<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dibekali &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dibekali/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Feb 2026 12:47:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dibekali &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Penguatan Kapasitas Kader, TP PKK Lumajang Dibekali Literasi Keuangan</title>
		<link>https://memontum.com/penguatan-kapasitas-kader-tp-pkk-lumajang-dibekali-literasi-keuangan</link>
					<comments>https://memontum.com/penguatan-kapasitas-kader-tp-pkk-lumajang-dibekali-literasi-keuangan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[dibekali]]></category>
		<category><![CDATA[kader]]></category>
		<category><![CDATA[kapasitas]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[penguatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230093</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa tantangan ekonomi keluarga saat ini tidak semata-mata disebabkan oleh keterbatasan pendapatan. Lebih dari itu, kemampuan mengelola keuangan, merencanakan kebutuhan, serta mengambil keputusan finansial yang tepat menjadi faktor penentu ketahanan ekonomi keluarga. Hal tersebut disampaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa tantangan ekonomi keluarga saat ini tidak semata-mata disebabkan oleh keterbatasan pendapatan. Lebih dari itu, kemampuan mengelola keuangan, merencanakan kebutuhan, serta mengambil keputusan finansial yang tepat menjadi faktor penentu ketahanan ekonomi keluarga.</p>



<p>Hal tersebut disampaikan Ketua TP PKK Lumajang, dalam kegiatan Penguatan Kapasitas Kader PKK melalui Literasi Keuangan yang digelar di Kelurahan Tompokersan, Kabupaten Lumajang, Senin (09/02/2026) tadi. Disampaikan Dewi, banyak persoalan ekonomi keluarga dapat diminimalisasi apabila masyarakat memiliki pemahaman dasar yang baik tentang pengelolaan keuangan.</p>



<p>“Literasi keuangan bukan hanya soal menambah penghasilan, tetapi bagaimana keluarga mampu mengatur, merencanakan dan menggunakan keuangan secara bijak. Di sinilah peran kader PKK menjadi sangat penting,” katanya.</p>



<p>Dalam konteks tersebut, dirinya juga menekankan bahwa kader PKK diharapkan mampu bertransformasi menjadi agen edukasi keuangan yang membumi dan mudah dipahami masyarakat. Kader tidak hanya berperan sebagai pelaksana program, tetapi juga pendamping yang mampu menjelaskan konsep keuangan secara sederhana dan aplikatif sesuai kondisi keluarga.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ketua TP PKK Dewi menilai, pendekatan literasi keuangan yang dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari akan lebih efektif dalam membangun kesadaran masyarakat. Mulai dari pengaturan anggaran rumah tangga, perencanaan kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang hingga pengenalan layanan keuangan yang aman dan bertanggung jawab.</p>



<p>Kegiatan literasi keuangan yang melibatkan TP PKK Kecamatan, TP PKK Kelurahan Tompokersan, serta dukungan Bank Indonesia dan Bank Jatim, ini dirancang untuk membekali kader dengan pemahaman praktis yang dapat langsung diterapkan dan disebarluaskan di lingkungan masing-masing.</p>



<p>Lebih lanjut, dirinya juga mendorong agar hasil kegiatan ini tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan individu, tetapi ditindaklanjuti melalui edukasi berkelanjutan hingga tingkat keluarga dan dasawisma. Dengan demikian, literasi keuangan dapat menjadi gerakan bersama yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.</p>



<p>“Jika kader PKK mampu menjadi penggerak literasi keuangan di lingkungannya, maka ketahanan ekonomi keluarga akan semakin kuat dan dampaknya akan dirasakan secara luas,” imbuhnya.</p>



