<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>digital &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/digital/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 May 2026 13:47:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>digital &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dishub Kota Malang Andalkan Sistem Digital Pantau Lalu Lintas Selama Libur Panjang</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kota-malang-andalkan-sistem-digital-pantau-lalu-lintas-selama-libur-panjang</link>
					<comments>https://memontum.com/dishub-kota-malang-andalkan-sistem-digital-pantau-lalu-lintas-selama-libur-panjang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2026 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[andalkan]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[lintas]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[panjang]]></category>
		<category><![CDATA[pantau]]></category>
		<category><![CDATA[selama]]></category>
		<category><![CDATA[sistem]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232366</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang mengoptimalkan pemantauan lalu lintas berbasis sistem digital. Itu dilakukan, untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan selama rangkaian libur panjang Mei 2026, mulai Kenaikan Isa Almasih, Hari Raya Waisak, hingga Idul Adha. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa pemanfaatan perangkat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang mengoptimalkan pemantauan lalu lintas berbasis sistem digital. Itu dilakukan, untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan selama rangkaian libur panjang Mei 2026, mulai Kenaikan Isa Almasih, Hari Raya Waisak, hingga Idul Adha.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa pemanfaatan perangkat digital menjadi strategi utama dalam memantau kondisi jalan secara cepat dan akurat. Menurutnya, teknologi tersebut mampu memberikan laporan situasi lalu lintas secara real time, sehingga petugas dapat segera melakukan penanganan ketika terjadi kepadatan kendaraan.</p>



<p>“Mengenai upaya ekstra sudah kami siapkan. Kami menggunakan teknologi dan aplikasi yang mampu memberikan laporan kondisi jalan secara langsung,” ujar Jaya, sapaannya, Rabu (13/05/2026) tadi.</p>



<p>Menurutnya, optimalisasi sistem digital juga menjadi solusi atas keterbatasan jumlah personel di lapangan. Melalui pemantauan berbasis teknologi, Dishub dapat menentukan prioritas penanganan tanpa harus menempatkan petugas di seluruh titik secara bersamaan.</p>



<p>“Kalau di titik tertentu muncul kemacetan, kami bisa langsung mengirimkan petugas ke lokasi untuk melakukan penguraian,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Berdasarkan hasil pemetaan Dishub, sejumlah ruas jalan diprediksi berpotensi mengalami kepadatan selama libur panjang. Di antaranya Jalan Ahmad Yani yang menjadi jalur utama kendaraan dari arah Gerbang Tol Singosari menuju Kota Malang. Kemudian, Jalan Borobudur juga menjadi perhatian karena merupakan kawasan kuliner sekaligus akses penghubung menuju Jalan Soekarno-Hatta hingga Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Untuk Jalan Basuki Rahmat perkiraan ramai karena adanya aktivitas wisata di kawasan Kayutangan Heritage dan Jalan Merdeka di sekitar Alun-Alun Merdeka juga menjadi pusat aktivitas masyarakat,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Terkait kemungkinan rekayasa lalu lintas, Dishub memastikan kebijakan tersebut tetap memerlukan koordinasi bersama Satuan Lalu Lintas Polresta Malang Kota karena berkaitan dengan aturan teknis di lapangan. Meski begitu, Dishub memperkirakan kepadatan di jalur nasional penghubung Kota Malang dan Kabupaten Malang tidak setinggi periode libur panjang sebelumnya.</p>



<p>&#8220;Tetapi kami menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi potensi anomali, artinya kondisi yang awalnya diperkirakan lancar bisa saja tiba-tiba terjadi kemacetan,” imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/dishub-kota-malang-andalkan-sistem-digital-pantau-lalu-lintas-selama-libur-panjang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232366</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Tranformasi Digital, Bupati Malang Terima Kunjungan Green Blue Consortium dari Republik Korea</title>
		<link>https://memontum.com/perkuat-tranformasi-digital-bupati-malang-terima-kunjungan-green-blue-consortium-dari-republik-korea</link>
					<comments>https://memontum.com/perkuat-tranformasi-digital-bupati-malang-terima-kunjungan-green-blue-consortium-dari-republik-korea#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[consortium]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[republik]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<category><![CDATA[tranformasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232311</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menerima kunjungan delegasi Green Blue Consortium dari Republik Korea di Peringgitan Pendopo Kabupaten Malang, Senin (11/05/2026) tadi. Pertemuan kunjungan ini, menyambut inisiasi kerja sama pengembangan teknologi masa depan melalui proyek demonstrasi sistem monitoring dan pengendalian terintegrasi berbasis KNPU. Gelaran ini, tentunya mempertegas bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang semakin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menerima kunjungan delegasi Green Blue Consortium dari Republik Korea di Peringgitan Pendopo Kabupaten Malang, Senin (11/05/2026) tadi. Pertemuan kunjungan ini, menyambut inisiasi kerja sama pengembangan teknologi masa depan melalui proyek demonstrasi sistem monitoring dan pengendalian terintegrasi berbasis KNPU.</p>



