<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>difungsikan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/difungsikan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 15 Nov 2025 11:51:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>difungsikan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sebelum Difungsikan, Jembatan Bailey Sonokembang Akan Disosialisasikan ke Warga</title>
		<link>https://memontum.com/sebelum-difungsikan-jembatan-bailey-sonokembang-akan-disosialisasikan-ke-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bailey]]></category>
		<category><![CDATA[difungsikan]]></category>
		<category><![CDATA[disosialisasikan]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[sebelum]]></category>
		<category><![CDATA[sonokembang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227718</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemasangan Jembatan Bailey Sonokembang di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, terus dikebut. Namun, sebelum jembatan darurat itu nantinya resmi difungsikan, Pemkot Malang memastikan akan menggelar dialog dan sosialisasi kepada masyarakat sekitar untuk menentukan pola operasional dan pembatasan kendaraan. Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menyampaikan bahwa itu dilakukan sesuai dengan arahan Wali [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemasangan Jembatan Bailey Sonokembang di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, terus dikebut. Namun, sebelum jembatan darurat itu nantinya resmi difungsikan, Pemkot Malang memastikan akan menggelar dialog dan sosialisasi kepada masyarakat sekitar untuk menentukan pola operasional dan pembatasan kendaraan.</p>



<p>Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menyampaikan bahwa itu dilakukan sesuai dengan arahan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Disamping itu, menurutnya juga untuk mendengar aspirasi warga sekitar.</p>



<p>&#8220;Sebelum kita fungsikan, kita nanti akan dialog dan sosialisasi ke masyarakat. Kita mau lihat keinginan masyarakat bagaimana dan seperti apa. Kalau menginginkan mobil bisa lewat, nanti akan kita buat batasan-batasan seperti itu,&#8221; ujar Dandung, Jumat (14/11/2025) tadi.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa pembatasan tersebut nantinya bisa berupa portal agar hanya kendaraan dengan dimensi tertentu yang dapat masuk. Selain itu, juga dilakukan pengaturan penjagaan untuk mencegah kendaraan sembarangan menerobos jalur.</p>



<p>&#8220;Untuk kendaraan roda dua, cukup aman. Jalurnya cukup lebar sehingga sepeda motor masih bisa bersimpangan,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut, struktur utama jembatan saat ini menurutnya sudah berada di posisi yang disiapkan. Saat ini pengerjaan memasuki tahap pemasangan kaki jembatan, dilanjutkan pemasangan lantai yang diperkirakan rampung pada Sabtu–Minggu.</p>



<p>“Setelah lantai selesai, kita buat akses pelandaian masuknya. Termasuk pembatas pengaman untuk pejalan kaki, terutama jamaah masjid. Kita sediakan sekitar satu meter agar aman dari kendaraan,” tuturnya.</p>



<p>Secara teknis, jembatan bailey dipastikan aman untuk digunakan. Beban maksimal yang bisa ditampung mencapai 4.900 kilogram atau sekitar 5 ton. “Struktur bawah jembatan kuat. Plendes sudah kita buat baru dengan pengecoran sesuai hitungan konstruksi. Baik beban jembatan maupun kendaraan, insyaallah aman,” tegasnya.</p>



<p>Dandung juga menyebut, bahwa pembangunan jembatan permanen telah diusulkan dengan anggaran Rp 5,5 miliar. Angka ini mencakup konstruksi fisik, DED, serta pengawasan. “Kemarin konstruksi fisiknya sekitar Rp 5,3 miliar, tapi kalau termasuk perencanaan dan pengawasan, total kami ajukan Rp 5,5 miliar,” lanjut Dandung.</p>



<p>Jika seluruh tahap pemasangan berjalan sesuai rencana, Jembatan Bailey Sonokembang ditargetkan sudah dapat difungsikan pada 20 November 2025. Namun penggunaan resminya tetap menunggu hasil sosialisasi dan kesepakatan dengan warga. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227718</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Difungsikan, Mas Dhito Cek Kesiapan Jembatan Jongbiru Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-difungsikan-mas-dhito-cek-kesiapan-jembatan-jongbiru-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jul 2024 13:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[difungsikan]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[jongbiru]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kesiapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212173</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mengecek secara langsung progres pembangunan dan rencana pengfungsian Jembatan Jongbiru Kediri, Rabu (17/07/2024) tadi. Langkah itu dilakukan, menyusul jembatan yang memiliki panjang sekitar 133,94 meter ini sebelumnya telah dilakukan tahap uji pembebanan statis dan dinamis oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Selain itu, progres kesiapan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mengecek secara langsung progres pembangunan dan rencana pengfungsian Jembatan Jongbiru Kediri, Rabu (17/07/2024) tadi. Langkah itu dilakukan, menyusul jembatan yang memiliki panjang sekitar 133,94 meter ini sebelumnya telah dilakukan tahap uji pembebanan statis dan dinamis oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).</p>



