<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>diberi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/diberi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Jan 2026 12:43:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>diberi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Digitalisasi Bansos di Banyuwangi segera Diumumkan, Masyarakat Diberi Masa Sanggah Tiga Hari</title>
		<link>https://memontum.com/digitalisasi-bansos-di-banyuwangi-segera-diumumkan-masyarakat-diberi-masa-sanggah-tiga-hari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bansos]]></category>
		<category><![CDATA[diberi]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[diumumkan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[sanggah]]></category>
		<category><![CDATA[segera]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229687</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Setelah diujicobakan pertama kali di Kabupaten Banyuwangi, hasil pendaftaran program digitalisasi bantuan sosial atau juga dikenal dengan perlindungan sosial (Perlinsos), akan segera diumumkan. Dari pengumuman itu, nantinya masyarakat bisa mengakses secara langsung pengumuman hasil pendaftaran sesuai jadwal yang ditetapkan. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan bahwa masyarakat akan sangat diuntungkan dari Program Bansos [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Setelah diujicobakan pertama kali di Kabupaten Banyuwangi, hasil pendaftaran program digitalisasi bantuan sosial atau juga dikenal dengan perlindungan sosial (Perlinsos), akan segera diumumkan. Dari pengumuman itu, nantinya masyarakat bisa mengakses secara langsung pengumuman hasil pendaftaran sesuai jadwal yang ditetapkan.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan bahwa masyarakat akan sangat diuntungkan dari Program Bansos Digital ini. &#8220;Karena Bansos ini akan lebih tepat sasaran dan akuntabilitas juga terjaga,&#8221; kata Bupati Ipuk, seusai sosialisasi tahapan lanjutan Digitalisasi Bansos di Pendopo Banyuwangi, Jumat (23/01/2026) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, pemerintah pusat memperkirakan jadwal pengumuman Perlinsos digital akan dimulai pada awal Februari mendatang. Masyarakat yang sebelumnya telah mendaftar program tersebut, nantinya bisa mengakses hasil pendaftaran melalui kantor desa, agen Perlinsos dan laman Portal Perlinsos.</p>



<p>Dalam sosialisasi itu, Principal Expert Government Technology Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Rahmat Danu Andika, mengatakan hasil seleksi yang diumumkan berasal dari filter uji coba terbaru yang diterapkan. &#8220;Hasilnya akan ditampilkan secara transparan, termasuk alasan mengapa seseorang dinyatakan layak atau tidak layak,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk kebutuhan tersebut, Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) yang menginisiasi program nasional tersebut telah melakukan sosialisasi terkait pengumuman hasil kelayakan pendaftar Perlinsos dan masa sanggah ke seluruh agen Perlinsos dan tokoh masyarakat di Banyuwangi selama empat hari. Yaitu, pada 20 hingga 23 Januari 2026.</p>



<p>Masyarakat yang merasa tidak mampu tapi dinyatakan tak layak menerima Bansos berdasarkan hasil seleksi, bisa mengajukan proses sanggah. Proses sanggah bakal berlangsung selama sebulan, dimulai setelah pengumuman hasil.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Proses sanggah sangat mudah dilakukan. Bisa melalui agen, secara mandiri melalui Portal Perlinsos, maupun dengan datang langsung ke kantor desa untuk dibantu oleh agen yang bertugas,&#8221; papar Andika.</p>



<p>Proses sanggah, kata dia, dilakukan untuk mendapatkan data akhir yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil sanggahan warga tersebut akan segera diproses lebih lanjut oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk dicek kebenarannya, dan bila benar data otomatis akan diupdate.</p>



