<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Dinkes Kabupaten Situbondo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dinkes-kabupaten-situbondo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Jun 2022 13:29:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Dinkes Kabupaten Situbondo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dinkes dan Lintas OPD Gelar Rakor Percepatan Vaksinasi Anak</title>
		<link>https://memontum.com/dinkes-dan-lintas-opd-gelar-rakor-percepatan-vaksinasi-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jun 2022 13:24:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kabupaten Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[OPD]]></category>
		<category><![CDATA[Percepatan Vaksinasi]]></category>
		<category><![CDATA[rakor]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi anak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170698</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Mewujudkan target vaksinasi anak sesi kedua, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo, mengadakan rapat dan koordinasi (Rakor) bersama lintas OPD, Senin (13/06/2022) tadi. Kegiatan temu rembuk, ini menghasilkan berbagai item kesepakatan penting bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Puskesmas, Kecamatan serta Koordinator Wilayah UPTD Pendidikan se-Kabupaten Situbondo. Menurut Kepala Dinkes [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Mewujudkan target vaksinasi anak sesi kedua, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo, mengadakan rapat dan koordinasi (Rakor) bersama lintas OPD, Senin (13/06/2022) tadi. Kegiatan temu rembuk, ini menghasilkan berbagai item kesepakatan penting bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Puskesmas, Kecamatan serta Koordinator Wilayah UPTD Pendidikan se-Kabupaten Situbondo.</p>



<p>Menurut Kepala Dinkes Kabupaten Situbondo, Dwi Herman Susilo, saat ini tercatat ada empat kecamatan di Kabupaten Situbondo, yang tingkat vaksinasi anak masih rendah. Yakni Kecamatan Mlandingan, Suboh, Sumbermalang dan Kecamatan Jangkar.</p>



<p>Untuk itu, Dwi mengadakan Rakor, agar dapat menemukan formula atau solusi terbaik sehingga target vaksinasi anak sesi kedua mencapai target seperti yang ditentukan oleh pemerintah. “Ya tadi dari perwakilan Rakor sudah ada yang memberikan usulan. Nanti akan kami ambil kesimpulan akhir, untuk kemudian di sepakati langkah langkah percepatannya,” ujar mantan Sekretaris Dinkes Kabupaten Situbondo itu.</p>



<p>Dwi memastikan, hasil Rakor dan diskusi kali ini bisa memberikan solusi yang cepat kepada empat kecamatan yang tingkat vaksinasi anaknya masih rendah. Dalam Rakor kali ini juga sudah ditemukan sejumlah upaya mengatasi kesulitan sehingga target percepatan vaksinasi anak sesi kedua cepat tercapai.</p>



<p>&#8220;Ya ini vaksinasi juga ada masanya, jika melebihi 6 bulan akan dilakukan DO. Nanti jika sampai akhir Juni belum tuntas maka akan di DO. Makanya kita lakukan percepatan agar kita tidak sia sia dan tidak masuk dosis 1 lagi, maka harus segera divaksin kedua,” ungkap Dwi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/thr-asn-pemkot-malang-naik-rp-426-miliar-pencairan-tunggu-kebijakan-pusat">THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-serahkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-bencana-puting-beliung-di-kecamatan-bantur">Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/proses-izin-rumit-iai-cabang-trenggalek-hearing-dengar-pendapat-bersama-dprd">Proses Izin Rumit, IAI Cabang Trenggalek Hearing Dengar Pendapat bersama DPRD</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/siswa-sman-3-kota-malang-sambut-antusias-mbg-ramadan">Siswa SMAN 3 Kota Malang Sambut Antusias MBG Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-trenggalek-bersama-eksekutif-bahas-raperda-perlindungan-jaminan-sosial-ketenagakerjaan">DPRD Trenggalek bersama Eksekutif Bahas Raperda Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan</a></li>
</ul>


<p>Dwi menyebut semua usulan peserta Rakor akan dikongkritkan dengan melakukan upaya yang lebih masiv. Untuk itu, tutur Dwi, pihaknya akan mengajak sekolah dan pihak lain agar bisa membangkitkan animo siswa untuk ikut vaksinasi.</p>



