<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Dievakuasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dievakuasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 Jul 2025 15:29:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Dievakuasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Operasi SAR KMP Tunu Pratama Jaya Diperpanjang, Total 47 Korban Telah Dievakuasi</title>
		<link>https://memontum.com/operasi-sar-kmp-tunu-pratama-jaya-diperpanjang-total-47-korban-telah-dievakuasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Dievakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[diperpanjang]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[pratama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223886</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) terhadap korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya, resmi kembali diperpanjang. Keputusan ini diambil, dalam rapat evaluasi dan menyusul ditemukannya kembali dua korban tambahan dalam operasi ini, Jumat (11/07/2025) tadi. Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, R Eko Suyatno, mengatakan bahwa perpanjangan operasi dilakukan karena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) terhadap korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya, resmi kembali diperpanjang. Keputusan ini diambil, dalam rapat evaluasi dan menyusul ditemukannya kembali dua korban tambahan dalam operasi ini, Jumat (11/07/2025) tadi.</p>



<p>Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, R Eko Suyatno, mengatakan bahwa perpanjangan operasi dilakukan karena masih adanya korban yang berhasil ditemukan. Ini menunjukkan, bahwa upaya pencarian masih membuahkan hasil.</p>



<p>“Dua korban kembali ditemukan hari ini, yaitu korban ke-46 dan ke-47. Ini menjadi dasar utama perpanjangan operasi SAR sesuai dengan arahan dari Kepala Basarnas, M Syafii, dalam rapat koordinasi tanggal 10 Juli 2025,” katanya.</p>



<p>Sebelumnya, operasi SAR telah diperpanjang selama tiga hari dari standar operasional prosedur (SOP) pencarian selama 7 hari. Dengan perpanjangan terbaru ini, Tim SAR gabungan akan terus melanjutkan pencarian di perairan sekitar lokasi kejadian. Hingga saat ini, total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 47 orang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari jumlah tersebut, 30 orang ditemukan dalam kondisi selamat, 17 orang dinyatakan meninggal dunia, yang diantaranya 3 jenazah masih dalam proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur. &#8220;Operasi pencarian akan terus dilanjutkan sesuai perkembangan situasi dan potensi temuan baru di lapangan. Pemerintah memastikan seluruh upaya terbaik akan dilakukan demi mengevakuasi seluruh korban dan memberikan kepastian kepada keluarga yang terdampak musibah ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kondisi cuaca di perairan Selat Bali pada hari ke 11 pencarian, ini dominan berawan tebal, angin bertiup kencang dengan kecepatan 4 &#8211; 20 knot, ketinggian gelombang maksimal berkisar antara 2,5 &#8211; 4 meter, serta kecepatan arus permukaan 3 m/s. Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi SAR ini, diantaranya dari Kantor Pusat Basarnas, Kantor SAR Surabaya, Kantor SAR Denpasar, Koarmada II, Wing Udara 2 Puspenerbal, Pushudrosal, Lanal Banyuwangi, Lanal Gilimanuk, Baharkam Polri, Ditpolairud Polda Jatim, Polres Banyuwangi, Satpolairud Polres Banyuwangi, Satpolairud Polda Bali, Satbrimob. Selain itu juga KPLP, BSG, KSOP Banyuwangi, ASDP Ketapang, BMKG, Syahbandar Gilimanuk, KPLP Gilimanuk, Kodim 0825 Banyuwangi, Koramil Banyuwangi Kota, KP3 Banyuwangi, BPTD Gilimanuk, BPBD Provinsi Jatim, BPBD Kabupaten Banyuwangi, Damkar, Tagana, BKK Banyuwangi, SAR MTA, SAR OPA Unej, Besromben Indonesia, nelayan sekitar dan sejumlah organisasi potensi SAR lainnya. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223886</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bencana Banjir Hajar Desa Ngares Trenggalek, 11 KK Terisolir dan Berhasil Dievakuasi</title>
		<link>https://memontum.com/bencana-banjir-hajar-desa-ngares-trenggalek-11-kk-terisolir-dan-berhasil-dievakuasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 May 2025 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[Dievakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[ngares]]></category>
		<category><![CDATA[terisolir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222163</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sebanyak 28 orang warga Desa Ngares, Kecamatan Patemon, Kabupaten Trenggalek, yang terdampak bencana banjir, akibat curah hujan tinggi, Minggu (18/05/2025) dini hari. Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P H, selaku SMC (SAR Mission Coordinator) dalam operasi SAR kali ini mengatakan bahwa sebagian warga yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sebanyak 28 orang warga Desa Ngares, Kecamatan Patemon, Kabupaten Trenggalek, yang terdampak bencana banjir, akibat curah hujan tinggi, Minggu (18/05/2025) dini hari.</p>



