<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>digelontor &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/digelontor/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Mar 2026 13:48:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>digelontor &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jaga Ketersediaan LPG 3 Kg, Masyarakat Banyuwangi Digelontor Operasi Pasar</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-ketersediaan-lpg-3-kg-masyarakat-banyuwangi-digelontor-operasi-pasar</link>
					<comments>https://memontum.com/jaga-ketersediaan-lpg-3-kg-masyarakat-banyuwangi-digelontor-operasi-pasar#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2026 03:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[digelontor]]></category>
		<category><![CDATA[ketersediaan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231166</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Jaga ketersediaan gas LPG 3 Kg, Pemkab Banyuwangi terus menggelar &#8216;operasi pasar&#8217; yang digelar secara bergilir di seluruh kecamatan. Pelaksanaan operasi pasar sendiri, telah digelar sejak Selasa (17/03/2026) hingga Jumat (20/03/2026) tadi, dimana setiap kecamatan didrop ratusan LPG melon. Selain mengirim LPG melon ke seluruh pangkalan, seperti biasa, agen gas LPG juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Jaga ketersediaan gas LPG 3 Kg, Pemkab Banyuwangi terus menggelar &#8216;operasi pasar&#8217; yang digelar secara bergilir di seluruh kecamatan. Pelaksanaan operasi pasar sendiri, telah digelar sejak Selasa (17/03/2026) hingga Jumat (20/03/2026) tadi, dimana setiap kecamatan didrop ratusan LPG melon.</p>



<p>Selain mengirim LPG melon ke seluruh pangkalan, seperti biasa, agen gas LPG juga diminta menggelar operasi pasar di seluruh kecamatan. Seperti yang terlihat tadi, di Kantor Kecamatan Banyuwangi dan Kecamatan Giri, masing-masing menggelar operasi pasar dengan menyediakan 360 LPG.</p>



<p>“Ini memang ekstra droping dari Pertamina. Pemkab telah meminta Pertamina agar agen menggelar operasi pasar di titik yang telah ditentukan. Kami drop 360 tabung, yang itu sebenarnya adalah jatah pengiriman besok. Tetapi karena ada operasi pasar, kami tarik jatah besok sebanyak 360. Sisanya, ya kami tetap kirim ke pangkalan sesuai jadwal yang ada,” kata pegawai administrasi agen elpiji PT Syifa Mustika Migas, Andreansyah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menambahkan bahwa Pemkab Banyuwangi telah mendengar keluhan warga terkait kelangkaan gas LPG subsidi dan meminta PT Pertamina untuk segera menggelar operasi pasar. “Sebenarnya sejak awal puasa, kami telah berkirim surat ke Pertamina untuk meminta tambahan droping dan ini sudah dilakukan sejak H-7 Lebaran. Namun, masih tetap ada kelangkaan, maka kami minta segera dilakukan operasi pasar agar warga mudah mengakses,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya mengaku, terus memantau kondisi di lapangan terkait kelangkaan LPG. “Kami akan terus memantau bersama tim. Pertamina juga terus kami minta responsif terkait kondisi ini,” tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi Nanin Oktaviantie, menambahkan bahwa setiap operasi pasar, seluruh LPG melon habis terdistribusi kepada masyarakat dengan harga sesuai HET yakni diangka Rp 18 ribu. “Setiap harinya kami melakukan operasi pasar di enam titik kecamatan. Besok atau Sabtu lebaran berhenti dahulu dan Minggunya kami gelar kembali,” kata Nanin.</p>



