan, Girimulyo dan Sindurejo, melalui jalur offroad kawasan hutan dan Jalur Lingkar Selatan (JLS) hingga finish di Tanjung Penyu.</p>



<p>Bupati Sanusi mengatakan, bahwa kegiatan Offroad Tanjung Penyu ini tidak hanya menjadi ajang olah raga dan penyaluran hobi otomotif. Akan tetapi, juga sarana mempererat kebersamaan, soliditas serta sinergi Forkopimda dalam suasana yang santai namun penuh semangat. Selain itu, kegiatan ini sekaligus memperkenalkan potensi wilayah dan jalur wisata alam Kabupaten Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Offroad Tanjung Penyu ini bukan sekadar kegiatan olah raga, tetapi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam memperkuat sinergi Forkopimda sekaligus mengembangkan pariwisata berbasis alam. Peresmian Tanjung Penyu Fun Offroad dan wisata Susur Sungai, merupakan langkah konkret untuk mengoptimalkan potensi daerah, mendorong pergerakan ekonomi masyarakat, serta menjadikan Tanjung Penyu sebagai destinasi wisata unggulan yang berdaya saing,” tegas Bupati Malang.</p>



<p>Pengembangan Tanjung Penyu sebagai destinasi wisata offroad dan susur sungai adalah bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Malang, dalam memperluas destinasi wisata unggulan. Ini bukan seremoni, tetapi upaya konkret mendorong ekonomi lokal dan pariwisata yang berkelanjutan.</p>



<p>“Ini adalah komitmen kami untuk menjadikan Tanjung Penyu sebagai destinasi wisata alam dan petualangan yang berdaya saing serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Owner Tanjung Penyu menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Malang dan Forkopimda Kabupaten Malang atas dukungan dan kehadirannya dalam Offroad Tanjung Penyu sekaligus peresmian Tanjung Penyu Fun Offroad dan Wisata Susur Sungai. &#8220;Momentum ulang tahun Tanjung Penyu yang ke-2 ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus mengembangkan kawasan wisata ini secara profesional, aman dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” ujar pemilik Pantai Tanjung Penyu.</p>



<p>Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun semangat kolaborasi dan kekompakan lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah serta promosi potensi wisata alam Kabupaten Malang. Kegiatan offroad tersebut dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Tanjung Penyu yang ke-2, sekaligus menjadi momentum peresmian Tanjung Penyu Fun Offroad serta peresmian objek Wisata Susur Sungai Tanjung Penyu. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229062</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Banyak Destinasi Wisata Eksotis, Banyuwangi Jadi Pilihan Libur Nataru dengan Okupansi Minim 83 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/banyak-destinasi-wisata-eksotis-banyuwangi-jadi-pilihan-libur-nataru-dengan-okupansi-minim-83-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[banyak]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[eksotis]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[Okupansi]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229059</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kabupaten Banyuwangi tetap menjadi pilihan bagi wisatawan untuk menghabiskan liburan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Baik itu dalam bentuk penginapan hotel maupun homestay, serta berbagai destinasi wisata di Banyuwangi dipadati wisatawan. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan selama masa liburan sekolah dan Nataru, Banyuwangi tetap menjadi pilihan wisatawan untuk berlibur. &#8220;Ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kabupaten Banyuwangi tetap menjadi pilihan bagi wisatawan untuk menghabiskan liburan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Baik itu dalam bentuk penginapan hotel maupun homestay, serta berbagai destinasi wisata di Banyuwangi dipadati wisatawan.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan selama masa liburan sekolah dan Nataru, Banyuwangi tetap menjadi pilihan wisatawan untuk berlibur. &#8220;Ini membawa berkah bagi masyarakat Banyuwangi. Semua destinasi wisata ramai. Hotel hingga homestay juga penuh, bahkan ada yang full booked sampai awal 2026,” kata Bupati Ipuk Fiestiandani, Sabtu (27/12/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya juga kembali mengingatkan kepada para pelaku wisata, baik penginapan maupun destinasi, untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada wisatawan. &#8220;Pemkab juga telah menerjunkan tim monitoring yang bertugas melakukan pengecekan rutin ke seluruh destinasi wisata,&#8221; tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Sebelumnya, Pemkab Banyuwangi telah melakukan berbagai persiapan aspek hospitality menyambut Libur Nataru. Seluruh Pokdarwis sudah berkonsolidasi dengan Pemkab Banyuwangi, mulai dari kesiapan destinasi, atraksi wisata, hingga antisipasi lonjakan pengunjung.</p>