<p>Gelaran ini, tentunya mempertegas bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang semakin memperkuat langkah menuju transformasi digital. Hadir dalam pertemuan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar,&nbsp; Kepala OPD dan delegasi Green Blue Consortium Republik Korea, serta Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Malang.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Sanusi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Green Blue Consortium, karena telah memilih Kabupaten Malang sebagai lokasi strategis proyek internasional. Dirinya menegaskan, bahwa kolaborasi ini merupakan momentum penting untuk mempererat kerja sama antar institusi dan mempercepat adopsi teknologi cerdas di wilayah Kabupaten Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Proyek ini, lanjutnya, akan memperkenalkan berbagai inovasi mutakhir, termasuk Artificial Intelligence (AI), sistem Digital Twin, serta teknologi Intelligent Traffic Management. Bupati Sanusi meyakini, bahwa implementasi teknologi ini akan membawa perubahan signifikan pada tata kelola pemerintahan, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat keamanan masyarakat, serta menciptakan sistem mobilitas yang lebih efektif dan efisien.</p>



<p>&#8220;Kami meyakini, bahwa inovasi tersebut dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan efisiensi operasional, kualitas pelayanan, serta mendukung kebijakan berbasis data melalui informasi yang akurat dan real time,&#8221; kata Bupati Malang.</p>



<p>Proyek yang juga melibatkan sinergi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Kementerian Lingkungan Hidup (LH) ini, diharapkan dapat menyelaraskan Kabupaten Malang dengan agenda besar pengembangan Smart City Indonesia menuju 2045. Bupati Malang juga menginstruksikan kepada seluruh perangkat daerah terkait, untuk memberikan dukungan penuh dan melakukan koordinasi yang efektif guna memastikan keberhasilan program ini, mulai dari tahap pemaparan teknis hingga kunjungan lapangan.</p>



<p>&#8220;Kerja sama ini diharapkan mampu menjadi landasan bagi kemitraan yang kuat, produktif dan berkelanjutan antara Indonesia dan Korea Selatan di masa depan,&#8221; imbuhnya. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/perkuat-tranformasi-digital-bupati-malang-terima-kunjungan-green-blue-consortium-dari-republik-korea/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232311</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Pasuruan Dorong UMKM Kuasai Teknik Penjualan Secara Live di Platform Digital</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-pasuruan-dorong-umkm-kuasai-teknik-penjualan-secara-live-di-platform-digital</link>
					<comments>https://memontum.com/bupati-pasuruan-dorong-umkm-kuasai-teknik-penjualan-secara-live-di-platform-digital#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 May 2026 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[kuasai]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[platform]]></category>
		<category><![CDATA[secara]]></category>
		<category><![CDATA[teknik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232314</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, mendorong para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Pasuruan, untuk segera menguasai teknik berjualan secara live di platform digital. Motivasi itu diberikan, saat membuka kegiatan Pelatihan E-Commerce bertajuk &#8216;Upgrade Skill, Live TikTok &#38; Shopee: Cuan dari Digital Platform&#8217; yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, mendorong para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Pasuruan, untuk segera menguasai teknik berjualan secara live di platform digital. Motivasi itu diberikan, saat membuka kegiatan Pelatihan E-Commerce bertajuk &#8216;Upgrade Skill, Live TikTok &amp; Shopee: Cuan dari Digital Platform&#8217; yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan di Hall Finna Golf &amp; Country Club, Kecamatan Prigen, Minggu (10/05/2026) tadi.</p>



