<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Dindik Lamongan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dindik-lamongan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Feb 2020 14:12:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Dindik Lamongan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>48 SMP Negeri di Lamongan Sudah Terapkan Kelas Digital, Ubah Pola Pembelajaran Lama Menjadi Modern dengan Teknologi</title>
		<link>https://memontum.com/48-smp-negeri-di-lamongan-sudah-terapkan-kelas-digital-ubah-pola-pembelajaran-lama-menjadi-modern-dengan-teknologi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Feb 2020 14:12:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dindik Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelas Digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/105723-48-smp-negeri-di-lamongan-sudah-terapkan-kelas-digital-ubah-pola-pembelajaran-lama-menjadi-modern-dengan-teknologi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Hingga saat ini, sebanyak 48 SMP Negeri di Kabupaten Lamongan sudah menerapkan kelas digital dalam menjalankan proses pembelajaran disekolah. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Drs H Adi Suwito, M. Pd. Tak hanya itu, dikatakan Adi, kelas digital ini merupakan bagian dari program Dinas Pendidikan Lamongan untuk merubah pola pembelajaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan </strong>&#8211; Hingga saat ini, sebanyak 48 SMP Negeri di Kabupaten Lamongan sudah menerapkan kelas digital dalam menjalankan proses pembelajaran disekolah. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Drs H Adi Suwito, M. Pd. Tak hanya itu, dikatakan Adi, kelas digital ini merupakan bagian dari program Dinas Pendidikan Lamongan untuk merubah pola pembelajaran lama menuju pola pembelajaran yang lebih modern dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.</p>
<p>Sehingga, Tegas Adi sapaan karibnya, Pemkab Lamongan mengambil langkah berani dengan meluncurkan kelas digital di seluruh SMP Negeri di Lamongan.</p>
<p>“Saat ini, Kabupaten Lamongan lebih siap dengan kelas digital. Terutama di tahun 2020 ini kami, terutama bersama dengan keluarga besar Dinas Pendidikan Lamongan sudah benar-benar siap menuju sekolah digital, dan nantinya di akhir tahun2020 sudah menggunakan smart school,” tegasnya. Rabu (5/2/2020).</p>
<p>Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Lamongan, Yayuk Setia Rahayu ketika dikonfirmasi awak media mengatakan untuk kelas digital yang ada di lembaga yang dipimpinnya saat ini sudah dilengkapi dan didukung dengan segala peralatan yang memadahi untuk mendukung proses pembelajaran e-learning.</p>
<p>“Saat ini, di semua kelas yang ada di sini sudah menjadi kelas digital. Totalnya 33 kelas yang dilengkapi server akses poin di setiap ruangan termasuk sound system, dan juga LCD proyektor,” ujarnya.</p>
<p>Tak hanya itu, ujar Yayuk, dengan adanya penunjang sarana prasarana digital yang memadahi tersebut membuat proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kelas lebih menyenangkan dan membuat siswa lebih bersemangat untuk mengikuti pelajaran.</p>
<p>&#8220;Disisi lainya juga penyampaian semua materi pelajaran lebih cepat sampai kepada anak didik,&#8221; pungkasnya menandaskan. <strong>(aju/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">105723</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinas Pendidikan Lamongan Luncurkan LA Digital Kelas, Gardu Getar Desa dan Penganugerahan Lamongan Education Award</title>
		<link>https://memontum.com/dinas-pendidikan-lamongan-luncurkan-la-digital-kelas-gardu-getar-desa-dan-penganugerahan-lamongan-education-award</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Feb 2020 11:42:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dindik Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[LA Digital Kelas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/105458-dinas-pendidikan-lamongan-luncurkan-la-digital-kelas-gardu-getar-desa-dan-penganugerahan-lamongan-education-award</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Dinas Pendidikan Lamongan miliki momen bersejarah bagi dunia pendidikan untuk meluncurkan LA Digital Kelas, Gardu Getar Desa dan Penganugerahan Lamongan Education Award. &#8220;Selamat dan sukses, dunia pendidikan di Lamongan,&#8221; ujar Bupati Lamongan Fadeli saat peluncuran LA Digital Kelas, Gardu Getar Desa, Minggu (2/2/2020). Menurutnya, kehadiran LA Digital Kelas, dan Gardu Getar Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Dinas Pendidikan Lamongan miliki momen bersejarah bagi dunia pendidikan untuk meluncurkan LA Digital Kelas, Gardu Getar Desa dan Penganugerahan Lamongan Education Award. &#8220;Selamat dan sukses, dunia pendidikan di Lamongan,&#8221; ujar Bupati Lamongan Fadeli saat peluncuran LA Digital Kelas, Gardu Getar Desa, Minggu (2/2/2020).</p>