<p>Bahkan sejak masa libur sekolah mulai, Senin (22/12/2025) hingga Jumat (26/12/2025) kemarin, keterisian hunian hotel meningkat. Rata-rata okupansi hotel tercatat di kisaran 83 hingga 100 persen. Bahkan, beberapa hotel dan vila telah fully booked hingga awal Januari 2026.</p>



<p>“Kamar kami sudah fully booked sejak awal Desember 2025 hingga 3 Januari 2026. Mayoritas tamu berasal dari luar kota,” kata Executive Marketing Villa So Long, Imam Solehan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Para wisatawan juga terlihat mengunjungi sejumlah wisata di wilayah kota, salah satunya Putri asal Surabaya yang sedang menikmati Pantai Pulau Santen. &#8220;Banyuwangi tetap jadi pilihan liburan, selalu ada yang baru. Seperti Pulau Santen yang saya lihat di Tiktok, saya tertarik ke sini sama keluarga. Pantainya rindang dan relatif bersih,&#8221; ujar salah satu pengunjung, Putri.</p>



<p>Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, Taufik Rohman, mengatakan berdasarkan data sejumlah hotel bahkan mencatat okupansi maksimal. Lintang Luku Resort dan Teras Hotel okupansinya mencapai 100 persen. Disusul Hotel Ketapang Indah dan Surya Jajag masing-masing 99 persen, Hotel Kokoon 87 persen, El Hotel 83 persen, dan Ilira 82 persen.</p>



<p>&#8220;Termasuk hunian homestay juga mengalami peningkatan,&#8221; kata Taufik.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, wisatawan yang datang baik domestik maupun mancanegara, untuk menghabiskan libur akhir tahun di Banyuwangi. Lonjakan kunjungan juga tercatat di hampir seluruh destinasi wisata. Bahkan, peningkatan pengunjung sudah terjadi sejak awal libur sekolah pada 22 Desember 2025.</p>



<p>“Rata-rata destinasi mengalami kenaikan kunjungan hingga 100 persen. Sejak 22 hingga 25 Desember kunjungan beberapa destinasi berdasarkan tiket masuk mencapai 21.553 pengunjung. Itu masih belum semua data masuk. Jumlah kunjungan akan terus meningkat hingga tahun baru,&#8221; ungkap Taufik.</p>



<p>Seperti di kawasan Wisata Ijen, yang menawarkan berbagai daya tarik, mulai dari Kawah Ijen, Taman Gandrung Terakota, Banyu Kuwung, Pemandian Alam Jopuro, Sendang Seruni dan lainnya dalam tiap hari dikunjungi ribuan pengunjung. &#8220;Tercatat selama 5 hari (22-27 Desember 2025) wisatawan yang naik Ijen hampir 5 ribu wisatawan,&#8221; kata Taufik.</p>



