<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dilibatkan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dilibatkan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Nov 2024 14:35:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dilibatkan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Audiensi bersama Balai Besar TNBTS, Pj Bupati Lumajang Minta Peran Masyarakat Dilibatkan</title>
		<link>https://memontum.com/audiensi-bersama-balai-besar-tnbts-pj-bupati-lumajang-minta-peran-masyarakat-dilibatkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Nov 2024 15:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[audiensi]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dilibatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[TNBTS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216431</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang mengadakan audiensi dengan Balai Besar (BB) Tanam Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Senin (11/11/2024) tadi. Pelaksanaan audiensi sendiri, dihadiri langsung Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni. Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Yuyun-sapaan Pj Bupati Lumajang, menyampaikan keinginannya agar masyarakat di sekitar kawasan TNBTS memperoleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang mengadakan audiensi dengan Balai Besar (BB) Tanam Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Senin (11/11/2024) tadi. Pelaksanaan audiensi sendiri, dihadiri langsung Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Yuyun-sapaan Pj Bupati Lumajang, menyampaikan keinginannya agar masyarakat di sekitar kawasan TNBTS memperoleh manfaat dari adanya peningkatan kunjungan wisatawan. “Sebagian masyarakat telah memperoleh pelatihan dari Dinas Pariwisata Lumajang, yang berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), yakni terkait bagaimana penyambutan tamu. Termasuk, bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik bagi pengunjung wisata,&#8221; kata Pj Bupati Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, tambahnya, masyarakat sekitar juga telah mendapatkan pelatihan terkait pengadaan paket atraksi wisata. &#8220;Pemerintah Kabupaten Lumajang juga terus berbenah, agar wisata di sekitar TNBTS semakin menarik untuk dikunjungi dengan meningkatkan fasilitas bagi para wisatawan,” urainya.</p>



<p>Menanggapi hal tersebut, Kepala BB TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengatakan bahwa dirinya juga menyambut baik keinginan Pj Bupati Lumajang. Di mana, TNBTS selain memberikan manfaat konservasi alam, juga harus memberikan manfaat bagi para masyarakat sekitar yang menjadi pelaku usaha.</p>



<p>“Saya menyambut baik keinginan Pj Bupati Lumajang. Sehingga ke depan melalui perjanjian kerja sama pengelolaan pariwisata antara Pemkab Lumajang dan pengelola TNBTS, akan semakin memudahkan dalam proses eksekusi. Dengan cara model pembangunan yang berkelanjutan dan dukungan dari berbagai pihak. Semoga kita dapat selaras dengan keinginan Pemkab Lumajang,” ujarnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216431</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaga Kebersihan Pasar Induk Among Tani Kota Batu, 45 Tenaga Dilibatkan untuk Jangkau 22 Titik</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-kebersihan-pasar-induk-among-tani-kota-batu-45-tenaga-dilibatkan-untuk-jangkau-22-titik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Nov 2023 08:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[dilibatkan]]></category>
		<category><![CDATA[jangkau]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201249</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Memasuki bulan kedua beroperasinya Pasar Induk Among Tani atau sejak 2 Oktober 2023 lalu, akhirnya sebanyak 45 tenaga kebersihan mulai dipekerjakan di pasar tersebut. Rencananya, tugas dari tenaga kebersihan itu akan bekerja dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB dan terbagi di 22 titik sudut pasar. Kepala UPT Pasar Induk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Memasuki bulan kedua beroperasinya Pasar Induk Among Tani atau sejak 2 Oktober 2023 lalu, akhirnya sebanyak 45 tenaga kebersihan mulai dipekerjakan di pasar tersebut. Rencananya, tugas dari tenaga kebersihan itu akan bekerja dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB dan terbagi di 22 titik sudut pasar.</p>



<p>Kepala UPT Pasar Induk Kota Batu, Agus Suyadi, menyebutkan bahwa 45 tenaga kebersihan tersebut semuanya adalah warga Kota Batu. &#8220;45 tenaga kebersihan itu dari PT Alumada Artha Prima, yang bersifat kontrak dari 1 November 2023 sampai akhir Desember 2023,&#8221; terangnya, Kamis (09/11/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Untuk tugas yang akan dilakukan nantinya, ujar Agus, yaitu mulai kebersihan dari tangga, lorong kios serta toilet dan titik zona. Sementara untuk pakaian seragam yang dikenakan, yakni atasan berwarna putih serta bawahan celana panjang berwarna hitam.</p>



