<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>digerebek &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/digerebek/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 17 Dec 2023 12:02:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>digerebek &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Seorang Pria dan Perempuan di Lumajang Digerebek dan Dimassa hingga Kritis di Rumah Sakit</title>
		<link>https://memontum.com/seorang-pria-dan-perempuan-di-lumajang-digerebek-dan-dimassa-hingga-kritis-di-rumah-sakit</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Dec 2023 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[digerebek]]></category>
		<category><![CDATA[dimassa]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[kritis]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203457</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Seorang pria berinisial DD dan seorang perempuan berinisial SL, harus dilarikan ke rumah sakit oleh petugas kepolisian, karena diduga menjadi sasaran aksi massa di Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jumat (15/12/2023) malam. Nasib itu menimpa keduanya, buntut dari penggerebekan warga karena diduga melakukan selingkuh.   Menurut cerita tetangga di lokasi, bahwa kejadian tersebut berlangsung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Seorang pria berinisial DD dan seorang perempuan berinisial SL, harus dilarikan ke rumah sakit oleh petugas kepolisian, karena diduga menjadi sasaran aksi massa di Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jumat (15/12/2023) malam. Nasib itu menimpa keduanya, buntut dari penggerebekan warga karena diduga melakukan selingkuh.  </p>



<p>Menurut cerita tetangga di lokasi, bahwa kejadian tersebut berlangsung lantaran DD sudah tiga malam menginap di rumah yang ditempati SL. Bahkan, keduanya sering keliling berboncengan layaknya suami istri. Sementara, meski DD sering bertandang, namun suami sah dari SL, juga berada di satu rumah itu. &#8220;Kejadiannya malam Sabtu (Jumat, red), mas. Lelakinya (DD, red), sudah menginap tiga hari. Padahal, suaminya (SL, red) ada di rumah itu. Lelakinya sudah sering ke situ dan warga curiga. Sementara dia (SL, red) dengan suaminya katanya sudah proses cerai,&#8221; terang tetangga di lokasi, sebut saja bernama Nona, kepada Memontum.com, Minggu (17/12/2023) tadi.</p>



<p><strong>baca juga:</strong></p>





<p>Nona menambahkan, bahwa penggerebekan tersebut dilakukan warga sekitar pukul 19.00. Beruntungnya, petugas kepolisian juga segera datang ke lokasi hingga keduanya berhasil diselamatkan dan dilarikan kerumah sakit.</p>



<p>&#8220;Dimassa, mas. Untung Pak Polisi cepat datang. Sekarang keduanya kritis di rumah sakit. Infonya begitu,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Novandy Helda Prasetya, ketika dikonfirmasi terpisah melalui sambungan telepon WhatsApp menyampaikan jika keduanya saat ini sedang dirawat di RS Bhayangkara Lumajang. &#8220;Pria warga Tongas (Kecamatan, red) Probolinggo, nunggu hasil visum,&#8221; ujarnya singkat.<strong> (adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203457</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sabung Ayam Beromset Puluhan Juta di Kendit Situbondo Digerebek Petugas</title>
		<link>https://memontum.com/sabung-ayam-beromset-puluhan-juta-di-kendit-situbondo-digerebek-petugas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Aug 2023 12:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[beromset]]></category>
		<category><![CDATA[digerebek]]></category>
		<category><![CDATA[kendit]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[puluhan]]></category>
		<category><![CDATA[sabung]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195155</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Arena sabung ayam di Desa Secangan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, digrebek petugas Polres Situbondo, Minggu (06/08/2023) sore. Dari penggerebekan arena sabung ayam yang disebut beromzet puluhan juta itu, kepolisian berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku, satu kain yang dipakai untuk galangan ayam, uang tunai Rp 10.051.000, karpet dan tiang penyangga galangan, satu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Arena sabung ayam di Desa Secangan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, digrebek petugas Polres Situbondo, Minggu (06/08/2023) sore. Dari penggerebekan arena sabung ayam yang disebut beromzet puluhan juta itu, kepolisian berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku, satu kain yang dipakai untuk galangan ayam, uang tunai Rp 10.051.000, karpet dan tiang penyangga galangan, satu ekor ayam, buku catatan, satu tas serta 10 unit sepeda motor.</p>



