<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dilanda &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dilanda/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 06 Jul 2024 06:40:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dilanda &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kota Bengkulu Dilanda Cuaca Ekstrem, BPBD dan OPD Bahu Membahu Tangani Wilayah Terdampak</title>
		<link>https://memontum.com/kota-bengkulu-dilanda-cuaca-ekstrem-bpbd-dan-opd-bahu-membahu-tangani-wilayah-terdampak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jul 2024 04:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dilanda]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[membahu]]></category>
		<category><![CDATA[tangani]]></category>
		<category><![CDATA[terdampak]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211479</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Bengkulu &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu mensiagakan beberapa personel yang berjaga selama 24 jam di beberapa titik. Hal ini dilakukan, dalam mensiasati cuaca ekstrem yang mengakibatkan curah hujan tinggi dan banjir. Untuk antisipasi dan penanganan, BPBD juga menyiapkan perahu karet, logistik dan posko darurat sebagai tempat mengungsi bagi masyarakat yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Bengkulu</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu mensiagakan beberapa personel yang berjaga selama 24 jam di beberapa titik. Hal ini dilakukan, dalam mensiasati cuaca ekstrem yang mengakibatkan curah hujan tinggi dan banjir.</p>



<p>Untuk antisipasi dan penanganan, BPBD juga menyiapkan perahu karet, logistik dan posko darurat sebagai tempat mengungsi bagi masyarakat yang terdampak banjir. BPBD juga menginformasikan kepada masyarakat, untuk segera menghubungi BPBD jika terjadi genangan air, agar personel bisa segera mendatangi lokasi dan mengambil tindakan yang diperlukan.</p>



<p>&#8220;Masyarakat diimbau untuk terus waspada dan siap siaga, terutama selama curah hujan tinggi menyelimuti Kota Bengkulu,&#8221; jelas Kalaksa BPBD Kota Bengkulu, Will Hopi, Sabtu (06/07/2024) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui BPBD, Damkar, PUPR, Dinsos dan OPD terkait bahu membahu terjun ke lapangan untuk mengecek kondisi dan membantu evakuasi warga. Hingga diharapkan, kondisi cuaca ekstrem segera berlalu.</p>



<p>&#8220;Semua OPD terkait turun ke lapangan. Baik itu mengecek kondisi atau membantu evakuasi warga. Kita juga khawatir, hujan tidak kunjung berhenti dan membuat debit air kembali naik dan merendam rumah warga. Untuk itu kita standby diberbagai lokasi,&#8221; tambah Will Hopi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, dirinya juga mengimbau warga untuk senantiasa siaga. Karena ditakutkan, air akan terus naik dan menyebabkan genangan air setinggi pinggang orang dewasa ataupun lebih.</p>



<p>&#8220;Warga diharap siaga. Apabila membutuhkan bantuan evakuasi, segera hubungi beberapa OPD terkait,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sebelumnya, Kalaksa BPBD juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, yang bisa terjadi akibat tingginya curah hujan pada malam hari. Masyarakat juga diminta untuk waspada terutama saat tertidur, mengingat potensi banjir bisa terjadi tanpa disadari.</p>



<p>Hujan yang cenderung turun pada malam hari, memiliki resiko yang cukup tinggi seperti pada Jumat (05/07/2024) malam. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk sigap secara mandiri menyelamatkan barang-barang berharga.</p>



<p>Will juga mengimbau kepada warga, untuk rutin membersihkan saluran air di sekitar lingkungan rumah guna mencegah banjir. Karena saat turun ke lapangan, sering kali ditemukan saluran yang tersumbat akibat tumpukan sampah, yang menjadi salah satu penyebab utama banjir di wilayah. <strong>(mc/bkl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211479</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dilanda Hujan Lebat hingga Air Sungai Meluap Setinggi Lutut, Pj Bupati Probolinggo Tinjau Lokasi</title>
		<link>https://memontum.com/dilanda-hujan-lebat-hingga-air-sungai-meluap-setinggi-lutut-pj-bupati-probolinggo-tinjau-lokasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Mar 2024 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dilanda]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[lokasi]]></category>
		<category><![CDATA[lutut,]]></category>
		<category><![CDATA[meluap]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[setinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207335</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Intensitas hujan di Kabupaten Probolinggo, masih tinggi. Bahkan, akibat hujan lebat disertai angin kencang, Selasa (19/03/2024) malam hingga Rabu (20/03/2023) dini hari, mengakibatkan Sungai Tomat meluap hingga setinggi lutut orang dewasa dan menggenangi pemukiman warga di Dusun Stasiun, Desa Sukomulyo, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Kades Sukokerto, Sulaksono, mengatakan bahwa hujan yang mengguyur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Intensitas hujan di Kabupaten Probolinggo, masih tinggi. Bahkan, akibat hujan lebat disertai angin kencang, Selasa (19/03/2024) malam hingga Rabu (20/03/2023) dini hari, mengakibatkan Sungai Tomat meluap hingga setinggi lutut orang dewasa dan menggenangi pemukiman warga di Dusun Stasiun, Desa Sukomulyo, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Kades Sukokerto, Sulaksono, mengatakan bahwa hujan yang mengguyur sejak Selasa hingga sekitar Rabu pukul 02.30, menyebabkan air di Sungai Tomat di desa setempat meluap dan menggenangi pemukiman warga Dusun Stasiun RT01 dan RT02. &#8220;Air sungai meluap dan masuk ke rumah-rumah warga,&#8221; katanya, Rabu (20/03/2024) tadi</p>



