<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dihantam &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dihantam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Nov 2024 11:41:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dihantam &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Satpolairud Situbondo Selamatkan Kapal Nelayan yang Karam Dihantam Ombak</title>
		<link>https://memontum.com/satpolairud-situbondo-selamatkan-kapal-nelayan-yang-karam-dihantam-ombak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Nov 2024 10:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[dihantam]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Satpolairud]]></category>
		<category><![CDATA[selamatkan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216065</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Satpolairud Polres Situbondo berhasil mengevakuasi perahu karam akibat dihantam gelombang di perairan Pasir Putih Situbondo, Jumat (01/11/2024) sore. Saat itu, petugas Patroli Satpolairud dengan cepat mendatangi lokasi dan berhasil melakukan penyelamatan. Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Dharmawan, melalui Kasatpolairud, AKP Gede Sukarmadiyasa, mengatakan bahwa penyelamatan itu dilakukan saat anggota Satpolairud, melaksanakan patroli ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Satpolairud Polres Situbondo berhasil mengevakuasi perahu karam akibat dihantam gelombang di perairan Pasir Putih Situbondo, Jumat (01/11/2024) sore. Saat itu, petugas Patroli Satpolairud dengan cepat mendatangi lokasi dan berhasil melakukan penyelamatan.</p>



<p>Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Dharmawan, melalui Kasatpolairud, AKP Gede Sukarmadiyasa, mengatakan bahwa penyelamatan itu dilakukan saat anggota Satpolairud, melaksanakan patroli ke pesisir Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo. Saat itu, terjadi gelombang tinggi dan angin kencang serta air laut mulai pasang. Ketika patroli itulah, ditemukan perahu nelayan karam karena perahu terhantam ombak hingga banyak kemasukan air laut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Melihat adanya perahu yang karam dihantam ombak, Kasatpolairud bersama anggota bergerak cepat dengan membantu mengevakuasi agar perahu tidak terbawa arus ke tengah laut. &#8220;Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, karena memang saat itu perahu nelayan ditambatkan di bibir pantai. Namun karena gelombang pasang disertai angin kencang, membuat perahu kemasukkan air dan karam,&#8221; terangnya.</p>



<p>Lebih lanjut AKP Gede Sukarmadiyasa mengungkapkan, bahwa sebagaimana rilis Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda tentang kewaspadaan cuaca ekstreme di Jawa Timur pada tanggal 31 Oktober sampai dengan 6 November 2024, Satpolairud Polres Situbondo melaksanakan patroli ke pesisir pantai di wilayah Situbondo. Selain itu, Satpolairud juga aktif melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat pesisir pantai untuk mewaspadai adanya cuaca ekstreme dan juga mengingatkan para nelayan untuk menggunakan alat keselamatan saat berkerja atau berlayar mencari ikan. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216065</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dihantam Ombak, Jalur Pasirian-Tempursari Lumajang Putus</title>
		<link>https://memontum.com/dihantam-ombak-jalur-pasirian-tempursari-lumajang-putus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2024 06:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dihantam]]></category>
		<category><![CDATA[ombak]]></category>
		<category><![CDATA[pasirian-tempursari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214513</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, meninjau jalur penghubung antara Kecamatan Pasirian dan Kecamatan Tempursari, yang putus diterjang ombak, Minggu (22/09/2024) kemarin. Jalur tersebut, berada di tepi Pantai Kali Gede. Sementara akibat terputusnya jalur, membuat warga pun menjadi kesulitan untuk melintas. Bahkan, beberapa warga harus memaksa dengan memakai kendaraan motor guna melintasi jalur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, meninjau jalur penghubung antara Kecamatan Pasirian dan Kecamatan Tempursari, yang putus diterjang ombak, Minggu (22/09/2024) kemarin. Jalur tersebut, berada di tepi Pantai Kali Gede.</p>



<p>Sementara akibat terputusnya jalur, membuat warga pun menjadi kesulitan untuk melintas. Bahkan, beberapa warga harus memaksa dengan memakai kendaraan motor guna melintasi jalur alternatif.</p>



<p>Pj Bupati Indah menyampaikan, bahwa terkait rencana pembangunan jalan penghubung yang terputus tersebut, nantinya akan dikaji terlebih dahulu. Itu karena, kondisi ombak laut yang semakin naik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kemungkinan jalan akan dibangun dibalik bukit. Namun, itu masih butuh kajian terlebih dahulu. Tujuannya, agar pembangunan jalan nantinya bisa sesuai dan bertahan lama,&#8221; kata Pj Bupati, Senin (23/09/2024) tadi.</p>



<p>Dirinya juga menyebutkan, saat ini terdapat jalan alternatif yang hanya bisa dilalui roda dua. Namun, jalan tersebut masih perlu perbaikan agar masyarakat yang melintas lebih terjaga keamanannya.</p>