<p>Melalui penguatan peran kader sebagai agen edukasi keuangan, TP PKK Lumajang diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam membangun keluarga yang lebih mandiri, tangguh dan sejahtera di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/penguatan-kapasitas-kader-tp-pkk-lumajang-dibekali-literasi-keuangan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230093</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perwakilan OSIS SMP Kabupaten Jombang Dibekali Ilmu Komunikasi di Era Digital</title>
		<link>https://memontum.com/perwakilan-osis-smp-kabupaten-jombang-dibekali-ilmu-komunikasi-di-era-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dibekali]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[perwakilan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228546</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, menyelenggarakan Workshop Literasi Etika dalam Berkomunikasi di Era Digital. Kegiatan yang dilaksanakan di area Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, berlangsung selama dua hari, hingga Selasa (09/12/2025) besok. Pelaksanaan workshop sendiri, diikuti oleh 89 siswa perwakilan OSIS SMP se-Kabupaten Jombang. Kegiatan ini, bertujuan membekali peserta didik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, menyelenggarakan Workshop Literasi Etika dalam Berkomunikasi di Era Digital. Kegiatan yang dilaksanakan di area Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, berlangsung selama dua hari, hingga Selasa (09/12/2025) besok.</p>



<p>Pelaksanaan workshop sendiri, diikuti oleh 89 siswa perwakilan OSIS SMP se-Kabupaten Jombang. Kegiatan ini, bertujuan membekali peserta didik dengan pemahaman etika, kesadaran diri, serta keterampilan komunikasi yang sehat di tengah maraknya interaksi digital melalui media sosial dan berbagai platform daring.</p>



<p>Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Sekolah Menengah Pertama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Jombang, Iswahyudi Hidayat, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran pelajar sebagai agen perubahan yang mampu membawa nilai-nilai positif di ruang digital. “Di era digital, kemampuan berkomunikasi tidak hanya soal berbicara atau menulis, tetapi juga soal etika, empati dan kesadaran akan dampak dari setiap pesan yang disampaikan. Melalui workshop ini, kami berharap para pengurus OSIS mampu menjadi teladan dalam berkomunikasi secara santun, asertif dan tidak saling merugikan,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selama kegiatan berlangsung, materi disampaikan oleh Puspita Indriani, yang membahas pentingnya membangun pola pikir pemenang hati, kerangka kesadaran dalam meraih tujuan, keterampilan berkomunikasi secara asertif, serta kemampuan membangun relasi yang sehat dan bebas dari toksisitas di era digital.</p>



<p>Materi-materi ini disampaikan secara interaktif melalui diskusi, simulasi dan refleksi bersama agar mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang berharap para peserta dapat menerapkan nilai-nilai etika komunikasi yang telah diperoleh, baik di lingkungan sekolah maupun di ruang digital.</p>



<p>Workshop ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Disdikbud Jombang dalam memperkuat pembangunan karakter peserta didik agar mampu menjadi generasi yang cerdas, beretika dan bertanggung jawab di era digital. <strong>(kom/jom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228546</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Literasi, Generasi Muda dan Insan Pers di Kota Malang Dibekali Program P5 HAM</title>
		<link>https://memontum.com/perkuat-literasi-generasi-muda-dan-insan-pers-di-kota-malang-dibekali-program-p5-ham</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dibekali]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227736</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Upaya memperkuat literasi Hak Asasi Manusia (HAM) di kalangan generasi muda kembali dilakukan oleh pemerintah pusat bersama DPR RI melalui program Penghormatan, Perlindungan, Pemenuhan, Penegakan dan Pemajuan Hak Asasi Manusia (P5 HAM), di Gedung Aula Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Kota Malang, Jumat (14/11/2025) tadi. Pelaksanaan kegiatan ini, melibatkan akademisi dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Upaya memperkuat literasi Hak Asasi Manusia (HAM) di kalangan generasi muda kembali dilakukan oleh pemerintah pusat bersama DPR RI melalui program Penghormatan, Perlindungan, Pemenuhan, Penegakan dan Pemajuan Hak Asasi Manusia (P5 HAM), di Gedung Aula Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Kota Malang, Jumat (14/11/2025) tadi. Pelaksanaan kegiatan ini, melibatkan akademisi dan insan pers.</p>



