<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dibacok &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dibacok/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Jun 2024 09:50:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dibacok &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Warga Krucil Probolinggo Tewas Dibacok Tetangga</title>
		<link>https://memontum.com/warga-krucil-probolinggo-tewas-dibacok-tetangga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jun 2024 07:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[dibacok]]></category>
		<category><![CDATA[krucil]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[tetangga,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210276</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Nurhalima (65) warga Dusun Tengah, Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, tewas setelah di bacok oleh tetangganya di dalam rumahnya, Rabu (05/06/2024) tadi Informasi yang dihimpun, korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa dengan kondisi berlumuran darah di dalam rumahnya sekitar pukul 09.00 WIB. Kejadian tersebut, kemudian dilaporkan ke kepala desa setempat. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Nurhalima (65) warga Dusun Tengah, Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, tewas setelah di bacok oleh tetangganya di dalam rumahnya, Rabu (05/06/2024) tadi</p>



<p>Informasi yang dihimpun, korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa dengan kondisi berlumuran darah di dalam rumahnya sekitar pukul 09.00 WIB. Kejadian tersebut, kemudian dilaporkan ke kepala desa setempat. Sementara terduga pelaku, diketahui bernama Budiono yang kerap dipanggil Husen, yang merupakan tetangga korban.</p>



<p>Kepala Desa Bermi, Yusuf, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa pembacokan yang terjadi pada warganya itu. Dirinya mengatakan, bahwa diduga pelaku masih merupakan tetangga korban.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bahkan, sebelum ditemukan tewas berlumuran darah, sempat terdengar ada keributan di dalam rumah korban. Setelah di cek, korban sudah dalam keadaan berlumuran darah.</p>



<p>&#8220;Kepala Dusun yang mendengar suara cek-cok, antara korban dan tetangganya itu. Korban mengalami luka di bagian perut dan meninggal dunia. Kemudian, jenazah dibawa ke RS Waluyo Jati,” terangnya.</p>



<p>Setelah mendapatkan informasi kejadian tersebut, pihak kepolisian Satreskrim Polres Probolinggo dan Tim Identifikasi mendatangi lokasi kejadian dan sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).</p>



<p>Sementara itu, Kasi Humas Polres Probolinggo, Iptu Merdhania Pravita, membenarkan kejadian itu. Bahkan, pihaknya saat ini masih melakukan olah TKP. &#8220;Saat ini masih olah TKP di lapangan,&#8221; ujarnya.&nbsp; <strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210276</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bertamu ke Rumah Janda, Seorang Tamu dan Tuan Rumah di Probolinggo Dibacok</title>
		<link>https://memontum.com/bertamu-ke-rumah-janda-seorang-tamu-dan-tuan-rumah-di-probolinggo-dibacok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Nov 2023 04:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[bertamu]]></category>
		<category><![CDATA[dibacok]]></category>
		<category><![CDATA[Janda]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=202028</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Nasib apes dialami seorang janda, Aida Rofiqoh (46) warga Desa Nogosaren, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo dan seorang tamunya, Irfan Wahyudi (42) warga Kelurahan Kandangjati Kulon, Kecamatan Kraksaan, Selasa (21/11/2023) kemarin. Keduanya menjadi sasaran pembacokan, hingga mengakibatkan mereka harus menjalani perawatan serius di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyojati Kraksaan. Kejadian sendiri, berlangsung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Nasib apes dialami seorang janda, Aida Rofiqoh (46) warga Desa Nogosaren, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo dan seorang tamunya, Irfan Wahyudi (42) warga Kelurahan Kandangjati Kulon, Kecamatan Kraksaan, Selasa (21/11/2023) kemarin. Keduanya menjadi sasaran pembacokan, hingga mengakibatkan mereka harus menjalani perawatan serius di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyojati Kraksaan. Kejadian sendiri, berlangsung di rumah Aida.</p>



<p>Diperoleh keterangan, saat itu sekitar pukul 14.00 WIB, Aida Rofiqo kedatangan dua orang tamu yaitu Agus Saiful Akbar (32) warga Desa Kedungcaluk, Kecamatan Krejengan dan Irfan Wahyudi. Keduanya bertamu, untuk membantu Aida membuat surat kuasa pengurusan tanah.</p>



