<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Dinkes Lamongan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dinkes-lamongan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Mar 2022 10:46:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Dinkes Lamongan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dinkes dan PKK Lamongan Dukung Eliminasi TBC</title>
		<link>https://memontum.com/dinkes-dan-pkk-lamongan-dukung-eliminasi-tbc</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Mar 2022 10:46:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Eliminasi TBC]]></category>
		<category><![CDATA[PKK]]></category>
		<category><![CDATA[PKK Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[TBC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=166592</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Tepat setengah abad PKK berbakti pada bangsa dan berbakti kepada sesama. Dalam rangka Peringatan Hari Ke-50 Kesatuan Gerak PKK, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lamongan kolaborasi bersama Dinkes Lamongan menggelar Seminar Kesehatan TBC (Tuberculosis), yang dapat diikuti seluruh masyarakat secara live streaming di Pendopo Lokatantra, Selasa (29/03/2022). Diungkapkan Kadinkes [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Tepat setengah abad PKK berbakti pada bangsa dan berbakti kepada sesama. Dalam rangka Peringatan Hari Ke-50 Kesatuan Gerak PKK, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lamongan kolaborasi bersama Dinkes Lamongan menggelar Seminar Kesehatan TBC (Tuberculosis), yang dapat diikuti seluruh masyarakat secara live streaming di Pendopo Lokatantra, Selasa (29/03/2022).</p>



<p>Diungkapkan Kadinkes Lamongan, dr Taufik Hidayat, peran PKK dalam mendukung eliminasi TBC sangatlah besar. Dimana salah satu peran PKK, adalah terus mengingatkan masyarakat dan mendampingi masyarakat yang sedang menjalani penyembuhan TBC sampai sembuh.</p>



<p>“Peran PKK sangatlah penting. Dimana PKK sebagai pemberdayaan keluarga dapat mendorong masyarakat yang sedang menjalani proses penyembuhan TBC agar tetap semangat. Selain itu juga, mendampingi masyarakat yang terdiagnosis sampai sembuh pengobatan. Peran ini, tentunya sangat besar sekali,” ucap Taufik.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, dirinya menganalogikan pencegahan TBC sama dengan Covid-19. Dimana, imunisasi TBC dan menjaga protokol kesehatan seperti mengenakan masker sangat penting.</p>



<p>“TBC penyakit paru-paru yang terjadi karena serangan kuman bernama mycobacterium tuberculosis. Jika paru-paru bersih terlihat rontgen akan terlihat hitam. Sementara bagi orang yang terserang TBC, paru-paru bagian atas akan tampak memutih, karena terjadi peradangan yang diakibatkan karena ada nanah yang menyumbat. Penyakit ini menyebabkan pengidapnya mengalami gejala berupa batuk yang berlangsung lebih dari tiga minggu. Batuk yang menjadi gejala penyakit ini biasanya disertai dahak dan terkadang mengeluarkan darah. Seperti Covid, imunisasi TBC sangatlah penting,” ungkap Taufik.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-mengular-di-pasar-murah-lowokwaru-sejumlah-warga-kecewa-tidak-kebagian-paket">Antrean Mengular di Pasar Murah Lowokwaru, Sejumlah Warga Kecewa Tidak Kebagian Paket</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/angka-kemiskinan-dan-tingkat-pengangguran-terbuka-di-kabupaten-lumajang-kian-turun">Angka Kemiskinan dan Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Lumajang Kian Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/genjot-capaian-pbb-2026-bapenda-kota-malang-siapkan-program-sambang-ke-300-titik">Genjot Capaian PBB 2026, Bapenda Kota Malang Siapkan Program Sambang ke 300 Titik</a></li>
</ul>


<p>Dirinya juga menyampaikan, jika seseorang didiagnosis TBC maka pola makan seimbang dan menjaga kesehatan lingkungan harus dilakukan. &#8220;Maka yang perlu dilakukan jika didiagnosis TBC adalah menjaga pola kesehatan, seperti makan seimbang, olahraga yang terkena sinar matahari dan sirkulasi rumah yang sehat dan yang paling penting tetap menggunakan masker,” imbuhnya.</p>