<p>Informasi Memontum.com, penggrebekan ini berawal dari informasi masyarakat yang resah dengan adanya arena judi sabung ayam. Atas laporan itu, Kapolres Situbondo, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, bersama Kasat Reskrim, AKP Momon Suwito, anggota Reskrim dan Samapta, langsung mendatangi lokasi untuk memastikan informasi dan melakukan penggrebekan.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Saat penggerebekan dilakukan, berhasil diamankan dua pelaku, barang bukti uang puluhan juta rupiah, peralatan judi dan 10 unit sepeda motor. Tersangka dan barang bukti, selanjutnya dibawa ke Polres untuk penyidikan,&#8221; terang Kapolres.</p>



<p>Ditambahkannya, penertiban segala bentuk penyakit masyarakat, baik judi, Miras akan terus dilakukan. Sehingga, diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta Kamtibmas yang kondusif.</p>



<p>&#8220;Segala bentuk penyakit masyarakat akan kami tindak tegas. Kami juga terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat, tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam upaya pemberantasan penyakit masyarakat,&#8221; tambahnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195155</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sehari Lima Pelaku Sabu-sabu Digerebek Polres Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/sehari-lima-pelaku-sabu-sabu-digerebek-polres-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2021 06:24:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[barang bukti]]></category>
		<category><![CDATA[digerebek]]></category>
		<category><![CDATA[memontum]]></category>
		<category><![CDATA[Memontum.com]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132739</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sat Narkoba Polres Lumajang, kembali berhasil menangkap lima pelaku yang diduga terlibat peredaran Narkoba di Kabupaten Lumajang. Kelima tersangka itu, masing-masing KA (35) warga Desa/Kecamatan Senduro, lMT (37), WI (21) dan MS (42) warga Kecamatan Pasrujambe serta RM (44) warga Desa Rejoso, Kecamatan Nganjuk. Kasat Narkoba Polres Lumajang, AKP Ernowo SH, pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sat Narkoba Polres Lumajang, kembali berhasil menangkap lima pelaku yang diduga terlibat peredaran Narkoba di Kabupaten Lumajang. Kelima tersangka itu, masing-masing KA (35) warga Desa/Kecamatan Senduro, lMT (37), WI (21) dan MS (42) warga Kecamatan Pasrujambe serta RM (44) warga Desa Rejoso, Kecamatan Nganjuk.</p>



<p><br>Kasat Narkoba Polres Lumajang, AKP Ernowo SH, pada memontum.com Kamis (21/01) tadi, mengatakan bahwa dalam sehari pihaknya telah mengamankan lima pelaku di tempat berbeda. &#8220;Penangkapan lima orang pelaku tersebut, dilakukan anggota di lokasi berlainan. Kini, anggota masih konsentrasi pada pengembangan, guna mengetahui dugaan adanya keterlibatan pelaku lain,&#8221; terangnya.<br>Dijelaskan AKP Ernowo, proses penangkapan bermula, sekira jam 18:00 wib. Anggota yang sebelumnya mendapatkan informasi awal, langsung melakukan pengembangan. Hasilnya, KA berhasil diamankan di jalan desanya. Petugas juga menyita barang bukti berupa sabu seberat 0,10 gram.</p>