<p>Dosen Fakultas Hukum Universitas Negeri Jember, Nando Yussele Mardika, menyampaikan bahwa komitmen pemerintah dalam pemenuhan HAM kini semakin mengalami kemunduran. “Yang mengkhawatirkan bukan soal konsep atau gagasan politik. Masalah utama ada pada implementasi dan penggunaan kewenangan oleh aparat penegak hukum yang seharusnya independen,” jelas Nando.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa program P5 HAM merupakan bagian dari kegiatan anggota DPR RI di daerah pemilihannya masing-masing sebagai bentuk edukasi publik mengenai HAM. Menurutnya, rendahnya keterlibatan masyarakat dalam penyusunan regulasi dan kebijakan publik memperlemah kualitas demokrasi.</p>



<p>“Suara publik jarang benar-benar menjadi bagian dalam pengambilan kebijakan. Ini menunjukkan akuntabilitas demokrasi kita masih rendah,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Nando juga menegaskan, bahwa isu HAM dan kebebasan pers tidak dapat dipisahkan dari peran masyarakat sipil. Namun, efektivitas gerakan advokasi sangat bergantung pada kemauan politik pemerintah. “Tanpa political will, kemajuan kebebasan pers maupun HAM akan sulit dicapai,” katanya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua DPC PDI-Perjuangan Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, turut berbagi pengalaman mengenai keberagaman di Kota Malang. Apalagi dirinya pendatang dari Bali, yang merasakan Kota Malang sebagai kota yang sangat menerima perbedaan.</p>



<p>“Malang ini sangat terbuka terhadap berbagai latar belakang suku, ras, dan agama. Karena itu, pendatang perlu menyesuaikan diri dan menghormati budaya lokal,” tegas Made.</p>



<p>Made menekankan bahwa adaptasi budaya merupakan kunci dalam menjaga harmoni sosial. Dirinya juga bercerita, tentang perjalanan hidupnya hingga dipercaya memimpin DPRD Kota Malang. “Kesuksesan itu datang dari kemauan yang kuat. Itu prinsip yang selalu saya pegang,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Ketua PWI Malang Raya, Cahyono, menyampaikan apresiasi kepada UIBU yang konsisten mendukung kegiatan kolaboratif antara kampus dan insan pers. Menurutnya, kerjasama ini membuka ruang bagi lahirnya berbagai program yang memberikan manfaat luas. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227736</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jambore Bina Gizi, 228 Pramuka Penggalang Banyuwangi Dibekali Pengetahuan Seputar Stunting</title>
		<link>https://memontum.com/jambore-bina-gizi-228-pramuka-penggalang-banyuwangi-dibekali-pengetahuan-seputar-stunting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Sep 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dibekali]]></category>
		<category><![CDATA[Jambore]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[penggalang]]></category>
		<category><![CDATA[pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[seputar]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226342</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Wakil Bupati Banyuwangi, yang sekaligus Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Banyuwangi, Mujiono, mengapresiasi pelaksanaan Jambore Bina Gizi yang diikuti sebanyak 228 Pramuka Penggalang Banyuwangi, yang digelar di areal Kampus Stikes Banyuwangi, pada 27 hingga 28 September 2025. Dalam pelaksanaan itu, para peserta dari siswa SMP/MTs se-Banyuwangi, diajak untuk meningkatkan pengetahuan seputar pencegahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Wakil Bupati Banyuwangi, yang sekaligus Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Banyuwangi, Mujiono, mengapresiasi pelaksanaan Jambore Bina Gizi yang diikuti sebanyak 228 Pramuka Penggalang Banyuwangi, yang digelar di areal Kampus Stikes Banyuwangi, pada 27 hingga 28 September 2025. Dalam pelaksanaan itu, para peserta dari siswa SMP/MTs se-Banyuwangi, diajak untuk meningkatkan pengetahuan seputar pencegahan stunting.</p>



<p>“Kami berharap mereka memiliki pengetahuan pentingnya gizi sejak dini. Dan harapannya bisa diterapkan di rumah,” kata Mujiono, Minggu (28/09/2025) tadi.</p>