<p>Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P H, selaku SMC (SAR Mission Coordinator) dalam operasi SAR kali ini mengatakan bahwa sebagian warga yang terdampak banjir ini dievakuasi ke rumah tetangga yang lebih aman dan sebagian ke balai Desa Ngares, serta beberapa orang lainnya melakukan evakuasi mandiri.</p>



<p>&#8220;Diantara warga yang dievakuasi ini, terdapat satu orang yang menderita stroke,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara itu, Koordinator Pos SAR Trenggalek, Nanang Pujo, mengatakan bahwa selain minimnya penerangan, proses evakuasi yang dilakukan tim SAR gabungan sempat terkendala akses jalan yang tertutup arus air yang deras. Sehingga sebagai pengaman, tim SAR menggunakan tali pandu untuk melewati jalan tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Proses evakuasi para warga terdampak banjir ini selesai pada pukul 00.30 WIB. Selanjutnya, tim SAR gabungan siaga di posko pengungsian di Balai Desa Ngares dan melakukan pemantauan kondisi air di lokasi terdampak,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sekedar diketahui, bencana banjir ini terjadi akibat meluapnya air sungai Ngasinan, setelah hujan deras yang turun di wilayah Trenggalek sejak siang hari sebelumnya, Sabtu (17/05/2025) malam. Berdasarkan hasil assesment instansi terkait dan potensi SAR setempat, luapan air sungai yang mengalir ke rumah-rumah warga ini akibat ada tanggul sungai yang jebol.</p>



<p>Akibat bencana banjir ini, ada sebanyak 11 KK dari 7 rumah yang terisolir. Upaya evakuasi korban banjir ini dilakukan bersama-bersama sejumlah pihak, diantaranya Basarnas Pos SAR Trenggalek, BPBD Kabupaten Trenggalek, Kodim 0806 Trenggalek, Polres Trenggalek, Koramil Kota, Tagana, BP 1303, warga sekitar dan sejumlah organisasi potensi SAR lainnya.</p>



<p>Pada 07.15 WIB, tim SAR gabungan melaksanakan pengecekan kondisi pintu air dan beberapa titik rawan yang biasa terdampak banjir. Hasilnya, debit air mengalami penurunan yang cukup signifikan. Selain itu, daerah yang terdampak banjir kondisinya sudah kembali aman.</p>



<p>Nanang Sigit mengatakan, operasi SAR dinyatakan selesai pada pukul 09.30 WIB. Meskipun demikian, tim SAR gabungan menghimbau masyarakat untuk tetap waspada. <strong>(hms/bsr/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222163</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Total 10 Korban Longsor Pacet Berhasil Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/total-10-korban-longsor-pacet-berhasil-dievakuasi-dalam-kondisi-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[Dievakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[kondisi]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220828</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Sebanyak 10 orang korban longsor yang terjadi di jalur Pacet-Kota Batu atau persisnya Jalan Sumber Brantas-Pacet, Kabupaten Mojokerto, berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (04/04/2025) tadi. Sebelumnya, satu jenazah atas nama Masjid Zatmo Setio (31), warga Kloposepuluh RT10/ RW 2, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8211; Sebanyak 10 orang korban longsor yang terjadi di jalur Pacet-Kota Batu atau persisnya Jalan Sumber Brantas-Pacet, Kabupaten Mojokerto, berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (04/04/2025) tadi. Sebelumnya, satu jenazah atas nama Masjid Zatmo Setio (31), warga Kloposepuluh RT10/ RW 2, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (03/04/2025). Korban diketahui adalah salah satu dari penumpang mobil Inova yang tertimbun longsor.</p>