<p>Untuk gelaran yang berlangsung Jumat, Operasi Pasar berlangsung di Kantor Kecamatan Pesanggran, Banyuwangi, Giri, Bangorejo, Kabat dan Siliragung. Sementara untuk Minggu (22/03/2026) besok, akan berlangsung di tujuh titik, yakni di Kecamatan Licin, Srono, Glagah, Kalipuro, Tegalsari, Singojuruh dan Purwoharjo. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/jaga-ketersediaan-lpg-3-kg-masyarakat-banyuwangi-digelontor-operasi-pasar/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231166</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Perekonomian Warga, 319 Pelaku UMKM Digelontor Stimulus Pengembangan Usaha</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-perekonomian-warga-319-pelaku-umkm-digelontor-stimulus-pengembangan-usaha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[digelontor]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[stimulus]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228598</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Probolinggo &#8211; Wali Kota Probolinggo, dr Aminuddin, menyerahkan secara simbolis bantuan stimulus pengembangan usaha untuk total sebanyak 319 pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) Kota Probolinggo, di Halaman Rumah Batik Probolinggo, Jalan Mastrip, Selasa (09/12/2025) tadi. Prosesi penyerahan yang diikuti Pj Sekda Rey Suwigtyo, Staf Ahli Wawan Soegyantono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Aries [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Probolinggo</strong> &#8211; Wali Kota Probolinggo, dr Aminuddin, menyerahkan secara simbolis bantuan stimulus pengembangan usaha untuk total sebanyak 319 pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) Kota Probolinggo, di Halaman Rumah Batik Probolinggo, Jalan Mastrip, Selasa (09/12/2025) tadi. Prosesi penyerahan yang diikuti Pj Sekda Rey Suwigtyo, Staf Ahli Wawan Soegyantono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Aries Santoso, Ketua Komisi 1 DPRD Isah Juanidah, Kepala DKUP Slamet Swantoro, camat dan perwakilan kepala perangkat daerah, untuk tahap awal diberikan kepada 177 perwakilan.</p>



<p>Sementara sisanya atau 142 orang pelaku UMKM, akan menerima bantuan pada pertengahan Desember. Adapun sejumlah bantuan dari Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (DKUP) dan melalui tahun anggaran 2025, itu diantaranya seperti mesin jahit listrik, kompresor bensin, peralatan tukang, kompresor listrik, cutting aluminium, rombong aluminium, etalase, peralatan dapur, mesin selep, oven gas dan freezer box.</p>



<p>Kepala DKUP Kota Probolinggo, Slamet Swantoro, mengatakan bahwa pelaku UMKM yang menerima bantuan ini, sesuai dengan daftar penerima belanja barang yang diserahkan masyarakat pada anggaran DKUP. Tujuannya, untuk meningkatkan produktivitas usaha, mendorong perkembangan usaha mandiri berkelanjutan.</p>



<p>“Tujuannya untuk meningkatkan produk UMKM, sekaligus memfasilitasi UMKM lebih siap berkompetisi untuk meningkatkan semangat dan motivasi berusaha,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Wali Kota Aminuddin berpesan kepada seluruh pelaku UMKM yang menerima bantuan stimulus ini, untuk meningkatkan kualitas melalui alat yang digunakan karena lebih cepat dan lebih rapi pengerjaannya. Penerima bantuan ini ada mereka yang sudah punya basic usaha.</p>



<p>“Awalnya alatnya biasa, sekarang listrik. Dengan alat baru ini, semoga bisa tingkatkan kualitas. Jika tidak ditingkatkan, maka stimulus yang diberikan tidak sesuai tujuan (meningkatkan produksi dan ekonomi),” kata Wali Kota Aminuddin.</p>



<p>Pemanfaatan stimulus yang baik dibarengi dengan pemberian modal kerja melalui Koperasi Merah Putih (KMP) maka proses usaha akan berkelanjutan. Wali kota pun menginformasikan, KMP ada di setiap kelurahan di Kota Probolinggo dan saat ini sedang proses pembangunan.</p>



<p>“Tujuan Koperasi Merah Putih ini untuk pengembangan ekonomi masyarakat di kelurahan dengan kredit usaha ringan dan mudah. Manfaatkan betul agar dirasakan efeknya oleh masyarakat,” terang Wali Kota Aminuddin.</p>



