<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dilaporkan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dilaporkan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Jun 2026 15:50:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dilaporkan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Empat Jamaah Haji Kota Malang Dilaporkan Meninggal selama Musim Haji 2026</title>
		<link>https://memontum.com/empat-jamaah-haji-kota-malang-dilaporkan-meninggal-selama-musim-haji-2026</link>
					<comments>https://memontum.com/empat-jamaah-haji-kota-malang-dilaporkan-meninggal-selama-musim-haji-2026#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dilaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[selama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232880</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Di tengah suasana haru kepulangan jamaah haji, ada empat jamaah haji asal Kota Malang yang meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji tahun 2026. Hal itu, disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Malang, Achmad Sholeh. Pria yang akrab disapa Sholeh, itu mengatakan bahwa empat jamaah haji yang wafat tersebut, meninggal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Di tengah suasana haru kepulangan jamaah haji, ada empat jamaah haji asal Kota Malang yang meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji tahun 2026. Hal itu, disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Malang, Achmad Sholeh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pria yang akrab disapa Sholeh, itu mengatakan bahwa empat jamaah haji yang wafat tersebut, meninggal dunia saat menjalankan ibadah di Tanah Suci maupun dalam proses kepulangan. &#8220;Sepengetahuan kami, di Makkah itu ada dua orang. Kemudian ada seorang sebelum pulang dan hari ini ada seorang lagi,&#8221; ujar Sholeh, Kamis (04/06/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski begitu, pihaknya masih menunggu data resmi dari Kementerian Haji (Kemenhaj) Kota Malang, terkait rincian dan penyebab meninggalnya para jamaah tersebut. &#8220;Kami belum berhasil menghubungi Kemenhaj Kota Malang yang memiliki data pasti terkait hal itu. Nanti data pastinya akan kami mintakan ke Kemenhaj,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan data sementara, empat jamaah haji asal Kota Malang yang dilaporkan meninggal dunia yakni Fatur dari Kloter 11, Fajar dari Kloter 11, Wayan Rohan dari Kloter 12 dan Heri dari Kloter 12. &#8220;Kami belum update terbaru, ada seorang yang meninggal entah di pesawat atau di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES). Ada seorang yang meninggal dan proses pemulangan. Kami juga belum tahu sebab musababnya, karena Kemenhaj yang mempunyai data pasti terkait itu,&#8221; tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan adanya empat jamaah yang wafat, jumlah jamaah haji Kota Malang yang diperkirakan kembali ke tanah air menjadi 1.199 orang dari total 1.203 jamaah yang berangkat pada musim haji tahun 2026 ini. Terkait hak-hak keluarga jamaah yang meninggal dunia, Pemkot Malang akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Kemenhaj Kota Malang untuk memastikan prosedur dan layanan yang dapat diberikan kepada ahli waris.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau santunan di bagian Kesra, tidak. Tetapi coba nanti kami komunikasikan dengan Kemenahaj bagaimana hak-hak daripada jamaah haji apabila meninggal,&#8221; imbuh Sholeh. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/empat-jamaah-haji-kota-malang-dilaporkan-meninggal-selama-musim-haji-2026/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232880</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bocah 6 Tahun Dilaporkan Hanyut di Sungai Kasin Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/bocah-6-tahun-dilaporkan-hanyut-di-sungai-kasin-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dilaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230608</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang anak laki-laki berinisial RAF (6), warga Jalan Brigjen Katamso, Gang VII, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, dilaporkan hanyut di Sungai Kasin, Minggu (01/03/2026) siang. Menurut keterangan warga sekitar, Anik (61), bahwa RAF terakhir terlihat bermain di pinggir sungai sekitar pukul 12.00. Saat itu, dirinya sedang menjemur pakaian di belakang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang anak laki-laki berinisial RAF (6), warga Jalan Brigjen Katamso, Gang VII, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, dilaporkan hanyut di Sungai Kasin, Minggu (01/03/2026) siang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut keterangan warga sekitar, Anik (61), bahwa RAF terakhir terlihat bermain di pinggir sungai sekitar pukul 12.00. Saat itu, dirinya sedang menjemur pakaian di belakang rumah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saat itu, korban terlihat turun ke pinggir sungai lewat Jalan IR Rais, RT 1/RW 1, Kecamatan Sukun. Saat arus sungai sedang deras, saya pun sempat meneriakinya supaya naik dan jangan di pinggir sungai,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun saat Anik melanjutkan aktivitasnya, tidak berselang lama kemudian RAF sudah tidak didapati di awal lokasi. Melihat hal itu, dirinya segera meminta tolong dan memberitahukan ke warga kalau ada anak diduga tenggelam.