<p>Menurutnya, kehadiran LA Digital Kelas, dan Gardu Getar Desa ini menandai digitalisasi kelas di SMP Negeri di Kabupaten Lamongan. Meski sebelumnya, sudah ada SMPN 1 dan SMPN 2 Lamongan yang telah mengawali launching kelas digital.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-105460" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/20200202_171339-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/20200202_171339-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/20200202_171339-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/20200202_171339-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/20200202_171339-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Saya sudah diundang ke beberapa sekolah. Lamongan hari ini jumlahnya ada 48 SMP di lamongan telah melauncing kelas Digital,&#8221; ucap Fadeli.</p>
<p>Namun, Fadeli berharap, revolusi pendidikan di Kabupaten Lamongan tidak hanya berhenti dengan launching kelas digital di tingkat SMP Negeri saja.</p>
<p>&#8220;Saya harap dari bawah, PAUD, TK, SD, MI, MTs, SMA, SMK, tidak hanya sekolah negeri, tapi sekolah swasta melaksanakan kelas digital, sekaligus pembelajaran kelas digital,&#8221; katanya.</p>
<p>Realisasi kelas digital ini, menjadi idiom dari merdeka belajar seperti yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nadiem Anwar Makarim.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-105459" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/20200202_171606-copy.jpg?resize=740%2C351&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="351" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/20200202_171606-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/20200202_171606-copy.jpg?resize=300%2C142&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/20200202_171606-copy.jpg?resize=600%2C285&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/20200202_171606-copy.jpg?resize=200%2C95&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Merdeka belajar yang dicanangkan Menteri Pendidikan bisa nyambung, ini masa transisi kita harus ikuti,&#8221; tuturnya berpesan.</p>
<p>Sementara itu Adi Suwito, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lamongan mengaku sengaja meluncurkan LA Digital Kelas, Gardu Getar Desa dan Penganugerahan Lamongan Education Award pada (2/2/2020).</p>
<p>&#8220;Pada moment (2/2/2020), ini merupakan tonggak sejarah revolusi pendidikan dalam mencapai merdeka belajar berbasis pembelajaran digital Kabupaten Lamongan,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya, Lamongan mengambil langkah berani dengan meluncurkan kelas digital di seluruh SMP Negeri di Lamongan.</p>
<p>&#8220;Lamongan siap dengan kelas digital, 2020 kami keluarga Dinas Pendidikan menuju sekolah digital dan di akhir 2020 sudah smart school,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sedangkan terkait dengan Gardu Getar Desa yang merupakan kepanjangan dari Gerakan Terpadu Gerebek Keseteraan di Pedesaan adalah wujud dari program wajib belajar (wajar) 9 tahun.</p>
<p>&#8220;25 tahun ke atas, SD, SMP, SMA, harapan belajar menuju kejar paket untuk mensukseskan wajar 9 tahun belajar. Warga Lamongan yang belum berijazah diajak untuk mengikuti sekolah keseteraan,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Menurut Adi, dalam praktik Gardu Getar Desa ini, menjadi proses pembelajaran yang modelnya menyesuaikan dengan waktu ke sekolah.</p>
<p>&#8220;Tutornya yang desa, tutornya yang gerak ke desa, makanya gardu getar desa,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ia mengatakan, program ini akan bisa meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lamongan.</p>
<p>&#8220;Sebagian itu bagian dari Desaku Pintar,&#8221; kata Adi usai peluncuran LA Digital Kelas, Gardu Getar Desa dan Penganugerahan Lamongan Education Award. <strong>(aju/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">105458</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ardiansyah, Akhirnya Kembali Bersekolah</title>
		<link>https://memontum.com/ardiansyah-akhirnya-kembali-bersekolah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 May 2018 13:22:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Dindik Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[ironi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lamongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=41795</guid>

