<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dibuang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dibuang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 Sep 2023 11:37:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dibuang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Cek Sungai Sendratari Arjuna Wiwaha, Pj Wali Kota Batu Sampaikan Keprihatinan Sampah Dibuang di Sungai</title>
		<link>https://memontum.com/cek-sungai-sendratari-arjuna-wiwaha-pj-wali-kota-batu-sampaikan-keprihatinan-sampah-dibuang-di-sungai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Sep 2023 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[arjuna,]]></category>
		<category><![CDATA[dibuang]]></category>
		<category><![CDATA[keprihatinan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[sendratari]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[wiwaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198717</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menyampaikan keprihatinannya terhadap masyarakat yang belum memiliki kesadaran dengan tetap membuang sampah sembarangan hingga di sungai. Hal ini disampaikannya, saat menyusuri sungai bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), di kawasan sekitar Sendratari Arjuna Wiwaha, Kelurahan Sisir, Kota Batu, Minggu (24/09/2023) tadi. Wali Kota Aries menyampaikan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menyampaikan keprihatinannya terhadap masyarakat yang belum memiliki kesadaran dengan tetap membuang sampah sembarangan hingga di sungai. Hal ini disampaikannya, saat menyusuri sungai bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), di kawasan sekitar Sendratari Arjuna Wiwaha, Kelurahan Sisir, Kota Batu, Minggu (24/09/2023) tadi.</p>



<p>Wali Kota Aries menyampaikan, ketika masyarakat membuang sampah secara sembarangan, tentunya itu adalah perilaku yang tidak dapat diterima. Karenanya, perlu adanya sosialisasi agar kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam menjaga kebersihan lingkungan.</p>



<p>&#8220;Terus terang, saya prihatin. Mengapa, masih ada oknum masyarakat yang masih belum mempunyai kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya. Malah, membuang sampah sembarangan. Apalagi ini di sungai,” terangnya.</p>



<p>Upaya menjaga kebersihan, menurutnya, adalah masalah krusial yang ditekankan kepada masing-masing individu. Karena, lingkungan bersih adalah hak setiap warga.</p>



<p>Oleh sebab itu, Aries menambahkan, berharap kepada masyarakat membuang sampah di tempatnya. Khususnya, di TPS3R. “Dengan membuang sampah ke TPS3R, kita turut berkontribusi dalam upaya daur ulang dan pengelolaan sampah yang lebih baik,” tuturnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dengan adanya sampah yang masih ditemukan di sungai tersebut, ujarnya, maka kepada pihak kelurahan agar secara rutin inspeksi mendadak (Sidak) di titik daerah yang menjadi sasaran tempat pembuangan sampah liar dari oknum masyarakat. Sejumlah titik yang menjadi fokus Sidak, terutama sekitar sungai dan lahan kosong.</p>



<p>&#8220;Kalau menemukan warga yang membuang sampah sembarangan, wajib diberikan peringatan keras,&#8221; paparnya.</p>



<p>Dengan langkah itu, tegasnya, diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat. Termasuk, mengantisipasi dampak buruk dari perilaku terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Jadi, setiap kali terdeteksi aktivitas pembuangan sampah ilegal, pihak kelurahan bisa memberikan peringatan keras kepada pelaku dan mengedukasi akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala DLH Kota Batu, Aries Setiawan, mengatakan akan menindaklanjuti temuan ini. Termasuk, koordinasi dengan DPUPR, guna melakukan pembersihan sampah di sungai.</p>



<p>“Kita terjunkan tim Dinas Lingkungan Hidup dan DPUPR, untuk membersihkan aliran sungai di kawasan Sendratari Arjuna Wiwaha. Karena, yang kita tahu bahwa ini adalah sentral wisata pertunjukan seni. Malu, jika dilihat banyak sampah di sungai,” terangnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198717</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Banyak Sampah Dibuang Sembarang di Lintasan Jalan Kota Batu, Warga Kelurahan Lakukan Penjagaan</title>
		<link>https://memontum.com/banyak-sampah-dibuang-sembarang-di-lintasan-jalan-kota-batu-warga-kelurahan-lakukan-penjagaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Sep 2023 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[banyak]]></category>
		<category><![CDATA[dibuang]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[lintasan]]></category>
		<category><![CDATA[penjagaan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[sembarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197942</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pasca penutupan TPA Tlekung, nampaknya tumpukan sampah terlihat berserakan di beberapa poros Jalan Kota Batu. Salah satunya, seperti terlihat di kawasan Jalan H Sutan Hasan Halim, Kelurahan Sisir, Kota Batu. Tampak sampah-sampah berserakan di pinggir jalan kota, Senin (11/09/2023) tadi. Warga setempat pun mengklaim, bahwa yang membuang sampah secara sembarangan itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Pasca penutupan TPA Tlekung, nampaknya tumpukan sampah terlihat berserakan di beberapa poros Jalan Kota Batu. Salah satunya, seperti terlihat di kawasan Jalan H Sutan Hasan Halim, Kelurahan Sisir, Kota Batu. Tampak sampah-sampah berserakan di pinggir jalan kota, Senin (11/09/2023) tadi.</p>