<p>Pemberian stimulus bagi pelaku UMKM, ini merupakan bukti komitmen dirinya dan Wawali Ina Dwi Lestari, untuk mendorong perekonomian masyarakat meningkat dan kemiskinan bisa diturunkan. “Jadikan ini (stimulus) pemicu untuk meningkatkan kualitas usaha bapak dan ibu sekalian. Pemkot Probolinggo berkomitmen mencari pemasaran untuk usaha bapak/ibu,” papar wali kota. <strong>(kom/pro/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228598</post-id>	</item>
		<item>
		<title>1.300 Marbot di Wilayah Lumajang Bakal Digelontor Insentif</title>
		<link>https://memontum.com/1-300-marbot-di-wilayah-lumajang-bakal-digelontor-insentif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[digelontor]]></category>
		<category><![CDATA[Insentif]]></category>
		<category><![CDATA[marbot]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224286</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sebanyak 1.300 marbot dari berbagai wilayah di Lumajang, akan menerima insentif dari pemerintah daerah mulai tahun 2025. Rencana pemberian insentif ini, merupakan bentuk perhatian khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, kepada sosok yang selama ini bekerja senyap menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid. Mengenai rencana ini, disampaikan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, Kamis (24/07/2025) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sebanyak 1.300 marbot dari berbagai wilayah di Lumajang, akan menerima insentif dari pemerintah daerah mulai tahun 2025. Rencana pemberian insentif ini, merupakan bentuk perhatian khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, kepada sosok yang selama ini bekerja senyap menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid.</p>



<p>Mengenai rencana ini, disampaikan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, Kamis (24/07/2025) tadi. Dirinya menjelaskan, bahwa pemberian insentif merupakan bentuk apresiasi terhadap peran penting para marbot, dalam menjaga fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan kegiatan sosial masyarakat.</p>



<p>“Selain insentif untuk guru ngaji, tahun ini kami juga akan memberikan insentif kepada 1.300 marbot,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p>Menurutnya, selama ini para marbot belum mendapatkan perhatian memadai, meskipun mereka memegang peran vital dalam menjaga operasional masjid. Mulai dari kebersihan karpet dan fasilitas, hingga kesiapan alat-alat pengeras suara dan pencahayaan.</p>



<p>“Selama ini marbot belum mendapatkan perhatian. Sekarang kita mulai memberikan insentif sebagai bentuk apresiasi,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Program ini, ujarnya, menjadi bagian dari visi Pemkab Lumajang, dalam membangun masyarakat yang tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga kuat dalam dimensi spiritual. Melalui langkah ini, pemerintah daerah ingin menghidupkan kembali peran masjid sebagai pusat ibadah sekaligus ruang sosial yang aktif di tengah masyarakat.</p>



<p>Dengan dukungan insentif ini, diharapkan para marbot semakin termotivasi dalam menjalankan tugasnya, menjaga masjid tetap layak, bersih dan nyaman sebagai tempat ibadah serta aktivitas keagamaan lainnya. Pemberian insentif ini, juga mencerminkan komitmen Pemkab Lumajang dalam memperluas cakupan kesejahteraan sosial hingga kepada kelompok yang selama ini kerap luput dari perhatian.</p>



<p>Kebijakan ini, sejalan dengan semangat inklusivitas dan pemerataan manfaat pembangunan di tingkat akar rumput. Kehadiran negara melalui penghargaan kepada para marbot, diharapkan menjadi teladan bagi daerah lain untuk mengapresiasi kontribusi kelompok-kelompok penggerak sosial dan spiritual yang bekerja di balik layar, namun berdampak besar dalam kehidupan masyarakat. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224286</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sektor Pertanian Lumajang Digelontor 2 Unit Combine Harvester dan 7 Unit Power Thresher</title>
		<link>https://memontum.com/sektor-pertanian-lumajang-digelontor-2-unit-combine-harvester-dan-7-unit-power-thresher</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2025 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[combine]]></category>
		<category><![CDATA[digelontor]]></category>
		<category><![CDATA[harvester]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[sektor]]></category>
		<category><![CDATA[thresher]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222673</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sektor pertanian di Kabupaten Lumajang mendapat suntikan semangat baru. Yaitu, sebanyak dua unit Combine Harvester dan tujuh unit Power Thresher, resmi disalurkan kepada kelompok tani aktif sebagai bagian dari Program Kementerian Pertanian RI Tahun 2025, Selasa (03/06/2025) tadi. Bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan), ini disalurkan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sektor pertanian di Kabupaten Lumajang mendapat suntikan semangat baru. Yaitu, sebanyak dua unit Combine Harvester dan tujuh unit Power Thresher, resmi disalurkan kepada kelompok tani aktif sebagai bagian dari Program Kementerian Pertanian RI Tahun 2025, Selasa (03/06/2025) tadi.</p>