<p>Dalam sambutannya, Mas Rusdi-sapaan Bupati Pasuruan menegaskan bahwa era digital membuka peluang besar bagi pelaku UMKM, untuk meningkatkan penghasilan tanpa harus bergantung pada cara berjualan konvensional. Platform seperti TikTok Shop dan Shopee Live, menurutnya, kini telah menjadi pasar yang nyata dan terus tumbuh.</p>



<p>Mas Rusdi berharap, peserta tidak hanya hadir, namun juga benar-benar menyerap ilmu yang diberikan para nara sumber. Mulai dari persiapan teknis seperti pencahayaan dan kualitas suara, hingga strategi membangun interaksi yang kuat dengan penonton selama sesi live berlangsung.</p>



<p>&#8220;Tiga detik pertama itu krusial. Begitu mulai, langsung sapa penonton dan berikan pancingan promo,&#8221; kata Mas Rusdi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Pasuruan juga menekankan, bahwa kemampuan komunikasi yang menarik di depan kamera, akan menjadi kunci keberhasilan live ecommerce. Pelaku usaha yang mampu menyapa penonton dengan hangat, merespons komentar secara langsung dan menciptakan rasa urgensi bagi calon pembeli, akan jauh lebih unggul dibanding yang sekadar menampilkan produk tanpa interaksi.</p>



<p>&#8220;Jangan hanya jualan satu arah. Libatkan penonton, sebut nama mereka, jawab pertanyaan mereka. Semakin interaktif, semakin besar peluang penjualan kita,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Melalui pelatihan ini, Bupati Rusdi berharap para peserta segera mempraktikkan ilmu yang didapat dan tidak ragu untuk memulai. Pemkab Pasuruan, akan terus berkomitmen menghadirkan program peningkatan kapasitas bagi pelaku UMKM sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi digital di daerah.</p>



<p>Dalam kesempatan sangat berharga itu, Ketua Tim Penggerak PKK, Merita Rusdi Sutejo, juga turut hadir memeriahkan acara pembukaan pelatihan e-commerce. Mbak Mela juga berkesempatan mencoba live langsung dengan para peserta pelatihan. <strong>(kom/puj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/bupati-pasuruan-dorong-umkm-kuasai-teknik-penjualan-secara-live-di-platform-digital/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232314</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lewat &#8216;Gus Bupati Menjawab&#8217;, Bupati Fawait Dobrak Sekat Birokrasi Jember Via Layar Digital</title>
		<link>https://memontum.com/lewat-gus-bupati-menjawab-bupati-fawait-dobrak-sekat-birokrasi-jember-via-layar-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[‘gus]]></category>
		<category><![CDATA[Birokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[dobrak]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[menjawab’,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231607</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, membuat sebuah terobosan inovasi dengan menggelar forum uji publik secara langsung melalui platform livestreaming bertajuk &#8216;Gus Bupati Menjawab&#8217;, Jumat (10/04/2026) tadi. Hadirnya inovasi itu, membuat ribuan penonton digital pun memadati kanal tersebut melalui ponselnya, serta menciptakan dialog dua arah yang sangat dinamis antara pemimpin daerah dengan warganya. Langkah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, membuat sebuah terobosan inovasi dengan menggelar forum uji publik secara langsung melalui platform livestreaming bertajuk &#8216;Gus Bupati Menjawab&#8217;, Jumat (10/04/2026) tadi. Hadirnya inovasi itu, membuat ribuan penonton digital pun memadati kanal tersebut melalui ponselnya, serta menciptakan dialog dua arah yang sangat dinamis antara pemimpin daerah dengan warganya.</p>



<p>Langkah yang dilakukan ini, bukan sekadar mengikuti tren media sosial, melainkan sebuah misi besar untuk menghadirkan transparansi tanpa filter di hadapan publik. Di era digital yang serba cepat ini, isu miring dan kritik seringkali berkembang liar di media sosial.</p>



<p>Menyadari hal tersebut, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, memilih untuk tidak bersembunyi di balik rilis berita formal. Dirinya justru menjemput bola, dengan tampil live, dan siap dibombardir pertanyaan, kritik pedas, hingga keluhan langsung dari netizen.</p>