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kemungkinan korban terpeleset hingga hanyut terbawa arus,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengenai dugaan ini, pun akhirnya sampai kepada orang tua korban. Dari kronologis itu, kejadian ini kemudian dilaporkan ke petugas kepolisian hingga Tim SAR langsung bergerak melakukan pencarian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proses pencarian, pun terus dilakukan. Tim SAR gabungan melakukan penyisiran memakai tali sling dan pelampung serta peralatan tubing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kapolsek Klojen, Kompol Budiarto, membenarkan adanya dugaan kejadian tersebut. &#8220;Saat ini Bhabinkamtibmas, saya ikut mendampingi di lokasi. Korban dilaporkan hanyut di aliran Sungai Kasin yang berada di perbatasan antara Kecamatan Klojen dan Kecamatan Sukun,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230608</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrem Serang Wilayah Kota Malang, Pohon Tumbang Dilaporkan Terjadi di Lima Titik</title>
		<link>https://memontum.com/cuaca-ekstrem-serang-wilayah-kota-malang-pohon-tumbang-dilaporkan-terjadi-di-lima-titik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dilaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[serang,]]></category>
		<category><![CDATA[terjadi]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229706</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Cuaca ekstrem yang melanda Kota Malang dan Malang Raya hingga akhir Januari 2026, mendapat perhatian serius dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang. Kondisi cuaca yang tidak menentu, atau ditandai dengan angin kencang disertai hujan atau reda, dinilai tetap berpotensi membahayakan keselamatan warga. Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Prayitno, mengimbau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Cuaca ekstrem yang melanda Kota Malang dan Malang Raya hingga akhir Januari 2026, mendapat perhatian serius dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang. Kondisi cuaca yang tidak menentu, atau ditandai dengan angin kencang disertai hujan atau reda, dinilai tetap berpotensi membahayakan keselamatan warga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Prayitno, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hendak beraktivitas di luar rumah. Dirinya meminta, agar warga rutin memantau informasi prakiraan cuaca yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami harapkan masyarakat selalu melihat rilis BMKG sebelum beraktivitas. Kalau memang tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya menunda keluar rumah,” ujar Prayitno, Sabtu (24/01/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Prayitno juga mengingatkan masyarakat untuk melakukan mitigasi mandiri di lingkungan masing-masing. Beberapa potensi bahaya yang perlu diantisipasi antara lain pohon rawan tumbang, baliho, hingga atap seng yang mudah terlepas saat diterpa angin kencang.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Imbauan ini kami berikan, juga menyusul terjadinya lima kasus pohon tumbang di sejumlah titik di Kota Malang akibat angin kencang pada hari ini, Sabtu (24/01/2026). Yakni di Jalan Jakarta–Simpang Ijen, Jalan Langsep, Janti, Jalan Sumbersari dan Karangbesuki,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari lima lokasi tersebut, Jalan Simpang Ijen menjadi titik paling signifikan. Sebuah pohon dengan diameter sekitar 30 sentimeter tumbang dan menimpa kabel serta pagar rumah warga hingga menutup akses jalan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ada lima lokasi terdampak. Yang paling signifikan di Jalan Simpang Ijen karena pohon menimpa kabel dan pagar warga sampai menutup jalan,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prayitno memastikan, BPBD telah menyiagakan personel dan relawan guna mengantisipasi potensi dampak lanjutan dari cuaca ekstrem. Koordinasi juga dilakukan dengan seluruh camat di Kota Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami sudah berkoordinasi agar kelurahan tangguh dan relawan siaga di wilayah masing-masing. Sistemnya standby on call, jadi bisa langsung bergerak jika ada kejadian,” imbuh Prayitno. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229706</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hujan Lebat Guyur Kota Malang, 16 Titik Dilaporkan Banjir dan Satu Lokasi Diterjang Longsor</title>