<figure class="wp-block-gallery columns-4 is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex"><ul class="blocks-gallery-grid"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2021/01/QLor0Zvv-WhatsApp-Image-2021-01-21-at-13.33.13-653x600.jpeg?resize=653%2C600&#038;ssl=1" alt="" data-id="132757" data-full-url="https://s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2021/01/WhatsApp-Image-2021-01-21-at-13.33.13.jpeg" data-link="https://memontum.com/132739-sehari-lima-pelaku-sabu-sabu-digerebek-polres-lumajang/whatsapp-image-2021-01-21-at-13-33-13" class="wp-image-132757" data-recalc-dims="1"/><figcaption class="blocks-gallery-item__caption">Sehari Lima Pelaku Sabu-sabu Digerebek Polres Lumajang</figcaption></figure></li><li class="blocks-gallery-item"><figure><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2021/01/zR9xBAzE-WhatsApp-Image-2021-01-21-at-13.32.25-597x600.jpeg?resize=597%2C600&#038;ssl=1" alt="" data-id="132754" data-full-url="https://s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2021/01/WhatsApp-Image-2021-01-21-at-13.32.25.jpeg" data-link="https://memontum.com/132739-sehari-lima-pelaku-sabu-sabu-digerebek-polres-lumajang/whatsapp-image-2021-01-21-at-13-32-25" class="wp-image-132754" data-recalc-dims="1"/><figcaption class="blocks-gallery-item__caption">Sehari Lima Pelaku Sabu-sabu Digerebek Polres Lumajang</figcaption></figure></li><li class="blocks-gallery-item"><figure><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2021/01/d1x9yjTw-WhatsApp-Image-2021-01-21-at-13.32.46-864x600.jpeg?resize=740%2C514&#038;ssl=1" alt="" data-id="132756" data-full-url="https://s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2021/01/WhatsApp-Image-2021-01-21-at-13.32.46.jpeg" data-link="https://memontum.com/132739-sehari-lima-pelaku-sabu-sabu-digerebek-polres-lumajang/whatsapp-image-2021-01-21-at-13-32-46" class="wp-image-132756" data-recalc-dims="1"/><figcaption class="blocks-gallery-item__caption">Sehari Lima Pelaku Sabu-sabu Digerebek Polres Lumajang</figcaption></figure></li><li class="blocks-gallery-item"><figure><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2021/01/pd7NWD94-WhatsApp-Image-2021-01-21-at-13.32.45-864x600.jpeg?resize=740%2C514&#038;ssl=1" alt="" data-id="132755" data-full-url="https://s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2021/01/WhatsApp-Image-2021-01-21-at-13.32.45.jpeg" data-link="https://memontum.com/132739-sehari-lima-pelaku-sabu-sabu-digerebek-polres-lumajang/whatsapp-image-2021-01-21-at-13-32-45" class="wp-image-132755" data-recalc-dims="1"/><figcaption class="blocks-gallery-item__caption">Sehari Lima Pelaku Sabu-sabu Digerebek Polres Lumajang</figcaption></figure></li></ul></figure>



<p><br>Tiga jam berselang, petugas menangkap tersangka MT dikediamannya. Barang bukti yang disita, dua buah plastik yang didalamnya ada bekas sabu.</p>



