<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Dinas PU Bina Marga &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dinas-pu-bina-marga/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Oct 2017 12:21:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Dinas PU Bina Marga &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dinas PU Jember Hentikan Pembangunan Jembatan</title>
		<link>https://memontum.com/dinas-pu-jember-hentikan-pembangunan-jembatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Oct 2017 12:21:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas PU Bina Marga]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berijin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/2037-dinas-pu-jember-hentikan-pembangunan-jembatan</guid>

					<description><![CDATA[# Hafidi: Saya Acungkan Jempol untuk Dinas PU Jember Memontum Jember &#8212; Diduga tak kantongi ijin, Dinas PU Bina Marga dan SDA Pemkab Jember menghentikan pembangunan jembatan yang dilakukan oleh H Faturrosi di Perumahan Bumi Mangli Permai (BMP) Jember. Tindakan tegas Dinas PU itu mendapat tanggapan positif tokoh masyarakat. Hafidi, selaku Ketua Konsorsiom Pengawasan APBD [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong># Hafidi: Saya Acungkan Jempol untuk Dinas PU Jember</strong> </h2>
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8212; Diduga tak kantongi ijin, Dinas PU Bina Marga dan SDA Pemkab Jember menghentikan  pembangunan jembatan yang dilakukan oleh H Faturrosi di Perumahan Bumi Mangli Permai (BMP) Jember.  Tindakan tegas Dinas PU itu mendapat tanggapan positif tokoh masyarakat.</p>
<p>Hafidi, selaku Ketua Konsorsiom Pengawasan APBD Jember menegaskan bahwa tindakan Dinas PU Bina Marga dan SDA Jember merupakan sikap professional yang patut didukung. Menurutnya, siapapun hendaknya patuh terhadap aturan. Apalagi pembangunan jembatan dengan memanfaatkan sempadan sungai  itu akan berdampak buruk terhadap kemungkinan terjadinya luapan banjir saat  turun hujan. </p>
<p>“Saya kira semua harus patuh pada aturan yang berlaku, jika pemanfaatan sempadan sungai dilakukan seenaknya kan bisa merugikan masyarakat, siapapun orangnya. Terlepas orang yang mengaku dekat  Bupati atau bukan,” tegasnya.  </p>
<p>Hal senada disampaikan Suharyono, Ketua FKAB Jember, menurutnya secara tehnis pembangunan jembatan  juga seharusnya memenuhi syarat petunjuk tehnis, sehingga keberadaanya tidak malah menimbulkan masalah dibelakang hari. </p>
<p>“Saya kira pembagunan jembatan itu terlepas ada surat ijin atau tidak, sudah seharusnya mematuhi persyaratan tehnis, apalagi posisi sungai  lebih tinggi dibanding perum ahan BMP, sehingga sangat memungkinkan akan terjadi luapan air yang malah merugikan masyarakat sekitarnya,” tandasnya.    </p>
<p>Tindakan Dinas PU Jember bermula dari laproan warga BMP.  Hal itu dibenarkan Sujadi, Ketua RT V RW XV Perum BMP. Menanggapi keresahan warganya Sujadi berencana berkirim surat kepada pengembang Perum BMP yakni PT. Gunung Batu  dan Dinas PU Binas Marga SDA Jember. </p>
<p>“Surat belum saya kirimkan sudah datang  petugas Dinas PU Bina Marga SDA didampingi Babinkamtibmas, bapak bapak itu  mau ngecek kebenaran pembangunan jembatan,” katanya. </p>
<p>Sujadi juga berharap jangan sampai terjadi pembangunan jembatan liar yang justru akan merugikan warga perumahan GM. Pembangunan jembatan  itu diduga juga bisa berdampak pada kemungkinan digunakan sebagai jalan bagi pelaku kejahatan. Pasalnya, di wilayahnya rawan terjadi pencurian. <strong>(cw3/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2037</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Masyarakat Apresiasi Pengaspalan Jalan Daerah Pinggiran</title>
		<link>https://memontum.com/masyarakat-apresiasi-pengaspalan-jalan-daerah-pinggiran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Oct 2017 09:59:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas PU Bina Marga]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten jember]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan jalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/2019-masyarakat-apresiasi-pengaspalan-jalan-daerah-pinggiran</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memo X &#8212; Perbaikan infrastruktur khususnya jalan raya di daerah pinggiran menuai apresiasi dari sejumlah kalangan masyarakat. Hal ini dikarenakan, perbaikan jalan bukan hanya difokuskan di daerah perkotaan saja, melainkan di daerah-daerah pinggiran dan pedesaan yang tidak terawat, bahkan ada yang sampai puluhan tahun. Untuk wilayah berdekatan dengan perkotaan seperti Kecamatan Sukorambi maupun Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memo X</strong> &#8212; Perbaikan infrastruktur khususnya jalan raya di daerah pinggiran menuai apresiasi dari sejumlah kalangan masyarakat. Hal ini dikarenakan, perbaikan jalan bukan hanya difokuskan di daerah perkotaan saja, melainkan di daerah-daerah pinggiran dan pedesaan yang tidak terawat, bahkan ada yang sampai puluhan tahun. </p>