<figure class="wp-block-embed aligncenter is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Total 10 Korban Longsor Pacet Berhasil Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/i_lASyXyJTo?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Selanjutnya, dalam upaya pencarian hari ke 2, Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi seluruh korban pada Jumat (04/04/2025) sekitar pukul 11.00. Dari peristiwa ini, total sebanyak 10 orang meninggal dunia, berhasil dievakuasi.</p>



<p>Adapun rinciannya, yaitu tujuh orang penumpang mobil Inova dan 3 orang penumpang pick up, yang kesemuanya berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit, mengatakan bahwa pada pencarian hari ke dua ini seluruh korban telah berhasil dievakuasi dari dua mobil yang terjebak longsor oleh Tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia. &#8220;Dengan rincian, enam korban (Mobil Innova) dibawa ke RS Hasta Brata Kota Batu dan 4 korban (1 korban penumpang mobil Innova, 3 korban mobil pick up) korban, dibawa ke RSUD Sumberglagah Pacet untuk proses identifikasi oleh DVI Polda Jatim,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Adapun identitas penumpang mobil Inova, Masjid Zatmo Setio (31), Rani Anggraeni (28), SNRS (6), PQR (2), H Wahyudi (71), Hj Jainah (61), Saudah (70), seluruhnya warga Sukodono, Kabupaten Sidoarjo. Sedangkan identitas penumpang mobil pick up, Ahmad Fiki Muzaki (28), Fitria Handayani (27) dan Mk (3,5), ketiganya warga Urung-urung Jati Jejer Trawas, Mojokerto.</p>



<p>Sebelumnya, tanah longsor terjadi di Jalan Sumber Brantas-Pacet, Kabupaten Mojokerto, yang menyebabkan akses jalan tertutup dan berdampak pada kendaraan yang melintas, Kamis (03/04/2025). Dalam kejadian itu, dua mobil yang kala itu melintas dihantam matrial longsor. Sementara jalan alternatif Pacet-Cangar pun untuk sementara tidak bisa dilalui. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220828</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Korban Longsor Pacet Ditemukan Meninggal, Satu Korban Asal Sidoarjo Berhasil Dievakuasi</title>
		<link>https://memontum.com/dua-korban-longsor-pacet-ditemukan-meninggal-satu-korban-asal-sidoarjo-berhasil-dievakuasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2025 12:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[Dievakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220816</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Korban tanah longsor yang terjadi di jalur Pacet-Kota Batu atau Jalan Sumber Brantas, Pacet, Kabupaten Mojokerto, berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (03/04/2025) tadi. Korban meninggal, yaitu Majid Zatmo Setio (31) warga Sukodono, Sidoarjo, yang berhasil evakuasi dari mobil minibus abu-abunya. Sementara satu korban lain, belum teridentifikasi dan berada di kendaraan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8211; Korban tanah longsor yang terjadi di jalur Pacet-Kota Batu atau Jalan Sumber Brantas, Pacet, Kabupaten Mojokerto, berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (03/04/2025) tadi. Korban meninggal, yaitu Majid Zatmo Setio (31) warga Sukodono, Sidoarjo, yang berhasil evakuasi dari mobil minibus abu-abunya. Sementara satu korban lain, belum teridentifikasi dan berada di kendaraan pick up.</p>



<p>Sedangkan proses evakuasi sendiri, dihentikan petugas gabungan sekitar pukul 19.00. Berikutnya, upaya evakuasi akan dilanjutkan Jumat (04/04/2025) besok.</p>