<p>“Ya, karena kesulitannya terletak pada penolakan orang tua, maka kita barengkan dengan kegiatan pembagian raport siswa. Kami nanti akan mengupayakan, mengadakan sosialisasi sekaligus vaksinasi. Yakni dengan tenaga medis dari Puskesmas, Dinkes dan RSU,” ungkap Dwi.</p>



<p>Dwi menambahkan, langkah percepatan vaksinasi anak segera dilakukan karena akan bersamaan dengan program pemerintah yang lain. Yakni bulan imunisasi anak dan bulan imunisasi anak sekolah yang akan dilakukan pada bulan Agustus dan Oktober 2022 mendatang.</p>



<p>“Ya, ini vaksinasi untuk anak dilakukan percepatan untuk memenuhi target dari pemerintah. Dengan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, nantinya tidak sampai mengganggu dua agenda penting tersebut,” ujar Dwi. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170698</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Tuberculosis se-Dunia, Polres Situbondo Bantu Dinkes Sosialisasikan Pencegahan TBC</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-tuberculosis-se-dunia-polres-situbondo-bantu-dinkes-sosialisasikan-pencegahan-tbc</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Mar 2022 12:27:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kabupaten Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[polres situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[TBC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=166276</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Sebagai bentuk dukungan dalam rangka memperingati Hari Tuberculosis se-Dunia, Satlantas Polres Situbondo bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, melakukan sosialisasi dan pembagian flyer TBC kepada masyarakat, Kamis (24/03/2022) tadi. Pelaksanaan itu, berlangsung di Simpang Empat Alun-alun Situbondo dan Jalan PB Sudirman, Situbondo. Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Anindita Harcahyaningdyah, mengatakan bahwa dalam rangka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Sebagai bentuk dukungan dalam rangka memperingati Hari Tuberculosis se-Dunia, Satlantas Polres Situbondo bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, melakukan sosialisasi dan pembagian flyer TBC kepada masyarakat, Kamis (24/03/2022) tadi. Pelaksanaan itu, berlangsung di Simpang Empat Alun-alun Situbondo dan Jalan PB Sudirman, Situbondo.</p>



<p>Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Anindita Harcahyaningdyah, mengatakan bahwa dalam rangka memperingati hari Tuberculosis, Satlantas Polres Situbondo membantu Dinas Kesehatan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Diantaranya, dalam bentuk pembagian flyer dan juga pemasangan spanduk informasi kepada masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan penyakit TBC.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/thr-asn-pemkot-malang-naik-rp-426-miliar-pencairan-tunggu-kebijakan-pusat">THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-serahkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-bencana-puting-beliung-di-kecamatan-bantur">Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/proses-izin-rumit-iai-cabang-trenggalek-hearing-dengar-pendapat-bersama-dprd">Proses Izin Rumit, IAI Cabang Trenggalek Hearing Dengar Pendapat bersama DPRD</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/siswa-sman-3-kota-malang-sambut-antusias-mbg-ramadan">Siswa SMAN 3 Kota Malang Sambut Antusias MBG Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-trenggalek-bersama-eksekutif-bahas-raperda-perlindungan-jaminan-sosial-ketenagakerjaan">DPRD Trenggalek bersama Eksekutif Bahas Raperda Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Kami membantu sosialisasi kepada masyarakat dan juga memberikan pengamanan selama kegiatan berlangsung,“ ujar AKP Anindita.</p>



<p>Selain itu, AKP Anindita juga mengimbau kepada masyarakat, bahwa di masa pandemi Covid-19, agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Khususnya, memakai masker saat beraktifitas di luar rumah dan juga mengikuti vaksinasi. “Kami juga mengimbau masyarakat, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap memakai masker,&#8221; ujarnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">166276</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penderita DBD di Situbondo Terus Meningkat</title>
		<link>https://memontum.com/penderita-dbd-di-situbondo-terus-meningkat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Mar 2021 14:16:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kabupaten Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137983</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Situbondo saat ini terus meningkat. Hingga pekan ke 2 bulan Maret, sebanyak 233 kasus dan meninggal dunia 3 orang. Sedangkan yang masih dirawat di Rumah Sakit dr Abdoer Rahem Situbondo sebanyak 14 orang, Minggu (28/03). Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, Dwi Herman Susilo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Situbondo saat ini terus meningkat. Hingga pekan ke 2 bulan Maret, sebanyak 233 kasus dan meninggal dunia 3 orang. Sedangkan yang masih dirawat di Rumah Sakit dr Abdoer Rahem Situbondo sebanyak 14 orang, Minggu (28/03).</p>