<p>Kemudian sekitar pukul 16.00 WIB, datang seorang pria yang teridentifikasi bernama Abdul Qomar (38), yang merupakan tetangga Aida. Tidak hanya itu, Abdul tanpa basa basi langsung membacok Aida dan Irfan.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Tiba-tiba si pelaku datang dan langsung mengayunkan sajamnya ke Irfan hingga mengenai lengan kanan dan kirinya. Setelah itu, Irfan melarikan diri ke belakang rumah. Sementara itu, pelaku kemudian menarik Aida dan mengalungkan celuritnya,&#8221; kata Kanit Reskrim Polsek Gading, Aipda Antono, saat ditemui, Rabu (22/11/2023) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut Antono menceritakan, Aida sempat melakukan perlawanan terhadap pelaku. Sehingga, mengalami luka di bagian kepala dan jari tangan kanan dan kirinya. Sementara Agus Saiful Akbar, berhasil melarikan diri dan meminta pertolongan ke warga setempat.</p>



<p>&#8220;Aida sempat melakukan perlawanan sehingga kena sabetan di bagian tangan dan kepalanya. Setelah itu, pelaku langsung melarikan diri dan kami sudah melakukan serangkaian olah Tempat Kejadian Perkara,&#8221; paparnya.</p>



<p>Saat ini, lanjutnya, Aida dan Irfan sedang dalam perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyojati Kraksaan.<strong> (nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202028</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gegara Asmara, Pria di Pamekasan Dibacok hingga Tewas</title>
		<link>https://memontum.com/gegara-asmara-pria-di-pamekasan-dibacok-hingga-tewas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Oct 2023 09:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[asmara]]></category>
		<category><![CDATA[dibacok]]></category>
		<category><![CDATA[gegara]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200419</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Diduga berlatar belakang masalah asmara atau cemburu, Romli warga Desa Blaban, Kecamatan Batumarmar, tega menghabisi nyawa Asmoni (39), warga Dusun Lonpelle Daja, Desa Batubintang, Kecamatan Batumarmar, Selasa (24/10/2023) malam. Korban Asmoni mengalami luka bacok yang cukup parah, hingga membuat nyawanya tidak tertolong saat dibawa ke Puskesmas Batumarmar. Kapolsek Tamberu, Iptu Muh Syaiful [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Pamekasan</strong> &#8211; Diduga berlatar belakang masalah asmara atau cemburu, Romli warga Desa Blaban, Kecamatan Batumarmar, tega menghabisi nyawa Asmoni (39), warga Dusun Lonpelle Daja, Desa Batubintang, Kecamatan Batumarmar, Selasa (24/10/2023) malam. Korban Asmoni mengalami luka bacok yang cukup parah, hingga membuat nyawanya tidak tertolong saat dibawa ke Puskesmas Batumarmar.</p>



<p>Kapolsek Tamberu, Iptu Muh Syaiful Bahri, saat dikonfirmasi membenarkan mengenai kejadian pembacokan tersebut. Kejadian itu, dipicu persoalan asmara, sehingga korban dibacok oleh Romli.</p>



<p>&#8220;Kejadian sekira pukul 18.30, yaitu telah terjadi penganiayaan berat hingga membuat korban meninggal. Diduga, peristiwa dipicu lantaran permasalahan perempuan,&#8221; katanya, Rabu (25/10/2023) tadi.</p>



<p>Disampaikan Iptu Syaiful, bahwa sebelum dibacok, korban lebih dahulu sempat mencoba kabur dari pelaku. Hanya saja, usahanya itu tidak berhasil karena pelaku melakukan pengejaran saat bertemu di Dusun Rojing Daja, Desa Blaban, Kecamatan Batumarmar Pamekasan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saat kabur, korban sempat terjatuh. Karena jatuh itulah, sehingga pelaku bisa melakukan pembacokan di badan korban,&#8221; paparnya.</p>