<p>&#8220;Sebelumnya, warga sudah membuat jalan alternatif memakai swadaya. Namun, jalan ini nantinya akan kami koreksi dan akan dibangun jalan rabat oleh pemerintah melalu Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR). Sehingga, akses khusus roda dua untuk masyarakat akan tetap ada,&#8221; paparnya. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214513</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dihantam Truk Box, Warga Paiton Meninggal Jadi Korban Tabrak Lari di Jalur Pantura Probolinggo</title>
		<link>https://memontum.com/dihantam-truk-box-warga-paiton-meninggal-jadi-korban-tabrak-lari-di-jalur-pantura-probolinggo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jun 2024 10:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[dihantam]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[paiton,]]></category>
		<category><![CDATA[Pantura]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[tabrak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210440</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Naas menimpa seorang pengendara motor Honda Vario Nopol N 3298 ND, yang diketahui bernama M Sahlehuddin Al Arobi (49), warga Dusun Pesisir, Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (08/06/2024) tadi. Korban meninggal dunia, setelah diduga menjadi korban tabrak lari saat melintas di Jalur Pantura Probolinggo-Situbondo atau tepatnya di Exit Tol Paiton [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Naas menimpa seorang pengendara motor Honda Vario Nopol N 3298 ND, yang diketahui bernama M Sahlehuddin Al Arobi (49), warga Dusun Pesisir, Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (08/06/2024) tadi. Korban meninggal dunia, setelah diduga menjadi korban tabrak lari saat melintas di Jalur Pantura Probolinggo-Situbondo atau tepatnya di Exit Tol Paiton Jalan Raya Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton.</p>



<p>Seriusnya luka yang dialami korban, membuat nyawanya tidak berhasil ditolong. Sedangkan Truk Box yang diduga menjadi lawan tabrakan dengan korban, masih dalam pencarian petugas Laka Lantas Polres Probolinggo.</p>



<p>Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama, mengatakan bahwa kejadian bermula saat kendaraan Truk Box tidak dikenal berjalan dari arah Barat ke Timur. Sesampainya di TKP, Truk Box diduga hendak mendahului kendaraan Minibus yang ada di depannya. Hanya saja, diduga karena kurang hati-hati, membuat kendaraan itu menabrak korban yang saat itu melintas di arah berlawan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Korban melaju dari arah Timur ke Barat, atau dari arah berlawanan. Sementara akibat kejadian itu, motor beserta pengendara jatuh di badan jalan sebelah Selatan,&#8221; ungkap Ipda Aditya.</p>



<p>Usai kejadian, tambahnya, kendaraan Truk Box yang tidak dikenal itu terus melaju ke arah Timur. Karenanya, kini pihaknya berkoordinasi dengan petugas jajaran Polres Situbondo, untuk melakukan pemberhentian kepada truk yang diduga terlibat Laka Lantas di Kecamatan Paiton.</p>



<p>&#8220;Akibat kecelakaan ini, korban pengendara motor mengalami luka dan meninggal di TKP. Sampai saat ini, masih belum ada perkembangan dari petugas jajaran Polres Situbondo,&#8221; tambahnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210440</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perahu Dihantam Ombak, Dua ABK Asal Sampang dan Pamekasan Hilang di Pantai Muara Tamberu Agung</title>
		<link>https://memontum.com/perahu-dihantam-ombak-dua-abk-asal-sampang-dan-pamekasan-hilang-di-pantai-muara-tamberu-agung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Mar 2024 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[dihantam]]></category>
		<category><![CDATA[hilang]]></category>
		<category><![CDATA[ombak]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[perahu]]></category>
		<category><![CDATA[Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[tamberu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204910</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Perahu nelayan di Pantai Muara Tamberu Agung, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, dilaporkan terbalik, Rabu (14/03/2024) malam. Bahkan hingga Kamis (14/03/2024) tadi, sebanyak dua Anak Buah Kapal (ABK) belum berhasil ditemukan. Pemilik perahu, Hasin (47), asal Dusun Karang Barat, Desa Tamberu, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, menceritakan bahwa peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 15.30. Saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Perahu nelayan di Pantai Muara Tamberu Agung, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, dilaporkan terbalik, Rabu (14/03/2024) malam. Bahkan hingga Kamis (14/03/2024) tadi, sebanyak dua Anak Buah Kapal (ABK) belum berhasil ditemukan.</p>



<p>Pemilik perahu, Hasin (47), asal Dusun Karang Barat, Desa Tamberu, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, menceritakan bahwa peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 15.30. Saat itu, dirinya bersama empat orang temannya, berangkat ke tengah laut untuk menangkap ikan.</p>



<p>&#8220;Setelah menebar jaring pukul 22.30, saya berniat untuk kembali. Namun pada saat hampir di pinggir laut, saya mengarahkan perahu ke sebelah Timur,&#8221; katanya, Kamis (14/3/2024) tadi.</p>



<p>Hasin menambahkan, saat mengarahkan perahu ke sebelah Timur, bersamaan dengan itu muncul ombak besar dari arah Barat daya. Akibatnya, perahu menjadi terhempas dan mengakibatkan terbalik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Seketika itu saya berteriak memanggil-manggil ABK yang lain. Saya sudah tidak menghiraukan perahu. Namun, dari beberapa orang yang saya panggil, hanya satu orang yang menjawab yakni Iyan. Dia kemudian menepi bersama saya,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Menurut Hasin, beberapa menit kemudian atau tepatnya Kamis l14/03/2024) sekitar pukul 00.15, ABK atas nama Mat Saleh berjalan terhuyung huyung dari arah Timur datang menghampiri. &#8220;Namun, untuk dua ABK atas nama Abduh dan H Alwi, masih belum kunjung ke tepian. Sehingga, saya memperkirakan hilang dan melaporkan kejadian ini,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Pemangku Sementara (PS) Kasat Polair Polres Pamekasan, Ipda Isrok Wahyudi, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. &#8220;Benar, bahwa di TKP telah terjadi Laka Laut yang mengakibatkan perahu tenggelam,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Ditambahkannya, sampai saat ini kedua ABK bernama Abduh (50) warga Alamat Dusun Cangak, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang dan H Alwi (60) alamat Dusun Paddeg, Desa Tlontorajah, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian. &#8220;Kami dibantu beberapa warga masih tetap melakukan pencarian,&#8221; tambahnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204910</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