<p>Selama dua hari itu, sesuai rencana peserta akan mengikuti berbagai kegiatan edukatif. Mulai dari pembekalan materi gizi seimbang (Isi Piringku), teknik perencanaan menu harian, kampanye cegah stunting, hingga lomba memasak makanan sehat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Wabup Mujiono sendiri, mengaku sangat mensuport kegiatan yang diinisiasi oleh Racana Pramuka Stikes Banyuwangi. Menurutnya, upaya pencegahan stunting tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan harus dilakukan secara holistik bersama banyak pihak.</p>



<p>&#8220;Mereka telah dilatih dan disiapkan menjadi agen pencegahan stunting. Mereka dibekali berbagai pengetahuan tentang gizi agar bisa menularkannya kepada keluarga maupun lingkungan,&#8221; kata Mujiono.</p>



<p>Sementara itu, panitia Jambore Bina Gizi, Erik Toga, menjelaskan peserta terdiri atas 228 Pramuka Penggalang dari 17 SMP/MTs se- Banyuwangi. “Ini akan kita perluas sasarannya ke jenjang SMA/MA. Tujuannya agar anak-anak muda memahami pentingnya gizi seimbang dan membangun kesadaran mereka untuk ikut terlibat dalam program pencegahan stunting yang terus dilakukan oleh Pemkab,” urainya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226342</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Libatkan Badan Siber Sandi Negara, ASN di Pemkab Banyuwangi Dibekali Keahlian Dasar Cyber Security</title>
		<link>https://memontum.com/libatkan-badan-siber-sandi-negara-asn-di-pemkab-banyuwangi-dibekali-keahlian-dasar-cyber-security</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Oct 2024 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dibekali]]></category>
		<category><![CDATA[keahlian]]></category>
		<category><![CDATA[libatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216003</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemkab Banyuwangi bersama Badan Siber Sandi Negara (BSSN), selenggarakan Hacking Day 5.0. Yakni, sebuah training untuk membekali kapasitas dasar cyber security bagi pengguna teknologi digital daerah, Rabu (30/10/2024) hingga Kamis (31/10/2024) tadi. Hacking Day sendiri, diikuti 200 peserta ASN yang berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Banyuwangi. “Pengetahuan dasar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemkab Banyuwangi bersama Badan Siber Sandi Negara (BSSN), selenggarakan Hacking Day 5.0. Yakni, sebuah training untuk membekali kapasitas dasar cyber security bagi pengguna teknologi digital daerah, Rabu (30/10/2024) hingga Kamis (31/10/2024) tadi.</p>



<p>Hacking Day sendiri, diikuti 200 peserta ASN yang berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Banyuwangi. “Pengetahuan dasar tentang keamanan siber sangat penting bagi ASN, karena pelayanan publik sudah hampir semua memanfaatkan teknologi digital. Minimal, mereka memiliki dasar-dasar pengetahuan untuk meminimalisir serangan siber,” kata Plt Bupati Banyuwangi, Sugirah, Kamis (31/10/2024) tadi.</p>



<p>Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Banyuwangi, Budi Santoso, menambahkan bahwa event Hacking Day 5.0 merupakan yang kelima kalinya diselenggarakan oleh Pemkab Banyuwangi. Kali ini, pelaksanaan mengusung konsep Security Awareness Training yang membekali ASN untuk bisa mengidentifikasi dan menghindari ancaman siber sehari-hari. Seperti phishing, malware, maupun serangan akibat faktor human error.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Dengan mengenali berbagai ancaman keamanan siber, maka bisa meminimalisir resiko terjadinya peretasan hingga kebocoran data pemerintah dan data publik. Pada pelatihan ini, peserta juga ditraining bagaimana mengelola data yang aman,” kata Budi.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, dua nara sumber dihadirkan, yakni dari Politeknik Siber dan Sandi Negara. Yaitu, Lektor Kepala pada Politeknik Siber dan Sandi Negara, Amiruddin dan Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Pertama pada Politeknik Siber dan Sandi Negara, Aldimas Chatra Firdiansyah.</p>



