<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dikerahkan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dikerahkan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Sep 2025 07:41:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dikerahkan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>1.540 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Amankan Aksi Unjuk Rasa di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/1-540-personel-gabungan-dikerahkan-untuk-amankan-aksi-unjuk-rasa-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2025 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[amankan]]></category>
		<category><![CDATA[dikerahkan]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[personel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225625</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ribuan personel gabungan dari TNI/Polri, Satpol PP dan Damkar, disiagakan untuk mengamankan rencana jalannya aksi unjuk rasa di Kota Malang, Senin (01/09/2025) tadi. Adapun titik pengamanan, terpusat di Halaman Balai Kota Malang dan Gedung DPRD Kota Malang. Wakapolresta Malang Kota, AKBP Oskar Syamsuddin, menyampaikan total ada 1.540 personel yang dikerahkan sesuai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ribuan personel gabungan dari TNI/Polri, Satpol PP dan Damkar, disiagakan untuk mengamankan rencana jalannya aksi unjuk rasa di Kota Malang, Senin (01/09/2025) tadi. Adapun titik pengamanan, terpusat di Halaman Balai Kota Malang dan Gedung DPRD Kota Malang.</p>



<p>Wakapolresta Malang Kota, AKBP Oskar Syamsuddin, menyampaikan total ada 1.540 personel yang dikerahkan sesuai agenda pengamanan hari ini. Pihaknya memastikan, bahwa seluruh aparat bertugas dengan pendekatan humanis.</p>



<p>&#8220;Tadi pagi sudah ada sekitar 10 orang yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Tertindas menyampaikan aspirasi dan sudah kembali. Selanjutnya, ada mahasiswa dari HMI sekitar 200 orang yang akan turun dan kami siap menerima,&#8221; ujar Oskar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Oskar menekankan, pola pengamanan menitikberatkan pada pelayanan dan sikap ramah aparat terhadap massa aksi. Hal itu penting mengingat unjuk rasa berjalan dengan damai.</p>



<p>“Dalam pelaksanaan pengamanan ini yang kita tekankan adalah pelayanan. Semua tindakan harus humanis, karena para pengunjuk rasa menyampaikan tuntutan dengan cara yang baik. Sudah jadi tanggung jawab kita untuk menerima mereka dengan baik,” tegasnya.</p>



<p>Oskar juga mengingatkan seluruh personel untuk menaati Standar Operasional Prosedur (SOP) serta melaporkan setiap perkembangan secara berjenjang, agar jalannya pengamanan berlangsung tertib dan lancar. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225625</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kebakaran Kawasan Gunung Arjuno Naik Status Tanggap Darurat, Satu Helikopter Dikerahkan untuk Water Bombing</title>
		<link>https://memontum.com/kebakaran-kawasan-gunung-arjuno-naik-status-tanggap-darurat-satu-helikopter-dikerahkan-untuk-water-bombing</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Sep 2023 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[arjuno]]></category>
		<category><![CDATA[bombing]]></category>
		<category><![CDATA[darurat]]></category>
		<category><![CDATA[dikerahkan]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[helikopter]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[status]]></category>
		<category><![CDATA[tanggap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197392</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Kebakaran di kawasan hutan Gunung Arjuno atau di titik Bukit Budug Asu, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, semakin meluas ke sisi Kota Batu. Karenanya, status Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), pun meningkat menjadi Status Tanggap Darurat Karhutla. Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, mengatakan kebakaran yang terjadi di Gunung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Kebakaran di kawasan hutan Gunung Arjuno atau di titik Bukit Budug Asu, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, semakin meluas ke sisi Kota Batu. Karenanya, status Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), pun meningkat menjadi Status Tanggap Darurat Karhutla.</p>



<p>Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, mengatakan kebakaran yang terjadi di Gunung Arjuno telah meluas. Merembetnya api di kawasan hutan, itu telah menjangkau di wilayah Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Kejadian kebakaran di Gunung Arjuno, sampai hari ini telah meluas ke wilayah bagian sisi Kota Batu,&#8221; terangnya, Minggu (03/09/2023) siang.</p>



