<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>di Surabaya &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/di-surabaya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Sep 2021 09:13:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>di Surabaya &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Anggota Komisi D Surabaya sebut Vaksin Pelajar dan Guru di Surabaya Masih Rendah</title>
		<link>https://memontum.com/anggota-komisi-d-surabaya-sebut-vaksin-pelajar-dan-guru-di-surabaya-masih-rendah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Sep 2021 09:13:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[di Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi D Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Masih Rendah]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin Pelajar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=152842</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Anggota Komisi D Kota Surabaya dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tjutjuk Supariono, mengatakan capaian vaksin pelajar dan guru masih terbilang rendah. Menurutnya, vaksinasi ini perlu diprioritaskan untuk mengantisipasi penularan Covid-19 di lingkungan sekolah. “Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa penerima vaksin pertama untuk remaja usia 12-17 tahun di Surabaya adalah sebesar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Anggota Komisi D Kota Surabaya dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tjutjuk Supariono, mengatakan capaian vaksin pelajar dan guru masih terbilang rendah.</p>



<p>Menurutnya, vaksinasi ini perlu diprioritaskan untuk mengantisipasi penularan Covid-19 di lingkungan sekolah.</p>



<p>“Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa penerima vaksin pertama untuk remaja usia 12-17 tahun di Surabaya adalah sebesar 76.934 jiwa atau 17,94 persen dari target provinsi, sementara untuk penerima vaksin kedua adalah sebesar 58.646 jiwa atau 13,67 persen dari target provinsi,&#8221; paparnya, Selasa (07/09) tadi.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/serapan-perum-bulog-jatim-tembus-di-angka-200-ribu-ton-beras-per-februari">Serapan Perum Bulog Jatim Tembus di Angka 200 Ribu Ton Beras Per Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-anak-di-ruang-digital-dp3ak-jatim-bersama-plato-foundation-gelar-safer-internet-day">Lindungi Anak di Ruang Digital, DP3AK Jatim bersama Plato Foundation Gelar Safer Internet Day</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengelolaan-pemerintahan-dan-penguatan-ekonomi-pemprov-jatim-terima-kunjungan-gubernur-sherly">Pengelolaan Pemerintahan dan Penguatan Ekonomi, Pemprov Jatim Terima Kunjungan Gubernur Sherly</a></li>
</ul>


<p>Lanjut Tjutjuk, vaksin pertama untuk guru di Surabaya adalah sebesar 53.408 jiwa atau 33,28 persen dari target provinsi, sementara untuk penerima vaksin kedua adalah sebesar 47.902 jiwa atau 13,67 persen dari target provinsi.</p>



<p>&#8220;Merujuk dari data ini, maka saya mendorong Pemkot untuk sesegera mungkin melaksanakan percepatan vaksinasi bagi pelajar dan juga pendidik di Surabaya”&nbsp; ujar Tjutjuk.</p>



<p>Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa seluruh sekolah yang melaksanakan PTM&nbsp; sudah melaksanakan serangkaian simulasi PTM dan telah lolos asesmen. Namun penerimaan vaksin untuk pelajar dan guru yang masih sangat minim.</p>



<p>“Memang capaian vaksin ini belum maksimal karena terbatasnya dosis vaksin di Kota Surabaya. Jika dosis vaksin sudah tersedia, saya berharap pelaksanaan vaksin khusus untuk pelajar dan pendidik ini dapat dilakukan di sekolah masing-masing untuk menghindari kerumunan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lanjut Tjutjuk lagi, sehingga mereka tidak perlu untuk datang ke puskesmas atau ke kecamatan dan tidak mengganggu proses belajar mengajar siswa. &#8220;Dengan pelaksanaan PTM ini, saya berharap proses pendidikan di Kota Surabaya yang sempat terhambat karena pandemi Covid-19 ini dapat terlaksana dengan baik,&#8221; harapnya.  <strong>(ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">152842</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pusat Perbelanjaan di Surabaya boleh Terima 50 Persen Pengunjung, Disdag terus Pantau</title>
		<link>https://memontum.com/pusat-perbelanjaan-di-surabaya-boleh-terima-50-persen-pengunjung-disdag-terus-pantau</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Aug 2021 07:01:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[di Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Disdag terus Pantau]]></category>
		<category><![CDATA[Pusat Perbelanjaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=151291</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Selama perpanjang PPKM Level 4, yang dimulai sejak 16 hingga 23 Agustus, perbelanjaan di Surabaya mulai kembali dilonggarkan. Pelonggaran dari yang sebelumnya 25 persen pengunjung pusat perbelanjaan, kini menjadi 50 persen. Kepala Dinas Perdagangan (Kadisdag) Surabaya, Wiwiek Widayati, menjelaskan bahwa saat ini pusat perbelanjaan kembali dibuka, namun pihaknya masih melakukan monitoring pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Selama perpanjang PPKM Level 4, yang dimulai sejak 16 hingga 23 Agustus, perbelanjaan di Surabaya mulai kembali dilonggarkan. Pelonggaran dari yang sebelumnya 25 persen pengunjung pusat perbelanjaan, kini menjadi 50 persen.</p>