<p>&#8220;Mempertimbangkan faktor cuaca dan kondisi tanah yang labil di lokasi, dikhawatirkan ada longsor susulan. Oleh karena itu, pencarian akan dilanjutkan besok (Jumat, red) pagi,&#8221; kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya selaku SAR Mission Coordinator dalam Operasi SAR, Nanang Sigit P.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebelumnya, Kantor SAR Surabaya mengerahkan satu tim dari Unit Siaga SAR Malang menuju lokasi kejadian pada siang hari ini dan satu lagi tim dari Kantor SAR Surabaya yang menyusul pada sore hari ini. Adapun unsur yang tergabung dalam upaya pencarian dan evakuasi selain Basarnas antara lain BPBD Provinsi Jatim, BPB Kota Batu, BPBD Kota Mojokerto, BPBD Kabupaten Mojokerto, Dinas PU Kabupaten Mojokerto, Dinas PU Batu, Polresta Batu, Polsek dan Koramil Pacet, Tahura, PMI, Tagana, KNDJH Malang serta potensi SAR dan warga sekitar. Pencarian juga dibantu dengan alat berat yakni Excavator milik PU Mojokerto dan PU Batu.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, itensitas hujan tinggi di kawasan itu, mengakibatkan longsor yang menutup akses jalan. Tidak hanya itu, matrial longsor juga menerjang dua unit mobil, yang saat kejadian tengah melintas di lokasi. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220816</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Parkir di Tikungan dan Membahayakan, Mobil Avanza Dievakuasi Dishub Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/parkir-di-tikungan-dan-membahayakan-mobil-avanza-dievakuasi-dishub-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Aug 2024 07:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[avanza]]></category>
		<category><![CDATA[Dievakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[membahayakan,]]></category>
		<category><![CDATA[Parkir]]></category>
		<category><![CDATA[tikungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213381</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Mobil Avanza dengan Nopol L-1784-YI dievakuasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, dari lokasi parkir, Minggu (25/08/2024) tadi. Itu karena, kendaraan ini terparkir di Jalan Pajajaran selama beberapa hari dan mengganggu arus lalu lintas. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa mobil tersebut ditemukan saat dirinya melakukan inspeksi rutin memantau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Mobil Avanza dengan Nopol L-1784-YI dievakuasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, dari lokasi parkir, Minggu (25/08/2024) tadi. Itu karena, kendaraan ini terparkir di Jalan Pajajaran selama beberapa hari dan mengganggu arus lalu lintas.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa mobil tersebut ditemukan saat dirinya melakukan inspeksi rutin memantau situasi kepadatan arus lalu lintas. Tindakan tegas diambil, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan ketertiban lalu lintas dan mengurangi potensi kecelakaan.</p>



<p>&#8220;Mobil ini parkir di tikungan dan sangat membahayakan pengendara lain. Kami harus bertindak tegas karena mobil ini berada di tikungan dan dalam aturan jelas tidak boleh parkir karena membahayakan pengendara lain,&#8221; kata Widjaja.</p>



<p>Setelah bertanya dengan beberapa warga sekitar, Jaya-sapaannya, mendapatkan informasi bahwa mobil Avanza silver tersebut sudah terparkir di lokasi tersebut sejak empat hari yang lalu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Berdasarkan keterangan warga, mobil itu sudah terparkir cukup lama. Kondisi mobil dari luar terlihat cukup baik. Ketika saya coba memeriksa, pintu mobil dalam keadaan terbuka namun kunci kendaraan tidak ditemukan,&#8221; ujarnya. Setelah menunggu sekitar lebih dua jam tanpa hasil, dirinyapun memutuskan untuk melibatkan pihak berwajib. Bersama dengan Polresta Malang Kota, kendaraan tersebut akhirnya diamankan.</p>