<p>Tidak hanya menggelar seminar kesehatan, peringatan setengah abad gerak PKK, TP PKK Lamongan juga menggelar Fashion Show batik khas Lamongan yang dihadiri langsung Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yuhronur mengungkapkan apresiasinya atas pengabdian PKK Lamongan kepada masyarakat Lamongan selama ini.</p>



<p>“Terima kasih kepada tim penggerak PKK atas segala pengabdian yang diberikan kepada masyarakat selama ini. Dengan semangat 50 tahun ini, PKK harus menjadi strong women untuk terus berkarya,” ucapnya.</p>



<p>Bupati Yuhronur juga mengajak PKK bersinergi bersama pemerintah, dalam program prioritas yang telah dicanangkan seperti Home Care Service hingga mendorong kebangkitan UMKM Lamongan.</p>



<p>Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Lamongan, Anis Yuhronur, mengajak seluruh tim PKK di seluruh Lamongan untuk saling berbagi dan membantu sesama, sesuai tema hari kesatuan gerak PKK yakni berbakti kepada bangsa, mengabdi kepada sesama.</p>



<p>Hadir pada acara tersebut, Wabup Abdul Rouf, Sekda Moh Nalikan, Ketua DWP Puji Dariani Nalikan, serta ibu-ibu Forkopimda Kabupaten Lamongan. <strong>(zen/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">166592</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penanganan Klaster Sidodowo Lamongan Sudah Terkendali, Kini Menjadi Zona Kuning</title>
		<link>https://memontum.com/penanganan-klaster-sidodowo-lamongan-sudah-terkendali-kini-menjadi-zona-kuning</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jun 2021 07:45:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[klaster sidodowo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=144669</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Klaster Sidodowo yang membuat lonjakan kasus Covid 19 di Kabupaten Lamongan beberapa hari lalu kini telah terkendali. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan, dr. Taufik Hidayat, selaku Koordinator Bidang Preventif Promotif Satgas Penanganan Covid 19 saat ditemui. Menurutnya hal tersebut tidak terlepas dari upaya baik Pemerintah Daerah, TNI, Polri melalui Satgas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan </strong>&#8211; Klaster Sidodowo yang membuat lonjakan kasus Covid 19 di Kabupaten Lamongan beberapa hari lalu kini telah terkendali. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan, dr. Taufik Hidayat, selaku Koordinator Bidang Preventif Promotif Satgas Penanganan Covid 19 saat ditemui. Menurutnya hal tersebut tidak terlepas dari upaya baik Pemerintah Daerah, TNI, Polri melalui Satgas Covid 19 dan dukungan masyarakat.</p>



<p>“Setelah diketahui lonjakan kasus Covid 19 di Desa Sidodowo Kecamatan Modo, Satgas Covid 19 segera bertindak cepat. Rapat terbatas antara Bupati Yuhronur Efendi, Dandim 0812 Letkol Infantri Sidik Wiyono, dan Kapolres, AKBP Miko Indrayana, dilakukan dan segera melakukan peninjauan kelapangan di hari yang sama. Apel Gelar Pasukan dalam rangka Kesiapan PPKM Mikro dilakukan ke-esokan harinya,” jelas dr Taufik Hidayat.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-mengular-di-pasar-murah-lowokwaru-sejumlah-warga-kecewa-tidak-kebagian-paket">Antrean Mengular di Pasar Murah Lowokwaru, Sejumlah Warga Kecewa Tidak Kebagian Paket</a></li>
</ul>


<p>Dalam Apel Gelar Pasukan tersebut Bupati Yuhronur memberikan instruksi untuk terus mengoptimalkan satgas di desa-desa, PPKM Mikro terus dikuatkan, jangan sampai menurun, tidak boleh kendor, penyekatan juga harus dilakukan secara masif. Operasi protokol kesehatan agar tidak hanya dilakukan di kota saja tapi di tempat lain juga. Kita lakukan pencegahan dini agar tidak lagi terjadi peningkatan.</p>



<p>Selain itu, Pengerahan 225 personel gabungan TNI, Polri dan Satpol PP ke Desa Sidodowo diikuti dengan tenaga kesehatan dan ambulance untuk melakukan pengobatan massal bagi masyarakat di desa tersebut. Tracing dilakukan dan penyekatan di perbatasan Desa Sidodowo dengan daerah lain diperketat untuk menekan penyebaran Covid 19.</p>



