<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Digital Fuel Cell from Human Waste &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/digital-fuel-cell-from-human-waste/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Apr 2021 07:07:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Digital Fuel Cell from Human Waste &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ini Langkah Fuel Terminal Pertamina Malang Amankan Pasokan BBM</title>
		<link>https://memontum.com/ini-langkah-fuel-terminal-pertamina-malang-amankan-pasokan-bbm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2021 07:06:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Digital Fuel Cell from Human Waste]]></category>
		<category><![CDATA[Pasokan LPG 3 kg Lambat]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[Terminal Arjosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=141426</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; PT Pertamina terus berupaya mengamankan pasokan BBM, avtur, maupun LPG. Hal tersebut disampaikan Manager Fuel Terminal Pertamina Malang, Sidhi Pratomo Harja, ketika menerima kunjungan Wali Kota Malang, Sutiaji, Rabu (28/04) tadi. &#8220;Terdapat delapan langkah yang akan kami tempuh,&#8221; kata Sidhi mengawali pembicaraan. Baca Juga: Pertama, tambahnya, dengan menjaga ketahanan stok BBM [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; PT Pertamina terus berupaya mengamankan pasokan BBM, avtur, maupun LPG. Hal tersebut disampaikan Manager Fuel Terminal Pertamina Malang, Sidhi Pratomo Harja, ketika menerima kunjungan Wali Kota Malang, Sutiaji, Rabu (28/04) tadi.</p>



<p>&#8220;Terdapat delapan langkah yang akan kami tempuh,&#8221; kata Sidhi mengawali pembicaraan.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Pertama, tambahnya, dengan menjaga ketahanan stok BBM dan LPG di End TBBM dan lembaga penyalur. Kemudian, diberlakukannya penyiapan layanan khusus di titik yang belum ada fasilitas pelayanan BBM dan LPG. Seperti, modular Pertashop dan Pertamina Delivery Service.</p>



<p>Langkah ketiga, ujarnya, dengan mengintensifkan koordinasi dan komunikasi internal Pertamina antar Direktorat. Selanjutnya, adalah meningkatkan setoran bagi penyalur dan pemberian kredit dengan top 3 hari.</p>



<p>&#8220;Ke lima, kita akan koordinasi dengan pihak bank persepsi agar tetap beroperasi selama Libur Idul Fitri. Selanjutnya, akan ada penambahan awak dan mobil tangki serta SPBU kantong,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Ke tujuh, dijalinnya koordinasi dan komunikasi intensif dengan pihak eksternal. Seperti Dinas Perhubungan (Dishub), ESDM dan BPH Migas, serta pengelola jalan tol. Upaya yang kedelapan yaitu melakukan himbauan dan sosialisasi baik elektronik maupun sosial media.</p>



<p>&#8220;Kami juga sudah menyediakan 10 tangki timbun dengan total kapasitas 7200 kiloliter. Di mana itu terbagi menjadi empat produk yaitu premium, pertamax, biosolar, dan pertamina dex,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Tiga tangki untuk Premium dengan safe cap sebanyak 2319 kiloliter, Pertamax dengan 3 tangki timbun total 2523 kiloliter. Sedangkan untuk biosolar, 3 tangki total safe cap 2037 kiloliter, dan 1 tangki timbun Pertamina Dex sebanyak 327 kiloliter.</p>



<p>&#8220;Selain itu, kami diberikan tanggung jawab sambil dimonitor di lapangan, SPBU Kantong yang akan diletakkan di beberapa titik. Dua ada di Batu, Malang ada 1 di Singosari, dan Blitar juga 1 SPBU Kantong,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dijelaskan Sidhi, SPBU Kantong berupa mobil tangki yang stanby di tiap SPBU.</p>



<p>Sehingga ketika kondisi macet parah, pihak SPBU tidak perlu menunggu pengiriman dari Fuel Terminal Malang.</p>



<p>&#8220;Karena sudah ada mobil SPBU Kantong yang standby disana. Dengan kapasitasnya 25 kiloliter,&#8221; paparnya.</p>



<p>Bahkan untuk pendistribusiannya, dijelaskan Sidhi, pihak PT Pertamina sudah melakukan nota kesepahaman dengan pihak kepolisian. MoU tersebut berisi tentang pengamanan jalur distribusi. &#8220;Jadi ketika ada kemacetan, mobil tangki distribusi bisa dikawal oleh kepolisian,&#8221; paparnya. <strong>(mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">141426</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DELETE, Ubah Kotoran Sapi Jadi Listrik, Mahasiswa UB Raih Penghargaan di China</title>
		<link>https://memontum.com/delete-ubah-kotoran-sapi-jadi-listrik-mahasiswa-ub-raih-penghargaan-di-china</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Oct 2018 12:09:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Digital Fuel Cell from Human Waste]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/58359-delete-ubah-kotoran-sapi-jadi-listrik-mahasiswa-ub-raih-penghargaan-di-china</guid>