<p>Andika mengapresiasi upaya Pemkab Banyuwangi, dalam mendukung program unggulan pemerintah pusat ini. Sebagai daerah pertama yang ditunjuk dalam uji coba pelaksanaan Pelinsos digital.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, proses Perlinsos digital di Banyuwangi berjalan cukup lancar. Sejak tahun lalu, kolaborasi antar kementerian dan dukungan Pemkab dan seluruh warga Banyuwangi sangat baik,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Tenaga Ahli Menteri Sosial, Andy Kurniawan, mengatakan bahwa hasil akhir Program Pelinsos Digital akan digunakan sebagai pijakan penyaluran dua jenis bantuan sosial ke depan, yakni bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). &#8220;Konsekuensinya, akan ada banyak perubahan. Penerima yang sebelumnya diketahui tidak layak akan dikeluarkan dari daftar penerima dan digantikan dengan mereka yang dinyatakan layak berdasarkan hasil pendataan terbaru ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Andy menjelaskan, jumlah penerima bantuan sosial 2 program itu akan disesuaikan dengan kouta bantuan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. &#8220;Kementerian Sosial tidak bisa menambah kuota secara langsung. Kuota di daerah ditentukan berdasarkan rasio tingkat kemiskinan di daerah tersebut. Kuota hanya bisa bertambah jika Presiden menambah kuota nasional,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Jika jumlah warga yang dinyalakan layak menerima Bansos lebih tinggi dari kuota, pemerintah akan menetapkan sistem perangkingan. &#8220;Cara memilihnya adalah dengan mengambil urutan keluarga yang paling tidak mampu hingga mencapai batas kuota yang ada. Sisanya yang layak tetapi belum masuk kuota akan masuk dalam sistem antrean. Data ini bersifat dinamis, karena setiap tiga bulan selalu ada perubahan,&#8221; jelasnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229687</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan, Lima Puskesmas di Pasuruan Diberi Bantuan Ambulance</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-mutu-layanan-kesehatan-lima-puskesmas-di-pasuruan-diberi-bantuan-ambulance</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Ambulance]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[diberi]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228486</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, yang di gelar Pemkab Pasuruan di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, terasa istimewa, Sabtu (06/12/2025) tadi. Itu karena, dalam serangkaian pelaksanaan tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis lima unit ambulance untuk Puskesmas. Sejumlah unit itu, adalah hasil pengadaan dari alokasi dana bagi hasil cukai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, yang di gelar Pemkab Pasuruan di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, terasa istimewa, Sabtu (06/12/2025) tadi.</p>



<p>Itu karena, dalam serangkaian pelaksanaan tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis lima unit ambulance untuk Puskesmas. Sejumlah unit itu, adalah hasil pengadaan dari alokasi dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHT) Kabupaten Pasuruan tahun 2025.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Pasuruan, dr Ani Latifah, menjelaskan bahwa lima ambulance itu masing-masing diberikan kepada Puskesmas Prigen, Gempol, Bangil, Purwosari dan Puskesmas Bulukandang. Pemilihan kelima puskesmas itu, didasarkan pada faktor urgensitas kebutuhan Puskesmas yang lokasinya berada di depan jalan raya maupun Puskesmas di kawasan wisata.</p>



<p>&#8220;Karena tingkat kebutuhan pasien yang berkunjung ke Puskesmas dekat jalan raya maupun kawasan wisata lebih banyak bila dibanding Puskesmas lainnya,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dikatakan Ani, dari lima ambulance tersebut, ada yang menggantikan ambulance yang sudah ada di Puskesmas, salah satunya di Bulukandang. Untuk ambulance yang lama akan ditarik kembali dan pemanfaatannya bisa diperuntukkan bagi pondok pesantren (Ponpes) atau tempat-tempat lain di Kabupaten Pasuruan yang sangat membutuhkan bantuan mobil ambulance.</p>



<p>&#8220;Ada yang menggantikan kendaraan sebelumnya, tapi ada juga yang memang untuk menambah jumlah ambulans yang sudah ada, jadi tinggal bagaimana mempush layanan di puskesmas tersebut,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Shobih Asrori berharap agar bantuan ambulance dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Terutama, untuk mobilitas pasien yang membutuhkan rujukan ke rumah sakit atau ke tempat lainnya yang bersifat urgent.</p>



<p>&#8220;Tidak ada lagi alasan untuk tidak mengantarkan orang sakit, baik dari puskesmas ke rumah sakit ataupun yang lainnya, dan semuanya gratis,&#8221; harapnya.</p>