<p>Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, Dwi Herman Susilo, melalui Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan Situbondo, Heryawan SKM M. Si, saat melakukan fogging di Perumahan Bumiayu, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo Kota, Kabupaten Situbondo menjelaskan, bahwa fogging yang dilaksanakan oleh petugas Dinas Kesehatan berdasarkan permintaan warga.</p>



<ul><li><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/137348-warga-kalianget-situbondo-meregang-nyawa-tersambar-petir">Warga Kalianget Situbondo Meregang Nyawa Tersambar Petir</a></strong></li></ul>



<p>&#8220;Ada 4 orang warga di Perumahan Bumiayu ini menderita DBD. Untuk itu, kami cepat melakukan fogging agar jentik nyamuk Aedes Aegypti tidak berkembangbiak. Dan yang paling terpenting masyarakat rajin menguras bak mandi, membersihkan lingkungan di sekitarnya, mengubur kaleng-kaleng bekas dan sejenisnya,” jelas Heryawan.</p>



<p>Untuk menghindari peningkatan penderita DBD di Situbondo, sambung Heryawan, masyarakat harus waspada dan melaporkan ke Dinas Kesehatan Situbondo jika ada kejadian DBD agar dilakukan fogging.</p>



<p>“Tujuan fogging untuk mematikan jentik-jentik nyamuk demam berdarah,” tegasnya.</p>



<p>Jumlah kasus DBD sampai dengan bulan Maret, Minggu ke 2 tahun ini sebanyak 233 kasus dan meninggal dunia 3 orang.</p>



<p>“Kita boleh fokus pada penanganan virus Corona, tapi jangan abaikan kasus DBD yang ada di hadapan kita semua. Untuk itu, masyarakat harus lebih waspada,” jelas Heryawan.</p>



<p>Lebih lanjut, Heryawan mengatakan, jumlah kasus DBD di Kabupaten Situbondo ini cenderung meningkat, salah satunya karena faktor cuaca di Situbondo ini cenderung beda dengan cuaca di daerah lainnya.</p>



<p>“Kalau di Situbondo sehari hujan, lalu beberapa hari kemudian panas. Hal ini bisa berpotensi berkembangnya jentik-jentik nyamuk demam berdarah,” kata pria yang pernah menjadi ketua tim pemulasaran jenasah Covid-19.</p>



<p>Menurut Heryawan, untuk menekan bertambahnya angka DBD di Kabupaten Situbondo, maka saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo terus melaksanakan program Gerakan Situbondo Bebas Jentik.</p>



<p>“Melalui seluruh Puskesmas di Kabupaten Situbondo, maka program Gesit Batik terus gencar dilakukan ke masyarakat di wilayahnya masing-masing. Dengan mensosialisasikan kembali gerakan 3 M Plus. Yakni Menutup, Menguras, dan Mengubur barang-barang bekas yang berpotensi menjadi genangan air atau tempat sarang nyamuk, maka diharapkan tidak ada peningkatan jumlah DBD,” terang Heryawan.</p>