<p>Gus Fawait sendiri dalam momen itu tidak sendirian. Untuk memastikan setiap jawaban berbasis pada data ilmiah dan kebijakan yang akurat, dirinya menggandeng para pakar. Karenanya, tampak mendampingi adalah Kepala Perwakilan BI Jember, Iqbal Reza Nugraha, Kepala Bapenda, Imam Fauzi, hingga Kepala BPS, Peni Dwi Wahyu Winarsi.</p>



<p>Tidak ketinggalan, suara akademisi pun hadir dari Unej, Prof Agus Trihartono, dari Unmuh, Dr Iffan Gallant, serta dari Universitas Brawijaya, Dr Irfan Kharisma Putra. Kehadiran jurnalis senior, Oryza A Wirawan, pun semakin menambah bobot diskusi dengan pertanyaan-pertanyaan kritisnya.</p>



<p>Salah satu momen yang paling dinantikan, adalah saat Gus Fawait mengulas Program Mlijo Cinta. Program ini, seringkali disalahpahami sebagai sekadar bantuan sosial seremonial. Namun, dengan lugas, Gus Fawait membedah bahwa Mlijo Cinta adalah ekosistem ekonomi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Pedagang sayur keliling (Mlijo) menjadi pahlawan ekonomi yang menghubungkan petani lokal langsung ke konsumen. Kami tidak hanya memberi modal, tapi kita bangun jalurnya agar ekonomi mikro Jember berputar,&#8221; kata Bupati Fawait.</p>



<p>Tidak kalah hangat, Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desaku), juga mendapat sorotan tajam. Netizen mempertanyakan, mengapa bupati harus repot-repot turun ke lapangan di tengah kemajuan birokrasi digital.</p>



<p>Dengan gaya bicara yang tenang namun rasional, Gus Fawait menjawab bahwa masalah di desa seringkali memiliki kompleksitas yang tidak tertangkap oleh laporan Excel. Hadir di lokasi, berarti memangkas birokrasi dari hitungan minggu menjadi hitungan jam. Baginya, Bunga Desaku adalah upaya mencegah masalah kecil di desa menjadi bom waktu di tingkat kabupaten.</p>



<p>Interaksi di kolom komentar, pun berlangsung seru. Gus Fawait tampak menguasai materi saat menjawab isu kemiskinan dan optimalisasi Bandara Jember. Dirinya tidak anti kritik, ketika ada netizen yang mengeluhkan kendala di lapangan. Bahkan, Gus Fawait mengakuinya secara terbuka dan langsung memberikan solusi jangka pendek.</p>



<p>Sikap ini, membangun kembali kepercayaan publik yang mungkin sempat goyah oleh berbagai isu. Forum ini, membuktikan bahwa Jember sedang bergerak menuju era keterbukaan informasi yang sesungguhnya. Dengan menjadikan dirinya sebagai nara sumber utama yang siap didebat secara terbuka, Gus Fawait sedang membangun budaya politik baru di Jember.</p>



<p>Di akhir siaran, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Hal ini, tentunya menandakan bahwa rakyat merindukan gaya kepemimpinan yang jujur, terbuka dan berani tampil apa adanya di depan publik. Termasuk, Jember kini punya cara baru untuk curhat langsung kepada pimpinannya tanpa jarak. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231607</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lindungi Anak di Ruang Digital, DP3AK Jatim bersama Plato Foundation Gelar Safer Internet Day</title>
		<link>https://memontum.com/lindungi-anak-di-ruang-digital-dp3ak-jatim-bersama-plato-foundation-gelar-safer-internet-day</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 06:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[foundation]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[lindungi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230602</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur bersama Plato Foundation menggelar Safer Internet Day bertema &#8216;Together for a Better Internet&#8217; di Taman Peradaban, Masjid Al Akbar Surabaya, Sabtu (28/02/2026) tadi. Kegiatan yang turut didukung Unicef itu, menjadi momentum untuk mendiseminasikan Komik PP Tunas hasil karya Forum Anak Jawa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur bersama Plato Foundation menggelar Safer Internet Day bertema &#8216;Together for a Better Internet&#8217; di Taman Peradaban, Masjid Al Akbar Surabaya, Sabtu (28/02/2026) tadi. Kegiatan yang turut didukung Unicef itu, menjadi momentum untuk mendiseminasikan Komik PP Tunas hasil karya Forum Anak Jawa Timur di bawah naungan DP3AK Provinsi Jatim.</p>