					<description><![CDATA[Memomtum Kota Malang &#8211; Pada kompetisi 10th International Exhibition of Inventions and 3rd World Innovation and International Invention Forum 2018 yang diselenggarakan di Foshan, Guangzhou, China, (13-15/9/2018), penelitian yang dikembangkan dalam judul DELETE (Digital Fuel Cell from Human Waste): An Alternative Way to Solve Electrical Energy Crisis by Using IOT/Internet of Things to Implement The [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memomtum Kota Malang </strong>&#8211; Pada kompetisi 10th International Exhibition of Inventions and 3rd World Innovation and International Invention Forum 2018 yang diselenggarakan di Foshan, Guangzhou, China, (13-15/9/2018), penelitian yang dikembangkan dalam judul DELETE (Digital Fuel Cell from Human Waste): An Alternative Way to Solve Electrical Energy Crisis by Using IOT/Internet of Things to Implement The SDGs 2030 ini memperoleh 3 penghargaan sekaligus. Yakni Silver Medal, International Invention Award dari Malaysian Association of Research Scientists (MARS), dan Young Innovator Award dari Citizen Innovation Singapore. Kompetisi ini diikuti oleh 253 tim dari 49 negara.</p>
<p>Tim pengusung DELETE merupakan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) lintas fakultas yang mengembangkan alat Microbial Fuel Cell berfungsi untuk mengubah kotoran menjadi listrik. Adalah Naila El’ Arisie (Fakultas Teknik/Ketua), Muhammad Khuzain (Fakultas Teknik), I Wayan Angga Jayadiyuda (Fakultas Teknik), Muhammad Syarifuddin (Fakultas Ilmu Komputer), Firdausi (Fakultas Pertanian), Rina Ervina (Fakultas Ekonomi &#038; Bisnis), Tubagus Syailendra W (Fakultas Ilmu Sosial &#038; Politik), Hendra Surawijaya (Fakultas Kedokteran Hewan), dan dosen pembimbing Eka Maulana, ST., MT., M.Eng.</p>
<p><div id="attachment_58360" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-58360" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181002-WA0150-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Tim DELETE usai kompetisi di China. (ist)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-58360" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181002-WA0150-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181002-WA0150-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-58360" class="wp-caption-text"><em><strong>Tim DELETE usai kompetisi di China. (ist)</em></strong></p></div></p>
<p>Ketua Tim Penelitian, Naila El’ Arisie,  mengatakan, penelitian yang memakan waktu 3 bulan ini terinspirasi dari penelitian yang sudah dilakukan di luar negeri. Tim berinisiatif untuk mengaplikasikan dan membuktikan secara langsung. &#8220;Kami lihat di Indonesia belum pernah ada yang mengaplikasikan, jadi kami ingin membuktikan, betul bisa atau tidak. Kemudian kami coba dan integrasikan dengan aplikasi perangkat lunak,” beber mahasiswa semester 5 dari Jurusan Teknik Industri FT-UB.</p>
<p>Naila menambahkan, alat ini berbentuk semacam chamber dari akrilik yang memakai bantuan PEM (Proton Exchange Membrane). Fungsi chamber untuk mendegradasi substrat kotoran kandungan bakteri e-coli dan peroksida untuk menghasilkan energi listrik. Alasan menggunakan substrat kotoran sapi, selain bakteri lebih baik, juga mudah didapat di Rumah Potong Hewan (RPH) daripada dibuang menjadi limbah. &#8220;Untuk prototype, kami menggunakan substrat kotoran sapi 1,5 liter untuk 3 chamber, dibanding kotoran manusia agar tidak tabu. Fungsinya sebagai bioreaktor, mengubah senyawa kimia menjadi energi listrik menggunakan katoda dan anoda. Sedangkan aplikasi perangkat lunak berfungsi untuk mengontrol suhu, kelembapan, tegangan, serta arus yang dihasilkan,” jelas Naila.</p>
<p>Dari pengukuran alat didapatkan setiap chambernya bisa menghasilkan 1 volt. Karena desain paket 3 chamber, alat tersebut dapat menghasilkan 3 volt. Namun dengan menggunakan boost converter bisa dinaikkan menjadi 22 volt. Sehingga jika direncanakan untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga sekitar 220 volt, bisa dimodifikasi hingga 10 buah paket, atau modifikasi khusus. Dengan biaya pembuatan 3 chamber sekitar Rp 800 ribu, mereka berharap aplikasi ini dapat dikembangkan lebih baik untuk skala besar pada pemukiman terpencil.</p>
<p>&#8220;Jadi jika ingin diaplikasikan untuk peralatan rumah tangga, tinggal diperbanyak jumlah chambernya. Kedepannya, diharapkan bisa digunakan pada daerah-daerah terpencil yang belum teraliri listrik,” terang Naila, didampingi I Wayan Angga Jayadiyuda dan Muhammad Khuzain, kepada Memontum.com, Selasa (2/10/2018). <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">58359</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
