<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dinas-kesehatan-kabupaten-lamongan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jul 2018 12:44:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dinkes Temukan 9 Kasus Difteri di Lamongan</title>
		<link>https://memontum.com/dinkes-temukan-9-kasus-difteri-di-lamongan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jul 2018 12:44:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[difteri]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/47625-dinkes-temukan-9-kasus-difteri-di-lamongan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Di Tahun 2018 Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan menemukan sebanyak 9 kasus Difteri. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Lamongan, Bambang Susilo. &#8220;Mulai Januari sampai dengan bulan Juni ditemukan 9 kasus tersangka Difteri,&#8221; ungkap Bambang, Selasa (17/7/2018). Namun, sambung Bambang setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, 9 suspect [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan </strong>&#8211; Di Tahun 2018 Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan menemukan sebanyak 9 kasus Difteri. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Lamongan, Bambang Susilo.</p>
<p>&#8220;Mulai Januari sampai dengan bulan Juni ditemukan 9 kasus tersangka Difteri,&#8221; ungkap Bambang, Selasa (17/7/2018).</p>
<p>Namun, sambung Bambang setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, 9 suspect Difteri tersebut dinyatakan negatif Difteri. &#8220;Tetapi Alhamdulillah hasil periksa swab kuman Negatif,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Bambang menuturkan saat ini Dinkes tengah melaksanakan Outbreak Response Immunization (ORI) Difteri tahap II yang dilaksanakan sejak Minggu (1/7/2018) lalu. &#8220;Kegiatan peĺaksanaan ORI Difteri putaran kedua diberlakukan seluruh Kabupupaten atau kota se Provinsi Jawa Timur,&#8221; terangnya.</p>
<p>Tak hanya itu, Bambang menerangkan untuk sasaran ORI tahap II ini masih sama dengan sasaran ORI pada tahap I yakni dengan sasaran anak usia 1 tahun sampai kurang dari 19 tahun. &#8220;Jumlah sasaran tetap seperti putaran pertama yakni dengan sasaran proyeksi 315.795 anak dan sasaran riil 324.635 anak,&#8221; terangnya.</p>
<p>Pelaksanaan ORI tahap II ini, tambah Bambang dikatakan Bambang akan dilaksanakan sampai 31 Agusts 2018. &#8220;Semua logistik secara bertahap sudah siap di Dinkes Lamongan. Pentabio untuk anak usia 1 sampai 5 tahun, DT untuk anak usia 5 sampai dengan 6 tahun dan Td untuk anak usia 7 sampai dengan 19 tahun,&#8221; ujarn Bambang yang mengatakan hingga Senin (16/7/2018) sasaran yang sudah tercapai sebanyak 29.988 anak yang di ORI. <strong>(ifa/zen/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">47625</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