<p>Kepala Dinas Perdagangan (Kadisdag) Surabaya, Wiwiek Widayati, menjelaskan bahwa saat ini pusat perbelanjaan kembali dibuka, namun pihaknya masih melakukan monitoring pada pusat perbelanjaan yang buka.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/serapan-perum-bulog-jatim-tembus-di-angka-200-ribu-ton-beras-per-februari">Serapan Perum Bulog Jatim Tembus di Angka 200 Ribu Ton Beras Per Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-anak-di-ruang-digital-dp3ak-jatim-bersama-plato-foundation-gelar-safer-internet-day">Lindungi Anak di Ruang Digital, DP3AK Jatim bersama Plato Foundation Gelar Safer Internet Day</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengelolaan-pemerintahan-dan-penguatan-ekonomi-pemprov-jatim-terima-kunjungan-gubernur-sherly">Pengelolaan Pemerintahan dan Penguatan Ekonomi, Pemprov Jatim Terima Kunjungan Gubernur Sherly</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Karena pembukaan kedua kalinya ini, juga masih dalam tahap ujicoba,&#8221; kata Wiwiek, Jumat (20/08).</p>



<p>Selain itu, Wiwiek juga mengaku atas kerja keras semua pihak, selama pembukaan awal pusat perbelanjaan, Kota Surabaya mendapatkan penilaian mencapai 90 lebih dibandingkan dengan Bandung, Jakarta, dan Semarang.</p>



<p>Penilaian itu meliputi prokes ketat dan ketertiban pengunjung pusat perbelanjaan. &#8220;Untuk pusat perbelanjaan alhamdulillah, saat ini di Surabaya yang di buka menjadi 27 pusat perbelanjaan (mall). Karena sebelumnya ada 24 pusat perbelanjaan kemudian ditambah tiga lagi departement store,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Dalam pelonggaran pusat perbelanjaan saat ini, ujarnya, dine in di restoran juga diperbolehkan buka namun dibatasi 25 persen dan pembatasan waktu 30 menit. &#8220;Jadi pengunjung punya waktu 30 menit setelah makanan disajikan, tapi yang masih belum diperbolehkan buka sampai saat ini yakni bioskop, tempat bermain anak, karaoke. Tapi untuk salon sekarang diperbolehkan buka,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya mengatakan, akan terus melakukan monitoring kepada pusat perbelanjaan di Surabaya meski saat ini pembukaannya terus bertambah. Dengan tujuan mereka pengelola mall tetap patuh pada prokes.</p>



<p>&#8220;Saya tidak tahu, itu pusat yang nanti membuat kebijakan. Apakah diperpanjang atau seperti apa. Yang jelas kami terus memantau prokes di pusat perbelanjaan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 30 Tahun 2021 ada empat kota yang diperbolehkan untuk membuka pusat perbelanjaan.</p>