<p>Bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan), ini disalurkan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lumajang sebagai upaya konkret mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memberdayakan petani di daerah sentra produksi.</p>



<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dalam momen itu menyerahkan secara simbolis bantuan. Termasuk, mengingatkan pentingnya dukungan teknologi pertanian bagi produktivitas dan keberlanjutan pangan lokal.</p>



<p>“Alsintan ini diharapkan bisa mendukung optimalisasi lahan pertanaman padi, agar LTT (luas tambah tanam, red) meningkat dan pada akhirnya cadangan pangan pemerintah juga ikut bertambah,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Semangat pemberdayaan petani, ini juga sejalan dengan pernyataan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Retno Wulan Andari, yang menyebut bahwa penyaluran Alsintan difokuskan kepada kelompok tani yang terbukti aktif dan konsisten dalam praktik pertanian berkelanjutan. “Kami memprioritaskan kelompok tani dengan aktivitas pertanian yang berjalan baik dan rutin. Peran PPL juga sangat penting, untuk mengawal pemanfaatan alat ini agar tepat guna dan berdampak nyata,” tambahnya.</p>



<p>Adapun kelompok penerima Combine Harvester yakni, Kelompok Tani Sumber Rejeki, Desa Kraton, Kecamatan Yosowilangun dan Keluarga Tani Sumber Makmur III, Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono. Sementara itu, Power Thresher diberikan kepada tujuh kelompok tani di berbagai kecamatan.</p>



<p>Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para petani dapat mempercepat proses panen, mengurangi kehilangan hasil serta mempercepat masa tanam berikutnya. Langkah ini, menjadi bagian dari upaya strategis untuk menciptakan kemandirian petani sekaligus memperkuat semangat nasionalisme melalui swasembada pangan. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222673</post-id>	</item>
		<item>
		<title>3 Dekade Tak Dijamah Perawatan, Jalan Dusun Bulukubung Lumajang Digelontor Rp 1 Miliar</title>
		<link>https://memontum.com/3-dekade-tak-dijamah-perawatan-jalan-dusun-bulukubung-lumajang-digelontor-rp-1-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Apr 2025 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bulukubung]]></category>
		<category><![CDATA[dekade]]></category>
		<category><![CDATA[digelontor]]></category>
		<category><![CDATA[dijamah]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221084</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang akan memulai pembangunan jalan beton di Dusun Bulukubung, Desa Kalisemut, Kecamatan Padang, yang dijadwalkan akhir Juni 2025 mendatang. Rencana pengerjaan ini, tentunya menjadi angin segar bagi warga yang telah menanti perbaikan selama lebih dari tiga dekade. Sekedar diketahui, jalan sepanjang sekitar 1,4 kilometer ini telah mengalami kerusakan parah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang akan memulai pembangunan jalan beton di Dusun Bulukubung, Desa Kalisemut, Kecamatan Padang, yang dijadwalkan akhir Juni 2025 mendatang. Rencana pengerjaan ini, tentunya menjadi angin segar bagi warga yang telah menanti perbaikan selama lebih dari tiga dekade.</p>