<p>Selain penyerahan ambulance, Puncak Peringatan HKN ke 61 juga diisi dengan senam bersama, penyerahan hadiah bagi pemenang lomba vlog kesehatan dan senam Dharma Wanita Persatuan (DWP) UP Dispendikbud Kabupaten Pasuruan, hingga skrinning kesehatan, donor darah, serta pengundian hadiah. <strong>(kom/pas/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228486</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Panen Raya Ketiga Inbrida di Desa Plumpang, Bupati Lamongan Diberi Masukan Alsintan dan Pengairan</title>
		<link>https://memontum.com/panen-raya-ketiga-inbrida-di-desa-plumpang-bupati-lamongan-diberi-masukan-alsintan-dan-pengairan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2025 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[alsintan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[diberi]]></category>
		<category><![CDATA[inbrida]]></category>
		<category><![CDATA[ketiga]]></category>
		<category><![CDATA[masukan]]></category>
		<category><![CDATA[pengairan]]></category>
		<category><![CDATA[plumpang,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227777</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, turut serta melaksanakan panen raya ketiga Inbrida, di Desa Plumpang, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Sabtu (15/11/2025) tadi. Diketahui, Desa Plumpang berhasil melaksanakan panen raya padi ketiga dan mampu menembus harga tinggi yakni Rp 7.200. Capaian pertanian di Kabupaten Lamongan, juga diwujudkan dengan perolehan peringkat pertama pada produksi padi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, turut serta melaksanakan panen raya ketiga Inbrida, di Desa Plumpang, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Sabtu (15/11/2025) tadi. Diketahui, Desa Plumpang berhasil melaksanakan panen raya padi ketiga dan mampu menembus harga tinggi yakni Rp 7.200.</p>



<p>Capaian pertanian di Kabupaten Lamongan, juga diwujudkan dengan perolehan peringkat pertama pada produksi padi Gabah Kering Giling (GKG) se-Provinsi Jawa Timur. Data ini, merupakan akumulasi dari penanaman padi selama tahun 2025. Tercatat pada tahun 2025, produksi padi mencapai 904,928 ton GKG. Sedangkan lahan panenya tercatat 175.832 hektar dengan provitas 7,33 ton. Sehingga, produksi sampai dengan 13 November 2025 adalah 1.285.000 ton.</p>



<p>&#8220;Pertanian di Kabupaten Lamongan terus membawa capaian. Tahun ini Kabupaten Lamongan menempati peringat pertama pada produksi padi GKG se Provinsi Jawa Timur. Dan hari ini di Desa Plumpang berhasil melaksanakan panen raya ketiga dengan harga melampaui Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yakni Rp 6.500,&#8221; kata Bupati Yuhronur.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Usai panen raya, Bupati Yuhronur menyampaikan capaian Luas Tambah Tanam saat ini adalah 70 persen atau 134.480 hektar.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Desa Plumpang, Sutikno, mengatakan bahwa hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Lamongan selalu hadir untuk membantu terkait pengairan pertanian. Namun terkait dengan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) dan saluran pengairan, diharapkan dapat ditingkatkan lagi. Karena keduanya, merupakan pendukung utama keberhasilan pertanian di wilayah Plumpang.</p>



<p>Bupati Yuhronur menyambut positif masukan tersebut, serta mengupayakan realisasi secara bertahap. Mengingat, keberhasilan pertanian merupakan komitmen Pemkab Lamongan yang telah tertuang dalam RPJMD Lamongan 2025-2030 yang berfokus pada transformasi ekonomi berbasis pertanian. Melalui program prioritas Lumbung Pangan Lamongan untuk menjadikan sektor pertanian lebih produktif, berkelanjutan dan berdaya saing. <strong>(kom/son/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227777</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Recharge Layanan Terbaik, ASN Pemkab Banyuwangi Diberi Wawasan City Branding</title>
		<link>https://memontum.com/recharge-layanan-terbaik-asn-pemkab-banyuwangi-diberi-wawasan-city-branding</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Branding]]></category>
		<category><![CDATA[diberi]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[recharge]]></category>
		<category><![CDATA[terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[wawasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222257</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadirkan pakar marketing Yuswohadi, untuk memberikan wawasan city branding. Kegiatan yang diikuti Sekretaris Daerah, Kepala Dinas, Kepala Bidang, hingga para camat, itu sebagai langkah untuk menyegarkan kembali dan meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). &#8220;Semangat kita untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat harus terus dijaga dan ditingkatkan. Untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadirkan pakar marketing Yuswohadi, untuk memberikan wawasan city branding. Kegiatan yang diikuti Sekretaris Daerah, Kepala Dinas, Kepala Bidang, hingga para camat, itu sebagai langkah untuk menyegarkan kembali dan meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN).</p>