<p>“Selama penyekatan dan isolasi yang dilakukan sejak 4 Juni 2021 kebutuhan sembako untuk masyarakat dicukupi. Vitamin dan obat-obatan juga disediakan. Alhamdulillah atas kerjasama semua pihak baik TNI, Polri, Satpol PP, tenaga kesehatan dan tentunya dukungan masyarakat yang tetap mematuhi penyekatan dan melakukan isolasi klaster Sidodowo ini terkendali sehingga saat in Kabupaten Lamongan telah masuk pada zona kuning kembali,” imbuh dr Taufik Hidayat menegaskan.</p>



<p>Sedangkan, dari data yang dihimpun sampai dengan 8 Juni 2021 pukul 19.00 WIB jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid 19 di Kabupaten Lamongan bertambah 8 orang, sembuh 2 orang dan meninggal 2 orang sehingga kasus aktif bertambah 4 orang menjadi total aktif 47 orang.</p>



<p>&#8220;Pada Apel Gelar Pasukan kemarin telah diserahkan bantuan sembako berupa 2 ton beras dari Yayasan Budha Tsu Chi, 4.000 masker, juga 100 karton mie instan dari Polres Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada Kepala Desa, Tokoh Agama , dan Tokoh Pemuda Desa Sidodowo Kecamatan Modo,&#8221; urai dr Taufik Hidayat. <strong>(fjr/zen/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">144669</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinkes Lamongan Keluarkan Program Tekan Kasus Kematian Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/dinkes-lamongan-keluarkan-program-tekan-kasus-kematian-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2020 05:50:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[PPCC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119442-dinkes-lamongan-keluarkan-program-tekan-kasus-kematian-covid-19</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Kesehatan membuat sebuah program untuk menekan jumlah kasus kematian akibat covid-19. Terobosan tersebut adalah Program Perlindungan Comorbid Covid-19 (PPCC). Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Kabupaten Lamongan dr. Taufik Hidayat yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan. “Jadi kita [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Kesehatan membuat sebuah program untuk menekan jumlah kasus kematian akibat covid-19. Terobosan tersebut adalah Program Perlindungan Comorbid Covid-19 (PPCC).</p>
<p>Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Kabupaten Lamongan dr. Taufik Hidayat yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan.</p>
<p>“Jadi kita membuat Program Perlindungan Comorbid Covid19. Comorbid yang dimaksud yakni penyakit penyerta yang biasanya adalah penyakit tidak menular (PTM),” ungkap Taufik Hidayat.</p>
<p>Dia menjelaskan bahwa PTM telah menjadi masalah besar di masyarakat selama pandemi covid19. Menurutnya PTM menjadi comorbid atau pemberat dari covid19 sehingga sebagian besar pasien yang meninggal dengan positif covid19 adalah orang yang mempunyai comorbid berupa hipertensi (HT), Diabetus Melitus (DM), Kanker (Ca).</p>
<p>“Orang-orang yang mempunyai comorbid harus berada dalam pantauan rutin kontrol dan minum obat. Oleh karena itu kita lakukan PPCC ini yakni suatu program perlindungan kepada masyarakat beresiko atau rentan dalam menghadapi adaptasi kebiasaan baru,” ungkap Taufik Hidayat.</p>
<p>Dia juga menjelaskan bahwa PPCC ini akan menyaring orang-orang yang mempunyai aktivitas tinggi bekerja di kerumunan dan mempunyai potensi comorbid PTM agar mereka siap dan bisa bertahan di era new normal sehingga mereka bisa tetap sehat dengan stabilnya comorbid.</p>
<p>“Kami menyasar tempat kerumunan mata pencaharian seperti pasar, semua warga yang mempunyai riwayat PTM dan atau berusia 50 tahun ke atas, pengunjung tetap (penjual, pembeli rutin berbelanja) serta yang kondisi imun menurun (lemas, pucat),” jelas Taufik Hidayat.</p>
<p>Taufik Hidayat mengungkapkan bahwa pada bulan Juni telah dilakukan screening sebanyak 1.862 orang di 33 pasar yang dilakukan di 33 puskesmas dengan hasil 199 orang HT, 389 orang DM dan 33 orang keduanya (HT dan DM).</p>