<p>Sekedar diketahui, jalan sepanjang sekitar 1,4 kilometer ini telah mengalami kerusakan parah selama 30 tahun terakhir dan menjadi keluhan utama masyarakat. Melalui program pembangunan infrastruktur berkelanjutan, Pemkab Lumajang mengalokasikan anggaran lebih dari Rp 1 miliar, untuk membangun jalan dengan rabat beton yang kokoh dan tahan lama.</p>



<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan bahwa pembangunan jalan akan dimulai setelah seluruh tahapan perencanaan selesai. &#8220;Insyaallah, akhir Juni ini akan dimulai pembangunannya. Saat ini, sementara masih tahap perencanaan. Anggaran yang disiapkan lebih dari Rp 1 miliar dan untuk panjang sekitar 1,4 kilometer,&#8221; terang Bunda Indah-sapaan akrab Bupati Lumajang, Minggu (13/04/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Rencana pembangunan jalan beton ini, tambahnya, tidak hanya bertujuan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Namun, diharapkan juga dapat mempercepat mobilitas masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian lokal. Dengan infrastruktur jalan yang lebih baik, diharapkan akses masyarakat ke pusat-pusat kegiatan ekonomi, pendidikan dan layanan publik menjadi lebih mudah. Hal ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Lumajang dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan.</p>



<p>&#8220;Jalan ini telah rusak selama 30 tahun dan kini kita bersyukur akan segera diperbaiki. Semoga pembangunan ini membawa dampak positif bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah ini,&#8221; tambah Bunda Indah. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221084</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Digelontor Anggaran Rp 32 Miliar untuk Bantu Penanganan Banjir Kota Malang, Ini Respon Wali Kota Wahyu</title>
		<link>https://memontum.com/digelontor-anggaran-rp-32-miliar-untuk-bantu-penanganan-banjir-kota-malang-ini-respon-wali-kota-wahyu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Mar 2025 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[digelontor]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[respon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219777</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur akan memberikan bantuan dana senilai Rp 32 miliar, untuk membantu mengatasi banjir di Kota Malang. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, saat hadiri rapat paripurna DPRD Kota Malang, dalam agenda serah terima jabatan (Sertijab) Wali Kota Malang periode 2025-2030 di Kantor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur akan memberikan bantuan dana senilai Rp 32 miliar, untuk membantu mengatasi banjir di Kota Malang. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, saat hadiri rapat paripurna DPRD Kota Malang, dalam agenda serah terima jabatan (Sertijab) Wali Kota Malang periode 2025-2030 di Kantor DPRD Kota Malang, Minggu (02/03/2025) tadi.</p>



<p>Dalam keterangannya, Wagub Emil mengatakan bahwa salah satu prioritas 100 hari kerja Pemprov Jatim, yakni penanganan banjir di beberapa daerah di Jatim. Diantara sasaran itu, yakni penanganan banjir di Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Kabar baik ya, bapak-ibu. Dalam 100 hari kerja Pemprov Jawa Timur, salah satunya adalah penanganan banjir di Jalan Soekarno Hatta, dengan total dana bantuan Rp 32 miliar. Ini akan kita atasi secara bertahap dan sedikit demi sedikit. Mulai dari banjir, kemacetan dan lain sebagainya,&#8221; kata Wagub Emil.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam kesempatan itu mengatakan bahwa penanganan banjir di Kota Malang, juga merupakan salah satu program prioritas pemerintahannya. Karenanya, dirinya sangat optimis bahwa penanganan banjir di Kota Malang, satu persatu bakal teratasi dengan baik. &#8220;Alhamdulillah, seperti yang disampaikan Pak Wagub, tahun 2025 ini kita mendapatkan suport dari Pemprov untuk penanganan banjir,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selanjutnya, dirinya juga menjelaskan bahwa terkait rencana pelaksanaanya yang akan diterapkan, nantinya kurang lebih sekitar tiga minggu kemungkinan setelah Hari Raya Idul Fitri. Sedangkan terkait persiapan, juga sudah dilakukan baik secara teknis maupun administrasi.</p>