<p>Untuk wilayah berdekatan dengan perkotaan seperti Kecamatan Sukorambi maupun Kecamatan Patrang juga beberapa jalan telah selesai dikerjakan.</p>
<p>Menurut penuturan salah satu tokoh masyarakat, Hadi Supa’at, ruas jalan di Sukorambi dan Patrang yang selama ini dikeluhkan warga, saat ini sudah selesai direalisasi dan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemkab Jember.</p>
<p>“Kami dari Keluarga Besar Banteng Soduk beserta warga desa Sukorambi dan warga jalan Parang Tritis kelurahan Antirogo Kecamatan Sumbersari mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Faida, Pak Wabup , Pak Rasyid Kadis PU Bina Marga dan SDM , Pak Mulyantono , Temen-teman UPT wilayah Sukorambi dan wilayah kota atas direalisasinya peningkatan jalan di kedua wilayah tersebut. Barokallah amin,” kata Hadi Supa’at.</p>
<p>Hadi yang juga pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember ini juga berharap ruas-ruas jalan yang selama ini dibutuhkan oleh masyarakat, harus segera direalisasi pengerjaannya. </p>
<p>“Kedepan jangan sampai ada warga Jember mengeluh karena ada jalan rusak dan belum diperbaiki. Kami juga siap membantu untuk masalah inventarisir, tentunya juga pengawasan pengerjaan tetap dilakukan agar kualitas aspal terjaga,” terang Hadi, warga Gebang Kecamatan Kaliwates ini. </p>
<p>Hal senada juga disampaikan oleh salah satu warga Antirogo Jember, Imam Turyono. Ia menyatakan terimakasihnya atas perbaikan jalan yang ada di daerahnya. </p>
<p>“Alhamdulillah, pengaspalan jalan Parang Tritis, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari sudah selesai. Kami atas nama masyarakat Antirogo banyak mengucapkan terima kasih kepada Ibu bupati dan pihak terkait yang telah merealisasikan impian masyarakat Antirogo yang sudah belasan tahun jalan Parang Tritis tidak pernah tersentuh aspal,” ujarnya. <strong>(ren/min)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2019</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Setelah Berpuluh Tahun, Akhirnya Jalan di Kota Blater Diaspal</title>
		<link>https://memontum.com/setelah-berpuluh-tahun-akhirnya-jalan-di-kota-blater-diaspal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Oct 2017 08:49:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas PU Bina Marga]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab jember]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan jalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/1833-setelah-berpuluh-tahun-akhirnya-jalan-di-kota-blater-diaspal</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memo X &#8212; Setelah berpuluh tahun, akhirnya akses jalan yang berada di wilayah PTPN Kota Blater Kecamatan Tempurejo, kembali mulus. Tercatat, peningkatan kelas dan perbaikan jalan dilakukan sekitar 12 tahun yang lalu, dan baru kali ini akses jalan tersebut diperbaiki dengan mempergunakan anggaran APBD 2017. Hal ini tidak lain karena komitmen dan janji kerja [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memo X</strong> &#8212; Setelah berpuluh tahun, akhirnya akses jalan yang berada di wilayah PTPN Kota Blater Kecamatan Tempurejo, kembali mulus. Tercatat, peningkatan kelas dan perbaikan jalan dilakukan sekitar 12 tahun yang lalu, dan baru kali ini akses jalan tersebut diperbaiki dengan mempergunakan anggaran APBD 2017. </p>
<p>Hal ini tidak lain karena komitmen dan janji kerja Bupati dan Wakil Bupati Jember untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat, yang salah satunya adalah dengan membangun sarana dan prasarana, termasuk infrastruktur jalan, khususnya untuk wilayah yang berada di daerah pinggiran dan jauh dari perkotaan.</p>
<p>“Ini sesuai janji Bupati Faida membangun infrastruktur jalan dari pinggiran. Jalan Kota Blater sudah mulai diaspal, sebab disana sudah banyak sekali penduduk dan sarana transportasi utamanya jalan yang bagus sangat dibutuhkan warga setempat,” ujar Rasyid Zakaria, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemkab Jember.</p>
<p>Ia juga menegaskan bahwa ketika sejumlah alat-alat berat datang, warga sekitar awalnya penasaran akhirnya senang karena perbaikan jalan akhirnya benar-benar dilaksanakan.</p>
<p>Berdasarkan informasi papan nama proyek yang terpasang secara transparan, peningkatan jalan dalam wilayah PTP Kota Blater ini dialokasikan anggaran sebesar Rp. 989.500.000,-. Pekerjaan proyek dilaksanakan mulai 26 Juli 2017. </p>
<p>“Proyek itu harus sudah selesai tanggal 22 November 2017, dan selanjutnya bisa dimanfaatkan langsung oleh masyarakat,” ujarnya. </p>
<p>Pihaknya juga berharap, masyarakat serta pihak yang berkompeten seperti dari<br />
kejaksaan, bisa turut mengawasi pekerjaan agar penggunaan uang rakyat tersebut benar dan tepat sasaran.  <strong>(ren/min)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1833</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