<p>Demikian juga kunjungan destinasi lainnya seperti Pantai Grand Watu Dodol, Pantai Cacala, Pantai Pulau Merah, hingga Pulau Bedil juga meningkat. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229059</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pesona Banyu Kuwung, Destinasi Wisata Pemandian Alami di Kaki Gunung Ijen</title>
		<link>https://memontum.com/pesona-banyu-kuwung-destinasi-wisata-pemandian-alami-di-kaki-gunung-ijen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 09:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[kuwung,]]></category>
		<category><![CDATA[pemandian]]></category>
		<category><![CDATA[pesona]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228558</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kabupaten Banyuwangi terus mengeksplor pesona alam di kawasan Gunung Ijen. Salahnya satunya, seperti yang ada di Banyu Kuwung, sebuah destinasi wisata pemandian alami yang bersumber dari mata air di kaki Gunung Ijen. Banyuwangi Kuwung menawarkan kolam alami bersumber dari mata air pegunungan, dengan udara sejuk dan panorama rimbun yang membuat pengunjung langsung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kabupaten Banyuwangi terus mengeksplor pesona alam di kawasan Gunung Ijen. Salahnya satunya, seperti yang ada di Banyu Kuwung, sebuah destinasi wisata pemandian alami yang bersumber dari mata air di kaki Gunung Ijen.</p>



<p>Banyuwangi Kuwung menawarkan kolam alami bersumber dari mata air pegunungan, dengan udara sejuk dan panorama rimbun yang membuat pengunjung langsung merasakan suasana tenang khas dataran tinggi. Banyu Kuwung sendiri, berada di Dusun Panggang, Desa/Kecamatan Licin.</p>



<p>Dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat, kawasan ini mulai dibangun pada 2020 dan resmi dibuka untuk publik pada 2022. Area kolam alaminya terletak di lereng Gunung Ijen yang dikelilingi pepohonan besar, menciptakan suasana teduh dan asri.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan Banyu Kuwung sebagai ruang wisata keluarga yang alami dan menenangkan. “Sangat alami. Cocok untuk berlibur bersama keluarga maupun sekadar refreshing dari hiruk-pikuk perkotaan,” kata Bupati Ipuk, saat agenda Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa), Senin (08/12/2025) tadi.</p>



<p>Di lokasi wisata ini, wisatawan dapat berenang di kolam alami dengan kedalaman sekitar 60 hingga 120 sentimeter, sambil menikmati segarnya sumber mata air. Pengunjung juga dapat beristirahat di gazebo sambil menikmati panorama hijau.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Desa ini sangat diberkahi sumber mata air yang melimpah. Silakan dikelola untuk meningkatkan perekonomian warga, dan bersama-sama menjaganya,” pesannya.</p>



<p>Ketua Pokdarwis Banyu Kuwung, Heriyanto, mengatakan destinasi ini dibangun di atas lahan milik warga yang sebelumnya kurang produktif. “Semula hanya dimanfaatkan untuk tanam selada air dan hasilnya kurang bagus. Kami menawarkan ide untuk menjadikannya destinasi wisata, dan alhamdulillah pemilik lahan setuju bahkan menghibahkan kepada pokdarwis,” katanya.</p>



<p>Sejak dibuka, antusiasme warga dan wisatawan cukup tinggi. Heriyanto menyebut pada masa awal pembukaan, kunjungan akhir pekan bisa mencapai 1.200 orang. Hal ini ikut menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.</p>



<p>Fasilitas di pemandian ini juga lengkap dengan area parkir yang luas, warung makan, musala, toilet, serta area camping ground.</p>



<p>Destinasi ini beroperasi setiap hari, kecuali Jumat yang digunakan untuk pembersihan. Jam operasional Senin–Kamis dimulai pukul 08.00–16.00, sementara Sabtu–Minggu pukul 07.00–16.00. Harga tiket masuk ditetapkan Rp 5.000 per orang. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228558</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Malang Resmikan Destinasi Wisata Petik Anggur dan Edukasi Budidaya Anggur</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-resmikan-destinasi-wisata-petik-anggur-dan-edukasi-budidaya-anggur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[anggur]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228525</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kota Malang akhirnya resmi memiliki destinasi agrowisata berbasis edukasi terbaru, yakni Duta Pengangguran yang merupakan wisata petik anggur dan edukasi budidaya anggur. Bahkan, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meresmikan tempat wisata edukasi yang berada di area Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, Sabtu (06/12/2025) tadi. Wali Kota Wahyu dalam momen itu menyambut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kota Malang akhirnya resmi memiliki destinasi agrowisata berbasis edukasi terbaru, yakni Duta Pengangguran yang merupakan wisata petik anggur dan edukasi budidaya anggur. Bahkan, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meresmikan tempat wisata edukasi yang berada di area Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, Sabtu (06/12/2025) tadi.</p>