<p>Kegiatan ini, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak dan remaja tentang pentingnya keamanan digital sekaligus memperkenalkan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas). Aturan yang diterbitkan pada 2025 tersebut, disusun untuk melindungi anak-anak dan remaja saat menggunakan internet, aplikasi, gim, serta berbagai layanan digital lain.</p>



<p>Kepala Bidang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak DP3AK Provinsi Jatim, R Hari Chandra, mengatakan perkembangan teknologi digital membawa peluang besar bagi anak, namun juga menyimpan risiko yang perlu diantisipasi. &#8220;Melalui Safer Internet Day ini, kami ingin memastikan anak-anak Jawa Timur tidak hanya menjadi pengguna internet yang aktif, tetapi juga cerdas dan aman. Komik PP Tunas yang disusun Forum Anak Jatim diharapkan menjadi media edukasi yang mudah dipahami oleh anak-anak,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya menambahkan, pelibatan Forum Anak dalam penyusunan komik tersebut, menjadi bentuk partisipasi bermakna anak dalam menyuarakan kepentingan dan perlindungan mereka sendiri di ruang digital.</p>



<p>Sementara itu, Child Protection Specialist Unicef wilayah Jawa, Naning Pudjijulianingsih, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir dan berkontribusi dalam kegiatan itu. &#8220;Kami mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat dan anak-anak melalui Forum Anak Jatim. Upaya bersama seperti ini sangat penting untuk mewujudkan lingkungan digital yang lebih aman dan ramah anak,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kegiatan Safer Internet Day tersebut, diisi dengan sosialisasi PP Tunas, diskusi interaktif, serta diseminasi Komik PP Tunas sebagai bahan edukasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan, melalui sinergi berbagai pihak, upaya perlindungan anak di ruang digital di Jawa Timur dapat semakin optimal. <strong>(kom/sby/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230602</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan HAB, Bupati Lumajang Tekankan Pentingnya Literasi Digital dan Kecerdasan Buatan</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hab-bupati-lumajang-tekankan-pentingnya-literasi-digital-dan-kecerdasan-buatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jan 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[buatan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan,]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229252</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menekankan pentingnya penguatan literasi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi ASN Kemenag. Hal ini disampaikannya, saat menjadi Inspektur Upacara dalam Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI di Bumi Perkemahan Glagah Arum, Kecamatan Senduro, Sabtu (03/01/2026) tadi. Peringatan HAB ke-80 di Kabupaten Lumajang sendiri, tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menekankan pentingnya penguatan literasi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi ASN Kemenag. Hal ini disampaikannya, saat menjadi Inspektur Upacara dalam Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI di Bumi Perkemahan Glagah Arum, Kecamatan Senduro, Sabtu (03/01/2026) tadi.</p>



<p>Peringatan HAB ke-80 di Kabupaten Lumajang sendiri, tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi menjelma ruang refleksi strategis menghadapi masa depan bangsa. Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag Lumajang sendiri, mengikuti upacara dalam suasana alam terbuka di kaki Gunung Semeru.</p>



<p>Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menegaskan bahwa tema HAB ke-80 &#8216;Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju&#8217;, merupakan respons konkret atas tantangan global yang kian kompleks, terutama di era disrupsi teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Dirinya mengatakan bahwa, di tengah dunia yang bergerak dalam pusaran Volatility, Uncertainty, Complexity dan Ambiguity (VUCA), ASN Kementerian Agama dituntut naik kelas, tidak hanya adaptif, tetapi juga transformatif.</p>



<p>Karenanya, Kemenag tidak boleh tertinggal dalam arus digital, apalagi kehilangan peran strategisnya sebagai penjaga nilai dan moral publik. “Kita harus memiliki kedaulatan AI. ASN Kementerian Agama harus mampu mewarnai substansi AI dengan konten keagamaan yang otoritatif, valid, moderat, dan menyejukkan. Jangan biarkan algoritma masa depan hampa dari nilai ketuhanan,” tegas Bunda Indah, saat membacakan amanat Menteri Agama.</p>