<p>&#8220;Semangat kita untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat harus terus dijaga dan ditingkatkan. Untuk merecharge-nya, perlu disuntik dengan ilmu dan wawasan baru agar ada kesamaan persepsi sehingga lahir inovasi,&#8221; kata Bupati Ipuk, Selasa (20/05/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, bahwa city branding menjadi penting karena Banyuwangi selama ini telah berhasil mengubah branding menjadi daerah yang dikenal luas karena pariwisatanya. &#8220;Namun citra ini akan hilang, jika tidak dirawat dan terus diperbaharui dengan benar,” tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Selain itu, menurut Bupati Ipuk, city branding juga untuk memperkuat identitas daerah, sehingga bisa meningkatkan potensi. “Apabila potensi daerah akan dikenal luas, maka akan berdampak baik bagi kesejahteraan masyarakatnya,” ujar Bupati Ipuk.</p>



<p>Sementara itu, menurut Yuswohadi, city branding memiliki tujuan yang terangkum dalam rumusan TTTI (Touris, Trade, Talent, Investor). Branding yang tepat akan menghadirkan kunjungan (tourist). Dengan adanya kunjungan wisatawan, maka akan memicu munculnya perdagangan (trade), investor hingga para talenta (talent) yang akan mengembangkan daerah tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Namun, tambahnya, hal ini juga berlaku sebaliknya. Dengan perdagangan yang telah ada, akan menghadirkan investor dan talenta yang juga bisa menarik kunjungan.</p>



<p>“Empat hal tersebut bisa saling mempengaruhi satu sama lain yang nantinya akan saling menghasilkan imbal balik. Dengan terwujudnya empat hal inilah, maka Pembangunan daerah akan bergerak maju dan melahirkan kesejahteraan,” terang penulis buku ‘Global Chaser’ itu.</p>



<p>Untuk menentukan city branding tersebut, lanjut pria yang juga menuliskan buku Millenial Kills Everything itu, perlunya positioning suatu dearah. Positioning tersebut diambil dari kondisi dan potensi daerah yang ada.</p>



<p>“Banyuwangi mengambil positioning sebagai kota pariwisata hari ini, adalah keputusan yang tepat. Ada beragam potensi pariwisata yang layak untuk dijual. Dan saat ini telah terbukti laku dijual,” paparnya.</p>



<p>Akan tetapi, imbuh Yuswo, city branding yang telah terbentuk itu, perlu dilakukan peningkatan dari waktu ke waktu. “Membangun city branding itu sulit, tapi lebih sulit lagi untuk merawat dan mempertahankan branding yang telah melekat,” tegasnya.</p>



<p>Oleh karena itu, perlu terus dilakukan penguatan tentang visi yang tertuang dalam city branding itu, agar tetap bisa berkembang sampai menjadi organic dan nature. “ASN sebagai motor penggerak kebijakan Pemkab Banyuwangi yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan merawat branding ini,” paparnya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222257</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terima Kunker Wamendagri, Wali Kota Wahyu Diberi Pesan Dorong Penguatan Program Prioritas Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/terima-kunker-wamendagri-wali-kota-wahyu-diberi-pesan-dorong-penguatan-program-prioritas-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 May 2025 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[diberi]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[kunker]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[penguatan]]></category>
		<category><![CDATA[Prioritas]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<category><![CDATA[wamendagri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221681</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menerima kunjungan kerja (Kunker) dari Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, di Balai Kota Malang, Jumat (02/05/2025) tadi. Kunjungan itu, pun disambut dengan hangat dan merupakan kehormatan besar bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. &#8220;Ini merupakan kehormatan bagi Kota Malang. Sebagai Wamendagri sekaligus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menerima kunjungan kerja (Kunker) dari Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, di Balai Kota Malang, Jumat (02/05/2025) tadi. Kunjungan itu, pun disambut dengan hangat dan merupakan kehormatan besar bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.</p>



<p>&#8220;Ini merupakan kehormatan bagi Kota Malang. Sebagai Wamendagri sekaligus mantan kepala daerah, beliau memberikan banyak arahan dan semangat agar kami bisa menjalankan pemerintahan dengan lebih baik,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Tidak hanya itu, menurutnya kunjungan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi jajaran Pemkot Malang, untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. “Beliau berharap, agar saya dapat membawa Kota Malang menjadi lebih baik. Ini menjadi semangat dan kehormatan bagi kami,” tambah Wali Kota Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Wamendagri Bima Arya menyampaikan apresiasinya atas capaian Pemkot Malang. Terutama, dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang baik, kepemimpinan yang mengayomi serta pemanfaatan potensi daerah secara maksimal.</p>



