<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Dinas Kelautan dan Perikana &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dinas-kelautan-dan-perikana/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Mar 2021 11:41:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Dinas Kelautan dan Perikana &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim Adakan Program Sekolah Pantai</title>
		<link>https://memontum.com/dinas-kelautan-dan-perikanan-provinsi-jatim-adakan-program-sekolah-pantai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2021 01:00:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Abrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kelautan dan Perikana]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perikanan Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Memontum.com]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137153</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur (Jatim) mengadakan kegiatan sekolah pantai bagi generasi muda,&#160; Rabu,(17/03). Balai Konservasi Perairan Daerah Pasir Putih, Kecamatan Bungatan. Mengingat saat ini masa pandemi Covid-19, jumlah peserta 60 orang maka pertemuan dibagi menjadi dua sesi dengan masing-masing setiap sesi ada 30 orang peserta dari unsur karang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur (Jatim) mengadakan kegiatan sekolah pantai bagi generasi muda,&nbsp; Rabu,(17/03).</p>



<p>Balai Konservasi Perairan Daerah Pasir Putih, Kecamatan Bungatan. Mengingat saat ini masa pandemi Covid-19, jumlah peserta 60 orang maka pertemuan dibagi menjadi dua sesi dengan masing-masing setiap sesi ada 30 orang peserta dari unsur karang taruna dan SMK Perikanan. Tentunya tetap mengikuti protokol kesehatan.</p>



<p>Kepala Seksi Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil DKP Provinsi Jatim, Awalrush Andira mengatakan, generasi muda perlu ditingkatkan kesadarannya, bahwa laut banyak menghasilkan kekayaan alam. Dan Gubernur Jatim berharap dari pelaksanaan kegiatan ini, pemuda-pemudi tumbuh kesadarannya bahwa laut harus dijaga untuk generasi mendatang. Kemudian alasan mengapa Situbondo terpilih sebagai tempat sekolah pantai karena sangat berpotensi sekali.</p>



<p>&#8220;Tujuan khusus kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir, khususnya pada pemuda-pemudi sekitarnya, tentang pengelolaan pantainya juga menumbuhkan kepedulian lingkungan dengan membekali tentang dampak perubahan iklim terhadap ekosistem laut yang ada di wilayah pesisir,&#8221; tuturnya.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/134749-smk-di-situbondo-gelar-pembelajaran-tatap-muka-dan-luring#ixzz6pSi8VfJK" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : SMK di Situbondo Gelar Pembelajaran Tatap Muka dan Luring</a></strong></p>



<p>Selanjutnya dia menyampaikan bahwa guna mengurangi abrasi yang ada di pasir putih, maka selain giat sekolah pantai juga melaksanakan penanaman100 pohon cemara di seputar lokasi kegiatan.</p>



<p>&#8220;Jangan membuang hal apapun, yang tidak tahu itu bermanfaat atau tidak untuk di bawah laut,&#8221; himbau Awalrush Andira.</p>



<p>Para peserta sekolah pantai tampak semangat mengikuti kegiatan dengan patuhi protokol kesehatan. Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Nelayan Dinas Perikanan Situbondo, Roy Hidayat, S.Pi. M.Si., memberikan apresiasi adanya pelaksanaan program sekolah pantai bagi generasi muda di Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo. Dan mengajak serta berharap bisa menumbuhkan rasa cinta juga kepedulian dikalangan generasi muda daerah sekitar, sehingga dapat ikut menjaga kelestarian lingkungan laut dan pesisir. <strong>(her/ed2)</strong>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137153</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perangi Stunting KKP Luncurkan Program Gemarikan</title>
		<link>https://memontum.com/perangi-stunting-kkp-luncurkan-program-gemarikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2021 16:19:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kelautan dan Perikana]]></category>
		<category><![CDATA[Embung]]></category>
		<category><![CDATA[Gemarikan]]></category>
		<category><![CDATA[perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=135949</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta – Program edukasi dan pembagian paket ikan beserta olahannya akan menyasar 112 kabupaten atau kota yang tersebar 21 provinsi di Indonesia dan yang akan berlangsung mulai Maret hingga Juli 2021. Program ini dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) yang bermitra dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> – Program edukasi dan pembagian paket ikan beserta olahannya akan menyasar 112 kabupaten atau kota yang tersebar 21 provinsi di Indonesia dan yang akan berlangsung mulai Maret hingga Juli 2021. Program ini dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) yang bermitra dengan Komisi IV DPR RI.</p>