<p>Akibat luapan sungai itu, lanjutnya, ada sekitar 47 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak. &#8220;Setelah berkoordinasi dengan pemerintah mulai dari tingkat kecamatan, sekarang sudah didatangkan alat berat untuk membersihkan bekas air luapan dan lumpur. Semoga respon cepat ini bisa membantu warga yang terdampak,&#8221; paparnya.</p>



<p><strong>Baca juga;</strong></p>





<p>Sementara itu, Pj Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto, mengatakan bahwa pihaknya telah menurunkan tim untuk membantu masyarakat dalam menguras air yang menggenang pemukiman di RT01 dan RT02. Juga, termasuk menurunkan alat excavator untuk membersihkan lumpur.</p>



<p>&#8220;Sejak tadi pagi sudah kami turunkan tim, untuk membantu menyedot air yang masih menggenang di pemukiman. Sekarang alhamdulillah, air sudah berangsur surut dan tidak ada korban jiwa,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Dijelaskannya, akibat terdampak banjir ini, sebagian warga mengungsi di musala. &#8220;Ada kejadian ini, sebagian warga mengungsi ke musala terdekat yang lebih tinggi lantainya. Termasuk, pindah sementara ke rumah warga lainnya, yang lebih tinggi,&#8221; imbuhnya.&nbsp;<strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207335</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sepanjang 2023 Kota Batu Dilanda 206 Bencana Alam hingga Korban Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/sepanjang-2023-kota-batu-dilanda-206-bencana-alam-hingga-korban-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jan 2024 07:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[dilanda]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[sepanjang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204078</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Sepanjang tahun 2023, terdata sebanyak 206 bencana alam telah melanda wilayah Kota Batu. Jika diurai, Kecamatan Bumiaji jadi daerah paling sering dilanda bencana alam dengan angka 103 bencana. Kemudian, Kecamatan Batu terjadi 82 bencana alam, disusul Kecamatan Junrejo terjadi 21 bencana alam. Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Sepanjang tahun 2023, terdata sebanyak 206 bencana alam telah melanda wilayah Kota Batu. Jika diurai, Kecamatan Bumiaji jadi daerah paling sering dilanda bencana alam dengan angka 103 bencana. Kemudian, Kecamatan Batu terjadi 82 bencana alam, disusul Kecamatan Junrejo terjadi 21 bencana alam.</p>



<p>Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa bencana alam yang mendominasi adalah tanah longsor. Kejadian ini, tidak terlepas dari letak topografi Kota Batu, yang berada di kawasan perbukitan.</p>



<p>&#8220;Sepanjang tahun 2023 kemarin, total ada 73 peristiwa bencana alam tanah longsor. Lalu disusul bencana alam akibat cuaca ekstrem atau angin kencang sebanyak 47 kejadian. Kemudian, kejadian bencana kebakaran hutan sebanyak 34 peristiwa,” terangnya, saat berada di Gedung DPRD Kota Batu, Kamis (04/01/2023) tadi.</p>



<p>Selain itu, tambahnya, di Kota Batu juga terdapat sembilan peristiwa banjir. Kemudian, enam pohon tumbang, delapan atap dinding roboh, lima tanah ambles, 20 kebakaran bangunan dan korban meninggal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari total keseluruhan kejadian bencana tersebut, ujarnya, turut menyebabkan kerusakan lahan dan bangunan. Rinciannya untuk kerusakan rumah, terdapat empat rumah rusak ringan, 19 rumah rusak sedang dan 18 rumah rusak berat. Lalu, terdapat tiga tempat usaha rusak sedang dan 25 tempat usaha rusak berat.</p>



<p>&#8220;Akibat dari kejadian bencana itu, juga menyebabkan tujuh fasilitas umum (fasum) rusak ringan, 22 Fasum rusak sedang dan 26 Fasum rusak berat. Kemudian juga menyebabkan dua lahan pertanian milik warga rusak ringan, 14 lahan pertanian rusak sedang dan dua lahan pertanian rusak berat,” tambahnya.</p>



<p>Pj Wali Kota Aries menambahkan, selain menimbulkan kerusakan bangunan dan lahan, dari total 206 kejadian bencana yang melanda Kota Batu sepanjang tahun 2023 itu, juga turut menimbulkan korban jiwa, luka-luka hingga harus mengungsi.</p>



<p>“Kepada OPD yang telah bergerak cepat dalam melaksanakan penanganan bencana, saya ucapkan terima kasih. Serta masyarakat yang telah membangun kepedulian untuk membantu mereka yang tertimpa musibah. Mudah-mudahan di tahun 2024 ini, kita dijauhkan dari bencana. Saya juga berharap, penyelesaian titik-titik terdampak bencana bisa dituntaskan awal tahun ini juga,” jelasnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204078</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