		<link>https://memontum.com/hujan-lebat-guyur-kota-malang-16-titik-dilaporkan-banjir-dan-satu-lokasi-diterjang-longsor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2025 11:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[dilaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[diterjang]]></category>
		<category><![CDATA[lokasi]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227879</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Hujan dengan intensitas lebat, memicu peningkatan debit air pada sejumlah drainase dan sungai di Kota Malang, Rabu (19/11/2025) tadi. Hal itu, dikatakan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Prayitno. Akibat kondisi tersebut, menyebabkan luapan hingga menggenangi jalan maupun pemukiman warga. Berdasarkan pantauan Pusdalops, terdapat 16 titik mengalami [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Hujan dengan intensitas lebat, memicu peningkatan debit air pada sejumlah drainase dan sungai di Kota Malang, Rabu (19/11/2025) tadi. Hal itu, dikatakan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Prayitno.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Akibat kondisi tersebut, menyebabkan luapan hingga menggenangi jalan maupun pemukiman warga. Berdasarkan pantauan Pusdalops, terdapat 16 titik mengalami banjir dan terjadi di tiga Kecamatan Kota Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Banjir berdampak pada beberapa rumah dan jalan yang tergenang air,” ujar Prayitno.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa titik itu, tambahnya, diantaranya ada di Kecamatan Blimbing, yakni di Jalan Ahmad Yani, Purwodadi, Jalan Candi Kalasan, Jalan Letjend S Parman RW.05, Purwantoro dan Jalan Ciliwung II, Kelurahan Purwantoro. Kemudian, di Kecamatan Lowokwaru, Jalan Bantaran Gg VC, Tulusrejo, Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Mojolangu, Jalan Bunga Tj, Kelurahan Jatimulyo.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Lalu juga di Jalan Kalpataru, Kelurahan Tulusrejo, Jalan Kedawung, Jalan Letjend S. Parman, Jalan Bantaran Terusan II, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Cengger Ayam, Kelurahan Tulusrejo, Jalan Cengger Ayam Dalam,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut ditambahkan, bahwa peristiwa serupa juga terjadi di Kecamatan Klojen, yakni di Jalan Galunggung, Kelurahan Gading Kasri, Jalan Raya Langsep, Kelurahan Bareng. Selain banjir, BPBD juga mencatat satu kejadian tanah longsor yang menimpa permukiman warga di Jalan Tapaksiring Gang 4, RT 03 RW 08, Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Untuk kejadian longsor, sudah ada asesment sederhana dari kelurahan tangguh setempat,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam hal ini, Prayitno mengimbau masyarakat tetap waspada, selalu mitigasi dan koordinasi dengan semua potensi. &#8220;Amankan keluarga , kelompok rentan, dokumen dan aset. Kami juga akan terus memantau kondisi cuaca dan potensi bencana hidrometeorologi di Kota Malang,” imbuh Prayitno. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227879</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bangunan Musala Pondok Al-Khoziny Sidoarjo Ambruk dan Dilaporkan Timpa Santri Usai Salat Ashar</title>
		<link>https://memontum.com/bangunan-musala-pondok-al-khoziny-sidoarjo-ambruk-dan-dilaporkan-timpa-santri-usai-salat-ashar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Sep 2025 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[al-khoziny]]></category>
		<category><![CDATA[ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[dilaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[musala]]></category>
		<category><![CDATA[pondok]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<category><![CDATA[sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226358</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Bangunan Musala di Pondok Pesanteren Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, ambruk sekitar pukul 15.35, Senin (29/09/2025). Peristiwa itu, terjadi sesaat setelah para santri putra Salat Ashar berjamaah. Informasinya, musala tersebut masih dalam tahap renovasi. Saat ambruk, masih ada jamaah dan santri yang berada di lokasi. Hingga pukul 18.00 tadi, proses evakuasi terus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Bangunan Musala di Pondok Pesanteren Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, ambruk sekitar pukul 15.35, Senin (29/09/2025). Peristiwa itu, terjadi sesaat setelah para santri putra Salat Ashar berjamaah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Informasinya, musala tersebut masih dalam tahap renovasi. Saat ambruk, masih ada jamaah dan santri yang berada di lokasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga pukul 18.00 tadi, proses evakuasi terus dilakukan karena dilaporkan masih ada yang tertimbun reruntuhan. Bahkan, sebanyak dua Tim Rescue Kantor Basarnas Surabaya yang terdiri dari 13 personel, telah dikerahkan untuk menuju Pondok Pesanteren Al-Khoziny. Sedangkan tim pertama yang tiba di lokasi, segera melakukan assessment awal di lokasi kejadian.