<p>Dengan kembali meluncurkan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN).</p>



<p>&#8220;Sasaran kita 56 ribu orang, yang terdiri kelompok target penanganan stunting yaitu ibu hamil atau menyusui, anak balita, remaja putri usia produktif, dan masyarakat rawan gizi lainnya,&#8221; kata Dirjen PDSPKP, Artati Widiarti, Rabu (03/03).</p>



<p>Artati mengungkapkan, bahwa ikan menjadi salah satu sumber asupan pangan kaya protein dan Omega 3. Karena itu, ikan sangat relevan untuk mendukung program prioritas penanganan stunting.</p>



<p>Selain itu, dia menyebut Safari Gemarikan di daerah menjadi langkah pemerintah untuk mengedukasi masyarakat sekaligus meningkatkan Angka Konsumsi Ikan (AKI) nasional.</p>



<p>Terkait dengan angka konsumsi ikan, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, telah menetapkan target konsumsi ikan masyarakat Indonesia, pada tahun 2024 mencapai 62,05 kg/kapita.</p>



<p>Safari Gemarikan dimulai dari Provinsi Aceh. Terlebih prevalensi stunting di Provinsi Aceh masih cukup tinggi, yakni 37% (Riskesdas 2018). Bahkan di Kabupaten Aceh Tenggara, jumlah bayi 0-23 bulan yang menderita stunting mencapai 23,16%.</p>



<p>Totalnya, sebanyak 1000 paket berisi olahan ikan seperti ikan tuna kaleng, abon ikan, kerupuk ikan, dimsum udang, dan bakso ikan yang diambil dari UMKM setempat dibagikan kepada warga Aceh Tenggara.</p>



<p>&#8220;Protein tinggi yang terkandung dalam ikan dapat mencegah stunting (gagal tumbuh) pada anak-anak,” ujar Direktur Usaha dan Investasi, Catur Sarwanto.</p>



<p>Sehari berselang, Safari Gemarikan berlanjut ke Sumatera Barat (Sumbar). Adapun Direktur Pengolahan dan Bina Mutu, Trisna Ningsih, yang hadir langsung di acara memastikan, di Sumbar, KKP menyerahkan 1.000 paket secara simbolis kepada perwakilan penerima dari 6 kabupaten atau kota.</p>



<p>Provinsi Sumatera Barat, termasuk dalam provinsi dengan angka prevalensi stunting yang cukup tinggi. “Hal ini menyebabkan 5 kabupaten, kota menjadi lokasi fokus intervensi penurunan stunting terintegrasi pada tahun 2020 yaitu Pasaman, Pasaman Barat, Kabupaten Solok, Kabupaten 50 Kota, Pesisir Selatan, Sijunjung, Padang Pariaman, Kabupaten Agam dan Kota Padang,” terang Trisna Ningsih.</p>



<p>Rencananya, paket Gemarikan akan didistribusikan kepada masyarakat di 11 kabupaten, kota yaitu Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan, Kota Solok, Kabupaten Sijunjung, Kota Sawahlunto, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Tanah Datar dan Kota Padang Panjang, dan Kabupaten Padang Pariaman.</p>



<p>Paket tersebut, berisi 1.364 ton ikan atau olahan ikan diantaranya ikan tuna beku, rendang tuna, abon tuna, bakso ikan dan pempek. Trisna Ningsih menyebutkkan, program Gemarikan ini tak hanya bermanfaat bagi penerima melainkan juga membantu penyerapan produksi dan menjaga keberlanjutan pelaku usaha dan UMKM setempat.</p>