<p>Sejumlah materi yang diberikan, antara lain tentang 10 langkah penting dalam kemanan siber yakni pendidikan dan kesadaran pengguna, pengelolaan aset, pengelolaan kerentanan, keamanan data dan pengelolaan insiden siber. Sejumlah tips juga diberikan oleh pemateri, untuk terhindar dari serangan siber. Seperti pemakaian antivirus dan firewall, memperbarui perangkat lunak, membackup data secara teratur hingga menggunakan Wifi publik dengan bijak.</p>



<p>“Mereka juga menyarankan sejumlah hal teknis terkait antisipasi serangan siber,” tambahnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216003</post-id>	</item>
		<item>
		<title>63 Siswa SMP Swasta di Lumajang Dibekali Ketrampilan Kepemimpinan</title>
		<link>https://memontum.com/63-siswa-smp-swasta-di-lumajang-dibekali-ketrampilan-kepemimpinan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jan 2024 10:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dibekali]]></category>
		<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[ketrampilan]]></category>
		<category><![CDATA[swasta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204446</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, memberikan apresiasi adanya kegiatan Diklat Kepemimpinan &#8216;Young Leader&#8217; yang diselenggarakan di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Sabtu (13/01/2024) tadi. Dalam sambutannya, Pj Bupati Yuyun menekankan pentingnya peran anak-anak didik sebagai harapan bangsa dalam meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Lumajang. Dirinya berharap, diklat tersebut dapat meningkatkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, memberikan apresiasi adanya kegiatan Diklat Kepemimpinan &#8216;Young Leader&#8217; yang diselenggarakan di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Sabtu (13/01/2024) tadi.</p>



<p>Dalam sambutannya, Pj Bupati Yuyun menekankan pentingnya peran anak-anak didik sebagai harapan bangsa dalam meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Lumajang. Dirinya berharap, diklat tersebut dapat meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan menanamkan jiwa kepemimpinan yang tinggi seiring dengan cinta terhadap nilai-nilai luhur budaya Indonesia.</p>



<p>Pj Bupati Yuyun juga mengingatkan peserta, untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh. &#8220;Saya berharap bahwa diklat ini tidak hanya meningkatkan kemampuan berorganisasi, tetapi juga kemampuan berbicara di hadapan publik,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, dirinya juga menekankan pentingnya &#8216;balance&#8217; antara belajar dan berorganisasi. Karenanya, mengajak peserta untuk tetap mengutamakan tugas utama sebagai pelajar.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Panitia Diklat Kepemimpinan &#8216;Young Leader&#8217;, Muhamad Irfan, mengungkapkan bahwa &#8216;Young Leader&#8217; digelar dalam rangka pembentukan jiwa kepemimpinan yang kuat bagi generasi muda Lumajang. Pelaksanaan kegiatan sendiri, mengusung tema &#8216;Mempertegas Fungsi Young Leader dalam Melahirkan Calon Pemimpin Masa Depan yang Handal, Berintegritas dan Ideal&#8217;.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa pelaksanaan diikuti 63 siswa dari SMP swasta se-Kabupaten Lumajang. Sementara kegiatan tersebut, merupakan bagian dari Program Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) 74 SMP Swasta se-Kabupaten Lumajang tahun 2023.</p>



<p>&#8220;Kami berharap melalui kegiatan tersebut, generasi muda Lumajang akan tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang berkualitas dan mampu menghadapi perubahan dengan tangguh,&#8221; urainya.</p>