<p>&#8220;Kota Malang ada di jajaran terdepan dalam hal kinerja pemerintahan. Potensi daerah dimaksimalkan, APBD dikelola dengan baik dan kepemimpinannya menjadi inspirasi. Kami titip agar Kota Malang terus mendukung program-program prioritas nasional,” ujar Bima Arya.</p>



<p>Dirinya juga menyoroti, mengenai beberapa program nasional yang telah dijalankan di Kota Malang. Seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat, yang telah mendapat perhatian dari Menteri Sosial RI.</p>



<p>&#8220;Ada sekolah rakyat yang dikunjungi oleh Pak Menteri Sosial langsung, kemudian juga ada MBG yang dikawal guna memastikan pemenuhan gizi. Saya yakin dengan pengalaman dan kepemimpinan Pak Wali Kota Malang yang mengakomodasi semua pihak, dapat membawa Kota Malang tetap menjadi terdepan,&#8221; imbuh Bima Arya. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221681</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diberi Surprise Penyambutan Sepulang Retreat, Wali Kota Malang Sampaikan Ucapan Permohonan Maaf</title>
		<link>https://memontum.com/diberi-surprise-penyambutan-sepulang-retreat-wali-kota-malang-sampaikan-ucapan-permohonan-maaf</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Feb 2025 16:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[diberi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penyambutan]]></category>
		<category><![CDATA[permohonan]]></category>
		<category><![CDATA[retreat]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[sepulang]]></category>
		<category><![CDATA[suprise]]></category>
		<category><![CDATA[surprise]]></category>
		<category><![CDATA[ucapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219747</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, diberi surprise penyambutan sepulang mengikuti retreat kepala daerah di Balai Kota Malang, Jumat (28/02/2025) malam. Prosesi penyambutan yang dikemas dengan lantunan Salawat dan Hadrah, itu diikuti sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Malang. Dalam prosesi penyambutan itu, Wali Kota Wahyu datang dengan mengenakan kemeja kotak-kotak dengan didampingi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, diberi surprise penyambutan sepulang mengikuti retreat kepala daerah di Balai Kota Malang, Jumat (28/02/2025) malam. Prosesi penyambutan yang dikemas dengan lantunan Salawat dan Hadrah, itu diikuti sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Malang.</p>



<p>Dalam prosesi penyambutan itu, Wali Kota Wahyu datang dengan mengenakan kemeja kotak-kotak dengan didampingi istri dan Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin. Berikutnya, secara bergantian sejumlah pejabat memberikan ucapan selamat seraya menuju ke lokasi yang sudah disiapkan.</p>



<p>Mengawali sambutannya, Wali Kota Wahyu menyampaikan permohonan maaf karena adanya acara penyambutan. Itu karena, dari awal dirinya tidak berkenan, dengan pertimbangan waktu yang malam dan bakal merepotkan. Namun ternyata, ada pertimbangan lain.</p>



<p>&#8220;Menjadi hal yang bahagia, melihat penyambutan ini. Saya sebenarnya sudah sampaikan, untuk tidak perlu adanya penyambutan. Namun, Pak Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang telah mengkonfirmasi jika persiapan penyambutan sudah disiapkan dengan mengundang seluruh elemen masyarakat. Bahkan, Pemkot Malang harus menyambut lebih awal, sebelum Pak Wali disambut lebih dahulu oleh warga. Makanya, saya terima kasih dan mohon maaf telah merepotkan,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, di momen ini dirinya juga meminta maaf, jika suaranya agak sedikit beda. Itu karena, kondisi kesehatannya yang sedang flu.</p>



<p>&#8220;Saya kurang enak badan, karena rangkaian kegiatan yang padat selama di sana (Akmil Magelang, red). Apalagi, memang menguras fisik dan tenaga akhir-akhir ini,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Di momen yang sama, Wali Kota Wahyu juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wawali Kota Malang. Mengingat, selama dirinya mengikuti retreat, Wawali juga menggantikan kegiatannya di Pemkot Malang.</p>