<p>Mereka dirujuk dan kontrol di puskesmas untuk selanjutnya diberi obat diminum secara teratur serta disarankan mengikuti program pengelolaan penyakit kronis (prolanis), periksa satu bulan sekali dan boleh beraktivitas atau berjualan dengan memakai masker, sering cuci tangan, rajin periksa ke puskesmas dan meningkatkan pola hidup sehat.</p>
<p>Dari data yang telah dihimpun per Rabu (15/7/2020) terdapat kenaikan yang cukup banyak pada angka kesembuhan pasien positif covid19 yakni 20 orang sehingga total pasien sembuh menjadi 146 orang dari 277 pasien positif covid19. Sisanya sebanyak 89 pasien masih dalam perawatan dan 42 lainnya meninggal. <strong>(fjr/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119442</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lamongan Covid-19: Pemkab Nyatakan Perang Lawan Corona, Anggarkan Rp 6 Miliar, Dinkes Siapkan Peralatan Medis Lengkap di Setiap Instalasi Kesehatan</title>
		<link>https://memontum.com/lamongan-covid-19-pemkab-nyatakan-perang-lawan-corona-anggarkan-rp-6-miliar-dinkes-siapkan-peralatan-medis-lengkap-di-setiap-instalasi-kesehatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2020 10:29:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109606</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Kesehatan Lamongan saat ini sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5,4 miliar untuk penanganan virus Corona atau Covid-19. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, dr Taufik Hidayat kepada awak media, Selasa (24/3/2020). &#8220;Kami sudah mengkomunikasikan dengan seluruh OPD untuk bergerak bersama melawan Virus Corona atau Covid-19. Sejauh ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Kesehatan Lamongan saat ini sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5,4 miliar untuk penanganan virus Corona atau Covid-19. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, dr Taufik Hidayat kepada awak media, Selasa (24/3/2020).</p>
<p>&#8220;Kami sudah mengkomunikasikan dengan seluruh OPD untuk bergerak bersama melawan Virus Corona atau Covid-19. Sejauh ini penanganan khususnya Dinas Kesehatan yang memiliki tenaga medis dan sarana prasarana,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Tak hanya itu, hingga saat ini sudah disiapkan seluruh peralatan lengkap untuk pengecekan virus corona di setiap instalasi kesehatan. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir atau panik.</p>
<p>&#8220;Tetap jalankan semua sesuai arahan dari pemerintah, yang terpenting jangan keluar rumah dulu, selagi tidak ada urusan yang lebih penting,&#8221; imbaunya.</p>
<p>Selain itu, dr. Taufik Hidayat menegaskan anggaran tersebut sudah sesuai dengan instruksi presiden Jokowi, Pemkab Lamongan mengalokasikan anggaran sekitar Rp 5,4 miliar untuk penanganan virus Corona di wilayahnya dan ditambah dari dana siaga bencana sebesar Rp 600 juta jadi totalnya Rp 6 Miliar.</p>
<p>&#8220;Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan bahwa alokasi anggaran tersebut masih dimungkinkan bisa bertambah lagi untuk melakukan pengecekan Covid-19 secara massal,&#8221; Tegas dr. Taufik sekaligus Jubir Gugus Tugas penanganan covid-19 Kabupaten Lamongan.</p>
<p>Lebih jauh, dr. Taufik membeberkan, sampai saat ini, Pemkab Lamongan dalam kondisi apapun menyatakan sudah siap segalanya, termasuk tenaga kesehatan dan alat medisnya.</p>
<p>&#8220;Sampai saat ini, kami bersama seluruh petugas kesehatan akan terus bekerja maksimal untuk melakukan pencegahan dan penanganan virus corona dan mari kita bekerja sama menyatakan perang melawan Virus Corona,&#8221; ujarnya menegaskan. <strong>(Fjr/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109606</post-id>	</item>
		<item>
		<title>ODGJ di Lamongan Tiap Bulan Nambah, Dinkes Catat 3.051 Orang</title>