<p>Yang dimaksud plus, kata Heryawan, masyarakat mau menggunakan lotion anti nyamuk, khususnya pada pagi hingga menjelang siang. Sementara fogging tetap dilakukan, pada daerah-daerah yang sudah ada kasus DBD. “Semoga kasus DBD di Kabupaten Situbondo bisa segera mereda,” harapnya. <strong>(her/mam/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137983</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lokakarya Pencegahan dan Penanggulangan Anemia bagi Remaja Putri Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/lokakarya-pencegahan-dan-penanggulangan-anemia-bagi-remaja-putri-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2021 12:09:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Command Center]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kabupaten Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Lokakarya]]></category>
		<category><![CDATA[Pendampingan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136432</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Lokakarya Program Pencegahan dan Penanggulangan Anemia, bagi Remaja Putri di Kabupaten Situbondo, berlangsung di Command Center and Theatre dr. Rusdi Aliudin, Dinkes Situbondo, Selasa (09/03). Lokakarya yang diadakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo ini dibuka Plt Kepala Dinkes Kabupaten Situbondo, Dwi Herman Susilo S.KM. M.Kes. Melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Lokakarya Program Pencegahan dan Penanggulangan Anemia, bagi Remaja Putri di Kabupaten Situbondo, berlangsung di Command Center and Theatre dr. Rusdi Aliudin, Dinkes Situbondo, Selasa (09/03).</p>



<p>Lokakarya yang diadakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo ini dibuka Plt Kepala Dinkes Kabupaten Situbondo, Dwi Herman Susilo S.KM. M.Kes.</p>



<p>Melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinkes Situbondo, Rina Widharmarini, SKM.,M.Kes, mengatakan, untuk di Jawa Timur ada 10 Kabupaten yang didampingi oleh Nutrition International (NI), salah satunya adalah Kabupaten Situbondo.</p>



<p>Program BISA (Better Investment for Stunting Alleviation) yang didanai oleh Pemerintah Kanada, menyelenggarakan kegiatan lokakarya Orientasi Program Pencegahan Anemia, bagi remaja putri di Kabupaten Situbondo.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/136210-demokrat-situbondo-tolak-moeldoko" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Demokrat Situbondo Tolak Moeldoko</a></strong></p>



<p>Kegiatan dilaksanakan sehari yang diikuti lintas sektor, dari PT UKS Kabupaten, Kesra Pemkab Situbondo, Bappeda, Dinas Pendidikan, Kemenag dan juga kelompok potensi lainnya seperti TP PKK, Muslimat, Aisyiah dan lainnya supaya setelah pendampingan dari NI ini, kegiatan pemberian tablet tambah darah remaja putri, yang dimaksudkan untuk mencegah penanggulangan stunting di Kabupaten Situbondo, bisa terus berkesinambungan.&#8221; beber Rina Widharmarini</p>



<p>Lokakarya ini dilaksanakan secara luring di Kabupaten Situbondo tetapi juga diikuti secara daring oleh Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso,&#8221; imbuh Rina Widharmarini</p>



<p>Dengan tema pemberian tablet tambah darah sebagai upaya untuk penanggulangan stunting. “Adapun pesertanya dari lintas sektor dengan harapan nanti sangat berperan dipenanggulangan stunting melalui pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri,&#8221; ujar Rina Widharmarini</p>



<p>Peserta Lokakarya diwajibkan mengikuti Rapid Antigen atas permintaan <em>Non-Governmental Organization</em> (NGO) luar negeri dengan mengikuti standar protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan disiplin.</p>



<p>Para peserta terdiri dari pemangku kepentingan di tingkat kabupaten dan kecamatan baik itu Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Tokoh Agama, Puskesmas, dan kepala sekolah dan guru UKS dari SMA dan SMK di Kabupaten Situbondo.</p>