<p>Wali Kota Wahyu dalam momen itu menyambut baik pembukaan Duta Pengangguran yang menurutnya melengkapi destinasi wisata kota dengan konsep agrowisata dan edukasi budidaya anggur. “Ini melengkapi destinasi wisata yang ada di Kota Malang. Selain dari wisata-wisata yang ada saat ini, mulai tematik, kemudian heritage dan sekarang ada kawasan agrowisata, yaitu anggur,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Hal ini, tambahnya, selaras dengan branding Kota Malang sebagai Kota Pendidikan dan Kota Pariwisata. Wali Kota Wahyu pun berharap, tempat ini menjadi role model pembangunan wisata yang dapat mencakup beberapa fungsi sekaligus.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Ini sejalan dengan Dasa Bakti Unggulan Ngalam Pinter, Ngalam Asyik, Ngalam Laris, dan Ngalam Tahes. Karena ada pengembangan wisatanya, ada edukasinya, juga menggandeng UMKM sekitar,” tambahnya.</p>



<p>Pada kesempatan sama, Direktur Duta Pengangguran, Reni Widjayati, menjelaskan bahwa tempat ini berfungsi sebagai ruang inovasi, rekreasi, pemberdayaan masyarakat, serta merupakan bentuk pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) yang efektif dan edukatif. “Kami menawarkan beragam fasilitas. Mulai dari Petik Anggur, Greenhouse Edukasi, Kelas Budidaya Singkat, dan Sentra UMKM lokal,” jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Direktur Polbangtan Malang, Hamyana, menambahkan bahwa kolaborasi ini memiliki makna positif bagi lembaga pendidikan. Pihaknya memastikan sinergi ini memberikan dampak ekonomi dan mendukung tugas pokok Polbangtan, sekaligus bermanfaat bagi masyarakat dan mewujudkan Malang Mbois dan Berkelas.</p>



<p>“Tempat ini akan menjadi klinik dan laboratorium bagi mahasiswa kami untuk belajar dan praktik,” paparnya optimis. <strong>(kom/mlg/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228525</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kenalkan Destinasi Unggulan dan Pariwisata, Disparbud Jember Ajak Biro Travel Lakukan Jelajah</title>
		<link>https://memontum.com/kenalkan-destinasi-unggulan-dan-pariwisata-disparbud-jember-ajak-biro-travel-lakukan-jelajah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud]]></category>
		<category><![CDATA[jelajah]]></category>
		<category><![CDATA[kenalkan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[travel]]></category>
		<category><![CDATA[unggulan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225968</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, terus melakukan pengembangan sektor potensi budaya dan pariwisata lokal. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menggelar program tahunan Festival Hyang Argopuro. Tahun ini, pelaksanaan Festival Hyang Argopuro IX terasa istimewa. Itu karena, selain menyuguhkan seni budaya, Disparbud juga menggelar Famtrip bersama agen perjalanan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, terus melakukan pengembangan sektor potensi budaya dan pariwisata lokal. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menggelar program tahunan Festival Hyang Argopuro.</p>



<p>Tahun ini, pelaksanaan Festival Hyang Argopuro IX terasa istimewa. Itu karena, selain menyuguhkan seni budaya, Disparbud juga menggelar Famtrip bersama agen perjalanan wisata.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, sebanyak 22 biro travel lokal maupun luar daerah, hadir guna menjelajahi destinasi unggulan di Kabupaten Jember.</p>