<p>&#8220;Tuna dipilih, karena Sumatera Barat merupakan salah satu sentra penghasil ikan tuna, dan memiliki kandungan protein yang tinggi. Sebagai gambaran, dalam 100 gr ikan tuna mengandung protein 23,4 gr, lebih tinggi dibandingkan ikan kembung (21,4 gr), ikan kakap (20,5 gr), bahkan ikan salmon (19,9 gr),&#8221; jelas Trisna. Sebagai informasi, Kampanye Gemarikan di Sumatera Barat dihadiri oleh Anggota Komisi IV DPR Dr. Hermanto, S.E., M.M, Direktur Pengolahan dan Bina Mutu mewakili KKP, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Padang, dan lurah atau camat setempat. <strong>(hms/kkp/aye/ed2).</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">135949</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasar Murah Ikan Diserbu Ratusan Warga, Dinas Kelautan dan Perikanan Siapkan 6 Ton Bandeng</title>
		<link>https://memontum.com/pasar-murah-ikan-diserbu-ratusan-warga-dinas-kelautan-dan-perikanan-siapkan-6-ton-bandeng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Nov 2017 12:44:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kelautan dan Perikana]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[pasar murah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/9369-pasar-murah-ikan-diserbu-ratusan-warga-dinas-kelautan-dan-perikanan-siapkan-6-ton-bandeng</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Dinas Kelautan dan Perikanan menyediakan sebanyak 6 ton ikan bandeng. Ikan sebanyak itu, dipersiapkan untuk acara Pasar Murah Ikan yang digelar dinas itu, setiap menjelang Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun dalam pelaksanaannya Pasar Murah Ikan itu, pada hari pertama, Rabu (29/11/2017) disiapkan sebanyak 3 ton. Sedangkan 3 ton lainnya bakal dipersiapkan untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8212; Dinas Kelautan dan Perikanan menyediakan sebanyak 6 ton ikan bandeng. Ikan sebanyak itu, dipersiapkan untuk acara Pasar Murah Ikan yang digelar dinas itu, setiap menjelang Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun dalam pelaksanaannya Pasar Murah Ikan itu, pada hari pertama, Rabu (29/11/2017) disiapkan sebanyak 3 ton. Sedangkan 3 ton lainnya bakal dipersiapkan untuk acara pada hari-hari berikutnya. </p>
<p>&#8220;Untuk pasar murah ini, kami siapkan 6 ton ikan bandeng. Jumlah itu naik 2 persen dari pelaksanaan Tahun 2016 kemarin. Karena tahun kemarin kami menyiapkan 5 ton ikan bandeng,&#8221; terang Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Pemkab Sidoarjo, M Sholeh kepada Memo X, Rabu (29/11/2017) disela pembukaan Pasar Murah Ikan itu.</p>
<p>Selain itu, Sholeh menguraikan saat musim hujan dan banjir hasil produksi tambak bandeng para petambak menurun. Namun demikian, penurunannya dinilainya tidak terlalu signifikan.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/20171129_102747-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-9370" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/20171129_102747-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/20171129_102747-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/20171129_102747-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/20171129_102747-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Karena kalau banjir, rata-rata pemilik tambak bisa memindahkan ikannya ke petak tambak lainnya atau ke tambak milik tetangga yang kosong atau belum terisi,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Dalam acara pasar murah itu, kata Sholeh yang didampingi Sekretatis Dinas (Sekdin), M Bahrunik Aryawan ini menyatakan bandeng yang dibeli warga di pasaran Rp 23.000 sampai Rp 25.000 per kilogram. Namun di pasar murah ikan ini dipatok jauh lebih murah yakni Rp 12.500 per kilogram.</p>
<p>&#8220;Setiap warga dibatasi beli 2 kupon. Sati kupon diberi 2 kilogram. Sedangkan setiap kupon dihargai Rp 25.000 untuk dapat 2 kilogram bandeng,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Ny Sudartik warga Kelurahan Magersari, Kecamatan Sidoarjo terpaksa mengembalikan dan menukar bandeng yang dibelinya. Hal ini disebabkan bandeng yang diperolehnya berkualitas buruk.</p>
<p>&#8220;Terpaksa ditukar, karena ikan bandengnya sudah berek (kualitas buruk) dan sudah tidak segar lagi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan, M Bahrunik Aryawan mempersilahkan warga menukar bandeng yang dianggap sudah jelek kualitasnya. Hal itu agar warga tidak merasa kecewa dalam pembelian ikan bandeng itu.<br />
&#8220;Silahkan kalau dianggap buruk. Silahkam ditukar mumpung masih di loket pelayanan kami,&#8221; pungkasnya. </p>
<p>Sedangkan antrean warga yang hendak mengambil kupon dan ikan bandeng itu, dijaga petugas Satpol PP. Warga yang antre dipersilahkan masuk bertahap antara 15 sampai 20 orang hingga antrean panjang hampir 3 jam itu habis dan selesai. <strong>(wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">9369</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