		<link>https://memontum.com/odgj-di-lamongan-tiap-bulan-nambah-dinkes-catat-3-051-orang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Feb 2020 14:10:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[ODGJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106382-odgj-di-lamongan-tiap-bulan-nambah-dinkes-catat-3-051-orang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Saat ini jumlah penderita orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Lamongan terus bertambah. Berdasarkan sumber data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan pada November 2019 lalu menyebut ditemukan dengan jumlah 2.801 orang. Sedangkan pada Desember sampai Januari 2020 mengalami penambahan sebanyak 250 orang. Sehingga, saat ini jumlah ODGJ yang mendapat pendampingan Pemkab Lamongan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Saat ini jumlah penderita orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Lamongan terus bertambah. Berdasarkan sumber data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan pada November 2019 lalu menyebut ditemukan dengan jumlah 2.801 orang. Sedangkan pada Desember sampai Januari 2020 mengalami penambahan sebanyak 250 orang. Sehingga, saat ini jumlah ODGJ yang mendapat pendampingan Pemkab Lamongan sebanyak 3.051 orang.</p>
<p>Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Lamongan Taufik Hidayat, Minggu (16/2/2020). Ia menjelaskan, hampir disetiap bulan ada tambahan penderita ODGJ dari temuan program dari dinas kesehatan. Bahkan menurut dr. Taufik, penderita ODGJ bisa segera ditangani sesuai kebutuhannya. Selain itu, penderita dapat disembuhkan dengan cara diberikan obat dan terapi.</p>
<p>&#8220;Memang tidak sedikit ODGJ yang masih wajib minum obat, tapi sudah ikut bekerja di masyarakat, dan itu tidak berbahaya. Karena mereka sudah tahu kapan harus minum obatnya,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Tak hanya itu, menurut dr. Taufik, saat ini seluruh puskesmas sudah menyediakan layanan konsultasi. Gejala ODGJ bisa dikenali dengan beberapa faktor, salah satunya, bawaan dari lahir. &#8220;Ketika orang tuanya sudah dinyatakan positif, maka sebaiknya sang anak segera diperiksakan, ujarnya.</p>
<p>Selain itu, dr. Taufik mengungkapkan jumlah kasus yang disebabkan genetik cenderung kecil. Hal ini berdasarkan data yang dimilikinya.</p>
<p>&#8220;Sebenarnya, kasus ODGJ mayoritas disebabkan karena adanya tekanan atau stres dalam kehidupan. Selain itu, penderita mengalami depresi berkepanjangan karena tekanan dari lingkungan tempat tinggal, keluarga, pekerjaan, atau faktor sosial lainnya. Jika tidak segera diketahui, maka bisa memicu percobaan bunuh diri,&#8221; bebernya.</p>
<p>Lebih dari itu dr. Taufik menuturkan, penyebab stres berkepanjangan juga sangat berbahaya bagi seseorang.</p>
<p>&#8220;Hal itu berawal dari tidak adanya pengakuan dari seseorang yang disebabkan rasa malu dan ini bisa dimasukan dalam fase orang dengan masalah khusus (ODMK). Saat ODMK inilah, harus mendapat pendampingan supaya tidak meningkat ke fase ODGJ,&#8221; katanya.</p>
<p>Namun, dr. Taufik tak menampik jika saat ini Dinkes Lamongan masih kesulitan untuk menemukan kasus ODMK di lapangan.</p>
<p>&#8220;Salah satu penyebabnya karena masyarakat malu untuk memeriksakan atau sekedar berkonsultasi kepada petugas kesehatan yang sudah dilatih. Akibatnya, kasus yang sering ditemukan sudah memasuki fase ODGJ,&#8221; tandasnya. <strong>(aju/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106382</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Mahasiswa Asal Lamongan dari RRT Langsung Disambut Tim Kesehatan</title>
		<link>https://memontum.com/dua-mahasiswa-asal-lamongan-dari-rrt-langsung-disambut-tim-kesehatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Feb 2020 04:19:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/105642-dua-mahasiswa-asal-lamongan-dari-rrt-langsung-disambut-tim-kesehatan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Setiba dari Tingkok, Petugas medis Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan langsung memeriksa kesehatan kedua mahasiswi asal Lamongan. Mereka adalah Iffa Maratus Shohibul Birri warga Desa Jetak, Kecamatan Paciran yang tercatat sebagai mahasiswi S2 di Universitas Tianjin Foreign Studies University, Tiongkok. Sedangkan yang satu adalah Shelva Reza Farisqi, asal Desa Wanar, Kecamatan Pucuk yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Setiba dari Tingkok, Petugas medis Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan langsung memeriksa kesehatan kedua mahasiswi asal Lamongan. Mereka adalah Iffa Maratus Shohibul Birri warga Desa Jetak, Kecamatan Paciran yang tercatat sebagai mahasiswi S2 di Universitas Tianjin Foreign Studies University, Tiongkok. Sedangkan yang satu adalah Shelva Reza Farisqi, asal Desa Wanar, Kecamatan Pucuk yang menempuh pendidikan di Guangxi Overseas Chinese School.</p>