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Menurut keterangan Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit, bahwa Tim SAR masih terus berupaya melakukan evakuasi. &#8220;Setelah melakukan asessment, Tim SAR gabungan mendapati adanya tanda tanda dua korban dalam keadaan selamat di bawah reruntuhan,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim kedua sendiri, tiba dengan bantuan peralatan tambahan dan Tim SAR gabungan langsung melakukan pembukaan akses dengan menggunakan peralatan ekstrikasi. &#8220;Saat ini Tim SAR gabungan masih berupaya untuk membuka akses ke lokasi santri yang tertimpa reruntuhan saat melakukan salat di lantai bawah. Sementara itu, jumlah korban dari kejadian ini masih belum dapat dipastikan,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, didapat informasi kejadian ini bermula adanya aktivitas pengecoran di lantai 4, sejak Senin (29/09/2025) pagi. Diduga, pondasi tidak kuat sehingga bangunan dari lantai 4 runtuh hingga lantai dasar. <strong>(hms/sar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226358</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Gelapkan Uang Anggota hingga Rp 32 Miliar, Pengurus KSPPS Madani Dilaporkan Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-gelapkan-uang-anggota-hingga-rp-32-miliar-pengurus-kspps-madani-dilaporkan-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Aug 2025 10:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[anggota]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[dilaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[gelapkan]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[madani]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[Pengurus]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224615</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Sejumlah pengurus Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Madani yang berkantor di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, resmi dilaporkan ke Polres Trenggalek, Senin (04/08/2025) tadi. Laporan itu dibuat, oleh sejumlah anggota koperasi dengan dugaan kasus penggelapan dana dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Sedangkan terlapor dalam dugaan itu, mulai dari Ketua, Sekretaris [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Sejumlah pengurus Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Madani yang berkantor di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, resmi dilaporkan ke Polres Trenggalek, Senin (04/08/2025) tadi. Laporan itu dibuat, oleh sejumlah anggota koperasi dengan dugaan kasus penggelapan dana dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Sedangkan terlapor dalam dugaan itu, mulai dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara KSPPS Madani, dengan kerugian yang ditafsir mencapai Rp 32 miliar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penasihat hukum para pelapor, Irfan Firdianto, mengungkapkan bahwa para pengurus koperasi diduga kuat telah menyalahgunakan kewenangan dalam mengelola dana anggota. “Kami menduga telah terjadi tindak pidana penggelapan dan pencucian uang yang dilakukan oleh pengurus KSPPS Madani. Dana anggota dikelola secara tidak transparan dan digunakan tidak sebagaimana mestinya,” kata Irfan, saat dikonfirmasi seusai melakukan pelaporan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ditambahkannya, laporan tersebut dibuat dengan dilengkapi bukti-bukti awal yang cukup. Kini, seluruh proses hukum diserahkan kepada penyidik Polres Trenggalek, untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami sudah melaporkan secara resmi melalui SPKT Polres Trenggalek dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas perkara ini,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya menambahkan, jika dalam proses penyidikan terbukti adanya kesengajaan atau kelalaian dari para pengurus, sehingga menimbulkan kerugian, maka mereka wajib bertanggung jawab. Baik itu secara pribadi maupun bersama-sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“UU Perkoperasian sudah jelas. Bila pengurus terbukti menyebabkan kerugian, mereka wajib bertanggung jawab mengganti kerugian tersebut,” tambah Irfan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, saat mendatangi Polres Trenggalek untuk mendampingi proses pelaporan dugaan penggelapan dana, nampak ratusan anggota KSPPS Madani turut menunjukkan jiwa solidaritasnya. Mereka rela berjalan kaki sejauh sekitar 