<p>Meski nantinya sudah tersedia tenaga kebersihan, papar Agus, namun pihaknya mengimbau kepada pedagang dan pengunjung, untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan. Sehingga, siapapun yang datang dan mengunjungi pasar, akan terasa nyaman dan krasan.</p>



<p>&#8220;Kepedulian dan kemandirian pedagang soal pilah sampah, tentunya juga harus lebih ditingkatkan. Karena ini semua untuk menjaga pasar agar tetap bersih dan sehat,&#8221; tegasnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201249</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelar Program Millenial Teachers, 650 Guru PAUD di Situbondo Dilibatkan</title>
		<link>https://memontum.com/gelar-program-millenial-teachers-650-guru-paud-di-situbondo-dilibatkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Oct 2023 10:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[dilibatkan]]></category>
		<category><![CDATA[millenial]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[teachers,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199586</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Sedikitnya ada 650 guru tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se Kabupaten Situbondo, dilibatkan dalam Program Millenial Teachers, Selasa (10/10/2023) tadi. Kegiatan yang digagas Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kabupaten Situbondo dan berlangsung di Gedung PCNU, juga dihadiri anggota Komisi E DPRD Jatim, Hj Zeiniye serta Kabid Pembinaan Pendidikan Non Formal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Situbondo</strong> &#8211; Sedikitnya ada 650 guru tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se Kabupaten Situbondo, dilibatkan dalam Program Millenial Teachers, Selasa (10/10/2023) tadi. Kegiatan yang digagas Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kabupaten Situbondo dan berlangsung di Gedung PCNU, juga dihadiri anggota Komisi E DPRD Jatim, Hj Zeiniye serta Kabid Pembinaan Pendidikan Non Formal pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo, Suratno.</p>



<p>Ketua Himpaudi Kabupaten Situbondo, Indah Ayuli Nurtin, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi Millenial Teachers itu bertujuan untuk memberikan tambahan pengetahuan bagi guru PAUD di Situbondo. Terutama, dalam hal penguasaan bidang Iptek dan digitalisasi.</p>



<p>&#8220;Ini penting sekali diberikan kepada guru PAUD, agar mereka melek teknologi. Kami juga menghadirkan mitra kerja dari salah satu tv swasta nasional,&#8221; kata Indah.</p>



<p>Sementara itu, anggota Komisi E DPRD Jatim, Hj Zeiniye, mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu wujud representasi pelaksanaan IKM atau implementasi kurikulum merdeka di Kota Santri Pancasila Situbondo. Sebab, realisasi IKM tidak hanya melulu dilaksanakan ditingkat SD, SMP dan SMA/SMK dan sederajat. Tetapi juga dimulai dari tingkat PAUD.</p>



<p>&#8220;Soal peningkatan sarana prasarana di tingkat PAUD Situbondo, sejak lama juga mendapatkan perhatian serius,&#8221; terang mantan Ketua DPRD Kabupaten Situbondo, periode 2014-2019 itu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Masih kata Zeny-panggilan akrab Zeiniye, bahwa dirinya juga sempat mengupas materi untuk diberikan kepada guru. Diantaranya, tentang strategi dan metode yang harus dilakukan para guru untuk ikut mencerdaskan anak didiknya.</p>



<p>Terkait Program Millenial Teachers ini, merupakan satu rangkaian program unggulan Kabupaten Situbondo, untuk membranding keberadaan guru ke depan menjadi pendidik yang menguasai digital. &#8220;Artinya meski gurunya sudah yang berusia tua, dengan program ini guru-guru dituntut untuk melek tekhnologi,&#8221; tutur mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Situbondo, periode 2009-2014 itu.</p>



<p>Zeny menambahkan, cerdasnya anak didik bukan karena adanya fasilitas yang lengkap. Tetapi juga harus ditopang dengan penguasaan teknologi. Sehingga, bisa mengikuti zaman yang terus berkembang cepat.</p>