<p>Famtrip atau Familiarization Trip sendiri, merupakan strategi memperkenalkan potensi wisata, budaya, hingga produk ekonomi kreatif Jember. Semua peserta dibawa menuju beberapa destinasi unggulan, untuk menyaksikan langsung pengalaman wisata yang dikemas menarik.</p>



<p>Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jember, Bobby Arie Sandy, menegaskan bahwa program ini menjadi langkah nyata mendorong promosi. “Famtrip penting agar agen memahami potensi Jember secara langsung,” ujarnya, Sabtu (13/09/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya menambahkan, bahwa agen travel memiliki peran strategis sebagai pintu masuk wisatawan. “Kalau mereka puas, tentu akan mudah menawarkan paket perjalanan ke Jember,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Rangkaian perjalanan sendiri, dimulai dari Pendopo Pemkab Jember sebagai titik kumpul. Peserta lalu menuju Bin Cigar, untuk melihat proses pengolahan cerutu khas daerah. Agenda berlanjut ke Puslit Koka dan di lokasi ini peserta beristirahat sambil menikmati sajian kopi, sekaligus berkeliling area penelitian yang memiliki sejarah panjang.</p>



<p>Destinasi peserta sendiri, berikutnya adalah Batik Rezti Tegalsari. Para agen travel diajak menyaksikan proses pembuatan batik, sekaligus memahami kekayaan motif khas Jember. Kegiatan malam hari ditutup dengan gala dinner di Pantai Watu Ulo.</p>



<p>Selanjut esok harinya, perjalanan ditutup dengan bermalam di destinasi yang berada di kaki pegunungan Hyang Argopuro, yakni wisata Rembangan. Udara sejuk pegunungan dan panorama indah menjadi penutup manis kegiatan promosi pariwisata.</p>



<p>“Alhamdulillah, seluruh peserta merasa puas. Banyak yang menyatakan siap membawa tamu ke Jember setelah mengikuti Famtrip ini,” ungkap Bobby Arie Sandy.</p>



<p>Dirinya berharap, kegiatan tersebut membawa dampak positif. “Semoga semakin banyak wisatawan domestik maupun mancanegara menjadikan Jember tujuan utama liburan mereka,” ungkapnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225968</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wakil Bupati Lumajang Targetkan Bumi Perkemahan Glagah Arum Jadi Destinasi Wisata Unggulan</title>
		<link>https://memontum.com/wakil-bupati-lumajang-targetkan-bumi-perkemahan-glagah-arum-jadi-destinasi-wisata-unggulan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2025 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Glagah]]></category>
		<category><![CDATA[perkemahan]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<category><![CDATA[unggulan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223312</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menargetkan Bumi Perkemahan (Buper) Glagah Arum menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang mampu mendongkrak ekonomi lokal dan menarik wisatawan hingga mancanegara. Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, saat memimpin rapat pengelolaan Glagah Arum di Control Center Room Pemkab Lumajang, Selasa (24/06/2025) tadi. “Kita sudah memiliki [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menargetkan Bumi Perkemahan (Buper) Glagah Arum menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang mampu mendongkrak ekonomi lokal dan menarik wisatawan hingga mancanegara. Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, saat memimpin rapat pengelolaan Glagah Arum di Control Center Room Pemkab Lumajang, Selasa (24/06/2025) tadi.</p>



<p>“Kita sudah memiliki tempat yang luar biasa, seperti Buper Glagah Arum. Tugas kita bersama, untuk semakin memajukan dan memberikan manfaat terhadap ekonomi lokal masyarakat sekitar,” kata Mas Yudha-sapaan akrab Wabup Lumajang.</p>