<p>Pesan tersebut menegaskan, bahwa penguasaan AI bukan sekadar soal kecakapan teknis, melainkan tanggung jawab moral dan ideologis. Kementerian Agama diharapkan hadir sebagai aktor penentu arah, memastikan teknologi menjadi instrumen pencerahan, bukan sumber polarisasi, disinformasi, atau degradasi nilai.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut disampaikan, penguatan literasi digital dan kecerdasan buatan bagi ASN Kemenag, dipandang sebagai ikhtiar menjaga ruang publik digital agar tetap beradab, inklusif dan berlandaskan moderasi beragama. Dalam konteks ini, ASN Kemenag dituntut menjadi produsen nilai, bukan sekadar konsumen teknologi.</p>



<p>Peringatan HAB ke-80 di Lumajang sendiri, juga mencatatkan sejarah baru. Untuk pertama kalinya, upacara resmi Kementerian Agama digelar di kawasan destinasi wisata. Langkah ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Lumajang, sebagai bentuk sinergi nyata antara penguatan nilai keagamaan dan promosi potensi daerah.</p>



<p>“Saya memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Kemenag Lumajang. Ini adalah sejarah, pertama kalinya upacara HAB dilaksanakan di destinasi wisata. Ini menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan dapat berjalan seiring dengan upaya memajukan potensi wisata dan ekonomi daerah,” ujar Bunda Indah.</p>



<p>Menurutnya, pendekatan semacam ini mencerminkan wajah birokrasi yang adaptif, kreatif dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. Sinergi lintas sektor agama, pariwisata dan pembangunan menjadi kunci dalam memperkuat daya saing daerah.</p>



<p>Menutup rangkaian upacara, Bunda Indah mengajak seluruh keluarga besar Kementerian Agama untuk terus menjaga kerukunan umat beragama sebagai fondasi utama pembangunan. Kerukunan tidak hanya menjadi prasyarat stabilitas sosial, tetapi juga energi kebangsaan dalam mendorong kemajuan yang adil dan bermartabat.</p>



<p>Dengan semangat umat rukun dan sinergi, Kementerian Agama diharapkan terus hadir sebagai penuntun moral bangsa, penguat persatuan, serta pelopor transformasi nilai di tengah derasnya arus teknologi dan perubahan global, khususnya di Kabupaten Lumajang. Pemilihan lokasi Peringatan HAB tersebut menegaskan pesan simbolik nilai-nilai keagamaan, kebangsaan dan kemajuan harus bertumbuh selaras dengan alam, perubahan zaman, serta kebutuhan masyarakat. Upacara ini, sekaligus menandai pendekatan baru Kemenag Lumajang dalam memaknai HAB, tidak terjebak pada rutinitas seremonial, tetapi sarat makna dan orientasi masa depan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229252</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perwakilan OSIS SMP Kabupaten Jombang Dibekali Ilmu Komunikasi di Era Digital</title>
		<link>https://memontum.com/perwakilan-osis-smp-kabupaten-jombang-dibekali-ilmu-komunikasi-di-era-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dibekali]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[perwakilan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228546</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, menyelenggarakan Workshop Literasi Etika dalam Berkomunikasi di Era Digital. Kegiatan yang dilaksanakan di area Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, berlangsung selama dua hari, hingga Selasa (09/12/2025) besok. Pelaksanaan workshop sendiri, diikuti oleh 89 siswa perwakilan OSIS SMP se-Kabupaten Jombang. Kegiatan ini, bertujuan membekali peserta didik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, menyelenggarakan Workshop Literasi Etika dalam Berkomunikasi di Era Digital. Kegiatan yang dilaksanakan di area Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, berlangsung selama dua hari, hingga Selasa (09/12/2025) besok.</p>



<p>Pelaksanaan workshop sendiri, diikuti oleh 89 siswa perwakilan OSIS SMP se-Kabupaten Jombang. Kegiatan ini, bertujuan membekali peserta didik dengan pemahaman etika, kesadaran diri, serta keterampilan komunikasi yang sehat di tengah maraknya interaksi digital melalui media sosial dan berbagai platform daring.</p>