<p>&#8220;Karena pemiliknya tak kunjung muncul, kami berkoordinasi dengan Polresta Malang Kota untuk meminta bantuan derek. Kendaraan itu kemudian dibawa ke kantor polisi untuk penanganan lebih lanjut,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dirinya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar lebih memperhatikan peraturan lalu lintas, khususnya terkait parkir. Salah satunya, dalam memarkir kendaraan harus menghindari bahu jalan, jembatan, tikungan dan zebra cross yang dapat mengganggu lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan lainnya. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213381</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jatuh di Sumur dan Meninggal, Warga Watulimo Trenggalek Berhasil Dievakuasi Tim SAR Gabungan</title>
		<link>https://memontum.com/jatuh-di-sumur-dan-meninggal-warga-watulimo-trenggalek-berhasil-dievakuasi-tim-sar-gabungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Jun 2024 08:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[Dievakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Watulimo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210512</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ponisah (50), warga Dusun Ngruno, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, secara tiba-tiba ditemukan berada di dalam sumur tidak jauh dari rumahnya pada Senin (10/06/2024) sekitar pukul 07.00. Saat ditemukan, korban sudah tidak bergerak hingga pihak keluarga dan warga sekitar melaporkan kejadian ini ke petugas dan Tim SAR. Sementara atas laporan itu, Kantor Pencarian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Ponisah (50), warga Dusun Ngruno, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, secara tiba-tiba ditemukan berada di dalam sumur tidak jauh dari rumahnya pada Senin (10/06/2024) sekitar pukul 07.00. Saat ditemukan, korban sudah tidak bergerak hingga pihak keluarga dan warga sekitar melaporkan kejadian ini ke petugas dan Tim SAR.</p>



<p>Sementara atas laporan itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya memberangkatkan satu Tim Rescue Pos SAR Trenggalek. Setibanya di lokasi, Tim SAR gabungan berupaya mengurangi gas beracun dari sumur sedalam 15 meter tersebut dengan blower exhaust fan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Tim SAR bergerak cepat dengan memasang tripod dan sistem Confined Space Rescue (CSR) untuk menurunkan satu personel rescue yang menggunakan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA). Setelah berhasil mengikatkan tali pada korban, Tim SAR yang berada di atas segera menarik rescuer dan korban yang telah meninggal dunia, agar dapat keluar dari sumur.</p>



<p>“Upaya evakuasi membutuhkan proses sekitar 45 menit. Korban dievakuasi dari sumur yang kedalaman airnya 8 meter dengan keadaan telah meninggal dunia,” jelas Kepala Kantor SAR Surabaya, Muhamad Hariyadi.</p>



<p>Setelah dievakuasi oleh Tim SAR gabungan, tambah Hariyadi, jenazah korban kemudian dibawa menuju ke rumah duka. Sementara untuk upaya evakuasi ini, dilakukan bersama dengan unsur lain seperti Polsek Watulimo, Koramil Watulimo, Damkar serta warga sekitar. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210512</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Korban Terakhir dari Jatuhnya Dua Pesawat Super Tucano Berhasil Dievakuasi</title>
		<link>https://memontum.com/korban-terakhir-dari-jatuhnya-dua-pesawat-super-tucano-berhasil-dievakuasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Nov 2023 13:30:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[Dievakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[jatuhnya]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[terakhir]]></category>
		<category><![CDATA[tucano]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201722</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Satu persatu empat orang awak dari musibah kecelakaan jatuhnya dua pesawat tempur Super Tucano, berhasil ditemukan dan evakuasi. Jika sebelumnya, hanya tiga jenazah, yaitu masing-masing Kolonel Adm Widiono, Mayor Pnb Yuda A Seta dan Kolonel Pnb Subhan, yang berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia, giliran jenazah Letkol Pnb Sandhra Gunawan, yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Satu persatu empat orang awak dari musibah kecelakaan jatuhnya dua pesawat tempur Super Tucano, berhasil ditemukan dan evakuasi. Jika sebelumnya, hanya tiga jenazah, yaitu masing-masing Kolonel Adm Widiono, Mayor Pnb Yuda A Seta dan Kolonel Pnb Subhan, yang berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia, giliran jenazah Letkol Pnb Sandhra Gunawan, yang berhasil ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB.</p>