					<description><![CDATA[Sempat Berhenti Sekolah karena Merawat Ibu Sakit &#160; Memontum Lamongan &#8212; Ardiyansyah, pelajar berumur 10 tahun yang terpaksa berhenti sekolah karena merawat ibu kandungnya yang sedang sakit akhirnya kembali ke bangku sekolah, Senin (7/5/2018). Pelajar yang masih duduk di kelas 5 SDN Kandangrejo, Desa Kandangrejo, Kecamatan Kedungpring ini, berangkat ke sekolah bersama salah seorang guru [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Sempat Berhenti Sekolah karena Merawat Ibu Sakit</strong></h2>
<p>&nbsp;<br />
<strong>Memontum Lamongan</strong> &#8212; Ardiyansyah, pelajar berumur 10 tahun yang terpaksa berhenti sekolah karena merawat ibu kandungnya yang sedang sakit akhirnya kembali ke bangku sekolah, Senin (7/5/2018).</p>
<p>Pelajar yang masih duduk di kelas 5 SDN Kandangrejo, Desa Kandangrejo, Kecamatan Kedungpring ini, berangkat ke sekolah bersama salah seorang guru SD tempat Ardi menuntut ilmu, yaitu bersama Abdul Rouf, guru Pendidikan Agama. Selain bersama guru, Ardi juga diantar oleh sejumlah relawan Berkas yang selama ini sudah membujuk Ardi agar mau sekolah lagi.</p>
<p>Kembalinya Ardi ke sekolah inipun disambut riuh oleh teman-temannya. Begitu datang, Ardi langsung bersalaman dengan guru dan teman-temannya sesama siswa SDN Kandangrejo dan langsung mengikuti upacara bendera yang rutin digelar setiap Senin. Usai upacara, Ardi pun kembali ke kelasnya untuk belajar. &#8220;Kami berterimakasih kepada relawan Berkas yang telah membujuk ananda Ardi agar mau dan bersedia masuk sekolah lagi,&#8221; terang Kepala Sekolah SDN Kandangrejo, Jaelan, Senin (7/5/2018).</p>
<p>(<strong>baca juga : </strong><a href="https://memontum.com/40789-demi-merawat-ibunya-yang-lumpuh-bocah-10-tahun-rela-berhenti-sekolah" rel="noopener" target="_blank">Demi Merawat Ibunya yang Lumpuh, Bocah 10 Tahun Rela Berhenti Sekolah</a> )</p>
<p>Disisi lain, Wali kelas Ardi, Sri Wilujeng mengaku bersyukur karena Ardi sudah bisa masuk sekolah kembali. Sri mengaku, selama belajar, Ardi dikenal anak yang baik dan pendiam. &#8220;Ardi memang anaknya pendiam dan sebelum ini, Ardi memang sudah jarang masuk dan kalaupun masuk, setelah istirahat pertama harus balik ke rumah untuk merawat ibunya,&#8221; ucapnya. </p>
<p>Sementara, salah seorang relawan Berkas, Bripka Purnomo  menyampaikan rasa syukurnya atas kembalinya Ardi untuk bersekolah. Para relawan juga berharap agar Ardi bisa belajar meski sambil merawat sang ibu.&#8221;Sekolah juga sudah memberi dispensasi agar Ardi bisa sekolah sambil merawat ibunya,&#8221; ujar Purnomo.</p>
<p>(baca juga : <a href="https://memontum.com/41260-dindik-lamongan-beri-bantuan-dan-gratiskan-biaya-sekolah-ardiansyah-bocah-yang-berhenti-sekolah-demi-rawat-ibunya" rel="noopener" target="_blank">Dindik Lamongan Beri Bantuan dan Gratiskan Biaya Sekolah Ardiansyah, Bocah yang Berhenti Sekolah Demi Rawat Ibunya</a> )</p>
<p>Lebih lanjut, Purnomo menuturkan, simpati dan empati dari para donatur untuk keluarga Ardi sampai saat ini masih terus berdatangan. &#8220;Sesaat sebelum berangkat ke sekolah, para relawan Berkas juga menyerahkan donasi yang sudah terkumpul untuk diberikan kepada orangtua Ardi,&#8221; terangnya. <strong>(ifa/zen/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">41795</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dindik Lamongan Beri Bantuan dan Gratiskan Biaya Sekolah Ardiansyah, Bocah yang Berhenti Sekolah Demi Rawat Ibunya</title>
		<link>https://memontum.com/dindik-lamongan-beri-bantuan-dan-gratiskan-biaya-sekolah-ardiansyah-bocah-yang-berhenti-sekolah-demi-rawat-ibunya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 May 2018 16:18:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Dindik Lamongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=41260</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8212; Rasa emphati dan iba terus berdatangan ke Ardiansyah (10) pelajar Lamongan yang terpaksa harus berhenti sekolah karena menunggui ibunya yang sedang mengalami sakit lumpuh. Tak hanya personal, simpati juga datang dari instansi pendidikan di Lamongan. &#8220;Beberapa pihak secara personal mengirimkan donasi ke kami untuk kami teruskan ke adik Ardi,&#8221; kata salah seorang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8212; Rasa emphati dan iba terus berdatangan ke Ardiansyah (10) pelajar Lamongan yang terpaksa harus berhenti sekolah karena menunggui ibunya yang sedang mengalami sakit lumpuh. Tak hanya personal, simpati juga datang dari instansi pendidikan di Lamongan. </p>
<p>&#8220;Beberapa pihak secara personal mengirimkan donasi ke kami untuk kami teruskan ke adik Ardi,&#8221; kata salah seorang anggota Berbagi dengan Iklas (Berkas), Bripka Purnomo, Kamis (3/5/2018).</p>
<p>Dikatakan Purnomo,  salah diantara simpati itu datang dari Dinas Pendidikan Lamongan bersama kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Kedungpring yang datang langsung  ke rumah Ardi. </p>