<p>Seiring dengan kepulangannya usia mengikuti retreat, mantan Sekda Kabupaten Malang, itu juga berharap agar seluruh masyarakat Kota Malang, bisa menerima dirinya dan Wawali. Termasuk, melepaskan perbedaan yang sebelumnya terpisah karena pelaksanaan Pilkada.</p>



<p>&#8220;Saya berharap bahwa saya dengan Pak Wawali bisa diterima dengan tangan terbuka oleh seluruh masyarakat Kota Malang. Untuk itu, saya sampaikan tinggalkan semua perbedaan dan kita wujudkan kehidupan yang lebih baik. <strong>(pro/cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219747</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dishub Kota Malang Evaluasi Jalan Brigjen Slamet Riadi dan Jalan Semeru Akan Diberi Median Jalan</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kota-malang-evaluasi-jalan-brigjen-slamet-riadi-dan-jalan-semeru-akan-diberi-median-jalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jul 2024 05:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[brigjen]]></category>
		<category><![CDATA[diberi]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[median]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<category><![CDATA[slamet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212161</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang bakal mengevaluasi keberadaan Jalan Semeru, Kecamatan Klojen atau lebih tepatnya di depan kawasan Kafe Lafayette. Rencana itu dilakukan, karena acapkali terjadi penumpukan kendaraan di sekitar kawasan. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa penumpukan kendaraan itu terjadi karena banyaknya kendaraan yang melakukan crossing. Sehingga, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang bakal mengevaluasi keberadaan Jalan Semeru, Kecamatan Klojen atau lebih tepatnya di depan kawasan Kafe Lafayette. Rencana itu dilakukan, karena acapkali terjadi penumpukan kendaraan di sekitar kawasan.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa penumpukan kendaraan itu terjadi karena banyaknya kendaraan yang melakukan crossing. Sehingga, menyebabkan pada kemacetan.</p>



<p>“Di situ selama ini terjadi kemacetan, karena banyak kendaraan yang memilih untuk crossing. Jadi, apabila pengendara hendak menuju ke arah Selatan atau sebaliknya, atau yang melakukan parkir, itukan langsung crossing,” kata Jaya, Rabu (24/07/2024) tadi.</p>



<p>Untuk evaluasi yang akan dilakukan, lanjutnya, yakni dengan menambah median jalan sepanjang 20 sampai 30 meter di Jalan Semeru. Dengan cara itu, diharapkan nantinya dapat mengurai kemacetan yang terjadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Harapannya nanti, pengendara bisa lebih tertib karena ada median jalan. Sehingga, sudah tidak ada lagi crossing yang menyebabkan penumpukan kendaraan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain itu, Dishub juga akan mengurai kemacetan yang terjadi di Jalan Brigjend Slamet Riadi. Hal itu dilakukan, karena selama ini pengendara yang akan menuju ke Jalan Kawi dan Jalan Ijen harus putar terlebih dahulu melalui Jalan Rajabaly.</p>



<p>“Nah, ini akan kami lakukan rekayasa dengan memanfaatkan Jalan Buring, yang selama ini satu arah, atau bisa kita buat dua arah. Jadi, pengendara dari Jalan Brigjend Slamet Riadi itu bisa belok kanan ke Jalan Buring. Itu untuk mengurangi beban yang ada di Jalan Basuki Rahmat ke arah Jalan Semeru,” jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakan, bahwa penerapan rekayasa lalu lintas tersebut menurutnya kembali lagi sebelum diterapkannya satu arah di Jalan Basuki Rahmat. “Ini yang saya maksud bahwa rekayasa lalu lintas harus terus dilakukan dengan penyesuaian kebutuhan di lapangan,” imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212161</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Maksimal Fungsi CCTV, DPRD Lumajang Dorong Warga Diberi Kemudahan Akses Link</title>
		<link>https://memontum.com/maksimal-fungsi-cctv-dprd-lumajang-dorong-warga-diberi-kemudahan-akses-link</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Apr 2024 09:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[diberi]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[fungsi,]]></category>
		<category><![CDATA[kemudahan]]></category>
		<category><![CDATA[maksimal,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208835</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, H Akhmat ST, memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan CCTV yang ada di setiap desa di wilayah Kabupaten Lumajang. Selain merespon langkah positif dalam rangka menjaga keamanan dan langkah antisipasi, pihaknya berharap agar akses link CCTV juga bisa diberikan kepada warga. Menurutnya, jika link CCTV yang ada di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, H Akhmat ST, memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan CCTV yang ada di setiap desa di wilayah Kabupaten Lumajang. Selain merespon langkah positif dalam rangka menjaga keamanan dan langkah antisipasi, pihaknya berharap agar akses link CCTV juga bisa diberikan kepada warga.</p>



