<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Dies Natalis ke-58 &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dies-natalis-ke-58/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 Jan 2021 11:36:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Dies Natalis ke-58 &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dies Natalis Ke-58 UB Umumkan Penghargaan Dari PBB</title>
		<link>https://memontum.com/dies-natalis-ke-58-ub-umumkan-penghargaan-dari-pbb</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2021 11:36:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Dies Natalis ke-58]]></category>
		<category><![CDATA[Penghargaan Dari PBB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=131408</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Civitas akademika Universitas Brawijaya (UB) menggelar Rapat Terbuka Dies Natalis Ke-58 bertajuk ‘Tangguh Bereputasi Membangun Negeri’, Selasa (5/1). Dalam kegiatan yang diselenggarakan secara daring itu, Rektor UB, Prof Dr Ir Nuhfil Hanani A.R. MS, menyampaikan Laporan Kinerja UB Tahun 2020. Terdapat 9 aspek yang dipaparkan dalam kesempatan tersebut. Antara lain aspek [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>– Civitas akademika Universitas Brawijaya (UB) menggelar Rapat Terbuka Dies Natalis Ke-58 bertajuk ‘Tangguh Bereputasi Membangun Negeri’, Selasa (5/1). Dalam kegiatan yang diselenggarakan secara daring itu, Rektor UB, Prof Dr Ir Nuhfil Hanani A.R. MS, menyampaikan Laporan Kinerja UB Tahun 2020.</p>



<p>Terdapat 9 aspek yang dipaparkan dalam kesempatan tersebut. Antara lain aspek Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian, Kemahasiswaan, Sumber Daya Manusia, Keuangan, Kerjasama, Inovasi, Reputasi Nasional dan Internasional, serta Sarana Prasarana.</p>



<p>Salah satu yang membanggakan adalah dari laporan aspek reputasi internasional, UB berhasil meraih penghargaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). “Ini sangat membanggakan, karena UB adalah satu-satunya universitas di dunia yang mendapat penghargaan dari PBB. Saat penyerahan waktu itu diwakili oleh WR (Wakil Rektor) 4,” ungkap Nuhfil.</p>



<p>Penghargaan tersebut adalah Innovative Practice 2020 Award yang diberikan Zero Project UNDP (United Nations Development Programme). UNDP atau Badan Program Pembangunan PBB sendiri adalah organisasi multilateral yang paling besar memberi bantuan teknis dan pembangunan di dunia.</p>



<p>UB membawa gelar penghargaan ini berkat Pusat Studi dan Layanan Disabilitas (PSLD). “Bahkan ini tidak hanya mewakili Indonesia, tetapi juga Asia Tenggara,” jelasnya.</p>



<p>Disamping penghargaan internasional yang diraih, pada tahun 2020 sendiri UB menjadi universitas yang mempunyai program double degree terbanyak se-Indonesia, yaitu 28 progdi (program studi). Selain itu kinerja pengelolaan keuangan UB di tahun 2020 juga kembali menyandang WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). <strong>(cw1/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131408</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ini Respon Jokowi Pada Dies Natalis ke-58, UB Daftarkan 132 Paten</title>
		<link>https://memontum.com/ini-respon-jokowi-pada-dies-natalis-ke-58-ub-daftarkan-132-paten</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2021 10:03:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Dies Natalis ke-58]]></category>
		<category><![CDATA[Respon Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[UB]]></category>
		<category><![CDATA[UB Daftarkan 132 Paten]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=131405</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Dalam rangka memperingati dies natalis ke-58, Universitas Brawijaya (UB) menggelar Rapat Terbuka. Giat yang turut dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy, dan seluruh civitas akademika UB itu berlangsung secara daring, Selasa (5/1) tadi. Melalui [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Dalam rangka memperingati dies natalis ke-58, Universitas Brawijaya (UB) menggelar Rapat Terbuka. Giat yang turut dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy, dan seluruh civitas akademika UB itu berlangsung secara daring, Selasa (5/1) tadi.</p>



<p>Melalui penyampaian laporan kinerja dalam rangkaian acara tersebut, Rektor UB, Prof Dr Ir Nuhfil Hanani A.R. MS, mengumumkan bahwa 132 paten sudah didaftarkan. “Laporan ini merupakan hasil kerja kita semua, warga UB, baik selaku dosen, tendik (tenaga kependidikan), maupun mahasiswa. Tidak kalah pentingnya, kita menempati peringkat 1 jumlah paten terbanyak di tahun 2020 pada kategori universitas,” terangnya.</p>



<p>Penghargaan terhadap jumlah pendaftaran paten terbanyak diberikan Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia pada November 2020 lalu.<br>Menanggapi prestasi UB tersebut, Presiden RI, Joko Widodo angkat bicara. “Saya memperoleh laporan bahwa selama pandemi Covid-19 ini total paten yang diajukan oleh para inventor UB sebanyak 132. Tertinggi di Indonesia dalam kategori universitas. Indonesia menunggu IPTEK unggul produk UB untuk membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ungkap orang nomor satu di Indonesia itu.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Jokowi itu berharap UB tidak berhenti pada jumlah paten, dan harus dilanjutkan dengan jalinan kerjasama. “Ini semata-mata untuk memperkuat hilirisasi hasil-hasil riset dan inovasi itu. Karena melalui kolaborasi antara universitas dengan dunia industri itu sangat berpengaruh bagi kemajuan bangsa,” imbuhnya.</p>



<p>Menurutnya, pendidikan tinggi adalah organisasi yang paling sempurna sebagai rujukan reformasi. Sehingga inovasi menjadi kata kunci. “Oleh sebab itu jangan lagi terjebak dalam rutinitas, melainkan cara-cara baru harus dikembangkan. Keinginan mahasiswa dan dosen untuk berinvoasi harus terus ditumbuhkan, kreasi baru pun harus difasilitasi,” tandasnya.</p>



<p>Oleh karena itu Jokowi berpesan pendidikan harus dilakukan dengan cara-cara baru. Mahasiswa harus difasilitasi agar bisa kerjasama dan belajar kepada siapa saja. Seperti kerjasama dengan para praktisi, dimana bukan hanya untuk memberikan pengalaman kerja, tetapi juga bisa untuk pengembangan penelitian teknologi.</p>



<p>Terakhir, dia menekankan bahwa pendidikan tinggi harus membangun karakter generasi muda dengan jiwa kebangsaan yang kokoh. “Harus memegang teguh Pancasila, menghargai kebhinekaan dalam persaudaraan dan persatuan, berintegritas tinggi dan anti korupsi. Serta penuh toleransi dan menghargai demokrasi. Saya yakin UB mampu memberikan kontribusi besar bagi Indonesia maju yang kita cita-citakan,” tutupnya. (cw1/ed2)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131405</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
