<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dinsos kabupaten blitar &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dinsos-kabupaten-blitar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Aug 2022 11:13:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dinsos kabupaten blitar &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dinsos Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan untuk Perintis dan Janda Perintis Kemerdekaan</title>
		<link>https://memontum.com/dinsos-kabupaten-blitar-salurkan-bantuan-untuk-perintis-dan-janda-perintis-kemerdekaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Aug 2022 11:13:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[dinsos kabupaten blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[salurkan bantuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=173831</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Menjelang peringatan Hari Ke-77 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Sosial, memberikan bantuan kepada 21 perintis dan janda perintis kemerdekaan secara door to door. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Bambang Dwi Purwanto, seusai memberangkatkan 21 relawan yang membawa bantuan mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk penghargaan dari pemerintah dan generasi penerus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Menjelang peringatan Hari Ke-77 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Sosial, memberikan bantuan kepada 21 perintis dan janda perintis kemerdekaan secara door to door.</p>



<p>Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Bambang Dwi Purwanto, seusai memberangkatkan 21 relawan yang membawa bantuan mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk penghargaan dari pemerintah dan generasi penerus bangsa untuk menghormati para perintis dan janda perintis yang sangat berjasa dalam meraih kemerdekaan NKRI. &#8220;Ini sebagai bentuk penghargaan kita sebagai generasi penerus kepada para perintis dan janda perintis kemerdekaan yang telah berjasa meraih kemerdekaan,&#8221; kata Bambang Dwi Purwanto, Selasa (16/08/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut Bambang menyampaikan, ada sebanyak 21 paket diberikan kepada dua orang perintis. Kemudian, ada juga 19 paket untuk janda perintis pejuang kemerdekaan.</p>



<p>&#8220;Sebagai generasi penerus bangsa, tentunya kita tidak boleh melupakan sejarah dan jasa perintis pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Bambang dalam kesempatan itu juga mengajak para generasi muda untuk meneladani dan melaksanakan jiwa nasionalisme para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia. &#8220;Mari kita teladani dan laksanakan jiwa nasionalisme beliau, jiwa pejuang beliau, sesuai dengan regulasi dan selalu memperhatikan aspirasi dan kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia, dan khususnya warga Kabupaten Blitar,&#8221; paparnya. <strong>(jar/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">173831</post-id>	</item>
		<item>
		<title>29 Janda dan Perintis Kemerdekaan di Blitar Dapat Tunjangan</title>
		<link>https://memontum.com/29-janda-dan-perintis-kemerdekaan-di-blitar-dapat-tunjangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Aug 2018 12:35:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[dinsos kabupaten blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Tunjangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/50214-29-janda-dan-perintis-kemerdekaan-di-blitar-dapat-tunjangan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Janda dan perintis kemerdekaan Republik Indonesia (RI) saat ini mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Pusat. Terbukti, Pemerintah Pusat telah menganggarkan bantuan ataupun tunjangan melalui Kementerian Sosial (Kemensos). Kasi Kepahlawanan Keperintisan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Setyoningsih mengatakan, jumlah perintis dan janda perintis di Kabupaten Blitar totalnya ada 29 orang. Dari 29 orang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Janda dan perintis kemerdekaan Republik Indonesia (RI) saat ini mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Pusat. Terbukti, Pemerintah Pusat telah menganggarkan bantuan ataupun tunjangan melalui Kementerian Sosial (Kemensos).</p>
<p>Kasi Kepahlawanan Keperintisan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Setyoningsih  mengatakan, jumlah perintis dan janda perintis di Kabupaten Blitar totalnya ada 29 orang. Dari 29 orang tersebut, 3 diantaranya merupakan asli perintis kemerdekaan, sedangkan sisanya sebanyak 26 orang merupakan janda perintis kemerdekaan atau istri perintis kemerdekaan.</p>
<p>&#8220;Tentunya ke-29 orang ini rutin mendapatkan bantuan dari Kemensos langsung, yakni berupa tunjangan yang rutin yang diberikan satu bulan sekali,&#8221; kata Setyoningsih.</p>
<p>Lebih lanjut Setyoningsih menjelaskan, untuk dana yang diterima masing-masing perintis dan janda perintis ini berbeda-beda, mulai dari Rp 700 ribu perbulan, hingga Rp 2 juta perbulan. Menurutnya, dana yang diterima ini tergantung dengan golongan masing-masing perintis dan janda perintis.</p>
<p>&#8220;Kalau jumlahnya secara pasti kita tidak tahu, karena memang anggaran itu langsung dari Kemensos. Tapi bisa dipastikan jumlah dana yang diterima perintis lebih banyak dibandingkan dengan janda perintis,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Menurut Setyoningsih, tunjangan ini secara rutin diberikan satu bulan sekali melalui kantor pos, sehingga bagi yang bersangkutan biasanya bisa mengambil satu bulan sekali hingga tiga bulan sekali.</p>