<p>Prevalensi anemia pada remaja putri dengan usia di atas 15 tahun di Kabupaten Situbondo adalah sebesar 11,5%.&#8221; katanya <strong>(her/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136432</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tunjangan Nakes Situbondo yang Tangani Covid-19 Segera Cair</title>
		<link>https://memontum.com/tunjangan-nakes-situbondo-yang-tangani-covid-19-segera-cair</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2020 15:42:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kabupaten Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[nakes]]></category>
		<category><![CDATA[Tunjangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119519-tunjangan-nakes-situbondo-yang-tangani-covid-19-segera-cair</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Para Nakes (Tenaga Kesehatan) yang telibat dalam penanganan pasien virus Corona atau Covid-19 akhirnya akan mendapatkan tunjangan tambahan seperti yang di Janjikan pemerintah. Hal ini menyusul adanya kelengkapan pencairan yang diminta oleh BPPKAD sudah dipenuhi oleh para Nakes. Menurut Drs H Ahkmad Yulianto M Si selaku Plt Kadinkes Kabupaten Situbondo mengatakan, sudah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo </strong>&#8211; Para Nakes (Tenaga Kesehatan) yang telibat dalam penanganan pasien virus Corona atau Covid-19 akhirnya akan mendapatkan tunjangan tambahan seperti yang di Janjikan pemerintah. Hal ini menyusul adanya kelengkapan pencairan yang diminta oleh BPPKAD sudah dipenuhi oleh para Nakes.</p>
<p>Menurut Drs H Ahkmad Yulianto M Si selaku Plt Kadinkes Kabupaten Situbondo mengatakan, sudah di informasikan terkait pencairannya dari BPPKAD sudah bisa cair pada hari Senin atau Selasa mendatang.</p>
<p>&#8221; Pada hari Senin atau Selasa mendatang mulai pencairan dana tunjangan tersebut oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo untuk Nakes yang menangani Covid-19,&#8221; katanya.</p>
<p>Sambung Akhmad Yulianto, bahwa jumlah Nakes yang mendapatkan tunjangan sebanyak 576 tenaga kesehatan dari Dinkes itu bervariasi. Tergantung dari jumlah tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 di rumah sakit dan puskesmas setempat.</p>
<p>&#8220;Sementara besaran maksimal jumlah tunjangan mencapai Rp 15 juta untuk dokter spesialis, Rp 10 juta untuk dokter umum dan perawat Rp 7,5 juta. Sedangkan, untuk tenaga kesehatan lainnya jumlah tunjangan yang diberikan maksimal Rp 5 juta, &#8221; tegasnya.</p>
<p>Dijelaskan Akhmad Yulianto, sesuai Kepmenkes Nomor HK.01.07/MENKES/392/2020, nantinya semua Nakes yang menangani Covid-19 bisa mengajukan insentif kepada pemerintah pusat. Sebelumnya, Pememerintah Kabupaten Situbondo sudah menetapkan 2 rumah sakit rujukan bagi pasien Covid-19.</p>
<p>“Peraturan Menteri Kesehatan baru sekarang tidak harus rumah sakit rujukan, tetapi semua rumah sakit yang melayani Covid-19 bisa mengusulkan. Ada rumusnya semua pasien dan berapa dokter nanti ada rumusnya. Jadi tidak semua dibebankan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut Akhmad Yulianto menerangkan, pencairan tahap selanjutnya diprediksi akan berjalan lebih cepat. Pasalnya, berkas yang sudah diverifikasi oleh Pemerintah daerah tidak harus dikirimkan ke pemerintah pusat, dan bisa disetorkan langsung ke BPKAD. Selanjutnya, pihak Dinkes melalui BPPKAD bisa langsung membayarkan kepada masing-masing rumah sakit dan puskesmas.</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau kepada teman-teman tenaga kesehatan yang menangani Covid-19 di Kabupaten Situbondo, diharapkan untuk menjaga kesehatan, jaga protokol kesehatan, agar selalu tetap menjaga stamina kemudian tetap bersabar dalam melayani dan meningkatkan kinerjanya serta tetap semangat terus,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Sementara Kepala BPPKAD Kabupaten Situbondo Drs H Haryadi Tedjo Laksono M Si membenarkan bahwa Insentif tenaga kesehatan itu sudah masuk ke APBD dua tahap yang terakhir masuk ke Kasda pada tanggal 10 Juli, kemudian tidak diikuti dengan petunjuk tekhnis (juknis) dari Kementerian Kesehatan, bagaimana dan sebagainya.</p>
<p>&#8220;Juknis tentang tata cara pencairan dan penggunaannya itu baru ada pada tanggal 14 Juli kemarin, jadi BPPKAD bersama Dinkes kebut untuk mematangkan rencana tersebut termasuk sasarannya, &#8221; ujarnya.</p>
<p>Kata H Haryadi, karena ada uang masuk dari pusat harus masuk ke Sirka APBD dahulu dan diproses Perbup penjabaran. Untuk mempercepat tim dari BPPKAD bersama Dinkes langsung meng input ke Sirka APBD.</p>
<p>&#8220;Sudah di input sekarang, besok nomor DPA dan setelah itu dijadikan Perbup dan hari Senin Dinkes sudah bisa mengajukan dan hari Selasa sudah bisa dicairkan, &#8220;ungkapnya.</p>