<p>Mereka berdua langsung menjalani pemeriksaan kesehatan tes suhu tubuh, tensi darah, dan pemeriksaan lainnya di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemkab Lamongan.</p>
<p>Kepala Bakesbangpol Kabupaten Lamongan, Sudjito mengatakan, chek kesehatan dilakukan dikarenakan pihaknya ingin memastikan kondisi kesehatan kedua mahasiswi itu.</p>
<p>&#8220;Harus dilakukan pemeriksaan kesehatan kepada mereka berdua, karena saat ini munculnya virus Corona awalnya dari sana (Tiongkok). Orang Indonesia yang baru datang dari sana akan menjalani pemeriksaan kesehatan seperti yang kami lakukan saat ini,&#8221; terang Sudjito.</p>
<p>Dijelaskan Sudjito, dari hasil pemeriksaan medis, kedua mahasiswa dinyatakan sehat dan terhindar dari virus Corona. Selanjutnya, keduanya akan terus mendapatkan pendampingan kesehatan selama dua minggu berturut-turut.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah hasilnya baik, kondisi kesehatan anaknya juga baik. Hanya saja sedikit mengalami kecapekan karena habis menempuh perjalanan jauh dari Tiongkok ke Indonesia,&#8221; jelas Sudjito.</p>
<p>Tak hanya itu, pasca menjalani pemeriksaan kesehatan, kini kedua mahasiswa tersebut juga akan menjalani karantina di rumah mereka masing-masing selama 14 hari. Mereka akan mendapatkan pengawasan dari dokter puskesmas tempat mereka tinggal.</p>
<p>&#8220;Keduanya akan dikarantina di rumah masing-masing, dilarang keluar selama 14 hari. Untuk memantau kesehatan mereka, petugas puskesmas di masing-masing kecamatan akan memantau perkembangan mereka,&#8221; katanya menegaskan.</p>
<p>Sementara itu, menurut pengakuan Shelva, sebenarnya mereka tidak ingin pulang ke Indonesia. Namun karena virus Corona makin merebak di Tiongkok, akhirnya memutuskan pulang dengan biaya sendiri.</p>
<p>&#8220;Rencananya tidak ada niat balik ke Lamongan, tapi berhubung ada virus Corona jadi takut dan saya memutuskan balik,&#8221; Ujar Shelva. <strong>(Aju/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">105642</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinkes Lamongan Ungkap 230 Balita Gizi Buruk</title>
		<link>https://memontum.com/dinkes-lamongan-ungkap-230-balita-gizi-buruk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jan 2020 03:32:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Gizi Buruk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104258-dinkes-lamongan-ungkap-230-balita-gizi-buruk</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Selain Meilani Alfira Damayanti (2), penderita gizi buruk dari Desa Latukan, Karanggeneng yang dirawat intensif di RSUD dr Soegiri Lamongan, ternyata Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lamongan juga menemukan sebanyak 230 anak penderita gizi buruk yang tersebar di 33 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di 27 Kecamatan. . “Menurut laporan data dari seluruh Puskesmas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Selain Meilani Alfira Damayanti (2), penderita gizi buruk dari Desa Latukan, Karanggeneng yang dirawat intensif di RSUD dr Soegiri Lamongan, ternyata Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lamongan juga menemukan sebanyak 230 anak penderita gizi buruk yang tersebar di 33 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di 27 Kecamatan.</p>
<p>.</p>
<p>“Menurut laporan data dari seluruh Puskesmas di Lamongan hingga tanggal 15 Januari 2020, ditemukan puskesmas Kecamatan Sugio paling banyak, dengan jumlah balita gizi buruk 20 anak,” Beber dr. Taufiq Hidayat Kepala Dinkes Lamongan, Kamis (16/1/2020).</p>
<p>Tak hanya itu, dibeberkan Dr. Taufiq, selain Puskesmas Sugio, Puskesmas Sukodadi terdapat 19 balita, sedangkan Puskesmas Karangkembang, Kecamatan Babat sebanyak 17 balita yang mengalami gizi buruk.</p>