<p>Yakni Surabaya, Jakarta, Bandung, dan Semarang. Pembukaan itu dimulai pukul 10.00 hingga pukul 20.00 dengan prokes ketat yang diatur oleh Kementerian Perdagangan. Mulai dari usia di bawah 12 tahun dan di atas 70 tahun dilarang masuk. Kemudian pengunjung diwajibkan untuk mendownload aplikasi peduli lindungi yang digunakan sebagai syarat masuk mall, dengan cara melakukan scan barcode. <strong>(ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">151291</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelajar SD sampai SMP di Surabaya Serahkan Bantuan sesama Pelajar Terdampak Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/pelajar-sd-sampai-smp-di-surabaya-serahkan-bantuan-sesama-pelajar-terdampak-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Aug 2021 11:47:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[di Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar SD sampai SMP]]></category>
		<category><![CDATA[Serahkan Bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Terdampak Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=150621</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Pelajar se Surabaya tergerak bahu-membahu untuk menginisiasi aksi sosial membantu sesama pelajar dan masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Aksi tersebut mereka namai dengan Gotong Royong Sekolah Peduli Suroboyo. Secara simbolis, bantuan dari para pelajar Surabaya itu diberikan oleh pelajar kepada sesama pelajar yang kehilangan orang tuanya akibat Covid-19. Baca Juga: Prosesi penyerahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Pelajar se Surabaya tergerak bahu-membahu untuk menginisiasi aksi sosial membantu sesama pelajar dan masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Aksi tersebut mereka namai dengan Gotong Royong Sekolah Peduli Suroboyo.</p>



<p>Secara simbolis, bantuan dari para pelajar Surabaya itu diberikan oleh pelajar kepada sesama pelajar yang kehilangan orang tuanya akibat Covid-19.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/serapan-perum-bulog-jatim-tembus-di-angka-200-ribu-ton-beras-per-februari">Serapan Perum Bulog Jatim Tembus di Angka 200 Ribu Ton Beras Per Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-anak-di-ruang-digital-dp3ak-jatim-bersama-plato-foundation-gelar-safer-internet-day">Lindungi Anak di Ruang Digital, DP3AK Jatim bersama Plato Foundation Gelar Safer Internet Day</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengelolaan-pemerintahan-dan-penguatan-ekonomi-pemprov-jatim-terima-kunjungan-gubernur-sherly">Pengelolaan Pemerintahan dan Penguatan Ekonomi, Pemprov Jatim Terima Kunjungan Gubernur Sherly</a></li>
</ul>


<p>Prosesi penyerahan bantuan yang disaksikan langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya itu dilakukan di halaman Balai Kota Surabaya, Jumat (13/08) tadi.</p>



<p>nyerahan bantuan dari pelajar Surabaya kepada Pemkot Surabaya berupa kebutuhan pokok, seperti 134.5 ton beras, 35.628 liter minyak goreng, 42,7 ton gula, dan 11.401 dus mie instan. Tidak hanya itu, mereka juga memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 1 milyar.</p>



<p>“Ini menjadi contoh. Bayangkan anak sekolah saja bisa memberikan bantuan bagi Kota Surabaya. Nilainya sampai satu miliar lebih. Ini yang membuat saya kagum dan terharu. Tadi saya dibisikin Forkopimda, kalau kita mau belajar atau bertanya, jangan melihat siapa yang menjadi gurunya, tapi lihat apa yang sudah mereka lakukan,” ungkap Eri.</p>



<p>Lanjutnya, ia pun menyampaikan terimakasih banyak kepada bapak/ibu guru yang sudah menanamkan empati kepada muridnya. Tanpa bimbingan dari para guru dan tanpa kebersamaan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, semua ini tidak akan terwujud.</p>



<p>“Terimakasih bapak/ibu guru yang sudah menanamkan empati di hati para pelajar di Kota Surabaya,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu,&nbsp; Pemkot Surabaya hingga saat ini masih mendata berapa banyak warga yang menjadi yatim, piatu, dan yatim piatu karena pandemi Covid-19.</p>



<p>Eri juga mengaku Pemkot Surabaya berencana menyiapkan asrama bagi anak-anak yang rumahnya tidak layak huni. Tidak hanya itu, Pemkot juga akan menjamin pendidikan mereka hingga jenjang kuliah. “Jumlahnya hari ini ada sekitar 300-an, tapi kita masih data kembali. Kita akan berikan asrama jika tidak punya rumah atau rumahnya tidak memenuhi, mereka bisa tinggal di asrama. Kita juga akan biayai pendidikannya sampai dengan kuliah. Sehingga, anak-anak yang ditinggalkan orang tuanya ini masih merasa mempunyai keluarga besar, yaitu keluarga besar Kota Surabaya,” pesan Eri. <strong>(ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">150621</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