<p>Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Sekolah Menengah Pertama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Jombang, Iswahyudi Hidayat, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran pelajar sebagai agen perubahan yang mampu membawa nilai-nilai positif di ruang digital. “Di era digital, kemampuan berkomunikasi tidak hanya soal berbicara atau menulis, tetapi juga soal etika, empati dan kesadaran akan dampak dari setiap pesan yang disampaikan. Melalui workshop ini, kami berharap para pengurus OSIS mampu menjadi teladan dalam berkomunikasi secara santun, asertif dan tidak saling merugikan,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selama kegiatan berlangsung, materi disampaikan oleh Puspita Indriani, yang membahas pentingnya membangun pola pikir pemenang hati, kerangka kesadaran dalam meraih tujuan, keterampilan berkomunikasi secara asertif, serta kemampuan membangun relasi yang sehat dan bebas dari toksisitas di era digital.</p>



<p>Materi-materi ini disampaikan secara interaktif melalui diskusi, simulasi dan refleksi bersama agar mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang berharap para peserta dapat menerapkan nilai-nilai etika komunikasi yang telah diperoleh, baik di lingkungan sekolah maupun di ruang digital.</p>



<p>Workshop ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Disdikbud Jombang dalam memperkuat pembangunan karakter peserta didik agar mampu menjadi generasi yang cerdas, beretika dan bertanggung jawab di era digital. <strong>(kom/jom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228546</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelar Malang Digital Forum 2025, Pemkot Malang Resmi Luncurkan Aplikasi Seroja</title>
		<link>https://memontum.com/gelar-malang-digital-forum-2025-pemkot-malang-resmi-luncurkan-aplikasi-seroja</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[luncurkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[seroja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228489</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang sukses menggelar Malang Digital Forum (MDF) 2025, Jumat (05/12/2025) tadi. Mengusung tema ‘Kolaborasi Transformasi Pemerintahan Digital Menuju Malang Mbois Berkelas’, MDF 2025 yang digelar di Malang Creative Center (MCC), ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan visi, memperkuat tata kelola digital, serta mempercepat transformasi layanan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang sukses menggelar Malang Digital Forum (MDF) 2025, Jumat (05/12/2025) tadi. Mengusung tema ‘Kolaborasi Transformasi Pemerintahan Digital Menuju Malang Mbois Berkelas’, MDF 2025 yang digelar di Malang Creative Center (MCC), ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan visi, memperkuat tata kelola digital, serta mempercepat transformasi layanan publik di Kota Malang.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MDF 2025 sebagai langkah nyata mempercepat transformasi digital serta menjawab dinamika era digital yang berkembang pesat. “Di tengah perkembangan yang begitu cepat, Kota Malang juga melangkah semakin cepat ke masa depan digital. Kita akan bertemu dengan transformasi, inovasi dan kolaborasi menjadi kunci untuk menghadirkan pemerintah dan pelayanan publik yang semakin Mbois dan Berkelas,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>MDF 2025 menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi dan dunia usaha untuk memperkuat literasi digital serta membangun ekosistem digital yang inklusif, adaptif dan selaras dengan budaya nusantara. Pemkot Malang mencatat peningkatan signifikan dalam Indeks SPBE dan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) dalam 2 tahun terakhir sebagai bukti komitmen berkelanjutan dalam transformasi digital.</p>



<p>Pada gelaran MDF 2025, Diskominfo Kota Malang juga menghadirkan beberapa rangkaian kegiatan. Seperti talkshow, KIM Awards, SPBE Award, serta peluncuran Aplikasi Sistem Evaluasi Monitoring Kinerja (Seroja) sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>KIM Awards merupakan apresiasi untuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai media penyampai informasi untuk masyarakat Kota Malang. Wali Kota Wahyu pun menegaskan pentingnya peran KIM sebagai garda depan penyampai informasi, pencegah hoaks, serta penggerak literasi digital di tingkat kelurahan.</p>



<p>“Media sosial seperti yang dikelola oleh KIM ini menjadi kepanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan informasi yang positif dan akurat bagi masyarakat,” ungkapnya.</p>



<p>Sebagai upaya memperkuat ekosistem pemerintahan berbasis elektronik, pada kesempatan ini juga dianugerahkan SPBE Award kepada perangkat daerah dengan implementasi tata kelola dan layanan digital terbaik. Penilaian dilakukan secara komprehensif melibatkan kementerian, pemerintah provinsi dan akademisi. Selain itu, dalam MDF 2025, Pemkot Malang resmi meluncurkan Seroja, sebuah aplikasi monitoring kinerja perangkat daerah yang dirancang untuk meningkatkan transparansi, efektivitas dan integrasi kinerja digital.</p>