<p><br>&#8220;Kemudian petugas melakukan penangkapan tersangka WI dikediamannya dan menyita barang bukti beberapa plastik ada bekas sabu dan alat timbang digital. Selanjutnya di wilayah yang sama, MS kita amankan dirumahnya di Kecamatan Pasrujambe bersama RM,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><br>Lebih lanjut AKP Ernowo mengatakan, di TKP terakhir, petugas menyita barang bukti berupa lima platik diduga sabu masing &#8211; masing dengan berat total 0,58 gram beserta alat hisap<strong>. (adi/sit)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132739</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambil Bawa Anak, Suami Gerebek Istri Selingkuh di Rumah Kos</title>
		<link>https://memontum.com/sambil-bawa-anak-suami-gerebek-istri-selingkuh-di-rumah-kos</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2020 12:58:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[digerebek]]></category>
		<category><![CDATA[Satpol PP Kota Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[selingkuh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126430</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Satpol PP Kota Kediri dan masyarakat mendatangi rumah kos yang berada di wilayah Kelurahan Banaran Kecamatan Pesantren bersama BS suami sah EM, pada Minggu (25/10/20) dini hari. Terbukti istrinya berinisial EM, warga Kelurahan Ngronggo Kecamatan Kota sedang bersama laki–laki lain yang berinisial MR, warga Desa Jongbiru Kecamatan Gampengrejo tengah berada di dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Satpol PP Kota Kediri dan masyarakat mendatangi rumah kos yang berada di wilayah Kelurahan Banaran Kecamatan Pesantren bersama BS suami sah EM, pada Minggu (25/10/20) dini hari.</p>
<p>Terbukti istrinya berinisial EM, warga Kelurahan Ngronggo Kecamatan Kota sedang bersama laki–laki lain yang berinisial MR, warga Desa Jongbiru Kecamatan Gampengrejo tengah berada di dalam Kamar Kos tersebut.</p>
<p>Walaupun sempat mengelak, dan membuat massa sempat terpancing emosi, namun pasangan yang diduga selingkuh ini berhasil diselamatkan ke Mako Satpol PP.</p>
<p>Nur Khamid Kabid Trantibum Satpol-PP Kota Kediri menyampaikan, awalnya menindaklanjuti aduan masyarakat (Dumas) tentang adanya perselingkuhan di rumah kos tersebut. &#8220;Kemudian anggota mendatangi alamat kost tersebut dan berkoordinasi dengan RT setempat,&#8221; ucap Nurkhamid, Minggu Pagi (25/10).</p>
<p>“Saat didatangi, pasangan bukan suami istri ini berada di dalam kamar kos dan sempat mengelak, tapi akhirnya EM dan MR dibawa ke Mako Satpol PP, termasuk BS,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Dari hasil penggalian informasi yang dilakukan Anggota Satpol-PP kota Kediri, diketahui jika MR ternyata bersatus duda, sementara EM dan BS adalah suami yang sah. Setelah pembinaan di kantor Satpol PP, akhirny EM dan MR membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. <strong>(im/mid/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126430</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Asyik Bercumbu dengan Janda, Digerebek Warga</title>
		<link>https://memontum.com/asyik-bercumbu-dengan-janda-digerebek-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jan 2020 11:14:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[digerebek]]></category>
		<category><![CDATA[selingkuh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/105087-asyik-bercumbu-dengan-janda-digerebek-warga</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Apes asyik kasmaran, pria berinisial HR (41) warga Karangpring, Kecamatan Sukorambi, Selasa (28/1/2020 ) tengah malam digerebek warga, saat ia bermalam di rumah pacar yang notabene seorang janda beranak 3 berinisial NK (37) warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. Sekitar pukul 00.30, penggerebekan dilakukan belasan warga Krajan, bersama kepala dusun (kasun) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum</strong> &#8211; Apes asyik kasmaran, pria berinisial HR (41) warga Karangpring, Kecamatan Sukorambi, Selasa (28/1/2020 ) tengah malam digerebek warga, saat ia bermalam di rumah pacar yang notabene seorang janda beranak 3 berinisial NK (37) warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember.</p>
<p>Sekitar pukul 00.30, penggerebekan dilakukan belasan warga Krajan, bersama kepala dusun (kasun) RT, RW, Babinsa dan Babinkamtibmas. Saat penggerebekan, kedua pasangan di luar nikah tersebut ditemukan sedang berduaan dalam kamar. Seketika, warga geram menyuruhnya kedua keluar.</p>