<p>&#8220;Situbondo harus siap menerapkan IKM. Karena selain untuk mencerdaskan siswa, program kurikulum ini untuk meningkatkan intelektualitas siswa,&#8221; ujar perempuan yang juga menjadi Pembina Fatayat NU Situbondo. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199586</post-id>	</item>
		<item>
		<title>90 Model di Jawa Timur Dilibatkan Dalam Gelaran Madura Ethnic Carnival di Keraton Sumenep</title>
		<link>https://memontum.com/90-model-di-jawa-timur-dilibatkan-dalam-gelaran-madura-ethnic-carnival-di-keraton-sumenep</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Sep 2023 15:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[carnival]]></category>
		<category><![CDATA[dilibatkan]]></category>
		<category><![CDATA[ethnic]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[keraton]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198357</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Kabupaten Sumenep makin mengkokohkan dirinya sebagai kabupaten atau kota yang konsisten memperkenalkan kekayaan seni dan budaya. Seakan ingin terus menunjukkan pada dunia, bahwa Sumenep adalah &#8216;The Soul Of Madura&#8217; Langkah Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, dalam mewujudkan kemajuan Sumenep di segala sektor, tentunya lewat berbagai skenario kebijakan. Dari sektor kebudayaan pariwisata, Bupati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Sumenep</strong> &#8211; Kabupaten Sumenep makin mengkokohkan dirinya sebagai kabupaten atau kota yang konsisten memperkenalkan kekayaan seni dan budaya. Seakan ingin terus menunjukkan pada dunia, bahwa Sumenep adalah &#8216;The Soul Of Madura&#8217;</p>



<p>Langkah Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, dalam mewujudkan kemajuan Sumenep di segala sektor, tentunya lewat berbagai skenario kebijakan. Dari sektor kebudayaan pariwisata, Bupati Fauzi terus menancapkan kekayaan budaya lokal sebagai &#8216;City Branding&#8217; bahwa Sumenep kaya budaya dan pariwisata.</p>



<p>Tidak main-main, berbagai kota di Jawa Timur, pun dilibatkan dalam even &#8216;Madura Ethnic Carnival (MEC)&#8217; di depan Keraton Sumenep, Sabtu (16/09/2023) malam. Acara sendiri, bertemakan &#8216;The Magnificent of Kerapan Sapi&#8217;.</p>



<p>Menurut Bupati Fauzi, City branding di sektor budaya, Pemkab Sumenep gencar menggelar even-even spektakuler seperti Madura Ethnic Carnival (Karnaval Etnis Madura). Sebanyak 90 model dari berbagai kota di Jawa Timur, diantaranya seperti Malang, Blitar, Jember, Surabaya, Gresik, Madura dan lainnya, turut dilibatkan.</p>



<p>&#8220;Sengaja kami tunjuk komunitas wartawan sebagai EO (Even Organizer), karena kami bwrharap even karnaval dan festival kebudayaan serta pariwisata ini terus digelar. Harapannya, tentu kebangkitan ekonomi menuju masa kejayaan Sumenep, bakal tercapai. Ekonomi UMKM bergerak, ekonomi PKL dan warung-warung kuliner makin menggeliat,&#8221; ujar Bupati Sumenep.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Ketua Panitia MEC, Nur Khalis, mengatakan target even ini mengangkat kebudayaan lokal melalui para generasi muda Madura cinta budaya. Selain itu, dapat melahirkan karya budaya yang kreatif dan marketebel.</p>



<p>Untuk itu, pihaknya melibatkan peserta ratusan pelajar dan kalangan umum se-Kabupaten Sumenep dari berbagai kota di Jawa Timur. &#8220;Alhamdulillah, even MEC ini sangat meriah karena ada peserta dari luar Madura. Ya ada dari Malang, Blitar, Jember, Surabaya, Gresik dan kota-kota lainnya,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Even MEC ini, ujarnya, dengan branding kerapan sapi sebagai kebudayaan Madura dapat lebih dikenal di masyarakat luas. &#8220;Karena even ini mengangkat kekayaan budaya lokal, maka ada syarat khusus setiap peserta menggunakan bahan siwalan dalam fashion yang mereka konsep. Salah satu yang juga wajib dipasang, adalah atribut kerapan sapi. Boleh pakai replika kepala sapi, kayu tunggangan atau perlengkapan lain,&#8221; paparnya.</p>



<p>Penilaian kategori fashion terbaik dilakukan oleh dua juri, yakni Agus Sunandar yang juga sebagai CEO Malang Flower Carnival dan Febry Alvan Santana, Juri Jember Fashion Carnival .</p>