<p>Buper Glagah Arum yang berdiri di atas lahan seluas 10,4 hektare milik Perhutani, tambahnya, kini dikenal sebagai satu-satunya kawasan glamour camping (Glamping) di Lumajang. Dikelilingi lanskap megah Gunung Semeru dan kesejukan udara pegunungan, tempat ini terus mengalami peningkatan baik dari sisi kunjungan wisatawan maupun pembangunan fasilitas.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam rapat tersebut, Mas Yudha menekankan pentingnya tata kelola kelembagaan yang kuat dan kolaborasi lintas sektor. Termasuk, keterlibatan Pramuka dalam mendukung perhutanan sosial dan edukasi lingkungan.</p>



<p>Selain pengembangan fisik, arah kebijakan Buper Glagah Arum juga mencakup penguatan branding wisata alam berkelanjutan yang berpihak pada pemberdayaan UMKM dan pembukaan peluang ekonomi baru di sekitar kawasan. Pertumbuhan signifikan yang terjadi dari tahun ke tahun, menunjukkan potensi besar kawasan ini sebagai lokomotif wisata-wirausaha yang inklusif di Lumajang.</p>



<p>Ke depan, tambah Mas Yudha, Glagah Arum diharapkan tidak hanya menjadi lokasi perkemahan modern, tetapi juga pusat edukasi dan konservasi yang membanggakan daerah. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223312</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mudahkan Wisatawan Jangkau Destinasi Wisata, Pemkab Banyuwangi Sediakan Angkutan Gratis</title>
		<link>https://memontum.com/mudahkan-wisatawan-jangkau-destinasi-wisata-pemkab-banyuwangi-sediakan-angkutan-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 May 2025 04:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[jangkau]]></category>
		<category><![CDATA[mudahkan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[sediakan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222160</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemkab Banyuwangi menyediakan angkutan wisata gratis menuju berbagai destinasi setiap Sabtu dan Minggu. Langkah ini dilakukan, guna memudahkan wisatawan dalam menjangkau tempat wisata di Kabupaten Banyuwangi. “Program ini untuk memudahkan wisatawan yang ingin liburan di Banyuwangi. Sehingga, masyarakat Banyuwangi yang ingin memanfaatkan layanan ini juga boleh,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Minggu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemkab Banyuwangi menyediakan angkutan wisata gratis menuju berbagai destinasi setiap Sabtu dan Minggu. Langkah ini dilakukan, guna memudahkan wisatawan dalam menjangkau tempat wisata di Kabupaten Banyuwangi.</p>



<p>“Program ini untuk memudahkan wisatawan yang ingin liburan di Banyuwangi. Sehingga, masyarakat Banyuwangi yang ingin memanfaatkan layanan ini juga boleh,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Minggu (18/05/2025) tadi.</p>



<p>Angkutan wisata gratis ini, tambahnya, melayani 13 rute menuju destinasi. Mulai Pulau Bedil, Pantai Mustika, Pulau Merah, Doesoen Kakao, Pemandian Umbul Bening, City Tour Perkotaan Banyuwangi, Taman Nasional Alas Purwo hingga Pantai Wedi Ireng.</p>



<p>Adapun rute lainnya, yaitu menuju Kawah Ijen, Hutan Djawatan, Pantai Grand Watudodol, Bangsring Underwater dan Gumuk Kantong. “Ini bagian service kami untuk para wisatawan yang datang ke Banyuwangi. Jadi ayo datang ke Banyuwangi,” tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, bahwa angkutan wisata gratis ini beroperasi tiap akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu. Untuk armada yang disediakan, terdiri dari satu bus besar dengan 43 kursi, satu bus sedang dengan 25 kursi dan satu minibus dengan 14 kursi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi, I Komang Sudira Atmaja, mengatakan semua armada diberangkatkan start dari area parkir Taman Sritanjung, tiap pukul 07.30 setiap hari Sabtu dan Minggu. Sementara untuk rute menuju Gunung Ijen, berangkat malam hari mulai pukul 22.00, karena menyesuaikan waktu pendakian.</p>