<p>“Jam 7 malam, jenazahnya Letkol Pnb Sandhra Gunawan sudah ditemukan dan menyusul dibawa ke sini,” kata Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AU, Marsekal Pertama Agung Sasongkojati, Kamis (16/11/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, ujarnya, dua jenazah atas nama Mayor Pnb Yuda A Seta dan Kolonel Pnb Subhan, sudah dibawa ke hanggar. Selanjutnya, jenazah akan dibawa untuk disemayamkan.</p>



<p>“Jadi menyusul yang akan tiba adalah Kolonel Widi dan Letkol Sandra. Sehingga, empat jenazah sudah ditemukan,” ujarnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201722</post-id>	</item>
		<item>
		<title>16 ABK KM Bintang Jaya Mandiri Dievakuasi dari Lokasi Kebakaran di Laut Jawa</title>
		<link>https://memontum.com/16-abk-km-bintang-jaya-mandiri-dievakuasi-dari-lokasi-kebakaran-di-laut-jawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Apr 2021 12:44:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Dievakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[KM Bintang Jaya Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Laut Jawa]]></category>
		<category><![CDATA[Lokasi Kebakaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=140221</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Kantor SAR Surabaya mengerahkan 1 tim operasi ke Pelabuhan Tuban, pada Jumat (16/04). Tim ini bergabung dengan potensi SAR setempat untuk membantu proses evakuasi 16 orang ABK KM Bintang Jaya Mandiri yang terbakar di perairan utara Laut Jawa, pada Kamis (15/04).&#160; “Setelah tiba di lokasi, tim operasi Kantor SAR Surabaya berkoordinasi dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Kantor SAR Surabaya mengerahkan 1 tim operasi ke Pelabuhan Tuban, pada Jumat (16/04). Tim ini bergabung dengan potensi SAR setempat untuk membantu proses evakuasi 16 orang ABK KM Bintang Jaya Mandiri yang terbakar di perairan utara Laut Jawa, pada Kamis (15/04).&nbsp;</p>



<p>“Setelah tiba di lokasi, tim operasi Kantor SAR Surabaya berkoordinasi dengan Forkopimda Tuban dan sepakat untuk naik di Tug Boat Transko Bangau untuk menjemput 16 ABK yang telah dievakuasi MT Queen Majesty,” ungkap I Wayan Suyatna selaku Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Surabaya.</p>



<p>Setelah dievakuasi ke TB Transko Bangau, 16 ABK KM Bintang Jaya Mandiri mendapatkan pemeriksaan Genose untuk mengetahui apakah mereka terpapar Covid-19 atau tidak, dan mereka juga mendapatkan pemeriksaan medis lainnya.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/serapan-perum-bulog-jatim-tembus-di-angka-200-ribu-ton-beras-per-februari">Serapan Perum Bulog Jatim Tembus di Angka 200 Ribu Ton Beras Per Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-anak-di-ruang-digital-dp3ak-jatim-bersama-plato-foundation-gelar-safer-internet-day">Lindungi Anak di Ruang Digital, DP3AK Jatim bersama Plato Foundation Gelar Safer Internet Day</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengelolaan-pemerintahan-dan-penguatan-ekonomi-pemprov-jatim-terima-kunjungan-gubernur-sherly">Pengelolaan Pemerintahan dan Penguatan Ekonomi, Pemprov Jatim Terima Kunjungan Gubernur Sherly</a></li>
</ul>


<p>“Setelah dipastikan semua ABK dalam keadaan sehat, korban dibawa menuju pelabuhan Tuban dan tiba pada pukul 13.40 WIB. Selanjutnya, seluruh korban dibawa ke fasilitas kesehatan TPPI dan dipulangkan ke daerah masing-masing,” tambah Wayan.</p>