<p>Ditambahkan H Haryadi, bahwa Kementerian Keuangan berdasarkan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan terkait usulan insentif bagi tenaga kesehatan yang telah diajukan oleh Kabupaten Situbondo pada bulan Juni 2020 telah menyalurkan dana dalam bentuk Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Tambahan tahun 2020 melalui rekening Kas Daerah Pemerintah Kabupaten Situbondo.</p>
<p>&#8220;Dengan rincian tanggal 01 juli 2020 sebesar Rp. 398.542.525 (tigaratus sembilan puluh delapan juta lima ratus empat puluh dua ribu lima ratus dua puluh lima rupiah) dan tanggal 08 juli 2020 sebesar Rp.3.096.000.000 (tiga milyar sembilan puluh enam juta rupiah), &#8220;pungkasnya.<strong> (her/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119519</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kasat Lantas Polres Situbondo Koordinasi Lintas Sektoral Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas</title>
		<link>https://memontum.com/kasat-lantas-polres-situbondo-koordinasi-lintas-sektoral-penanganan-kecelakaan-lalu-lintas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Apr 2018 17:22:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kabupaten Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[polres situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/36280-kasat-lantas-polres-situbondo-koordinasi-lintas-sektoral-penanganan-kecelakaan-lalu-lintas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8212; Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Himmawan Setiawan,SIK Bersama Kanit Laka Ipda Teguh Santoso,SH melaksanakan koordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo Drs.H.Abu Bakar Abdi,Apt.M.Si dan Kepala Bank Jatim Situbondo dalam rangka pencegahan fatalitas korban Laka di Situbondo, Selasa siang (10/04/2018) Pengamatan Memontum.com, dalam kunjungan tersebut, Kasat Lantas dalam arahannya menyampaikan perlunya kerja [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo </strong>&#8212;   Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Himmawan Setiawan,SIK Bersama Kanit Laka Ipda Teguh Santoso,SH melaksanakan koordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo Drs.H.Abu Bakar Abdi,Apt.M.Si dan Kepala Bank Jatim Situbondo dalam rangka pencegahan fatalitas korban Laka di Situbondo, Selasa siang (10/04/2018)</p>
<p>Pengamatan Memontum.com, dalam kunjungan tersebut, Kasat Lantas dalam arahannya menyampaikan perlunya kerja sama lintas sektoral untuk lebih mengoptimalkan penanganan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Situbondo.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180410-WA0213-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-36281" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180410-WA0213-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180410-WA0213-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180410-WA0213-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180410-WA0213-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Agar lebih mudah dan cepat khususnya korban kecelakaan yang fatal diberikan kemudahan dan kecepatan penanganan medis di Puskesmas ataupun rumah sakit,&#8221; paparnya.</p>
<p>Selain itu, Kasat Lantas AKP Himmawan Setiawan,SIK Bersama Kanit Laka Ipda Teguh Santoso,SH juga melakukan koordinasi dengan Bank Jatim dalam pelaksanaan penanganan, pendataan dan penyelesaian santunan korban kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan secara terpadu. <strong>(im/nay)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">36280</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Deklarasi ODF, Bupati Situbondo Ajak Warga Hidup Sehat</title>
		<link>https://memontum.com/deklarasi-odf-bupati-situbondo-ajak-warga-hidup-sehat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Mar 2018 14:33:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Deklarasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kabupaten Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Open Defecation Free]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/29780-deklarasi-odf-bupati-situbondo-ajak-warga-hidup-sehat</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8212; Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo bekerja sama dengan Kecamatan Situbondo Deklarasi ODF di wilayah Kelurahan Dawuhan, Patokan dan Desa Kotakan, Minggu (4/3/2018). Pantauan Memo X (Grup Memontum.com), Bupati Situbondo H Dadang Wigiarto,SH, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Situbondo Hj Umi Kulsum,SH, menghadiri deklarasi Kecamatan Situbondo sebagai Open Defecation Free (ODF) atau Stop [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo </strong>&#8212; Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo bekerja sama dengan Kecamatan Situbondo Deklarasi ODF di wilayah Kelurahan Dawuhan, Patokan dan Desa Kotakan, Minggu (4/3/2018).</p>