<p>Kejadian itu, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Tamberu hingga petugas segera tiba di lokasi kejadian. Saat itu, korban sudah bersimbah darah hingga dibawa ke Puskesmas Batumarmar. &#8220;Namun nyawa korban tidak bisa tertolong,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, Iptu Sri Sugiarto, mengatakan bahwa pelaku telah berhasil ditangkap. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku tega melakukan aksinya setelah memergoki istrinya berduaan dengan korban di dalam kamar.</p>



<p>&#8220;Mendapati istrinya berdua dengan pria lain, pelaku langsung mendobrak kamar dan berusaha melukai korban dengan senjata tajam. Tersangka melakukan itu, lantaran sakit hati melihat korban berduaan dengan istrinya. Adapun barang bukti yang diamankan petugas, diantaranya satu buah baju yang terdapat darah (milik korban) dan sebilah celurit milik pelaku yang terdapat bercak darah,&#8221; jelasnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200419</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jasa Ojek Asal Probolinggo Jadi Sasaran Begal, Korban Dibacok dan Motor Dibawa Kabur</title>
		<link>https://memontum.com/jasa-ojek-asal-probolinggo-jadi-sasaran-begal-korban-dibacok-dan-motor-dibawa-kabur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Aug 2023 03:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Begal]]></category>
		<category><![CDATA[dibacok]]></category>
		<category><![CDATA[dibawa]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sasaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196497</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Seorang tukang ojek, Samito (53), warga Jalan Sunan Ampel, Kelurahan Jrebeng Lor, Kota Probolinggo, menjadi korban begal, Selasa (21/08/2023) malam. Akibat kejadian yang berlangsung di Jalan Raya Desa Pajurangan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, tidak hanya membuat korban harus merelakan motor Honda Scoopy Nopol N 3707 SY. Namun, korban juga mengalami luka bacok [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Seorang tukang ojek, Samito (53), warga Jalan Sunan Ampel, Kelurahan Jrebeng Lor, Kota Probolinggo, menjadi korban begal, Selasa (21/08/2023) malam. Akibat kejadian yang berlangsung di Jalan Raya Desa Pajurangan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, tidak hanya membuat korban harus merelakan motor Honda Scoopy Nopol N 3707 SY. Namun, korban juga mengalami luka bacok di bagian dada, tangan kiri dan punggung, sehingga harus menjalani perawatan.</p>



<p>Menurut keterangan anak korban, Joko Hidayanto, bahwa kejadian itu terjadi sekitar pukul 21.00. Saat itu, orang tuanya hendak pulang setelah mengantarkan penumpangnya dari Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Saat sampai di Jalur Pantura Probolinggo-Situbondo, atau tepatnya di Jalan Raya Desa Pajurangan, korban berhenti sejenak untuk buang air kecil. &#8220;Setelah berhenti sejenak, tiba-tiba ada tiga orang yang menghampiri ayah saya. Salah satu pelaku, langsung mengeluarkan clurit dan menyabetkan senjata itu ke arah ayah saya,&#8221; ujar anak korban, Rabu (22/08/2023) tadi.</p>



<p>Karena diserang dengan membabi buta dan mengenai bagian dada, tangan kiri dan punggung, tambah Joko, orang tuanya kemudian menyelamatkan diri untuk meminta tolong. Saat itulah, kawanan begal tersebut pergi sambil membawa lari sepeda motor korban. “Setelah mengambil motor milik ayah saya, kawanan pelaku katanya kabur ke arah Timur,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Dari kejadian itu, imbuhnya, orang tuanya kemudian dievakuasi warga ke rumah sakit Wonolangan, untuk mendapatkan pertolongan medis. &#8220;Saat ini ayah sudah mendapat perawatan di rumah sakit. Kondisinya luka-luka akibat bacokan,” paparnya.</p>



<p>Terkait kejadian ini, pun sudah dilaporkan ke Polsek Gending. Atas laporan itu, pihak kepolisian kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mendatangi korban ke rumah sakit Wonolangan, untuk dimintai keterangan.</p>



<p>Kanitreskrim Polsek Gending, Bripka Hendrik, membenarkan adanya kejadian itu. &#8220;Kami masih melakukan penyelidikan. Saat ini korban masih dalam perawatan di RSU Winolangan,&#8221; ujarnya saat dikonfirmasi Memontum.com. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196497</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