<p>Identitas 16 orang ABK KM Bintang Jaya Mandiri, yaitu sebanyak 12 orang berasal dari kabupaten Indramayu atas nama Ramin, Nono Cahyono, Sugeng Apriana, Agus Gunawan, Rasvadi, Dede Sumantri, Didi, Agus, Sarma, Syaiful dan Caswanto. Satu orang asal kabupaten Subang atas nama, Rio Prabowo, serta 3 orang asal Brebes atas nama, Suprianto, Jaenal, Slamet Sanuri.</p>



<p>Adapun penyebab terbakarnya KM Bintang Jaya Mandiri hingga saat ini belum dapat dipastikan. Dari keterangan korban, api diperkirakan berasal dari ruang mesin. 16 ABK kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan cara terjun ke laut. Setelah beberapa saat sempat terkatung-katung di perairan, 16 korban diselamatkan oleh MT Queen Majesty yang melintas menuju Tuban. <strong>(hms/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">140221</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Komunitas Sanggar Senam Yoga Bagikan Ratusan Nasi Bungkus Kepada Warga Terdampak Banjir Probolinggo</title>
		<link>https://memontum.com/komunitas-sanggar-senam-yoga-bagikan-ratusan-nasi-bungkus-kepada-warga-terdampak-banjir-probolinggo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2021 10:51:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Dievakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan dringu]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136415</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Komunitas anak muda Probolinggo yang tergabung dalam Komunitas Sanggar Senam Yoga dan Aerobic juga Sanggar Senam Amanah Kalisalam Dringu bergerak membantu korban dampak banjir di beberapa wilayah di Kecamatan Dringu&#160; Mereka membantu warga yang terdampak banjir di Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Sebanyak lima ratus paket nasi bungkus didistribusikan ke warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Komunitas anak muda Probolinggo yang tergabung dalam Komunitas Sanggar Senam Yoga dan Aerobic juga Sanggar Senam Amanah Kalisalam Dringu bergerak membantu korban dampak banjir di beberapa wilayah di Kecamatan Dringu&nbsp;</p>



<p>Mereka membantu warga yang terdampak banjir di Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Sebanyak lima ratus paket nasi bungkus didistribusikan ke warga terdampak yang tersebar di sejumlah lokasi, Selasa (09/03).</p>



<p>Komunitas Sanggar Senam Elizabet Kelas Ammy berharap, bantuan yang mereka berikan dapat membantu meringankan beban, korban dampak banjir yang melanda di sejumlah wilayah di Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Banjir di Kecamatan Gending disebabkan karena intensitas hujan yang tinggi sehingga Kali Kedungrejo meluap.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/136372-dringu-oh-dringuribuan-rumah-kembali-terendam-banjir" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Dringu oh Dringu…Ribuan Rumah Kembali Terendam Banjir</a></strong></p>



<p>Bantuan diserahkan langsung kepada warga terdampak banjir yang ada di Jalan Denjles Desa Kedungdalem melalui door to door langsung ke rumah-rumah.</p>



<p>Ketua komunitas, Ammy menyebut, pengadaan bantuan nasi bungkus itu melibatkan warga juga anggota senam di sekitar lokasi bencana. Diharapkan dengan cara itu dapat menggerakkan ekonomi masyarakat setempat. “Kita turut berduka dengan bencana ini. Semoga banjir cepat berlalu dan tidak datang lagi,” terangnya.</p>



<p>Pasca surut, kini banjir kembali terjadi di Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo tadi malam. Banjir kali ini merupakan banjir susulan dan ketiga kalinya terjadi berturut-turut.</p>



<p>Menurut warga, terjangan banjir kali ini lebih besar dibanding pada hari kemarin yakni ketinggian mencapai 1,8 meter. Bahkan, sampah dan tanah lumpur juga menyertai banjir di dua desa tersebut.</p>



<p>Bahkan, ada 10 orang warga di Desa Dringu dievakusi menggunakan perahu karet oleh Shabara Polres Probolinggo. Selain itu, BPBD juga menerjunkan perahu untuk mengevakuasi korban banjir. Mereka yang dievakuasi, 1 orang lansia, 4 orang anak kecil serta beberapa orang ibu rumah tangga. <strong>(geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136415</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