<p>&#8220;Terkait persiapan dan tahapan, sudah disiapkan baik secara teknis maupun administrasi. Kita juga ada pendampingan APBD, karena ini adalah anggaran dari provinsi,&#8221; jelasnya</p>



<p>Lebih lanjut, Wali Kota Wahyu juga menyampaikan harapannya, agar permasalahan banjir segera tertangani sedikit demi sedikit, dari titik satu ke titik yang lain. Begitupula terkait masalah yang lain, seperti parkir, kemacetan semoga segera teratasi.</p>



<p>Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kota Malang, Amitya, menjelaskan turut senang mendengar kabar baik tersebut. Terlebih, mengenai penanganan itu sempat dibahas sebelum penentuan APBD dan masih pengajuan.</p>



<p>&#8220;Sebelumnya sudah kita bahas saat sebelum mengesahkan APBD. Termasuk, mengenai rencana dibantu Pemprov,&#8221; kata Ketua DPRD Kota Malang. <strong>(pro/cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219777</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peternak Sapi Perorangan di Banyuwangi Digelontor Vaksinasi PMK</title>
		<link>https://memontum.com/peternak-sapi-perorangan-di-banyuwangi-digelontor-vaksinasi-pmk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Feb 2025 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[digelontor]]></category>
		<category><![CDATA[perorangan]]></category>
		<category><![CDATA[Peternak]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219206</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemkab Banyuwangi melakukan vaksinasi untuk puluhan ribu ekor sapi milik peternak. Dalam vaksinasi kali ini, Pemkab memprioritaskan pada sapi untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). “Sasaran penerima vaksin adalah peternak sapi kecil atau perorangan. Kalau industri, sebaiknya vaksinasi secara mandiri,&#8221; kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi PMK milik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemkab Banyuwangi melakukan vaksinasi untuk puluhan ribu ekor sapi milik peternak. Dalam vaksinasi kali ini, Pemkab memprioritaskan pada sapi untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).</p>



<p>“Sasaran penerima vaksin adalah peternak sapi kecil atau perorangan. Kalau industri, sebaiknya vaksinasi secara mandiri,&#8221; kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi PMK milik warga di Lingkungan Secang, Kelurahan/Kecamatan Kalipuro, Rabu (12/02/2025) tadi.</p>



<p>Pelaksanaan vaksinasi sendiri, dilakukan Pemkab Banyuwangi seusai mendapatkan 33.525 dosis vaksin dari pemerintah pusat dan provinsi, Selasa (11/02/2025) kemarin. Karenanya sebagai tindak lanjut, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi saat ini sedang melaksanakan penyuntikan vaksin tersebut kepada sejumlah hewan ternak milik peternak.</p>



<p>Bupati Ipuk menjelaskan, bahwa penyuntikan 33.525 dosis vaksin diprioritaskan untuk sapi, karena hewan ternak sapi yang paling banyak terjangkit PMK. “Untuk memaksimalkan pencegahan PMK, Pemkab juga siap menambah stok vaksin dan desinfektan menggunakan Dana BTT (Belanja Tidak Terduga) daerah,” tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya juga menyampaikan, bahwa PMK tidak berbahaya bagi manusia dan mengimbau warga untuk tetap mengkonsumsi daging ternak, terutama sapi. Karena PMK adalah penyakit non zoonosis, atau penyakit yang menyerang hewan ternak tanpa menular ke manusia.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Tidak perlu khawatir untuk mengkonsumsi daging sapi maupun kambing, karena PMK hanya menyerang ke hewan ternak, tidak bisa menular ke manusia,” papar Bupati Ipuk.</p>



<p>Pembatasan lalu lintas keluar-masuk wilayah Banyuwangi untuk hewan ternak, lanjutnya, juga dilakukan untuk menekan penyebaran virus PMK. “Pasar ternak di Glenmore dan Rogojampi juga belum kita operasikan secara maksimal untuk membatasi pergerakan virus,” terangnya.</p>



