<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dinkes kabupaten pasuruan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dinkes-kabupaten-pasuruan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Jun 2020 11:56:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dinkes kabupaten pasuruan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Pasuruan Lantik 219 Pejabat Via Online</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-pasuruan-lantik-219-pejabat-via-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2020 11:56:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[dindik kabupaten pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes kabupaten pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116765</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf melantik sebanyak 219 pejabat di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, Rabu (17/06/2020) siang. Pelantikan tersebut dilaksanakan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, dan disaksikan oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron; Pj Sekda Misbah Zunib; Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan; para Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf melantik sebanyak 219 pejabat di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, Rabu (17/06/2020) siang.</p>
<p>Pelantikan tersebut dilaksanakan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, dan disaksikan oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron; Pj Sekda Misbah Zunib; Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan; para Kepala OPD (organisasi perangkat daerah) dan undangan lainnya.</p>
<p>Dari pantauan di lapangan, tidak seluruh pejabat dihadirkan dalam pelantikan tersebut. Melainkan hanya ada 9 orang perwakilan yang mengikuti pelantikan di Pendopo Kabupaten Pasuruan. Sedangkan ratusan orang lainnya mengikuti pelantikan secara virtual dengan menggunakan aplikasi zoom yang terbagi di 9 lokasi.</p>
<p>Diantaranya SMPN 1 Bangil, SMPN 2 Pandaan, SMPN 1 Purwosari, SMPN 1 Purwodadi, SMPN 1 Gondangwetan, SMPN 1 Winongan, SMPN 2 Grati dan Dinas Kesehatan.</p>
<p>“Bapak Ibu bisa mendengar suara saya? ,” tanya Irsyad kepada para pejabat yang mengikuti pelantikan di tempat terpisah.</p>
<p>Kata Irsyad, meski sudah memasuki new normal, tapi dirinya tak menginginkan banyak orang yang hadir dalam pelantikan tersebut. Hal itu bertujuan untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pasuruan.</p>
<p>“Tetap kita jaga physical distancing, memakai masker dan tidak bersalaman. Itu yang saya tegakkan,” singkatnya.</p>
<p>Seperti diketahui, 219 pejabat yang dilantik terdiri dari 1 orang pejabat administrator, 4 orang pejabat pengawas, 33 dokter yang diberi tugas tambahan sebagai Kepala UPT Puskesmas (pusat kesehatan masyarakat), 112 guru yang ditugaskan sebagai Kepala TK (taman kanak-kanak) dan Kepala Sekolah SD; 22 guru yang diberi tugas sebagai Kepala Sekolah SMP; serta 47 pengawas sekolah.</p>
<p>Irsyad menegaskan, pelantikan dan mutasi adalah hal biasa yang menjadi kebutuhan organisasi. Utamanya dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasiras kelembagaan, serta pembinaan pola karir pegawai sebagai bagian dari upaya penyegaran dan peningkatan kinerja.</p>
<p>“Pengembangan karir pegawati tidak semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan. Melainkan lebih diutamakan untuk pemantapan organisasi dalam rangka peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.</p>
<p>Di akhir sambutannya, Irsyad berharap kepada para pejabat yang dilantik agar senantiasa semangat, bekerja keras dan cerdas, serta ikhlas menjunjung tinggi komitmen PNS sebagai abdi negara sekaligus pelayan masyarakat.</p>
<p>“Saya tegaskan kepada Kepala OPD untuk senantiasa melakukan pembinaan kepada bawahannya, agar tidak timbul permasalahan di internal OPD nya,” tutup ia. <strong>(mil/hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116765</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Reaktif Rapid Test, Tak Terurus Tanpa Kejelasan</title>
		<link>https://memontum.com/reaktif-rapid-test-tak-terurus-tanpa-kejelasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2020 15:38:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes kabupaten pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Positif Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Test]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/115232-reaktif-rapid-test-tak-terurus-tanpa-kejelasan</guid>

