<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>diguncang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/diguncang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Mar 2026 12:17:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>diguncang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Salat Tarawih di Masjid Raya Pesona Jember Diguncang Ledakan, Fasilitas Rusak dan Satu Jamaah Terluka</title>
		<link>https://memontum.com/salat-tarawih-di-masjid-raya-pesona-jember-diguncang-ledakan-fasilitas-rusak-dan-satu-jamaah-terluka</link>
					<comments>https://memontum.com/salat-tarawih-di-masjid-raya-pesona-jember-diguncang-ledakan-fasilitas-rusak-dan-satu-jamaah-terluka#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 13:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[diguncang]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[ledakan]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[pesona]]></category>
		<category><![CDATA[tarawih]]></category>
		<category><![CDATA[terluka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231070</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Ledakan hebat terjadi di sela pelaksanaan ibadah Salat Tarawih di Masjid Raya Pesona, Komplek Perumahan Pesona Raya Regency, Kelurahan Patrang, Kabupaten Jember, Senin (16/03/2026) sekitar pukul 19.30. Akibat bunyi dentuman keras itu, memicu kepanikan massal dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah bagian bangunan masjid. Getaran yang dihasilkan tersebut, bahkan dilaporkan cukup kuat hingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Ledakan hebat terjadi di sela pelaksanaan ibadah Salat Tarawih di Masjid Raya Pesona, Komplek Perumahan Pesona Raya Regency, Kelurahan Patrang, Kabupaten Jember, Senin (16/03/2026) sekitar pukul 19.30. Akibat bunyi dentuman keras itu, memicu kepanikan massal dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah bagian bangunan masjid. Getaran yang dihasilkan tersebut, bahkan dilaporkan cukup kuat hingga menghentikan detak jam dinding masjid tepat pada saat kejadian.</p>



<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, ledakan terjadi ketika puluhan jamaah sedang khusyuk melaksanakan rakaat ke-14 Salat Tarawih. Suara ledakan sangat kencang tersebut, tidak hanya menggetarkan area masjid, tetapi juga terdengar hingga ke kawasan permukiman di luar kompleks perumahan.</p>



<p>Takmir Masjid Raya Pesona, Muhammad Fadil, dalam keterangannya menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya berada di lokasi. Karenanya, dirinya juga menerima laporan langsung dari para jamaah yang berada di lokasi kejadian.</p>



<p>&#8220;Kejadiannya sekitar pukul 19.30. Jam di masjid berhenti saat ledakan terjadi, menandakan betapa kuatnya getaran tersebut. Saat itu jamaah sudah memasuki rakaat ke-14,&#8221; ujar Fadil, saat memberikan keterangan.</p>



<p>Tim identifikasi awal melaporkan, bahwa sumber ledakan diduga kuat berasal dari sebuah ruangan di dekat area tempat wudhu laki-laki. Secara spesifik, titik pusat ledakan merujuk pada sebuah lemari penyimpanan yang terletak di ruangan tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Meskipun ruangan dan lemari itu dilaporkan sudah lama tidak digunakan dan jarang diakses oleh pengurus maupun jamaah, dampak yang ditimbulkan cukup signifikan. Kerusakan material terlihat jelas pada beberapa bagian infrastruktur masjid.</p>



<p>Bahkan, plafon bangunan mengalami rontok, etalase penyimpanan buku-buku agama hancur, serta bagian roster atau lubang angin di sekitar lokasi ledakan mengalami kerusakan parah. Hingga saat ini, pihak pengelola masjid belum dapat merinci total kerugian materiil yang dialami.</p>



<p>Selain kerusakan fisik, insiden ini juga menimbulkan korban luka ringan. Seorang jamaah dilaporkan harus dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) terdekat. Korban mengalami gangguan pendengaran traumatis, akibat terpapar gelombang suara ledakan dalam jarak yang cukup dekat. Kondisi korban sendiri, saat ini masih dalam pemantauan medis, meskipun dilaporkan dalam keadaan stabil.</p>



<p>Pasca kejadian, petugas Polres Jember segera mengambil langkah pengamanan ketat. Garis polisi pun juga telah dipasang melingkari seluruh area masjid, untuk menjaga sterilisasi tempat kejadian perkara (TKP).</p>



<p>Petugas kepolisian juga telah memasang garis polisi di lokasi tersebut dan melarang siapapun selain petugas untuk memasuki area perimeter demi alasan keamanan dan kelancaran penyelidikan. <strong>(rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/salat-tarawih-di-masjid-raya-pesona-jember-diguncang-ledakan-fasilitas-rusak-dan-satu-jamaah-terluka/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231070</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tuban Diguncang 17 Gempa Susulan dalam Tempo Kurang 3 Jam</title>
		<link>https://memontum.com/tuban-diguncang-17-gempa-susulan-dalam-tempo-kurang-3-jam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Mar 2024 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[diguncang]]></category>
		<category><![CDATA[kurang]]></category>
		<category><![CDATA[susulan,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207620</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tuban &#8211; Pasca gempa 6,0 SR di Tuban, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi belasan kali gempa susulan di sekitar episentrum gempa di koordinat 5.74 lintang selatan dan 112.32 bujur timur, atau sekitar 132 kilometer di sebelah timur laut Tuban. Kepala Stasiun Metreologi BMKG Tuban, Zem Irianto Padma, menjelaskan bahwa pasca gempa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tuban</strong> &#8211; Pasca gempa 6,0 SR di Tuban, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi belasan kali gempa susulan di sekitar episentrum gempa di koordinat 5.74 lintang selatan dan 112.32 bujur timur, atau sekitar 132 kilometer di sebelah timur laut Tuban.</p>