<p>Menurutnya, jika link CCTV yang ada di desa-desa di Lumajang saat ini bisa diakses oleh warga, maka satu sisi seperti langkah penanganan keamanan akan kian optimal. Hal itu perlu dicoba dan dilakukan, agar masyarakat bisa dengan cepat merespon setiap ada kejadian yang terjadi di desa.</p>



<p>&#8220;Seharusnya itu (link, red) bisa dibuka kepada warga. Tujuannya, supaya jika ada kejadian di satu desa, maka warga dengan cepat bisa memberikan respon. Baik itu misalkan ada kecelakaan lalu lintas, pencurian hewan atau kejadian lainya,&#8221; terangnya, Senin (29/04/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Politisi Partai Persatuan Pembangunan itu menjelaskan, keberadaan CCTV yang sudah terpasang, diharapkan bisa memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat. Salah satunya, minimal untuk mengetahui situasi dan kondisi desa.</p>



<p>&#8220;Kita berharap, setiap anggaran pemerintah, termasuk anggaran CCTV, benar-benar bisa memberikan manfaat kepada masyarakat,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Lebih lanjut Akhmat menjelaskan, bahwa pihaknya sangat mendukung jika desa memberikan akses link CCTV tersebut kepada warga. &#8220;Akses ini tidak ubahnya CCTV jalan raya. Artinya, bagaimana kondisi jalan saat itu, bisa dilihat secara langsung dan memberikan manfaat,&#8221; paparnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208835</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau Pasar Kolpajung Pamekasan, Menteri PUPR Minta Lorong Pasar Diberi Kipas</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-pasar-kolpajung-pamekasan-menteri-pupr-minta-lorong-pasar-diberi-kipas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Mar 2024 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[diberi]]></category>
		<category><![CDATA[kolpajung]]></category>
		<category><![CDATA[lorong]]></category>
		<category><![CDATA[menteri]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207879</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, melakukan peninjauan progres pembangunan Pasar Kolpajung Pamekasan, Jumat (29/03/2024) tadi. Dalam kesempatan itu, Dirinya menyampaikan bahwa progres pembangunan Pasar Kolpajung, sudah melebihi 50 persen dan ditargetkan selesai Juni 2024 mendatang. &#8220;Saya kira sudah oke. Prosesnya sudah 60 persen dan ini akan selesai Juni [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, melakukan peninjauan progres pembangunan Pasar Kolpajung Pamekasan, Jumat (29/03/2024) tadi. Dalam kesempatan itu, Dirinya menyampaikan bahwa progres pembangunan Pasar Kolpajung, sudah melebihi 50 persen dan ditargetkan selesai Juni 2024 mendatang.</p>



<p>&#8220;Saya kira sudah oke. Prosesnya sudah 60 persen dan ini akan selesai Juni 2024 mendatang,&#8221; katanya.</p>



<p>Basuki Hadimuljono atau yang sering dipanggil Pak Bas itu menambahkan, bahwasanya pembangunan Pasar Kolpajung tersebut nantinya bakal menampung 1.213 kios. &#8220;Di sini nanti, disampaikan bakal menampung 1.213 kios,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pak Bas juga mengatakan, bahwa ventilasi udara di dalam Pasar Kolpajung itu terlalu sempit. Sehingga, dirinya meminta agar dipasangi kipas di setiap lorongnya, untuk mengimbangi ventilasi udara.</p>



<p>&#8220;Saya kira ventilasinya masih terlau kecil. Saran saya, diberi kipas angin di lorong-lorong. Tadi saya minta dipasang supaya tidak terlalu panas,&#8221; paparnya.</p>



<p>Mengenai jumlahnya, dirinya berharap agar bisa diberi empat sampai lima di setiap lorong. Sehingga, sirkulasi udara di pasar bisa berjalan.</p>



<p>&#8220;Tergantung nanti, bisa empat atau lima. Terutama, di tengah-tengah juga di pasang. Karena semakin banyak, maka semakin baik karena supaya sirkulasi anginnya bisa cepat,&#8221; tambahnya. <strong>(azm/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207879</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