<p>Sebelumnya, Bupati Lamongan, H. Fadeli, SH, MM meminta kepada pihak Rumah sakit dan para dokter agar melakukan penanganan lebih intensif, begitu juga dengan masalah pembiayaan.</p>
<p>“Seandainya ada dan ditemukan pasien lepas dari BPJS, tetap semua harus digratiskan dan dikhususkan, jadi tidak sekadar gratis, tapi ada penanganan khusus dan intensif,” Tegas Fadeli.</p>
<p>Selain itu, Fadeli juga mengimbau kepada Dinas Kesehatan dan seluruh Puskesmas jangan sampai tidak tercatat atau kelewatan.</p>
<p>&#8220;Jka ada dan ditemukam penderita gizi buruk harus segera mempercepat penanganannya. Apalagi dengan sejumlah 230 anak penderita gizi buruk,&#8221; Tandasnya. <strong>(aju/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104258</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rayakan Puncak HKN ke-55, Dinkes Lamongan Gelar Jalan Sehat</title>
		<link>https://memontum.com/rayakan-puncak-hkn-ke-55-dinkes-lamongan-gelar-jalan-sehat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Nov 2019 11:52:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Kesehatan Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/99918-rayakan-puncak-hkn-ke-55-dinkes-lamongan-gelar-jalan-sehat</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Dalam rangka merayakan (HKN) ke-55 dengan tema Generasi Sehat Masyarakat Indonesia Unggul, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lamongan menggelar acara jalan sehat. Dalam sambutanya, Fadeli berpesan banyak hal terutama harapan hidup masyarakat Lamongan kini mencapai 72, 04 persen. &#8220;Berbagai upaya untuk zero stunting pada 2020 juga telah dilakukan dan ditarget harus dicapai. Yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Dalam rangka merayakan<img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-99920" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/Rayakan-Puncak-HKN-ke-55-Dinkes-Lamongan-Gelar-Jalan-Sehat.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Rayakan Puncak HKN ke-55, Dinkes Lamongan Gelar Jalan Sehat" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/Rayakan-Puncak-HKN-ke-55-Dinkes-Lamongan-Gelar-Jalan-Sehat.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/Rayakan-Puncak-HKN-ke-55-Dinkes-Lamongan-Gelar-Jalan-Sehat.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/Rayakan-Puncak-HKN-ke-55-Dinkes-Lamongan-Gelar-Jalan-Sehat.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/Rayakan-Puncak-HKN-ke-55-Dinkes-Lamongan-Gelar-Jalan-Sehat.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/Rayakan-Puncak-HKN-ke-55-Dinkes-Lamongan-Gelar-Jalan-Sehat.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /> (HKN) ke-55 dengan tema Generasi Sehat Masyarakat Indonesia Unggul, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lamongan menggelar acara jalan sehat. Dalam sambutanya, Fadeli berpesan banyak hal terutama harapan hidup masyarakat Lamongan kini mencapai 72, 04 persen.</p>
<p>&#8220;Berbagai upaya untuk zero stunting pada 2020 juga telah dilakukan dan ditarget harus dicapai. Yang penting harus pertahankan Adipura,&#8221; kata Fadeli, Minggu (17/11/2019).</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-99919" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/FB_IMG_1573986832933-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/FB_IMG_1573986832933-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/FB_IMG_1573986832933-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/FB_IMG_1573986832933-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/FB_IMG_1573986832933-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Tak hanya itu, Lamongan juga dinilai telah sukses menjalankan sanitasi total berbasis masyarakat.</p>
<p>&#8220;Semua aparat harus berikan pelayanan terbaik pada masyarakat. Terutama di bidang kesehatan. Terapkan 5S, senyum, salam, sapa, sentuh sembuh. Alhamdulillah semua Puskesmas di Lamongan sudah terakreditasi,&#8221; Pungkasnya singkat. <strong>(Tyo/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99918</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinkes dan Baznas Lamongan Serius Tangani Mbah Munawi</title>