<p>&#8220;Rombongan dari Diknas ini, datang memberikan hadiah tas, sepeda dan juga sepatu kepada Ardi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain memberikan bantuan, lanjut Purnomo, Dinas Pendidikan juga berjanji akan menggratiskan biaya pendidikan Ardi hingga lulus. </p>
<p>(<strong>baca juga :</strong> <a href="https://memontum.com/40789-demi-merawat-ibunya-yang-lumpuh-bocah-10-tahun-rela-berhenti-sekolah" rel="noopener" target="_blank">Demi Merawat Ibunya yang Lumpuh, Bocah 10 Tahun Rela Berhenti Sekolah</a> )</p>
<p>&#8220;Masalah pendidikan akan ditanggung gratis oleh Dinas Pendidikan,&#8221; terang Purnomo. Ditanya apakah Ardi sudah mau sekolah, Purnomo menegaskan, Ardi sudah berjanji mau sekolah lagi dengan syarat masih bisa merawat ibunya yang sakit. Hanya saja, saat ini Ardi memang masih di rumah karena masih libur karena ada UASBN. </p>
<p>&#8220;Adik Ardi sudah janji, Senin besok akan mulai masuk sekolah lagi, karena sekarang masih libur,&#8221; ungkap Purnomo. <strong>(ifa/zen/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">41260</post-id>	</item>
		<item>
		<title>USBN SD/MI Juga Ada Soal Uraian</title>
		<link>https://memontum.com/usbn-sd-mi-juga-ada-soal-uraian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 May 2018 11:51:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Dindik Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[USBN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=41012</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8212; Sampai dengan tiga hari ke depan, siswa SD / MI akan menghadapi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Berbeda dengan ujian sebelumnya, dalam soal USBN kali ini sebanyak 10 persen diantaranya berupa uraian. Terkait hal itu, Bupati Lamongan Fadeli percaya siswa SD/MI di Lamongan sudah siap. Karena sebelumnya sudah diadakan sejumlah try out [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan </strong>&#8212; Sampai dengan tiga hari ke depan, siswa SD / MI akan menghadapi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Berbeda dengan ujian sebelumnya, dalam soal USBN kali ini sebanyak 10 persen diantaranya berupa uraian.</p>
<p>Terkait hal itu, Bupati Lamongan Fadeli percaya siswa SD/MI di Lamongan sudah siap. Karena sebelumnya sudah diadakan sejumlah try out dan doa bersama sebagai kesiapan mental.</p>
<p><a href="https://memontum.com/41012-usbn-sd-mi-juga-ada-soal-uraian/usbn6-copy" rel="attachment wp-att-41016"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/usbn6-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-41016" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/usbn6-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/usbn6-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/usbn6-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/usbn6-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>“Saya yakin dengan persiapan yang matang, semuanya siap melaksanakan USBN. Tingkat SD dan MI ini kan yang menentukan kelulusan sekolah, tinggal prestasinya. Saya harap kualitasnya juga baik,&#8221; ujarnya saat melakukan sidak USBN di SDN Jetis III,  MI Murni dan SD Muhammadiyah, Kamis (3/5/2018).</p>
<p>Sementara Kepala Dinas Pendidikan Adi Suwito menyebutkan dari 1.055 lembaga SD / MI baik negeri maupun swasta, yang menjadi penyelenggara peserta USBN sebanyak 1.031 lembaga.</p>
<p>Karena ada dua SD negeri dan tujuh SD swasta yang tidak memiliki murid kelas 6. Selain itu, sebanyak 12 MI swasta menggabung USBN di lembaga lain karena belum akreditasi.</p>
<p><a href="https://memontum.com/41012-usbn-sd-mi-juga-ada-soal-uraian/usbn5-copy" rel="attachment wp-att-41017"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/usbn5-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-41017" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/usbn5-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/usbn5-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/usbn5-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/usbn5-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Untuk jumlah siswa yang mengikuti sebanyak 17.902 orang. Terdiri dari 9.339 dari SD negeri dan swasta, serta 8.563 dari MI negeri dan swasta.</p>
<p>Selain prestasi non akademik, USBN ini nantinya akan menjadi salah satu kriteria untuk pendaftaran di SMP.</p>
<p>USBN di hari pertama mengujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia, kemudian di hari kedua Matematika dan selanjutnya IPA. <strong>(Fiq/zen/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">41012</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