<p>Warga setempat pun mengklaim, bahwa yang membuang sampah secara sembarangan itu bukan warga Kelurahan Sisir. Tetapi orang luar kelurahan. &#8220;Yang membuang sampah di pinggiran sawah, juga pinggir Jalan Kembar Sutan Hasan Halim, itu bukan warga Sisir. Tetapi orang dari luar kelurahan,&#8221; terang warga sekitar, Ikrom.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa lintasan Jalan H Sutan Hasan Halim, begitu luas dan udaranya masih sejuk. Sehingga, setiap pagi banyak orang luar Kelurahan Sisir, yang memanfaatkan olah raga jalan sehat di jalan tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ikrom menduga, kesempatan olah raga pagi itulah, yang dimanfaatkan orang luar kelurahan membawa sampah dari rumah dan dibuang di jalan itu. &#8220;Yang jelas, sampah yang tercecer di Jalan H Sutan Hasan Halim, itu tidak mungkin orang kelurahan sini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Lurah Sisir, Muhammad Viata Aria Pranaka, menjelaskan jika keberadaan sampah yang berceceran di Jalan H Sutan Hasan Halim, sudah berlangsung sejak sepekan ini. &#8220;Sampah-sampah itu kami ambil bersama relawan. Setelah itu, dipilah sendiri di TPS. Sudah satu pekan ini, setiap hari ada sampah yang dibuang sembarangan,&#8221; tuturnya, Senin (11/09/2023) tadi.</p>



<p>Untuk mengantisipasi sampah yang dibuang sembarangan oleh warga, pihaknya menambahkan, sudah dilakukan penjagaan selama 24 jam. Bahkan, mulai pukul 00.00 dilaksanakan patroli di sepanjang Jalan H Sutan Hasan Halim ini. Pihaknya juga menduga, bahwa yang membuang sampah sembarangan tersebut, memang bukan warga Kelurahan Sisir.</p>



<p>&#8220;Saya tidak tahu kapan orang membuang sampah tersebut. Tapi, tiba-tiba muncul di pinggir Jalan Sultan Hasan Halim. Yang jelas, kemungkinannya itu bukan warga Sisir yang melakukan. Jadi, kami mengimbau jangan buang sampah sembarangan. Karena, itu akan menambah beban warga Sisir. Apalagi, kalau ketangkap juga akan diberikan sanksi sosial,&#8221; jelasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197942</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tim Peduli Lingkungan Desa Tlekung Tolak Sampah Residu Dibuang di TPA</title>
		<link>https://memontum.com/tim-peduli-lingkungan-desa-tlekung-tolak-sampah-residu-dibuang-di-tpa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Sep 2023 13:10:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dibuang]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[residu]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197586</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Tim Peduli Lingkungan yang dibentuk warga Desa Tlekung, menolak keberadaan TPA Tlekung, yang sudah ditutup dan akan digunakan sebagai tempat sampah residu hasil pemilahan TPS3R yang ada di desa maupun kelurahan di Kota Batu. Penolakan yang disampaikan itu, menurutnya mengacu pada perjanjian antara warga Desa Tlekung dengan Pemkot Batu melalui Dinas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Tim Peduli Lingkungan yang dibentuk warga Desa Tlekung, menolak keberadaan TPA Tlekung, yang sudah ditutup dan akan digunakan sebagai tempat sampah residu hasil pemilahan TPS3R yang ada di desa maupun kelurahan di Kota Batu. Penolakan yang disampaikan itu, menurutnya mengacu pada perjanjian antara warga Desa Tlekung dengan Pemkot Batu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu.</p>



<p>Ketua Tim Peduli Lingkungan, Syamsul Arifin, mengatakan bahwa sudah jelas TPA yang berada di Desa Tlekung, sudah over kapasitas sejak tahun 2015. Maka, bila dijadikan tempat pembuangan sampah residu, maka sudah tidak ada tempat lagi. Meskipun, disampaikan jika nantinya kapasitas untuk pembuangan sampahnya sedikit.</p>



<p>&#8220;Kami menolak pembuangan sampah residu ke TPA Tlekung,&#8221; terangnya, seusai melakukan pertemuan dengan Komisi C DPRD Kota Batu di Gedung DPRD Kota Batu, Selasa (05/09/2023) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa penolakan yang dilakukan lebih kepada over kapasitas. Artinya, apabila ditambah lagi dengan pembuangan sampah residu, maka otomatis sampah menggunung lagi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;TPA itu sudah over kapasitasnya. Kalau dibuangi sampah residu, meskipun dalihnya sedikit, tetapi di sini sedikit demi sedikit akan menggunung lagi. Terus, sampah residu itu ditempatkan di mana lagi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih dari itu, jelas Syamsul, berdasarkan perjanjian awal bahwa Dinas Lingkungan Hidup, menyatakan tidak ada lagi jenis sampah apapun yang dibuang di TPA. &#8220;Yang jelas, kami menolak sampah residu dibuang di TPA. Selesaikan dahulu sampah lama yang menggunung. Baru nanti dibicarakan lagi,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Didik Mahmud, menjelaskan jika seharusnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berkomunikasi terlebih dahulu dengan TPS3R yang ada di desa maupun kelurahan. Di mana, pembicaraan itu menjadi salah satu sosialisasi mau dikemanakan sampah residu.</p>



<p>&#8220;Dinas Lingkungan Hidup jangan asal mengatakan, bahwa sampah residu bisa dibuang di TPA Tlekung. Tetapi, harus berbicara dahulu dengan TPS3R,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Di sisi lain, tegasnya, Dinas Lingkungan Hidup juga seharusnya sering berkomunikasi dengan warga Desa Tlekung, untuk membangun suasana dalam kondisi yang saat ini yang terjadi. &#8220;Memang kalau dibiarkan, sampah residu ini akan menjadi masalah baru. Maka, regulasi harus segera dibentuk untuk pengolahan sampah residu,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197586</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