<p>Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Ilham Juanda, menambahkan bahwa proses vaksin 33.525 dosis vaksin PMK akan dikebut selesai selama dua mingu. Dengan demikian maka cakupan total vaksinasi akan mencapai 33,19 persen. Dari total populasi sapi sebanyak 101.010 ekor yang ada di Banyuwangi.</p>



<p>“Rencananya akan datang bantuan vaksin lagi, ditambah pembelian vaksin dari APBD Banyuwangi kami harap vaksinasi bisa mencapai diatas 60 persen populasi sapi,” kata Ilham.</p>



<p>Sebagai upaya pencegahan penyebaran virus PMK, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada peternak. Diantaranya, dengan pengetatan biosecurity di area kandang.</p>



<p>“Yakni dengan secara rutin melakukan deinfektasi pasar hewan dan desinfektasi kandang. Juga memberikan vitamin dan tambahan makanan dengan kualitas lebih baik,” ujar Ilham.</p>



<p>Berdasarkan catatan Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, terdapat 404 ekor hewan ruminansia yang terpapar PMK sejak pertengahan Januari 2025. Semuanya merupakan sapi. Dari jumlah tersebut, 192 ekor masih dalam kondisi sakit dan 4 ekor dilaporkan mati. “Sebanyak 205 ekor masih menderita sakit,” papar Ilham. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219206</post-id>	</item>
		<item>
		<title>14 Puskesmas dan Pustu di Kabupaten Malang Digelontor Rehab, Desember Ditarget Rampung</title>
		<link>https://memontum.com/14-puskesmas-dan-pustu-di-kabupaten-malang-digelontor-rehab-desember-ditarget-rampung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Oct 2024 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[desember]]></category>
		<category><![CDATA[digelontor]]></category>
		<category><![CDATA[ditarget]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[rampung,]]></category>
		<category><![CDATA[rehab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215474</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sekitar 14 Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kabupaten Malang, digelontor bantuan rehab oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang di tahun 2024. Adapun jumlahnya, yaitu terdiri dari enam Puskesmas dan delapan Pustu. Beberapa Puskesmas yang diberi alokasi untuk rehab itu, diantaranya seperti Puskesmas Jabung, Puskesmas Pamotan-Dampit, Puskesmas Singosari, Puskesmas Sumbermanjing Kulon-Pagak, Puskesmas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sekitar 14 Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kabupaten Malang, digelontor bantuan rehab oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang di tahun 2024. Adapun jumlahnya, yaitu terdiri dari enam Puskesmas dan delapan Pustu.</p>



<p>Beberapa Puskesmas yang diberi alokasi untuk rehab itu, diantaranya seperti Puskesmas Jabung, Puskesmas Pamotan-Dampit, Puskesmas Singosari, Puskesmas Sumbermanjing Kulon-Pagak, Puskesmas Turen dan Puskesmas Wonokerto-Bantur. Sementara untuk Pustu, diantaranya seperti Pustu Banjarejo-Pagelaran, Pustu Permanu-Pakisaji, Pustu Tegalgondo-Karangploso, Pustu Kalirejo-Kalipare, Pustu Pajaran-Poncokusumo, Pustu Pujiharjo-Turtiyudi dan Pustu Klampok-Singosari.</p>



<p>Mengenai besaran anggaran rehab, diketahui sangat bervariasi. Seperti rehab Puskesmas, nilai yang diberikan rata-rata di angka Rp 100 juta. Khusus Puskesmas Pamotan di angka Rp 194 juta, sementara Puskesmas Singosari Rp 200 juta, Puskesmas Turen Rp 154 juta dan Puskesmas Wonokerto Rp 150 juta.</p>



<p>Sementara untuk rehab Pustu, berada di angka rata-rata tidak jauh berbeda, yaitu Rp 100 juta. Meskipun, ada beberapa juga memiliki nilai anggaran tinggi. Seperti Pustu Pajaran dan Pustu Pujiharjo, di angka Rp 150 juta.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, Puji Hadi Prasetyo, mengatakan bahwa pelaksanaan rehabilitasi yang dilakukan itu sekarang masih berlangsung. Karenanya, diharapkan pada Desember nanti, sejumlah rehabilitasi itu sudah selesai.</p>