<p>Diklat Kepemimpinan tersebut dimeriahkan oleh mentor dari Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Maarif NU Lumajang, membawakan materi dasar terkait kepemimpinan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204446</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Porsonel Polresta Malang Kota Dibekali Pelatihan Kemampuan PPGD dan Penanganan Kebakaran</title>
		<link>https://memontum.com/porsonel-polresta-malang-kota-dibekali-pelatihan-kemampuan-ppgd-dan-penanganan-kebakaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Sep 2023 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dibekali]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[kemampuan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<category><![CDATA[porsonel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198890</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Personel Polresta Malang Kota dan Polsek jajaran dibekali pelatihan kemampuan penanganan bencana kebakaran dan Pertolongan Pertama Pada Kegawatdaruratan (PPGD), Selasa (26/09/2023) tadi. Pelatihan ini, dibuka langsung oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto di Ballroom Sanika Satyawada. Kegiatan yang diikuti 100 peserta tersebut menghadirkan nara sumber handal seperti dr Arkas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Personel Polresta Malang Kota dan Polsek jajaran dibekali pelatihan kemampuan penanganan bencana kebakaran dan Pertolongan Pertama Pada Kegawatdaruratan (PPGD), Selasa (26/09/2023) tadi. Pelatihan ini, dibuka langsung oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto di Ballroom Sanika Satyawada.</p>



<p>Kegiatan yang diikuti 100 peserta tersebut menghadirkan nara sumber handal seperti dr Arkas dari RS Bhayangkara Hasta Brata, Damkar Kota Malang, Relawan RJT dan Relawan Es Teh Anget. &#8220;Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Saya berharap, kegiatan ini dapat memberikan edukasi penanganan serta langkah antisipasi dan kesiapsiagaan apabila menghadapi situasi serta kondisi yang tidak kita inginkan, khususnya bagi personel yang berhadapan langsung dengan kejadian di lapangan,&#8221; kata Kombes Pol Budi Hermanto.</p>



<p>Dirinya berharap, ini akan ada kegiatan lanjutan seperti praktik maupun simulasi secara langsung kepada para BKO Karhutla di wilayah lain. &#8220;Semoga kegiatan positif ini nantinya dapat kita simulasikan atau mungkin nantinya akan dipraktikkan pada BKO Karhutla pada beberapa wilayah lain,&#8221; tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Seluruh peserta yang hadir pada kegiatan peningkatan kemampuan kali ini, itu tidak hanya menerima materi secara teori. Namun, juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan praktik ringan dari para pemateri.</p>



<p>Seperti halnya dr Arkas dari RS Bhayangkara Hasta Brata, memberikan arahan kepada peserta dalam melaksanakan bantuan hidup dasar yang harus memperhatikan beberapa aspek penting. &#8220;Perlu diingat bahwa dalam melaksanakan bantuan hidup dasar kepada masyarakat ataupun keluarga, tentunya harus memperhatikan dan memegang teguh aspek aman penolong, aman lingkungan dan aman bagi pasien sebelum kita melakukan tindakan,&#8221; jelas dr Arkas.</p>



<p>Petugas Damkar Kota Malang juga memberikan pengetahuan dasar dan melakukan simulasi terhadap beberapa hal yang perlu dilakukan ketika terjadi adanya kebakaran. Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sangat memperhatikan dengan jelas apa saja yang telah diajarkan untuk kemudian dipraktikkan sebagai bekal apabila terjadi situasi nyata.</p>



<p>Kegiatan bimbingan teknik yang berlangsung tersebut dilanjutkan dengan adanya simulasi pemadaman pada kebakaran yang dilaksanakan di bangunan Ex Bioskop Kelud, Kecamatan Klojen, Kota Malang.<strong> (gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198890</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Optimalkan Bantuan Mobil Sehat Desa dan Kelurahan di Lamongan, Seluruh Driver Dibekali Basic Life Support</title>
		<link>https://memontum.com/optimalkan-bantuan-mobil-sehat-desa-dan-kelurahan-di-lamongan-seluruh-driver-dibekali-basic-life-support</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jun 2023 03:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[basic]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[dibekali]]></category>
		<category><![CDATA[driver]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[life]]></category>
		<category><![CDATA[mobil]]></category>
		<category><![CDATA[optimalkan]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[seluruh]]></category>
		<category><![CDATA[support]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191802</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Peningkatan kualitas layanan kesehatan dan penanganan pertama kepada korban kegawatdaruratan, terus dilakukan Pemkab Lamongan. Kali ini, para driver mobil sehat dibekali pelatihan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) berupa pelatihan Basic Life Support (BLS). Langkah ini, sebagai tindak lanjut rampungnya pemberian bantuan mobil sehat kepada 474 desa dan kelurahan di Kabupaten Lamongan BLS [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Peningkatan kualitas layanan kesehatan dan penanganan pertama kepada korban kegawatdaruratan, terus dilakukan Pemkab Lamongan. Kali ini, para driver mobil sehat dibekali pelatihan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) berupa pelatihan Basic Life Support (BLS). Langkah ini, sebagai tindak lanjut rampungnya pemberian bantuan mobil sehat kepada 474 desa dan kelurahan di Kabupaten Lamongan</p>