<p><div id="attachment_105088" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-105088" decoding="async" class="size-full wp-image-105088" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200128-WA0047-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Pasangan bukan suami istri yang digrebek warga dirumahnya. (gik) " width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200128-WA0047-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200128-WA0047-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200128-WA0047-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200128-WA0047-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-105088" class="wp-caption-text">Pasangan bukan suami istri yang digrebek warga dirumahnya. (gik)</p></div></p>
<p>Dengan memakai daster berwarna merah dan rambut acak-acakan, janda beranak 3 itu keluar dari kamar terlebih dahulu sedangkan sang laki laki (Haris) masih beberapa menit kemudian keluar dengan menggunakan celana dan kaos kusut. Keduanya langsung digiring ke ruang tamu.</p>
<p>&#8220;Saat ditanya, si pria mengaku sudah bertunangan bahkan dalam waktu dekat yakni pada hari Kamis depan (kurang 2 hari). Dia akan melangsungkan pernikahan, namun tidak bisa menunjukkan izin, pak RT aja (sambil menunjuk ke pak RT) tidak tahu, seharusnya kan izin minimal ke pak RT, &#8221; ungkap Sutrisno Kasun Dusun Krajan.</p>
<p>Informasi dari warga setempat lanjut Sutrisno, memang janda ini (NK) sering menginapkan laki-laki di rumahnya tanpa status yang kurang jelas, terkadang seminggu 2 X dengan laki-laki berbeda dan semua laki &#8211; lakinya membawa mobil.</p>
<p>&#8220;Terkadang seminggu 2 X, orang dan mobilnya gonta-ganti. Masuk malam, kadang pulang sampai pagi, terkadang ada juga sopir bus,&#8221; kata Sutrisno</p>
<p>Setelah berhasil menggerebek pasangan yang tidak terikat perkawinan tersebut, Sutrisno selaku pemangku wilayah, membuatkan pernyataan disaksikan Babinsa yang isinya tidak akan mengulangi lagi perbuatannya dan tertanda tangani oleh Haris.</p>
<p>&#8220;Tadi saya buatkan pernyataan tidak mengulangi perbuatannya dan apabila diulangi (masuk tanpa hubungan yang sah) ke rumah Nanik, maka akan kita tindak secara hukum yang berlaku,&#8221; tegas Sutrisno.</p>
<p>Setelah menandatangani pernyataan itu, di hadapan ketua RT/RW, Babinsa dan warga, warga kemudian meminta kepada pria tersebut agar keluar dari rumahnya Nanik dan dikawal belasan Warga.</p>
<p>&#8220;Saya berharap, ke depan jangan sampai terulang lagi kejadian seperti ini, saya berterima kasih sama RT/RW dan warga atas kerjasamanya,&#8221; harapnya.</p>
<p>Sutrisno menceritakan, sebenarnya dirinya sudah mulai kemarin mendapat laporan dari warga dan pihaknya baru mengajak ketua RT/RW setempat pada malam itu, untuk melakukan penggerebekan di rumah yang terletak di pinggir sawah itu.</p>
<p>&#8220;Sebelumnya, warga melapor ke Pak RT, Pak RW baru ke saya dan baru kemarin itu saya tindaklanjuti, laporan warga bahwa sering ada tamu atau seorang laki &#8211; laki menginap di rumah orang tanpa izin atau pemberitahuan RT/RW setempat, &#8221; pungkasnya.<strong> (gik/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">105087</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Oknum Ibu Guru SDN di Lumajang Digerebek, Kakak Ipar Kecewa Laporan Tak Digubris</title>
		<link>https://memontum.com/oknum-ibu-guru-sdn-di-lumajang-digerebek-kakak-ipar-kecewa-laporan-tak-digubris</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Mar 2018 10:54:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[digerebek]]></category>
		<category><![CDATA[selingkuh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/32125-oknum-ibu-guru-sdn-di-lumajang-digerebek-kakak-ipar-kecewa-laporan-tak-digubris</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8212; Kisah asmara terlarang dua insan yang berprofesi sebagai pendidik di Kabupaten Lumajang, telah mencoreng nama baik dunia pendidikan. Bagaimana tidak, seorang wanita yang berprofesi sebagai guru di SDN Bodang 01, digerebek oleh warga beserta Perangkat Desa setempat. Pasalnya, dia kedapatan berdua dengan seorang pria yang bekerja di UPT Pendidikan Kecamatan Padang. Mereka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8212; Kisah asmara terlarang dua insan yang berprofesi sebagai pendidik di Kabupaten Lumajang, telah mencoreng nama baik dunia pendidikan. Bagaimana tidak, seorang wanita yang berprofesi sebagai guru di SDN  Bodang 01, digerebek oleh warga beserta Perangkat Desa setempat. Pasalnya, dia  kedapatan berdua dengan seorang pria yang bekerja di UPT Pendidikan Kecamatan Padang. Mereka digerebek di sebuah kamar di rumah salah seorang warga.</p>
<p>Padahal mereka berdua statusnya masih mempunyai suami dan istri yang sah. Peristiwa memalukan ini terjadi di Dusun Kebonaran Desa Kebonagung Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang pada 28 Februari lalu. Kedua oknum pendidik ini yang pria berinisial FR, honorer di UPT Pendidikan Kecamatan Padang.</p>
