<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dinkes kabupaten lumajang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dinkes-kabupaten-lumajang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Nov 2020 13:58:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dinkes kabupaten lumajang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kevalidan Data Covid- 19 di Kabupaten Lumajang Dipertanyakan</title>
		<link>https://memontum.com/kevalidan-data-covid-19-di-kabupaten-lumajang-dipertanyakan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2020 13:58:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua AKD Kabupaten Lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127371</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Meningkatnya data terkonfirmasi positif covid 19 di Kabupaten Lumajang, menuai tanya Asosiasi Kepala Desa (AKD). Penyebabnya, banyak warga yang dari rumah hanya mengalami sakit biasa, namun setelah dibawa ke rumah sakit malah dinyatakan positif covid- 19. &#8220;Apa yang salah dengan Lumajang. Apakah standarnya memang seperti itu, ataukah bagaimana. Kenapa di Lumajang terus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Meningkatnya data terkonfirmasi positif covid 19 di Kabupaten Lumajang, menuai tanya Asosiasi Kepala Desa (AKD). Penyebabnya, banyak warga yang dari rumah hanya mengalami sakit biasa, namun setelah dibawa ke rumah sakit malah dinyatakan positif covid- 19.</p>
<p>&#8220;Apa yang salah dengan Lumajang. Apakah standarnya memang seperti itu, ataukah bagaimana. Kenapa di Lumajang terus meningkat. Karena kalau dikatakan tidak tertib, saya rasa masyarakat Lumajang sudah cukup tertib dalam menjalankan protokol kesehatan,&#8221; kata Ketua AKD Kabupaten Lumajang, Suhanto, kepada Memontum.com, Rabu (11/11) tadi.</p>
<p>Bahkan, tambah Suhanto, banyak pasien setelah meninggal dunia di rumah sakit, di vonis covid- 19. Hal ini, tentu saja perlu dijelaskan kepada masyarakat. Sehingga, masyarakat awam bisa mendapat pemahaman.</p>
<p>&#8220;Sudah bukan menjadi rahasia umum, jika ada warga terinfeksi penyakit bawaan, lalu setelah dibawa ke rumah sakit, malah dinyatakan positif covid 19. Meninggalnya, juga dinyatakan covid 19,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ditambahkannya, jika tidak ada penjelasan rinci, tentu saja kasihan masyarakat. Beban psikologis keluarga dan menimbulkan keresahan. Sehingga, malah imunitas masyarakat semakin menurun.</p>
<p>&#8220;Kita semua tahu, kalau kita jauh dari ibu kota negara dan ibu kota propinsi dan kita juga bukan daerah industri dan juga bukan juga kota tujuan wisata di banding Pasuruan dan Malang serta Kota Batu. Jadi, keluar dan masuk orang luar sangat minim,&#8221; imbuhnya seraya mempertanyakan, apakah imunitas orang Lumajang begitu bobrok dan rendah, sehingga gampang sekali tertular.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lumajang, dr Bayu Wibowo, ketika dikonfirmasi mengatakan jika penerapan protokol kesehatan di Lumajang, belum sepenuhnya dilaksanakan dengan benar. Seperti kegiatan bermasyarakat, terbilang masih longgar, disiplin menjaga protokol kesehatannya, juga belum sepenuhnya benar. Hal itu, memungkinkan menjadi salah satu faktor meningkatnya covid di Lumajang.</p>
<p>&#8220;Terkait pasien yang meninggal dengan vonis covid- 19, bukan divonis akibat penyakit bawa’an atau penyakit penyertanya, itu karena devinisi penerapan yang ditetapkan Menteri Kesehatan,&#8221; ujarnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127371</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cegah Difteri, Lumajang Per 1 Pebruari Imunisasi Serentak dilakukan</title>
		<link>https://memontum.com/cegah-difteri-lumajang-per-1-pebruari-imunisasi-serentak-dilakukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jan 2018 06:48:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[difteri]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[imunisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/20579-cegah-difteri-lumajang-per-1-pebruari-imunisasi-serentak-dilakukan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Guna mencegah kasus difteri yang saat ini mewabah di sejumlah daerah di Jawa Timur Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang berupaya mengantisipasi dengan melakukan imunisasi Difteri yang rencananya akan dilakukan mulai 1 Pebruari mendatang, hal ini di sampaikan kepala Dinas Kesehatan Lumajang, dr.Triworo Setyowati, Kamis(18/1/2018) di lobby pemkab Lumajang. Kepala Dinas Kesehatan mengatakan, pihaknya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Guna mencegah kasus difteri yang saat ini mewabah di sejumlah daerah di Jawa Timur  Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang berupaya mengantisipasi dengan melakukan imunisasi Difteri yang rencananya akan dilakukan mulai 1 Pebruari mendatang, hal ini di sampaikan kepala Dinas Kesehatan Lumajang, dr.Triworo Setyowati, Kamis(18/1/2018) di lobby pemkab Lumajang.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan mengatakan, pihaknya telah melakukan monitoring terhadap kasus penyakit difteri dan gejalanya. untuk 2017 di kabupaten Lumajang ada 11 kasus dan pada 2018 di Januari ini ada 4 kasus yang terjadi.</p>
<p>&#8220;Saat ini, dari hasil monitoring di beberapa wilayah Lumajang masih aman. Meski demikian tetap di adakan upaya pencegahan. Salah satunya melakukan imunisasi kepada anak-anak dan juga remaja usia 1 sampai 19 tahun di semua rumah sakit dan puskesmas juga sekolah-sekolah. imunisasi Campak Difteri akan dilaksanakan pada Pebruari mendatang, cara yang paling efektif mencegah penyakit Campak Difteri adalah dengan mengoptimalkan program imunisasi,&#8221; Terang Kadinkes.</p>
<p>Diharapkan warga tanggap bila ditemukan tanda tanda Campak Difteri yang menyerang keluarga atau tetangga, gejala awal pengidap Difteri adalah demam, nyeri telan pada tenggorokan dan penularannya bisa lewat ludah, penyakit ini tergolong berbahaya karena bisa menyebabkan kematian.</p>
<p>&#8220;Demi pencegahan terjadinya penyakit Campak Difteri ya harus di imunisasi, sehingga anak anak ataupun orang dewasa, aman dari wabah Difteri, khususnya Kabupaten Lumajang,&#8221; Tegasnya. <strong>(adi/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">20579</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