<p>Kepala Stasiun Metreologi BMKG Tuban, Zem Irianto Padma, menjelaskan bahwa pasca gempa pertama terjadi, beberapa waktu kemudian terjadi gempa susulan dengan rentang skala magnitudo 2.7 sampai 5.3 skala richter. Berdasarkan data yang diterima Kantor BKMG Tuban, tercatat ada sebanyak 16 kali gempa susulan.</p>



<p>Sehingga, total telah terjadi gempa sebanyak 17 kali di timur laut Tuban. Rentang waktu itu, terjadi mulai pukul 11.22.45 WIB sampai 14.11.08 WIB.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Masih menurut Zem, dari 15 kali gempa susulan tersebut, ada yang sempat menimbulkan getaran yang dirasakan masyarakat. Yaitu, gempa susulan ke 7 di pukul 12.31.12 WIB dengan kekuatan magnitudo 5,3. Sementara selebihnya, tidak begitu dirasakan, karena berskala di bawah 4,4 skala richter.</p>



<p>Setelah belasan kali gempa susulan, pihaknya masih melakukan monitoring adanya potensi gempa susulan lagi. Untuk itu, agar masyarakat tetap waspada. Sementara meski terjadi beberapa kali gempa, kejadian tersebut tidak berpotensi menimbulkan gelombang Tsunami.</p>



<p>&#8220;Sehingga, masyarakat tidak perlu panik dan terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207620</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tuban Jatim Diguncang Gempa 6,0 SR, BMKG Sebut Tak Berpotensi Tsunami</title>
		<link>https://memontum.com/tuban-jatim-diguncang-gempa-60-sr-bmkg-sebut-tak-berpotensi-tsunami</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Mar 2024 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[berpotensi]]></category>
		<category><![CDATA[diguncang]]></category>
		<category><![CDATA[tsunami,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207614</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tuban &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 6 atau Skala Richter (SR), Jumat (22/03/2024) tadi sekitar pukul 11:22 WIB. Episentrum gempa tersebut terletak di koordinat 5.74 lintang selatan dan 112.32 bujur timur, dengan kedalaman 10 kilometer. Sekitar 132 kilometer di sebelah timur laut Tuban. Kepala Stasiun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tuban</strong> &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 6 atau Skala Richter (SR), Jumat (22/03/2024) tadi sekitar pukul 11:22 WIB. Episentrum gempa tersebut terletak di koordinat 5.74 lintang selatan dan 112.32 bujur timur, dengan kedalaman 10 kilometer. Sekitar 132 kilometer di sebelah timur laut Tuban.</p>



<p>Kepala Stasiun Metreologi BMKG Tuban, Zem Irianto Padma, menjelaskan bahwa gempa yang terjadi tersebut tidak berpotensi menimbulkan gelombang Tsunami. Sehingga, masyarakat tidak perlu sampai panik atau khawatir.</p>



<p>Sebaliknya, Zem menambahkan bahwa setelah gempa pertama, pihaknya mencatat terjadi dua kali gempa susulan pertama terjadi pada pukul 11.35.14 dengan kekuatan 4,4 skala richter di kedalaman 5 km dan disusul gempa kedua pada pukul 11.56.24 dengan kekuatan Magnitudo 3.3 di kedalaman 10 km. Titik episentrum hampir sama dengan gempa pertama.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kekuatan gempa susulan yang terjadi, tidak terlalu menimbulkan efek getaran yang dirasakan masyarakat seperti gempa pertama. Karena, biasanya kekuatan gempa susulan akan semakin mengecil,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Zem meminta kepada masyarakat, agar tetap waspada dan mengantisipasi kemungkinan terjadi gempa susulan masih memungkinkan terjadi. Diinformasikan pula, jika gempa pertama yang terjadi terasa hingga di beberapa wilayah Jatim dan Jateng hingga sisi Timur Pulau Jawa. Seperti Bawean, Jepara, Tuban, Lamongan, Bojonegoro, Surabaya, Kudus, Blora, Pekalongan, Nganjuk, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Sidoarjo, Madiun, Pasuruan, Malang, Semarang dan Yogyakarta hingga luar pulau.</p>



<p>Zem menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di laut Jawa. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser.</p>



<p>Zem mengimbau kepada masyarakat tetap tenang dan menjauh dari bangunan yang rapuh apabila terasa getaran gempa. Selain itu, tetap memantau update informasi dari BMKG seputar gempa. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207614</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