					<description><![CDATA[Pertanyakan Kinerja Dinkes dan Gugus Tugas Memontum Pasuruan &#8211; Bagai peribahasa &#8220;Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula&#8221; yang bisa disematkan pada dua warga Dusun Gersikan Desa Kedungringin, Kecamatan Beji yakni Maskurin dan M Robiyanto. Bagaimana tidak, sudah hampir sebulan sejak dilakukan rapid test pada keduanya. Hingga saat ini tidak ada tindaklanjut dari pihak Dinas Kesehatan atau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Pertanyakan Kinerja Dinkes dan Gugus Tugas</h2>
<p><strong>Memontum Pasuruan </strong>&#8211; Bagai peribahasa &#8220;Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula&#8221; yang bisa disematkan pada dua warga Dusun Gersikan Desa Kedungringin, Kecamatan Beji yakni Maskurin dan M Robiyanto.</p>
<p>Bagaimana tidak, sudah hampir sebulan sejak dilakukan rapid test pada keduanya. Hingga saat ini tidak ada tindaklanjut dari pihak Dinas Kesehatan atau instansi terkait terhadap keduanya.</p>
<div id="attachment_115238" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-115238" decoding="async" class="size-full wp-image-115238" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Reaktif-Rapid-Test-Tak-Terurus-Tanpa-Kejelasan.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Kedua KTP fotokopian warga reaktif rapid test yang dibiarkan tanpa tindaklanjut. (ist/repro) " width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Reaktif-Rapid-Test-Tak-Terurus-Tanpa-Kejelasan.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Reaktif-Rapid-Test-Tak-Terurus-Tanpa-Kejelasan.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Reaktif-Rapid-Test-Tak-Terurus-Tanpa-Kejelasan.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Reaktif-Rapid-Test-Tak-Terurus-Tanpa-Kejelasan.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Reaktif-Rapid-Test-Tak-Terurus-Tanpa-Kejelasan.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-115238" class="wp-caption-text">Kedua KTP fotokopian warga reaktif rapid test yang dibiarkan tanpa tindaklanjut. (ist/repro)</p></div>
<p>Informasi yang didapat Memontum.com, keduanya sejak dilakukan rapid test dan hasilnya reaktif. Hingga saat ini tidak kembali dilakukan swab test untuk mengetahui secara pasti keduanya terpapar covid-19 atau tidak.</p>
<p>Menurut salah satu tokoh masyarakat Desa Kedungringin Vicky Arianto, Kamis (28/5/2020) siang pihaknya menyesalkan kinerja dinas terkait. &#8220;Kaami sangat menyesalkan kinerja dari pihak Dinkes yang membiarkan 2 warga tersebut,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Bagaimana tidak, hampir sebulan ini kedua warga tersebut dibiarkan dalam ketidakpastian. Artinya jika kedua warga (Maskurin dan M Robiyanto) telah dinyatakan terpapar corona, mohon segera dilakukan tindaklanjut pengobatan.</p>
<p>Namun jika telah dinyatakan sehat,segera diberikan surat keterangan sehat, agar keduanya bisa kembali bekerja menghidupi keluarganya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-115233" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200528-WA0072-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Kedua KTP fotokopian warga reaktif rapid test yang dibiarkan tanpa tindaklanjut. (ist/repro)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200528-WA0072-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200528-WA0072-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200528-WA0072-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200528-WA0072-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Namun apalah yang terjadi, pihak Pemkab Pasuruan melalui Gugus Tugas dan Dinkes hingga saat ini membiarkan keduanya tanpa kejelasan.</p>
<p>Satu lagi yang perlu diketahui bahwa pihak Dinkes dan Gugus Tugas telah mewajibkan pada keduanya melakukan isolasi mandiri, akan tetapi tidak diberikan bantuan pangan sama sekali.</p>
<p>Bantuan pangan dan keperluan lainnya hanya dari Pemdes Kedungringin dan urunan masyarakat setempat.</p>
<p>&#8220;Dari kejadian ini kami meminta pada Pemkab Pasuruan khususnya pihak Dinas Kesehatan agar segera melakukan tindaklanjut,&#8221; papar Vicky Arianto mantan Kades Kedungringin.</p>
<p>Sementara itu, pihak Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Pemkab Pasuruan Misbah Zunip mmeberikan konfirmasi melalui pesan WA.</p>
<p>&#8220;Terimakasih atas informasinya dan segera kami tindaklanjuti serta koordinasikan,&#8221; jawab Misbah Zunip Plt Sekda Kabupaten Pasuruan.<strong> (hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">115232</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