<p>Karena ini acara karnaval, tentu juga dimeriahkan oleh penampilan sejumlah grup musik tradisional Tong Tong yang khas yang akan mengisi panggung MEC 2023. Diantaranya, Pangeran Girpapas, Pangeran Songenep, Putra Sinding Puri, Lanceng Kermata, dan Tingkerbell. Keterlibatan mereka diharapkan dapat memberikan sentuhan magis dari musik tradisional Madura yang menggugah jiwa.</p>



<p>Salah seorang ibu peserta, Arum, mengaku bangga bisa mendaftarkan anaknya di gelaran ini. &#8220;Saya buat kostumnya seminggu. Alhamdulillah, anak saya berani. Yang terpenting, saya bisa ikut mengenalkan budaya kerapan sapi melalui fashion yang dipakai anak saya,&#8221; terang Arum. <strong>(edo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198357</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Respon Penjaringan Penjabat, Mendagri Sebut Penegak Hukum, KPK dan PPATK Dilibatkan</title>
		<link>https://memontum.com/respon-penjaringan-penjabat-mendagri-sebut-penegak-hukum-kpk-dan-ppatk-dilibatkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Aug 2023 12:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[dilibatkan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Mendagri]]></category>
		<category><![CDATA[penegak]]></category>
		<category><![CDATA[penjabat]]></category>
		<category><![CDATA[penjaringan]]></category>
		<category><![CDATA[respon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195399</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Penjaringan Penjabat (Pj) Bupati atau Wali Kota di seluruh Indonesia, kini tengah berproses dan terus digodok oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI). Hal tersebut, dikatakan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian, dalam kunjungannya di Kota Malang, Rabu (09/08/2023) tadi. Mendagri Tito Karnavian menyampaikan, jika aturan mengenai Pj [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Penjaringan Penjabat (Pj) Bupati atau Wali Kota di seluruh Indonesia, kini tengah berproses dan terus digodok oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI). Hal tersebut, dikatakan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian, dalam kunjungannya di Kota Malang, Rabu (09/08/2023) tadi.</p>



<p>Mendagri Tito Karnavian menyampaikan, jika aturan mengenai Pj tersebut sudah ada di dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) dan Peraturan Pemerintah (PP). &#8220;Jadi prinsipnya sekarang, tiap bulan kita lakukan penjaringan. Kalau untuk Pj Gubernur, kita meminta masukan pada DPRD Provinsi, setelah itu meminta masukan pada Kementerian atau Lembaga (KL) enam nama,” kata Mendagri.</p>



<p>Ditambahkannya, jika peluang usulan Pj dari daerah sangat tergantung pada penilaian lintas Kementerian atau Lembaga. Pertimbangannya, pun meliputi kinerja calon serta potensi masalah hukum. Selain itu, penjaringan calon Pj dilakukan secara berjenjang, melalui tahapan sidang Pra TPA (Tim Penilai Akhir) hingga sidang dengan Tim Penilai Akhir yang melibatkan Presiden, Wakil Presiden dan menteri dari KL.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Jadi, kalau untuk Pj Gubernur kita meminta masukan pada DPRD Provinsi, setelah itu meminta masukan pada KL enam nama. Nah, kalau untuk tingkat kabupaten atau kota, itu kami meminta tiga nama maksimal dari DPRD. Kemudian tiga nama dari Pemprov dan tiga nama yang diajukan dari Kementerian dalam negeri (Kemendagri) yang menjaring juga dari KL. Setelah itu, nanti sama ada sidang Pra TPA yang meliputi kementerian-kementerian lembaga, termasuk juga penegak hukum, KPK, PPATK, kemudian muncul tiga nama biasanya,” jelasnya.</p>



<p>Kemudian, paparnya, setelah melalui mekanisme tersebut akan mengerucut menjadi tiga nama dan akan diajukan kepada Presiden untuk diputuskan dalam sidang bersama TPA. Setelah itu, hasil Pj Gubernur akan dibuatkan Keputusan Presiden (KePres) dan Pj Bupati atau Wali Kota akan ada dari SK Kemendagri.</p>



<p>“Saat ini sedang berlangsung penjaringan untuk Pj di September. Dengan harapan, bahwa hari ini adalah batas akhir pengajuan usulan dari DPRD daerah. Bagi daerah yang tidak mengajukan usulan, keputusan dapat ditentukan oleh pusat atau berdasarkan usulan Gubernur,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195399</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