4 kilometer dari Stadion Menak Sopal menuju Mapolres Trenggalek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendamping anggota KSPPS Madani, Mustaghfirin, menyampaikan bahwa pihaknya merasa terhalang saat hendak memberikan dukungan pelaporan. Itu karena, aparat kepolisian mencegat massa yang datang dengan kendaraan terbuka (pick up) di area Stadion Menak Sopal. Polisi tidak mengizinkan kendaraan massa menuju Polres Trenggalek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami bukan pelaku kejahatan. Kami ini korban, yang hadir untuk mendukung proses hukum. Tapi saat tiba di stadion, kami justru dihadang dan kendaraan kami dilarang masuk,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Firin-sapaan akrabnya, penyekatan itu sangat disayangkan. Pasalnya, kedatangan anggota bukan dalam rangka demonstrasi atau aksi konfrontatif. Sebaliknya, mereka ingin menunjukkan dukungan terhadap langkah hukum yang sesama korban tempuh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini bukan demo. Kami datang secara damai dan konstitusional. Kami hanya ingin mendampingi teman-teman yang melaporkan pengurus ke polisi,” ujar Firin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya menegaskan, bahwa aksi jalan kaki massal tersebut muncul sebagai inisiatif spontan karena kendaraan mereka dilarang mendekat ke Polres. &#8220;Meski harus jalan kaki sejauh 1,5 kilometer, kami tetap jalani. Harapan kami, kepolisian bisa segera memproses laporan ini secara terbuka dan profesional. Kami tidak ingin kasus ini berlarut-larut, sementara nasib anggota semakin terkatung-katung,” paparnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak KSPPS Madani maupun Polres Trenggalek, terkait tindak lanjut laporan tersebut. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224615</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Oknum Kades di Lumajang Dilaporkan Warga ke Polisi Usai Diduga Menampar</title>
		<link>https://memontum.com/oknum-kades-di-lumajang-dilaporkan-warga-ke-polisi-usai-diduga-menampar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[dilaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[menampar]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223787</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Seorang oknum Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, dilaporkan ke polisi atas dugaan tindak pidana penganiayaan pada seorang pria inisial C (54) warga Desa Tukum, Kabupaten Lumajang. Sementara kejadian sendiri, berlangsung Selasa (08/07/2025) lalu. Diperoleh informasi, peristiwa berawal dari masalah sewa menyewa lahan pabrik antar keduanya. Dari perselisihan atau cek-cok [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Seorang oknum Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, dilaporkan ke polisi atas dugaan tindak pidana penganiayaan pada seorang pria inisial C (54) warga Desa Tukum, Kabupaten Lumajang. Sementara kejadian sendiri, berlangsung Selasa (08/07/2025) lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diperoleh informasi, peristiwa berawal dari masalah sewa menyewa lahan pabrik antar keduanya. Dari perselisihan atau cek-cok itu, orang nomor satu di desa tersebut kemudian melayangkan tamparan mengenai pipi korban.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepada media, korban C juga menjelaskan bahwa peristiwa yang dialaminya berlangsung di depan pendamping hukum (lawyer) yang kini juga menjadi saksi mata atas peristiwa yang dialaminya. &#8220;Kemarin kejadiannya, jam 15.00. Saya ditampar menggunakan tangan kanan, mengenai pipi saya sebelah kiri. Depan banyak orang dan bahkan di depan pengacara saya,&#8221; kata korban, Rabu (09/07/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Diuraikannya, bahwa dirinya menyewa pabrik itu kepada sang Kades. Keputusan Kades yang dianggap sepihak dan berubah seiring berjalannya waktu, tidak disetujui oleh korban. Karenanya, sampai berujung kepada perselisihan itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Visum sudah pak, saya apresiasi dan berterima kasih ke Polres Lumajang, yang sudah merespon laporan dengan cepat dan tanggap,&#8221; imbuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, sang oknum Kades saat dihubungi melalui saluran selular oleh media, belum terhubung. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223787</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Main di Sungai Brantas, Pelajar SD di Kota Malang Dilaporkan Hanyut</title>
		<link>https://memontum.com/main-di-sungai-brantas-pelajar-sd-di-kota-malang-dilaporkan-hanyut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[brantas]]></category>