<p><div id="attachment_12517" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-12517" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180318-WA0043-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="Kedua oknum pendidik, saat digerebek warga desa. (ist)" width="650" height="400" class="size-full wp-image-32128" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180318-WA0043-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180318-WA0043-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180318-WA0043-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180318-WA0043-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-12517" class="wp-caption-text"><em>Kedua oknum pendidik, saat digerebek warga desa. <strong>(ist)</strong></em></p></div></p>
<p>Sedangkan sang wanita berinisial RS, PNS Guru di SDN Bodang 01. Parahnya saat digerebek, masih memakai seragam dinas. Hal ini disampaikan Hadi Wijaya pada wartawan media ini, Minggu(18/3/2018).</p>
<p>Hadi Wijaya sendiri merupakan kakak dari suami RS. Pihaknya merasa tidak puas dengan proses yang dilakukan di Desa Kebonagung yang dia anggap tidak mengedukasi masyarakat. Karena di tingkat desa, kata Hadi, mereka berdua hanya membayar kompensasi 20 zak semen.</p>
<p>Tidak puas dengan proses di desa, akhirnya Hadi Wijaya mengambil langkah melaporkan peristiwa itu ke BKD, Inspektorat juga Dindik Kabupaten Lumajang. Namun hingga saat ini, pihaknya menyesalkan karena dari Dinas terkait, dia anggap tidak cepat dalam mengambil tindakan.</p>
<p>&#8220;Apa dinas-dinas ini sudah matisuri？ Seharusnya kan ada langkah-langkah, mungkin pemanggilan atau bagaimana. Namun hingga detik ini, kami keluarga dan suami dari RS juga tidak dipanggil, ada apa?? Apa di anggap tidak berbahaya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Hadi Wijaya berharap kepada  dinas terkait di Kabupaten Lumajang, agar persoalan ini segera ditangani secara serius. Jika tidak segera ada tindakan, pihaknya mengancam akan mengambil langkah hukum. <strong>(adi/nay)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">32125</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Pasang Pelajar MAN Digaruk Pol PP saat Mesum di Kamar Kos</title>
		<link>https://memontum.com/dua-pasang-pelajar-man-digaruk-pol-pp-saat-mesum-di-kamar-kos</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Nov 2017 14:16:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[dibawah umur]]></category>
		<category><![CDATA[digerebek]]></category>
		<category><![CDATA[mesum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/6799-dua-pasang-pelajar-man-digaruk-pol-pp-saat-mesum-di-kamar-kos</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8212; Dua pasang kekasih yang masih sekolah di sebuah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Kediri terjaring razia Satpol PP Kota Kediri, Rabu (15/11/2017) malam . Saat digerebek, pasangan ini diduga usai melakukan mesum di dalam satu kamar kos Nirwana 2 di Kelurahan Bangsal Kota Kediri. Kedua pasang kekasih yang terjaring itu HM, HA, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri </strong>&#8212; Dua pasang kekasih yang masih sekolah di sebuah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Kediri terjaring razia Satpol PP Kota Kediri, Rabu (15/11/2017) malam . Saat digerebek, pasangan ini diduga usai melakukan mesum di dalam satu kamar kos Nirwana 2 di Kelurahan Bangsal Kota Kediri.</p>
<p>Kedua pasang kekasih yang terjaring itu  HM, HA, AH dan YL. Keempat pelajar ini merupakan pelajar kelas XI disalah satu MAN Kota Kediri. Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid mengatakan, razia dilakukan untuk mengurangi tindak asusila yang terjadi di rumah kos Kota Kediri.</p>
<p>&#8220;Kita lakukan razia ini secara rutin, dengan target agar Kota Kediri bebas dari tindak asusila,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Nur Khamid, target razia yang disasar sejumlah rumah kos yang selama ini sering dijadikan tempat mesum. Sedangkan kedua pasangan yang masih pelajar ini langsung mendapat pembinaan dan langsung memanggil kedua orang tuanya. &#8220;Pelajar yang terjaring hari ini langsung kita data dan kita buat surat peryataan. Orang tua mereka juga kita panggil agar semua dapat kita berikan pembinaan. Kita ingin perbuatan seperti ini tidak terulang kembali,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Berdasarkan hasil pendataan petugas Satpol PP, salah satu dari empat pelajar tersebut diduga putri  anggota DPRD Kabupaten Kediri dari partai Golkar. Yang membuat bergidik para petugas, saat diinterogasi, sepasang kekasih itu mengaku sudah sering melakukan hubungan layaknya suami istri.</p>
<p>Usai didata petugas Satpol PP Kota Kediri, mereka langsung dijemput orang tuanya. Namun pelajar berinisial HM, satu dari tiga pelajar yang merupakan anak anggota dewan itu tidak mendapat perhatian dari orang tuanya. Karena hingga Kamis (16/11/2017) dini hari, HM harus tidur di Mako Satpol PP Kota Kediri yang kemudian oleh petugas akan diserahkan ke pihak sekolah. <strong>(im/aji/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6799</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