<p>Komang menjelaskan, untuk bisa mendapat layanan angkutan gratis ini, wisatawan dapat mendaftar melalui Aplikasi Smart Kampung milik Pemkab Banyuwangi. Dalam aplikasi tersebut, pendaftar bisa masuk pada fitur semua menu, pilih Dinas Perhubungan, lalu klik angkutan wisata gratis.</p>



<p>Selanjutnya, pendaftar bisa memilih destinasi wisata tujuan, beserta tanggal dan waktu keberangkatan. Namun, semua jadwal dan rute menyesuaikan kuota pendaftar dan permintaan dari pemohon.</p>



<p>“Individu maupun kelompok atau komunitas bisa mendaftar,” tambah Komang.</p>



<p>Selain angkutan gratis yang difasilitasi Pemkab Banyuwangi, juga terdapat layanan angkutan pariwisata subsidi dari Kementerian Perhubungan dan Damri, dengan rute Pulau Merah dan Kawah Ijen. Angkutan ini buka setiap hari menggunakan armada 4 minibus, dengan biaya Rp 30 ribu. Pemesanan tiket online via damri apps atau traveloka atau red bus atau langsung ke kantor Damri Banyuwangi. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222160</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gus Fawait Kunjungi Destinasi Wisata Puslit Kopi dan Kakao hingga Pantai Papuma Jember</title>
		<link>https://memontum.com/gus-fawait-kunjungi-destinasi-wisata-puslit-kopi-dan-kakao-hingga-pantai-papuma-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 May 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[papuma,]]></category>
		<category><![CDATA[puslit]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222017</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama jajaran melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi wisata di kawasan Kabupaten Jember, Selasa (13/05/2025) tadi. Dalam kunjungannya itu, setidaknya ada dua lokasi wisata yang dikunjungi oleh orang nomor satu di Kabupaten Jember tersebut. Titik lokasi yang dikunjungi, adalah Pusat Penelitian (Puslit) Kopi dan Kakao. Selanjutnya, diteruskan dengan mengunjungi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama jajaran melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi wisata di kawasan Kabupaten Jember, Selasa (13/05/2025) tadi. Dalam kunjungannya itu, setidaknya ada dua lokasi wisata yang dikunjungi oleh orang nomor satu di Kabupaten Jember tersebut.</p>



<p>Titik lokasi yang dikunjungi, adalah Pusat Penelitian (Puslit) Kopi dan Kakao. Selanjutnya, diteruskan dengan mengunjungi Pantai Pasir Putih Malikan (Papuma).</p>



<p>Dalam kunjungan tersebut, Gus Fawait-sapaan Bupati Pamekasan, ingin menunjukan bahwa destinasi wisata yang ada di wilayahnya memiliki potensi yang luar biasa. &#8220;Kami ingin menunjukkan bahwa Jember memiliki potensi destinasi wisata yang luar biasa. Mulai eduwisata seperti pusat penelitian kopi dan kakao hingga wisata alam yakni Papuma,&#8221; kata Gus Fawait.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengatakan, bahwa Pantai Papuma juga tidak kalah dengan lokasi wisata yang ada di Indonesia lainnya. &#8220;Pantai Papuma ini dari penilaian kawan-kawan, adalah pantai terbaik di Jawa Timur. Karenanya, jika Raja Ampat terlalu jauh, jadi Papuma adalah pilihan yang pas,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Dalam momen kunjungan itu, Gus Fawait dengan didampingi istri, sekaligus Ketua TP PKK Jember, Gyta Eka Puspita, juga menaiki Bukit Siti Hinggil untuk menikmati keindahan pemandangan laut selatan. Bersama pengunjung lainnya, rombongan melihat pemandangan, baik sunrise maupun sunset.</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan Jember menjadi tujuan wisata,&#8221; imbuhnya. <strong>(st3/vin/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222017</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
