<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Diguyur Hujan 2 Jam &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/diguyur-hujan-2-jam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 Oct 2021 09:27:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Diguyur Hujan 2 Jam &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Diguyur Hujan 2 Jam, 10 Titik di Kota Malang Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/diguyur-hujan-2-jam-10-titik-di-kota-malang-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Oct 2021 08:54:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Diguyur Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Diguyur Hujan 2 Jam]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang Banjir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=156273</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Hujan lebat mengguyur Kota Malang, Selasa (19/10/2021) siang. Akibat tingginya intensitas hujan yang berlangsung sejak sekitar pukul 13.00 hingga 2 jam lebih itu, membuat beberapa titik di kawasan kota, menjadi banjir. Berdasarkan pantauan wartawan memontum.com, setidaknya ada 10 titik di Kota Malang, yang terendam banjir. Diantaranya, seperti di Jalan Soekarno-Hatta, Jalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Hujan lebat mengguyur Kota Malang, Selasa (19/10/2021) siang. Akibat tingginya intensitas hujan yang berlangsung sejak sekitar pukul 13.00 hingga 2 jam lebih itu, membuat beberapa titik di kawasan kota, menjadi banjir.</p>



<p>Berdasarkan pantauan wartawan<strong> </strong><span style="text-decoration: underline"><strong>memontum.com</strong></span><strong>,</strong> setidaknya ada 10 titik di Kota Malang, yang terendam banjir. Diantaranya, seperti di Jalan Soekarno-Hatta, Jalan IR Rais, Jalan Danau Toba, Jalan Ciliwung, Jalan Kedawung, Jalan Borobudur, Jalan Galunggung, Jalan Letjen Sutoyo, Jalan Bantaran hingga Jalan Raya Dieng.</p>



<p>Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Diah Ayu Kusuma Dewi, mengatakan bahwa mayoritas banjir yang melanda hingga setinggi mata kaki hingga betis orang dewasa.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Diguyur Hujan 2 Jam, 10 Titik di Kota Malang Banjir" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/N_kjxqZJaAk?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>&#8220;Banjir terjadi di banyak titik. Dari laporan yang kami terima, tingginya se mata kaki hingga betis orang dewasa,&#8221; terangnya ketika dihubungi lewat sambungan telefon.<br>Lokasi yang terlihat lumayan parah, terlihat di kawasan sepanjang Jalan Ciliwung, Jalan Letjen Sutoyo dan sekitar Jalan Kedawung. Di titik tersebut, kendaraan hingga terhenti dan tidak bisa berjalan.</p>



<p>&#8220;Di daerah tersebut sebagian besar jalan tergenang luapan air dari gorong-gorong akibat hujan,&#8221; sambungnya. Banyaknya lokasi banjir yang muncul siang ini, diakui Diah, membuat Satgas DPUPRPKP melakukan pantauan keliling. &#8220;Iya ini teman-teman Satgas berkeliling. Memang banyak yang terpantau banjir di kawasan yang memang menjadi langganan banjir,&#8221; terangnya.</p>



<p>Menurut keterangan Diah, kondisi gorong-gorong atau saluran drainase menjadi penyebab terjadinya banjir. Dimana, kondisi drainase di kawasan tersebut sempit dan kerap tersumbat sampah sampah.</p>



<p>&#8220;Biasanya, ini akan surut cepat. Tapi di beberapa lokasi, teman teman Satgas akan bersihkan gorong-gorongnya,&#8221; terangnya. <strong>(mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">156273</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