<p>BLS sendiri, merupakan pelatihan kegawatdaruratan yang bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan bantuan hidup dasar terhadap kasus henti jantung kepada tenaga medis maupun orang awam seperti driver mobil sehat. Menyaksikan secara langsung simulasi BLS di Puskesmas Dradah Kecamatan Kedungpring, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengaku bangga dan mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelatihan BLS.</p>



<p>Disampaikan Bupati Yuhronur, bahwa selain memberikan skil kepada para driver, harapannya pasien atau korban kegawatdaruratan akan mendapatkan pertolongan pertama dengan cepat. &#8220;Hari ini kita bisa menghadiri kegiatan peresmian Gedung Poned di Puskesmas Dradah, sekaligus menyaksikan pelatihan Basic Life Support yang diperuntukan bagi para driver mobil sehat. Saya cukup surprise, sangat mengapresiasi terhadap kegiatan ini. Sehingga, nantinya bisa memaksimalkan pertolongan pertama bagi korban,&#8221; kata Bupati Yuhronur, Minggu (25/06/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Ditambahkannya, melalui pelatihan BLS ini, para driver memiliki skil yang sangat penting dan bermanfaat di tengah masyarakat. &#8220;Alhamdulillah, sudah ada 474 mobil sehat yang diberikan untuk peningkatan layanan kesehatan di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Lamongan. Termasuk, dilengkapi juga dengan driver yang terampil. Semoga ini benar-benar bermanfaat dan terima kasih kepada peserta pelatihan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, dr Taufik Hidayat, secara terpisah mengatakan bahwa seluruh puskesmas di wilayah Lamongan telah menyelenggarakan pelatihan penanganan korban kegawatdaruratan atau BLS kepada para driver mobil sehat. Sehingga, para driver tidak hanya ahli dalam mengemudi, tapi mampu memberikan memberikan pertolongan pertama pada kasus kegawatdaruratan, sebelum korban kegawatdaruratan dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan.</p>



<p>&#8220;Melalui pelatihan ini, driver tidak hanya ahli dalam mengemudi. Namun, juga mampu memberikan pertolongan pertama pada kasus kegawatdaruratan dan mampu mengendalikan situasi agar dalam penanganan pasien gawat darurat tidak panik,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Selain menggelar pelatihan BLS yang diikuti 48 driver mobil sehat naungan Puskesmas Modo, Kedungpring dan RS Karangkembang Babat, Bupati Yuhronur didampingi Kepala Dinas Kesehatan Lamongan dan Kepala Puskesmas Dradah juga meresmikan Gedung Poned dan melaunching Inovasi Permen Sugus Plus (Persalinan di Puskesmas Dradah Mendapatkan 3 Surat Sekaligus, Akta, KK, KIA plus BPJS dan Foto Baby Born).</p>



<p>Berikutnya, rombongan mengunjungi Puskesmas Sugio untuk meresmikan Gedung Poned puskesmas setempat. Termasuk, meresmikan Gedung UGD, Ruang VIP, Musholla Al Ikhlas hingga inovasi Elaps (Elektronik Laporan Pegawai Puskesmas Sugio). <strong>(zen/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191802</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