<p>Pantauan Memo X (Grup Memontum.com), Bupati Situbondo H Dadang Wigiarto,SH, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Situbondo Hj Umi Kulsum,SH, menghadiri deklarasi Kecamatan Situbondo sebagai Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan di Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo. Tampak hadir juga Kepala Dinas lingkungan hidup, Kholil, SP. MP, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Kadis Kesehatan, Abu Bakar Abdi, Ketua Forum kota sehat, kapolsek, danramil, Kades Kotakan, lurah Dawuhan dan lurah Patokan Situbondo.</p>
<p><div id="attachment_6374" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-6374" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/Deklarasi-ODF-Bupati-Situbondo-Ajak-Warga-Hidup-Sehat.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Deklarasi ODF, Bupati Situbondo Ajak Warga Hidup Sehat" width="650" height="366" class="size-full wp-image-29783" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/Deklarasi-ODF-Bupati-Situbondo-Ajak-Warga-Hidup-Sehat.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/Deklarasi-ODF-Bupati-Situbondo-Ajak-Warga-Hidup-Sehat.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/Deklarasi-ODF-Bupati-Situbondo-Ajak-Warga-Hidup-Sehat.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/Deklarasi-ODF-Bupati-Situbondo-Ajak-Warga-Hidup-Sehat.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-6374" class="wp-caption-text"><em>Bupati Situbondo H.Dadang Wigiarto,SH. Memberikan sambutan dalam acara Deklarasi ODF mengajak Warga Hidup Sehat. <strong>(im)</em></strong></p></div></p>
<p>Bupati Situbondo H.Dadang Wigiarto,SH, menyambut baik dengan pendeklarasian ODF di wilayah Kecamatan Situbondo khususnya Kelurahan Dawuhan, Kelurahan Patokan dan Desa Kotakan sebagai bentuk dukungan secara spontan. Bupati H.Dadang juga memberikan piagam deklarasi ODF kepada Kepala Desa Kotakan dan juga kepada dua Lurah di wilayah Kecamatan Situbondo.</p>
<p>Dalam Deklarasi ODF tersebut. Bupati yang sudah menjabat dua periode itu mengatakan, ￼tujuan dari deklarasi ODF adalah untuk merubah prilaku hidup sehat tanpa buang air besar di sembarang tempat, baik di sungai maupun ditempat lainnya.</p>
<p>&#8220;Jika sepanjang sungai tidak ada lagi orang buang air besar sembarangan, maka kesehatan warga yang ada disekitarnya akan lebih terjamin,&#8221; kata Bupati H.Dadang Wigiarto.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180304-WA0129-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-29781" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180304-WA0129-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180304-WA0129-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180304-WA0129-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180304-WA0129-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Selain itu, Bupati H Dadang Wigiarto berharap agar masyarakat juga harus ikut andil dalam menjaga kebersihan lingkungan dan di wilayahnya masing-masing dengan tidak membuang sampah ke sungai dan Buang air besar kesungai, karena tahun 2019 Kabupaten Situbondo sudah harus menjadi tujuan wisata untuk dikunjungi wisatawan lokal maupun internasional.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Situbondo, Abu Bakar Abdi, menyampaikan, perlunya kesadaran masyarakat dari tiga komponen untuk mendukung program Open Defecation Free (ODF). Tiga komponen yang dimaksud meliputi peran pemuda sebagai generasi bangsa, peran kelompok perempuan dalam melakukan sosialisasi kepada para ibu-ibu. Ketiga, kelompok organisasi sosial kemasyarakatan untuk ikut andil menyampaikan dampak lain yang akan di derita jika sering melakukan BAB di sembarang tempat.</p>
<p>&#8220;Jika tiga komponen ini bersatu untuk mendukung program pemerintah, Insyallah Kabupaten Situbondo Bumi Sholawat Nariyah akan terbebas dari ODF,&#8221; ungkapnya. <strong>(im/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">29780</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kasus DBD di Situbondo Turun, Dinkes Canangkan Gerakan Satu Rumah Jumantik</title>
		<link>https://memontum.com/kasus-dbd-di-situbondo-turun-dinkes-canangkan-gerakan-satu-rumah-jumantik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Dec 2017 12:00:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kabupaten Situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/11726-kasus-dbd-di-situbondo-turun-dinkes-canangkan-gerakan-satu-rumah-jumantik</guid>