<p>Selain itu, progres kesiapan Jembatan Jongbiru juga ditandai telah merampungkan pengaspalan jalan dan pemberian ratusan titik lampu penerangan. Diantaranya, terdapat dua jenis lampu di dalamnya, yakni lampu hias jembatan dan Penerangan Jalan Umum (PJU).</p>



<p>“Insyaallah hasilnya sesuai harapan bersama, mulai dari kontruksi jembatan yang sudah teruji, lampu jalan terang benderang hingga aspal jalan yang mulus,” kata Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Hanindhito.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kunjungan bupati berusia 31 tahun tersebut, dilakukan bersamaan dengan momentum ketika warga sekitar jembatan tengah menikmati hasil pembangunan Jembatan Jongbiru. Tidak heran, bila kedatangan orang nomor satu di pemerintahan Kabupaten Kediri tersebut juga mendapat apresiasi warga dengan mengajak foto bersama.</p>



<p>Sekedar diketahui, jembatan yang menghubungkan wilayah kota dan Kabupaten Kediri ini telah terputus lama sejak 2017 silam. Sehingga, masyarakat sekitar harus memutar arah melalui akses Jembatan Semampir. “Saya merasakan betul, bagaimana kebahagiaan warga sekitar setelah hampir 7 tahun jembatan ini tidak beroperasi,” paparnya.</p>



<p>Menjelang beroperasinya Jembatan Jongbiru, Mas Dhito juga mengimbau supaya masyarakat bisa saling merawat konstruksi jembatan guna memberikan manfaat jangka panjang bagi Kabupaten Kediri. “Mulai sekarang jembatannya dirawat sareng-sareng nggih,” imbau Mas Dhito kepada warga.</p>



<p>Terakhir, Mas Dhito menyebutkan bahwa jembatan yang juga menjadi akses Bandara Internasional Dhoho Kediri tersebut, bakal mulai difungsikan pada akhir Juli ini. Adapun untuk peresmian jembatan, kini masih menunggu surat izin dari Kementerian PUPR. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212173</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Parkir Vertikal Stadion Gajayana Malang Siap Difungsikan Tahun 2024</title>
		<link>https://memontum.com/parkir-vertikal-stadion-gajayana-malang-siap-difungsikan-tahun-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Dec 2023 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[difungsikan]]></category>
		<category><![CDATA[Gajayana]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Parkir]]></category>
		<category><![CDATA[stadion]]></category>
		<category><![CDATA[vertikal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203884</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Parkir vertikal bertingkat tiga, di Kawasan Stadion Gajayana Kota Malang, dipastikan bakal segera difungsikan. Hanya saja, saat ini masih proses menyelesaikan beberapa hal kecil yang belum rampung. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa beberapa hal kecil yang belum dirampungkan, salah satunya yaitu pengecatan. Namun, pihaknya meyakini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Parkir vertikal bertingkat tiga, di Kawasan Stadion Gajayana Kota Malang, dipastikan bakal segera difungsikan. Hanya saja, saat ini masih proses menyelesaikan beberapa hal kecil yang belum rampung.</p>



<p>Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa beberapa hal kecil yang belum dirampungkan, salah satunya yaitu pengecatan. Namun, pihaknya meyakini itu tidak membutuhkan waktu yang lama.</p>



<p>“Pengecatan yang belum tuntas. Mungkin tanggal 01 Januari 2024, sudah selesai. Ini tidak melebihi tahun anggaran juga,” kata Jaya-sapannya, saat dikonfirmasi Sabtu (30/12/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, pihaknya juga menyampaikan bahwa Jumat (29/12/2023) kemarin, sudah memasuki Provisional Hand Over (PHO) atau penyerahan pekerjaan pertama selesai. Namun, masih dilakukan pemeriksaan oleh beberapa pihak terkait.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kemarin ada pemeriksaan bersama dengan inspektorat hingga kejaksaan. Memang ada hal kecil yang ditolerir dan diterima. Ada yang perlu perbaikan, sedikit yang perlu diselesaikan itu,” tambahnya.</p>



<p>Pantauan di lapangan, parkir vertikal tersebut memang sudah hampir rampung. Sebab, sudah berdiri tiga tingkat dengan dilengkapi pagar di masing-masing lantai.</p>



<p>Sebagai informasi, pembangunan proyek parkir vertikal tersebut dimulai sejak 13 Oktober 2023 lalu, dengan anggaran yang digunakan sebesar Rp 4,3 miliar. Diharapkan, parkir dengan luasan 50 meter x 35 meter itu dapat menampung hingga 1000 kendaraan roda dua setiap hari.</p>



<p>Selain itu, Dishub Kota Malang juga berharap agar proyek tersebut tidak hanya memberikan solusi terhadap masalah parkir liar yang sering terjadi di Kota Malang. Akan tetapi, juga dapat meningkatkan pendapatan daerah dari sektor retribusi parkir. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203884</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