		<category><![CDATA[dilaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222995</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Gadis kecil berinisial Nm (10), siswi Kelas 4 setingkat SD di Kota Malang, warga Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, hanyut di Sungai Brantas, yang posisinya tidak jauh dari rumahnya, Senin (16/05/2025) sekitar pukul 10.00. Hingga saat ini, Nm masih dalam pencarian petugas. Informasi Memontum.com, sebelum kejadian, korban Nm dan dua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Gadis kecil berinisial Nm (10), siswi Kelas 4 setingkat SD di Kota Malang, warga Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, hanyut di Sungai Brantas, yang posisinya tidak jauh dari rumahnya, Senin (16/05/2025) sekitar pukul 10.00. Hingga saat ini, Nm masih dalam pencarian petugas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Informasi Memontum.com, sebelum kejadian, korban Nm dan dua temannya yakni Nv dan Ar, bermain di pinggiran Sungai Brantas. Hal ini, diketahui oleh Muliati (46), warga sekitar yang sempat menegur ketiganya agar tidak bermain di sungai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun setelah Muliati pulang ke rumah untuk memasak, ketiga bocah tersebut malah turun ke sungai. Ketiganya mulai bermain dan mandi di Sungai Brantas. Namun saat Nm dan Nv asik mandi, tiba-tiba aliran sungai menjadi deras. Tubuh kedua gadis kecil ini terseret arus.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Saat peristiwa itu, Ar yang berada di tepian segera naik dan meminta tolong warga sekitar. Saat warga datang, Nv berhasil menepi, namun Nm telah hilang terseret arus. Kejadian ini, pun membuat heboh warga sekitar hingga melakukan pencarian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hanya saja, tubuh Nm tidak juga ditemukan. Kejadian ini, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kedungkandang hingga petugas segera tiba di lokasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Plh Kapolsek Kedungkandang, AKP Sugeng Iryanto melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdianto, membenarkan adanya peristiwa ini. &#8220;Saat ini korban masih dalam proses pencarian,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222995</post-id>	</item>
		<item>
		<title>174 Bangunan Dilaporkan Alami Kerusakan Akibat Gempa Bengkulu</title>
		<link>https://memontum.com/174-bangunan-dilaporkan-alami-kerusakan-akibat-gempa-bengkulu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[akibat]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[dilaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222363</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bengkulu &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu memperbarui catatan dampak kerusakan dan korban gempa bumi magnitudo 6,3 SR. Data tersebut, dipastikan akan terus berubah hingga proses pendataan selesai. Sebagaimana diketahui, gempa bumi terjadi di 43 kilometer barat daya Bengkulu dengan kedalaman 10 kilometer, Jumat, (23/5/2025) sekitar pukul 02.52 WIB. Saat terjadi gempa, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Bengkulu</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu memperbarui catatan dampak kerusakan dan korban gempa bumi magnitudo 6,3 SR. Data tersebut, dipastikan akan terus berubah hingga proses pendataan selesai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagaimana diketahui, gempa bumi terjadi di 43 kilometer barat daya Bengkulu dengan kedalaman 10 kilometer, Jumat, (23/5/2025) sekitar pukul 02.52 WIB. Saat terjadi gempa, sontak membuat kepanikan warga karena getaran gempa berlangsung cukup lama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan data terbaru, ada beberapa lokasi terdampak gempa tersebut. Mulai dari Kelurahan Betungan, Kelurahan Pagar Dewa, Kelurahan Jalan Gedang, Kelurahan Pintu Batu, Kelurahan Jembata Kecil hingga Kelurahan Lingkar Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Untuk dampak kerusakan, yakni ada 174 rumah, satu fasilitas umum (Balai Buntar), satu kantor camat, satu masjid dan dua sekolah. Upaya yang dilakukan pemerintah, yaitu pendirian posko penanganan gempa, membuka dapur umum, hingga memberikan bantua kepada para korban terdampak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun pihak yang terlibat, mulai BMKG, BPBD Provinsi, BASARNAS, TNI, POLRI, Dinsos, Tagana, Damkar, Dinkes dan Baznas. Sementara untuk kebutuhan mendesak dan akan diberikan pemerintah ialah logistik sandang dan pangan, peralatan pembersih puing-puing, tenda pengungsi, dampur umum dan toilet portable.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala BPBD Kota Bengkulu, Willhopi, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu. Kemudian, masyarakat diminta untuk menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Terakhir, periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah,&#8221; ujarnya. <strong>(ip/bkl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222363</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