<p>Titik meluasnya kebakaran itu, ujarnya, berada di batas wilayah hutan antara Kabupaten Malang dengan Kota Batu. Sementara, vegetasi yang terbakar berupa cemara gunung, ilalang dan semak belukar.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Atas kejadian kebakaran Gunung Arjuno yang meluas di wilayah Kota Batu, maka peningkatan Status Siaga Darurat Karhutla menjadi Status Tanggap Darurat Karhutla,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Untuk saat ini, lanjutnya, Pos 04 Tahura Sumberbrantas telah menerjunkan Tim Gabungan Pemadam Karhutla Gunung Arjuno melalui jalur pendakian Brakseng, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Tim gabungan tersebut, terdiri atas BPBD Kota Batu, Komando Tahura R Soerjo, TNI-Polri, LMDH atau Relawan Masyarakat Sumbergondo, LMDH (MPA) atau Relawan Desa Giripurno, Relawan Desa Sumberbrantas dan OWA Cangar.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa pemadaman tersebut juga dilakukan secara water bombing di kawasan yang terbakar dengan menggunakan Helikopter type AS350B3e dengan nomor lambung PK-DAP. Helikopter ini telah melakukan penerbangan patroli selama lebih kurang 5 jam dengan lima sampai delapan kali water bombing yang mengeluarkan air berkapasitas 13.000 liter.</p>



<p>&#8220;Dampak dari kebakaran hutan di kawasan Gunung Arjuno, ini terutama yaitu ekosistem dan keanekaragaman hayati terancam. Penyebab terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan,&#8221; tambahnya.&nbsp;<strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197392</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua SRU Air Dikerahkan untuk Cari Nelayan Hanyut di Pantai Pasir Putih Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/dua-sru-air-dikerahkan-untuk-cari-nelayan-hanyut-di-pantai-pasir-putih-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Aug 2023 07:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[dikerahkan]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196325</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Pencarian terhadap Wawan Irwanto (34), nelayan, warga Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, masih terus dilakukan hingga Senin (21/08/2023) tadi. Perlu diketahui, bahwa Wawan hanyut di perairan Pantai Pasir Putih, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Selasa (15/08/2023) lalu. Kejadian itu menimpa korban, setelah perahu yang ditumpanginya tersapu ombak. Katmidi (41), temannya berhasil selamat. Sedangkan Wawan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Pencarian terhadap Wawan Irwanto (34), nelayan, warga Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, masih terus dilakukan hingga Senin (21/08/2023) tadi. Perlu diketahui, bahwa Wawan hanyut di perairan Pantai Pasir Putih, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Selasa (15/08/2023) lalu.</p>



<p>Kejadian itu menimpa korban, setelah perahu yang ditumpanginya tersapu ombak. Katmidi (41), temannya berhasil selamat. Sedangkan Wawan hingga saat ini belum ditemukan. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian.</p>



<p>Seperti halnya Senin (21/08/2023) tadi, sebanyak dua SRU air kembali dikerahkan untuk mencari keberadaan Wawan (di perairan pantai Pasir Putih, kecamatan Panggul. “Pada upaya pencarian hari ketujuh ini, dua SRU air kembali dikerahkan untuk mencari Wawan di sekitar perairan Pantai Pasir Putih,” terang Kepala Kantor SAR Surabaya, Muhamad Hariyadi, yang sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR ini.</p>



<p>SRU air pertama, ujarnya, melakukan penyisiran di area pertama dengan luas sekitar 2,36 mil laut. SRU air kedua melakukan penyisiran di area kedua dengan luas sekitar 2,11 mil laut. Pergerakan para personel Tim SAR gabungan di masing-masing SRU tersebut didukung dengan satu unit perahu karet dan satu unit perahu jukung.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Tim SAR gabungan harus menghadapi kondisi cuaca laut yang tidak mudah, dimana ombak besar, gelombang cukup tinggi dan angin kencang. Namun demikian, para personel kedua SRU air tetap semangat melakukan pencarian dengan memperhatikan faktor keselamatan,” ungkap Hariyadi.</p>



<p>Pada saat yang bersamaan, Tim SAR gabungan juga mengerahkan sebanyak dua SRU darat untuk melakukan penyisiran dan pemantauan di sepanjang pesisir Pantai Pasir Putih. SRU darat kesatu melakukan penyisiran sejauh sekitar 2,7 km dan SRU darat kedua melakukan penyisiran sejauh sekitar 3,7 km.</p>



<p>Selain pemantauan, mereka juga menyebarluaskan informasi kejadian tenggelamnya korban kepada warga dan nelayan di sekitar Pantai Pasir Putih. Penyebarluasan informasi tersebut diharapkan untuk memaksimalkan upaya pencarian. Jika nanti ada diantara warga atau nelayan yang melihat korban, maka diharapkan untuk memberikan informasi kepada Tim SAR gabungan.</p>



<p>Sejumlah pihak paparnya, bekerjasama dalam proses pencarian korban ini. Diantaranya, Tim Pos SAR Trenggalek, BPBD Kabupaten Trenggalek, Satpolairud Polres Trenggalek, Damkar, Polsek Panggul, Koramil Panggul, Pokwasmas Panggul, Pok Darwis, nelayan sekitar dan potensi SAR lainnya. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196325</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