<p>Wali Kota Malang menutup acara dengan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam MDF 2025. “Suasana MDF malam ini benar-benar menampilkan nuansa digital yang menarik dengan teknologi kekinian. Saya berharap digitalisasi di Kota Malang terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p>MDF 2025 ini menjadi momentum penting bagi Kota Malang, untuk terus berbenah, memperkuat ekosistem digital dan mempercepat terwujudnya Malang Mbois Berkelas melalui pemerintahan yang transparan, inovatif dan terintegrasi. Turut hadir dalam MDF 2025, Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso, Plt Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kementerian Komdigi, Sonny Hendra Sudaryana, Kepala Bidang Aptika Diskominfo Provinsi Jawa Timur, Gugi Alifrianto Wicaksono, serta Asisten Deputi Koordinasi Penerapan Transformasi Digital Pemerintah Kementerian PANRB, Mohammad Averrouce, yang hadir secara online. <strong>(kom/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228489</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPRD Lumajang Dorong Regulasi Percepatan Literasi Digital dan Perlindungan Data Pribadi</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-lumajang-dorong-regulasi-percepatan-literasi-digital-dan-perlindungan-data-pribadi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[percepatan]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Regulasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227727</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Ketua DPRD Lumajang, Hj Oktafiani, menegaskan peran penting legislatif dalam mendorong regulasi yang mendukung percepatan literasi digital, perlindungan data pribadi dan penguatan ekosistem informasi publik transparan dan akuntabel. Hal ini disampaikan Ketua DPRD Oktafiani, dalam kegiatan Literasi Media bertema &#8216;Memperkuat Literasi Digital dan AI di Era Disrupsi&#8217; di Bumi Perkemahan Glagah Arum, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ketua DPRD Lumajang, Hj Oktafiani, menegaskan peran penting legislatif dalam mendorong regulasi yang mendukung percepatan literasi digital, perlindungan data pribadi dan penguatan ekosistem informasi publik transparan dan akuntabel. Hal ini disampaikan Ketua DPRD Oktafiani, dalam kegiatan Literasi Media bertema &#8216;Memperkuat Literasi Digital dan AI di Era Disrupsi&#8217; di Bumi Perkemahan Glagah Arum, Senduro, Kamis (13/11/2025) tadi.</p>



<p>Diuraikan Ketua DPRD Oktafiani, bahwa fungsi legislasi menjadi tonggak utama DPRD dalam memastikan transformasi digital berjalan selaras dengan kepentingan masyarakat. “Melalui legislasi, kami mendorong lahirnya regulasi yang tidak hanya mempercepat literasi digital, tetapi juga melindungi data pribadi dan memperkuat ekosistem informasi publik agar lebih transparan dan akuntabel,” ujarnya.</p>



<p>Menurutnya, regulasi yang tepat akan menjadi landasan bagi seluruh kebijakan digital di Lumajang. Hal ini, mencakup pengembangan layanan publik berbasis teknologi, penggunaan AI secara etis, serta penyebaran informasi yang akurat dan dapat dipercaya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menegaskan, bahwa legislasi bukan sekadar prosedur formal, tetapi instrumen strategis untuk membangun masyarakat yang cerdas dan bijak memanfaatkan teknologi. “Teknologi akan bermanfaat maksimal, jika didukung regulasi yang jelas, transparan dan berpihak pada kepentingan publik,” tambahnya.</p>



<p>DPRD juga mendorong sinergi antar pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, dunia media dan masyarakat agar regulasi yang lahir mampu mengantisipasi risiko disinformasi, pelanggaran privasi dan penyalahgunaan teknologi. “Kami melihat literasi digital dan regulasi yang tepat adalah dua sisi mata uang yang harus berjalan beriringan. Dengan begitu, transformasi digital akan membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD mengapresiasi langkah Dinas Kominfo Lumajang dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) yang berkolaborasi dalam memperkuat kapasitas literasi digital masyarakat, khususnya generasi muda dan insan media. Kegiatan ini, menegaskan komitmen DPRD Lumajang untuk terus mengawal kebijakan digital, memastikan regulasi berpihak pada rakyat dan membangun ekosistem informasi publik yang transparan, akuntabel dan aman bagi seluruh masyarakat. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227727</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