					<description><![CDATA[Desa Siap Tanpa Penyakit Debede dan Bebas Jentik (Desi Pake Batik) &#160; Memontum Situbondo &#8212; Demi menurunkan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD),Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo mencanangkan gerakan satu rumah satu jumantik (juru pemantau jentik) di CFD Alon-alon Situbondo, Minggu (10/12/2017) pagi. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo Drs.H.Abu Bakar Abdi,Apt,.M.Si melalui Kasi Pengendalian dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Desa Siap Tanpa Penyakit Debede dan Bebas Jentik (Desi Pake Batik)</strong></h2>
<p>&nbsp;<br />
<strong>Memontum Situbondo</strong> &#8212;  Demi menurunkan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD),Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo mencanangkan gerakan satu rumah satu jumantik (juru pemantau jentik) di CFD Alon-alon Situbondo, Minggu (10/12/2017) pagi.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo Drs.H.Abu Bakar Abdi,Apt,.M.Si melalui Kasi Pengendalian dan penyakit menular Dinkes Situbondo Heryawan,SKM,.M.Si saat dikonfirmasi Memontum.com mengatakan, pada musim penghujan ini, walau pun kasus DBD tergolong masih sedikit, pihaknya tetap menggerakkan pantau jentik dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).</p>
<p>&#8220;Akan lebih efektif gerakan satu rumah satu jumantik, agar rumah bebas jentik,&#8221; ujar Heryawan, Minggu (10/12/2017) kepada Memontum.com.</p>
<p><div id="attachment_2700" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-2700" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171210-WA0146-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo Drs.H.Abu Bakar Abdi,Apt,.M.Si didampingi Kasi Pengendalian dan penyakit menular Heryawan,SKM,.M.Si saat diwawancarai Memontum.com. (im)" width="650" height="366" class="size-full wp-image-11727" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171210-WA0146-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171210-WA0146-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171210-WA0146-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171210-WA0146-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-2700" class="wp-caption-text"><em>Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo Drs.H.Abu Bakar Abdi,Apt,.M.Si didampingi Kasi Pengendalian dan penyakit menular Heryawan,SKM,.M.Si saat diwawancarai Memontum.com. <strong>(im)</strong></em></p></div></p>
<p>Menurut Heryawan, kendala saat ini adalah kurangnya rasa kepedulian masyarakat terhadap kesadaran kebersihan lingkungan sekitar. Namun hal itu lah tantangan pihaknya untuk terus menggerakkan strategi mengurangi kasus DBD di Situbondo.</p>
<p>”Mungkin strateginya semua ibu rumah tangga harus tahu cara memantau jentik,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Heryawan menjelaskan, jumantik merupakan anggota masyarakat yang dilatih oleh Puskesmas setempat untuk memantau keberadaan dan perkembangan jentik nyamuk. Hal itu dilakukan untuk mengendalikan penyakit DBD di lingkungan dengan PSN dan 3M Plus.</p>
<p>&#8220;Untuk di Situbondo yang jelas tahun ini turun dari tahun 2016 lalu ada 875 kasus dengan 13 kematian,tahun 2017 sekarang ini ada 252 kasus,&#8221; paparnya.</p>
<p>Heryawan juga menghimbau kepada masyarakat Situbondo untuk menerapkan 3M Plus dengan cara menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, memanfaatkan barang bekas, plus mencegah dari gigitan nyamuk.</p>
<p>&#8220;Walaupun cara ini merupakan cara lama, namun tidak semua lingkungan masyarakat menerapkan cara tersebut,&#8221; tandasnya. <strong>(im/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11726</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
