<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dimiliki &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dimiliki/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Mar 2025 13:30:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dimiliki &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pimpin Apel Perdana, Bupati Indah Tegaskan Tiga Dimensi harus Dimiliki ASN Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/pimpin-apel-perdana-bupati-indah-tegaskan-tiga-dimensi-harus-dimiliki-asn-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Mar 2025 05:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dimensi]]></category>
		<category><![CDATA[dimiliki]]></category>
		<category><![CDATA[perdana]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219825</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Lumajang diwajibkan menerapkan tiga dimensi utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Tiga dimensi itu, yakni dimensi ketuhanan, kepemimpinan dan kedisiplinan. Hal ini disampaikan Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah) dan Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha), dalam Apel Besar ASN di Alun-Alun Kabupaten Lumajang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Lumajang diwajibkan menerapkan tiga dimensi utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Tiga dimensi itu, yakni dimensi ketuhanan, kepemimpinan dan kedisiplinan. Hal ini disampaikan Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah) dan Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha), dalam Apel Besar ASN di Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Senin (03/03/2025) tadi.</p>



<p>Dalam arahannya itu, Bunda Indah menegaskan bahwa dimensi ketuhanan merupakan pondasi moral yang harus dimiliki oleh setiap ASN. “Setiap tugas yang kita emban, itu harus berlandaskan nilai-nilai ketuhanan. Ini menjadi komitmen bagi kita semua untuk bekerja dengan kejujuran dan integritas,” kata Bunda Indah.</p>



<p>Sementara itu, lanjutnya, dimensi kepemimpinan menuntut ASN untuk memiliki jiwa kepemimpinan dalam melayani masyarakat. “ASN bukan sekadar pelaksana, tetapi juga harus menjadi pemimpin yang mampu memberikan solusi bagi masyarakat. Kepemimpinan yang baik adalah kunci dalam mewujudkan pelayanan yang berkualitas,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dimensi terakhir, papar Bunda Indah, yakni kedisiplinan, dimana menjadi aspek krusial dalam menjalankan tugas pemerintahan. Bunda Indah menekankan, akan pentingnya kedisiplinan dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik.</p>



<p>&#8220;Disiplin adalah cerminan profesionalitas. ASN harus mampu menjadi teladan bagi masyarakat, baik dalam bekerja maupun dalam kehidupan sehari-hari,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Apel Besar ASN yang berlangsung khidmat ini juga menjadi momentum evaluasi dan refleksi bagi seluruh aparatur pemerintahan di Lumajang. Selain itu, kegiatan ini turut menegaskan komitmen Pemkab Lumajang dalam meningkatkan kualitas birokrasi yang berorientasi pada pelayanan publik.</p>



<p>Melalui penerapan tiga dimensi ini, diharapkan ASN Kabupaten Lumajang dapat semakin profesional, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219825</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh Beroperasi, Ini Target dan Beberapa Fasilitas yang Dimiliki</title>
		<link>https://memontum.com/kereta-cepat-jakarta-bandung-whoosh-beroperasi-ini-target-dan-beberapa-fasilitas-yang-dimiliki</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Sep 2023 10:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[beberapa]]></category>
		<category><![CDATA[beroperasi]]></category>
		<category><![CDATA[dimiliki]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta-bandung]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[target]]></category>
		<category><![CDATA[whoosh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199096</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau &#8216;Whoosh&#8217;, yang akan resmi beroperasi mulai 2 Oktober 2023, dipastikan memberi dampak pada peningkatan kualitas sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (Ekraf) tanah air, khususnya aksesibilitas wisatawan menuju berbagai destinasi dan sentra ekonomi kreatif di Jawa Barat. Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf/Baparekraf, Dessy Ruhati, seusai mengikuti joy ride Kereta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Jakarta</strong> &#8211; Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau &#8216;Whoosh&#8217;, yang akan resmi beroperasi mulai 2 Oktober 2023, dipastikan memberi dampak pada peningkatan kualitas sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (Ekraf) tanah air, khususnya aksesibilitas wisatawan menuju berbagai destinasi dan sentra ekonomi kreatif di Jawa Barat.</p>



<p>Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf/Baparekraf, Dessy Ruhati, seusai mengikuti joy ride Kereta Cepat Jakarta-Bandung &#8216;Whoosh&#8217;, berharap kehadiran &#8216;Whoosh&#8217; dapat memperkuat capaian target wisatawan. Baik itu capaian wisatawan nusantara maupun mancanegara di tahun 2023.</p>



<p>&#8220;(Kereta Cepat) Ini tentunya akan mendukung peningkatan kualitas pariwisata yang dapat membantu konektivitas ke berbagai destinasi wisata. Sehingga, dapat menggerakkan wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara,&#8221; kata Dessy Ruhati, Jumat (29/09/2023) tadi.</p>



<p>Hingga pertengahan semester tahun ini, ujarnya, jumlah pergerakan wisatawan nusantara tanah air telah mencapai sekitar 433 juta. Dengan kehadiran kereta cepat serta berbagai prospek lain dari pemanfaatan konektivitas di sejumlah moda transportasi, diharapkan target 1,2 miliar hingga 1,4 miliar pergerakan wisatawan nusantara di tahun 2023 dapat tercapai.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mendukung capaian tersebut, Kemenparekraf dikatakan Dessy, senantiasa mendorong pelaku industri agar mulai membuat paket-paket perjalanan wisata dengan memasukkan kereta cepat sebagai salah satu daya tarik ataupun transportasi pilihan. &#8220;Ke depan (kereta cepat), akan juga dikembangkan tidak hanya sampai Bandung tapi sampai ujung Pulau Jawa seperti Surabaya. Dan mungkin di percepatan ini, dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045, mungkin KAI akan membuat juga (kereta cepat) di wilayah Sumatra dan Sulawesi ataupun berbagai daerah lain,&#8221; tambah Dessy.</p>



<p>Kereta Cepat Jakarta-Bandung &#8216;Whoosh&#8217;, paparnya, terbagi dalam tiga kategori kelas. Yakni, Rp 350 ribu untuk first class, Rp 300 ribu untuk business class dan Rp 250 ribu untuk kelas premium ekonomi.</p>



<p>Untuk kelas pertama atau first class, paparnya, ada di dua gerbong (kereta) dengan masing-masing kapasitas 18 tempat duduk. Sementara untuk kelas bisnis dengan susunan bangku 2-2, ada di satu gerbong (kereta) dengan kapasitas 28 tempat duduk. Sementara sisanya untuk kelas premium ekonomi, berjumlah 555 tempat duduk dengan susunan bangku 2-3.</p>



<p>Kereta Cepat Jakarta-Bandung &#8216;Whoosh&#8217;, juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas mulai dari kursi yang nyaman dengan ruang kaki lebar, stop kontak di tiap bangku, meja lipat, televisi hingga toilet ramah disabilitas. Kereta Cepat &#8216;Whoosh&#8217; yang berkecepatan maksimal hingga 350 km/jam, nantinya akan berhenti di empat stasiun yakni Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Padalarang dan Stasiun Tegalluar. <strong>(hms/par/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199096</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