		<link>https://memontum.com/dinkes-dan-baznas-lamongan-serius-tangani-mbah-munawi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Sep 2019 08:49:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Lamongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/92520-dinkes-dan-baznas-lamongan-serius-tangani-mbah-munawi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Mbah Munawi penderita tumor mata yang hidup hanya berdua dengan istrinya selama puluhan tahun, akirnya mendapatkan perwatan khusus dari dinas kesehatan kabupaten Lamongan. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, Taufik Hidayat. Sakit tumor mata yang diderita mbah Munawi itu sudah lama sekali, hampir 20 tahun, dan sudah berobat ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan </strong>&#8211; Mbah Munawi penderita tumor mata yang hidup hanya berdua dengan istrinya selama puluhan tahun, akirnya mendapatkan perwatan khusus dari dinas kesehatan kabupaten Lamongan.</p>
<p>Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, Taufik Hidayat. Sakit tumor mata yang diderita mbah Munawi itu sudah lama sekali, hampir 20 tahun, dan sudah berobat ke mana-mana tapi pihaknya tetep ngotot tidak mau di operasi. Mbah Munawi, seorang dhuafa, akhirnya mendapatkan penanganan yang serius dari Puskesmas Sugio, Baznas dan juga Dinas Kesehatan kabupaten Lamongan. Kamis (12/9/2019).</p>
<p><div id="attachment_92521" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-92521" decoding="async" class="size-full wp-image-92521" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190912-WA0028-copy.jpg?resize=650%2C512&#038;ssl=1" alt="Sejumlah aparat dari dinas kesehatan lamongan saat melihat langsung kondisi Mbah Munawi dirumahnya" width="650" height="512" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190912-WA0028-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190912-WA0028-copy.jpg?resize=300%2C236&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190912-WA0028-copy.jpg?resize=217%2C171&amp;ssl=1 217w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-92521" class="wp-caption-text"><strong>Sejumlah aparat dari dinas kesehatan lamongan saat melihat langsung kondisi Mbah Munawi dirumahnya</strong></p></div></p>
<p>&#8221; Dari puskesmas Sugio untuk paliatif rencana ada kunjungan ke rumah Mbah Munawi setiap bulannya. Sudah di tindak lanjuti dan dapat bantuan juga dari Baznas, untuk tindakan puskesmas sugio memberikan pengobatan paliatif.” Untuk sosial ekonominya sudah di masukkan di Program Keluarga Harapan (PKH) dan juga sudah di data di Dinas Sosial Lamongan, kemarin sudah dapat bantuan Rp 1 juta,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, Taufik Hidayat.</p>
<p>Dijelaskan, sebenarnya relatif mampu untuk ukuran desa, rumah dinding jati dan informasinya mempunyai sawah, meskipun tidak terlalu luas, yaitu sekitar bumi 250. &#8221; Saudara dan keponakannya, sangat perhatian saat kunjungan hari senin kemarin mereka datang, dan pasien sudah di bawa berobat ke Rumah Sakit (RS) mata Undaan Surabaya, tapi pihaknya minta pulang paksa, karena tidak berani di operasi,” terangnya.</p>
<p>Pada kesempatan ini, Ketua Harian Yayasan Berkas Bersinar Abadi, Aipda Purnomo mengucapkan banyak terimakasih atas tindak lanjut yang sudah di berikan Dinas Kesehatan lamongan kepada Mbah Munawi tersebut.” Saya sangat mengapresiasi atas segala upaya atau tindakan dari dinas kesehatan lamongan yang langsung tanggap atas kejadian yang menimpa kaum dhuafa warga asal Sugio itu,” ucapnya dengan bersyukur.</p>
<p>Selain itu, apabila ada warga atau aparatur desa yang kebetulan mengetahui ada warga lainnya yang sakit dan sangat membutuhkan uluran tangan dan pertolongan, hendaknya segera memberitahu kepada dinas terkait.” Saya kira dinas kesehatan lamongan akan cepat meresponnya, dan akan di lakukan tindak lanjut kepada yang bersangkutan untuk segera di berikan pertolongan,” pungkas Purnomo. <strong>(son/sgg/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">92520</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