<p>&#8220;Targetnya, awal Desember nanti semua rehab akan selesai. Sehingga, layanan maksimal untuk masyarakat di penghujung tahun, pun tetap maksimal. Setidaknya, Januari sudah tidak ada kendala,&#8221; katanya, Senin (14/10/2024) tadi.</p>



<p>Disinggung mengenai besaran anggaran, Puji menjelaskan, bahwa semua tergantung dari kebutuhan di lokasi. Karenanya, nilai penerima anggaran rehab memiliki variasi. Tergantung, bagaimana tingkat kerusakan yang terjadi.</p>



<p>&#8220;Biasanya dengan anggaran senilai itu, Puskesmas atau Pustu akan mengalokasikan untuk atap hingga dinding. Namun, semua tergantung dari pengajuan awal. Mengingat, kerusakan yang terjadi sangat bervariasi,&#8221; ujarnya. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215474</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Digelontor Revitalisasi Rp 24 Miliar, Terminal Arjosari Kota Malang Ditarget Rampung Desember</title>
		<link>https://memontum.com/digelontor-revitalisasi-rp-24-miliar-terminal-arjosari-kota-malang-ditarget-rampung-desember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Oct 2024 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[arjosari,]]></category>
		<category><![CDATA[desember]]></category>
		<category><![CDATA[digelontor]]></category>
		<category><![CDATA[ditarget]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[rampung,]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Terminal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215027</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Terminal Tipe A Arjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, sedang dilakukan revitalisasi oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dengan alokasi anggaran sebesar Rp 24 miliar. Pengerjaan yang dimulai sejak Agustus 2024 itu, ditargetkan rampung pada 14 Desember 2024 mendatang. Kepala Terminal Tipe A Arjosari, Maria Margareta, menyampaikan bahwa revitalisasi itu dilakukan untuk memperbaiki beberapa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Terminal Tipe A Arjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, sedang dilakukan revitalisasi oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dengan alokasi anggaran sebesar Rp 24 miliar. Pengerjaan yang dimulai sejak Agustus 2024 itu, ditargetkan rampung pada 14 Desember 2024 mendatang.</p>



<p>Kepala Terminal Tipe A Arjosari, Maria Margareta, menyampaikan bahwa revitalisasi itu dilakukan untuk memperbaiki beberapa kerusakan, terutama pada landasan bus. “Kondisi landasan tidak rata, membuat bus tidak nyaman melintas. Karenanya, kami melakukan pengerasan jalan (rigid pavement, red),” jelas Maria, Sabtu (05/10/2024) tadi.</p>



<p>Selain perbaikan landasan, ujarnya, revitalisasi juga mencakup atap dan plafon di lobi, kantor utama serta ruang tunggu (selter). Nantinya, selter akan dilengkapi pendingin ruangan dan lift untuk memudahkan akses antara lantai satu dan dua.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Di selter atas juga akan ada empat toilet, dan tangga manual tetap disediakan,” tambahnya.</p>



<p>Maria juga memastikan bahwa aktivitas terminal tetap berjalan normal selama revitalisasi berlangsung. Setelah revitalisasi selesai, pintu masuk untuk penumpang dan bus akan terletak di dekat pom bensin, dengan lahan parkir yang mampu menampung sekitar 100 kendaraan. Fasilitas ini juga akan mengakomodasi taksi dan ojek online.</p>



<p>“Kami berharap dengan revitalisasi ini, penumpang merasa lebih aman dan nyaman berada di terminal, serta tidak lagi naik dan turun di luar terminal yang mengganggu arus lalu lintas,” imbuh Maria.</p>



<p>Sebagai informasi, Terminal Tipe A Arjosari tersebut melayani bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), serta berperan penting dalam melayani mobilitas warga Kota Malang dan sekitarnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215027</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
