<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dimanfaatkan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dimanfaatkan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Nov 2025 07:25:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dimanfaatkan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jembatan Bailey Sonokembang Mulai Dimanfaatkan, Wali Kota Malang Lakukan Peninjauan</title>
		<link>https://memontum.com/jembatan-bailey-sonokembang-mulai-dimanfaatkan-wali-kota-malang-lakukan-peninjauan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2025 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bailey]]></category>
		<category><![CDATA[dimanfaatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peninjauan]]></category>
		<category><![CDATA[sonokembang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227898</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Jembatan Bailey Sonokembang, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, resmi mulai dimanfaatkan oleh masyarakat, Kamis (20/11/2025) tadi. Dalam momen itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, turun langsung guna meninjau kondisi jembatan darurat tersebut, yang dibangun sebagai akses sementara pasca jembatan utama ambruk, pada 10 Oktober 2025 lalu. “Per hari ini, 20 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Jembatan Bailey Sonokembang, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, resmi mulai dimanfaatkan oleh masyarakat, Kamis (20/11/2025) tadi. Dalam momen itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, turun langsung guna meninjau kondisi jembatan darurat tersebut, yang dibangun sebagai akses sementara pasca jembatan utama ambruk, pada 10 Oktober 2025 lalu.</p>



<p>“Per hari ini, 20 November 2025, Jembatan Bailey sudah mulai dimanfaatkan. Tadi saya mengecek langsung kondisi di lapangan dan memang ada sedikit masalah di bagian pelandaian, karena mobil sempat agak nyanggrok. Saya sudah minta untuk dibuat lebih landai,” ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Meski begitu, dirinya menilai kondisi jembatan secara umum sudah sangat baik dan aman untuk dilintasi. Dirinya pun juga sempat berdialog dengan sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat, yang mengaku lega dan antusias karena akses Jembatan Sonokembang kini kembali dapat dilalui.</p>



<p>“Ini tentu sangat membantu aktivitas masyarakat. Apalagi sebelumnya warga sampai harus menggunakan jembatan bambu. Kami sebenarnya tidak menyarankan itu, tapi saat itu sedang dalam proses mencari solusi tercepat agar akses bisa kembali digunakan,” ucapnya.</p>



<p>Wali Kota Wahyu juga menegaskan, bahwa Pemkot Malang akan mempercepat pembangunan jembatan permanen. “Desember kita lelang dini. Harapan kami, pembangunan jembatan asli bisa mulai dikerjakan di awal tahun,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Wali Kota Wahyu pun juga mengimbau masyarakat, untuk berhati-hati dan mengikuti arahan petugas, mengingat sistem melintas di jembatan bailey dilakukan bergiliran untuk roda empat.</p>



<p>Sementara itu, Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulhardjanto, mengatakan bahwa jembatan bailey telah dibuka sejak pukul 06.00 WIB, pada hari ini, utuk kendaraan roda empat terbatas dan roda dua. Sementara uji coba awal untuk sepeda motor telah dilakukan, sejak Rabu (19/11/2025) malam.</p>



<p>“Sebelumnya tadi malam kami mulai uji coba untuk sepeda motor. Partisipasi masyarakat sangat luar biasa. Mereka secara mandiri menjaga akses di kedua ujung jembatan. Kami juga sudah koordinasi dengan Dishub untuk menempatkan personel,” jelas Dandung.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakannya, bahwa terdapat pembatasan jenis kendaraan yang boleh melewati jembatan. “Kendaraan angkutan barang tidak diperbolehkan melintas. Tonase maksimal yang bisa melewati jembatan ini adalah 10 ton. Untuk roda empat harus bergantian, sedangkan sepeda motor masih bisa bersimpangan,” lanjutnya.</p>



<p>Sebagai informasi, Jembatan bailey tersebut merupakan pinjaman dari Balai Jalan dan Jembatan Pemprov Jatim dengan masa penggunaan hingga delapan bulan ke depan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227898</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Percepat Pengadaan Lahan Parkir di Kayutangan Heritage, Dishub Malang Harap 2025 Dapat Dimanfaatkan</title>
		<link>https://memontum.com/percepat-pengadaan-lahan-parkir-di-kayutangan-heritage-dishub-malang-harap-2025-dapat-dimanfaatkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Sep 2024 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dimanfaatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[heritage,]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Parkir]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadaan]]></category>
		<category><![CDATA[percepat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213953</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang sedang mempercepat proses pengadaan lahan parkir yang ada di Kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang. Itu dilakukan, karena banyaknya kendaraan yang saat ini terparkir di bahu jalan dan mengakibatkan kepadatan. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa sesuai arahan Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang sedang mempercepat proses pengadaan lahan parkir yang ada di Kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang. Itu dilakukan, karena banyaknya kendaraan yang saat ini terparkir di bahu jalan dan mengakibatkan kepadatan.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa sesuai arahan Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, pihaknya diminta untuk melakukan percepatan pengadaan lahan parkir dengan prinsip fast, clear and clean (cepat, jelas dan bersih, red) sesuai dengan ketentuan.</p>



<p>“Untuk upaya percepatan yang kami lakukan ini nanti dengan melaporkan progres secara rutin kepada pimpinan. Seperti, setiap minggu ada tahapan dan upaya percepatan yang dilakukan. Insyaallah, percepatan ini akan terus berjalan,” kata Jaya-sapaannya, Senin (09/09/2024) tadi.</p>



<p>Untuk di September 2024 ini, menurutnya, Dishub Kota Malang tengah menargetkan pengesahan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT). Ada tiga zona yang diusulkan sebagai lokasi alternatif lahan parkir, yakni zona utara, tengah dan selatan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Masing-masing zona memiliki dua pilihan lokasi. Mana yang terbaik nanti ada proses melalui yang namanya panitia atau tim kecil,” tambahnya.</p>



<p>Meskipun ada tiga zona pilihan, nantinya hanya ada satu lokasi yang akan dipilih. Tentu itu berdasarkan ketersediaan anggaran dan kajian teknis. &#8220;Pilihannya hanya satu, tergantung ketersediaan anggaran. Pengadaannya menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD),&#8221; ujarnya.</p>



<p>Diakhir, Jaya berharap dalam proses pengadaan lahan parkir ini dapat dilakukan secara transparan dan bebas dari kepentingan lain. Diharapkan pada bulan Januari atau Februari 2025 lahan tersebut juga sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.</p>



<p>“Kami berharap proses ini akan lebih safe dan bersih gitu ya. Pak Pj Wali Kota berharap dengan percepatan ini, namun tentu juga harus bersih semuanya tidak ada kepentingan lain,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213953</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