<p>&#8220;Ke-29 orang ini rata-rata usianya diatas 75 tahun. Keberadaan mereka menyebar di wilayah Kabupaten Blitar,&#8221; pungkas Setyoningsih.<strong> (jar/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">50214</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Penyerangan Ulama, Tim Gabungan Razia Orang Gila</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-penyerangan-ulama-tim-gabungan-razia-orang-gila</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Feb 2018 15:21:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[dinsos kabupaten blitar]]></category>
		<category><![CDATA[orang gila]]></category>
		<category><![CDATA[razia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/27965-antisipasi-penyerangan-ulama-tim-gabungan-razia-orang-gila</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8212; Mengantisipasi adanya isu penyerangan tokoh agama dan perusakan tempat ibadah oleh orang gila yang terjadi di beberapa daerah di Jawa Timur beberapa waktu terakhir. Tim gabungan Polres Blitar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Dinas Sosial Kabupaten Blitar, menggelar razia orang gila yang berada di wilayah Kabupaten Blitar, Kamis (23/02/2018). Kapolres [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum  Blitar</strong> &#8212; Mengantisipasi adanya isu penyerangan tokoh agama dan perusakan tempat ibadah oleh orang gila yang terjadi di beberapa daerah di Jawa Timur beberapa waktu terakhir. Tim gabungan Polres Blitar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Dinas Sosial Kabupaten Blitar,  menggelar razia orang gila yang berada di wilayah Kabupaten Blitar, Kamis (23/02/2018).</p>
<p>Kapolres Blitar, AKBP Slamet Waloya mengatakan, dalam razia gabungan tersebut sejumlah tempat disisir untuk menemukan keberadaan orang gila. Diantaranya di Kecamatan Wlingi, Gandusari, Talun, dan Wonotirto. Diwilayah tersebut selama ini dilaporkan memang banyak orang gila berkeliaran. Disinyalir mereka merupakan buangan dari daerah Malang. </p>
<p>&#8220;Razia ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terkait isu penyerangan tokoh agama dan perusakan tempat ibadah oleh orang gila yang terjadi di beberapa daerah di Jawa Timur beberapa waktu terakhir&#8221;, kata  AKBP Slamet Waloya kepada watawan diaela-sela razia, Kamis (23/2/2018).</p>
<p>Lebih lanjut Slamet Waloya menyampaikan, razia ini perlu dilakukan untuk menjaga kondusifitas Kabupaten Blitar. Terlebih menjelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur Jatim Juni 2018 mendatang. </p>
<p>“Razia ini untuk menciptakan kondusifitas di wilayah Kabupaten Blitar menjelang Pilgub Jatim Juni mendatang”, jelas Slamet Waloya.</p>
<p>Menurut Slamet Waloya, dari razia orang gila tersebut, petugas mengamankan delapan orang gila. Namun orang gila yang terjaring tersebut bukan orang gila baru, tetapi sudah lama menggelandang di daerah Kabupaten Blitar. Orang gila ini akan diserahkan ke Dinsos Kabupaten Blitar, untuk dibina dan na tinya dikembalikan ke daerah asalnya.</p>
<p>&#8220;Saat kami temukan, kebanyakan mereka sedang menggelandang di pasar&#8221;, tandas Kapolres Blitar.</p>
<p>Delapan orang gila yang diamankan tersebut, tidak melalukan perlawanan saat akan diangkut petugas. Bahkan terdapat pemandangan menarik saat petugas melakukan razia. Dimana salah satu orang gila justru merasa kegirangan saat akan diangkut, karena merasa petugas yang mengangkut adalah cucunya yang akan mengajak jalan-jalan. <strong>(an/jar/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">27965</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kabupaten Blitar Butuh Rumah Penampungan Pengemis dan Gelandangan</title>
		<link>https://memontum.com/kabupaten-blitar-butuh-rumah-penampungan-pengemis-dan-gelandangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Nov 2017 11:33:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[dinsos kabupaten blitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/4555-kabupaten-blitar-butuh-rumah-penampungan-pengemis-dan-gelandangan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8212; Kabupaten Blitar membutuhkan tempat penampungan sementara untuk mengatasi semakin banyaknya gelandangan dan pengemis. Sebab jumlah gelandangan dan pengemis yang berada di Kabupaten Blitar hingga kini semakin banyak. Mereka sebagian besar bukan berasal dari wilayah Kabupaten Blitar., melainkan daerah-daerah lain di sekitar Kabupaten Blitar. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Romelan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar </strong>&#8212;  Kabupaten Blitar membutuhkan tempat penampungan sementara untuk mengatasi semakin banyaknya  gelandangan dan pengemis. Sebab jumlah gelandangan dan pengemis yang berada di Kabupaten Blitar hingga kini semakin banyak. Mereka sebagian besar bukan berasal dari wilayah Kabupaten Blitar., melainkan daerah-daerah lain di sekitar Kabupaten Blitar.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Romelan mengatakan, Dinsos Kabupaten Blitar saat ini tengah menyiapkan rumah penampungan untuk menampung sementara pengemis dan gelandangan. Rumah penampungan itu di bangunan di bekas balai latihan kerja yang terletak di Kecamatan Garum.</p>
<p>&#8220;Sebagian besar bukan berasal dari Kabupaten Blitar, namun hal itu tetap menjadi tugas Dinsos yang ditempati,&#8221; ungkap Romelan, Rabu (8/11/2017). Menurut Romelan rumah penampungan itu paling cepat bisa digunakan pada 2018 mendatang. Karena saat ini pihaknya masih menyiapkan sarana dan prasarana pendukung serta Sumber Daya Manusia (SDM). </p>
<p>&#8220;Pengadaan sarpras baru akan dianggarkan pada 2018 nanti sehingga paling cepat bisa ditempati tahun 2018,&#8221; jelasnya. Saat ini Dinsos meminta masing-masing desa atau kelurahan untuk melakukan pendataan gelandangan dan pengemis yang ada didaerahnya. Sehingga jika penampungan sudah siap digunakan mereka bisa langsung menempati.</p>
<p>&#8220;Tahapan pertama ya kita data pengemis dan gelandangan yang ada di Kabupaten Blitar,&#8221; imbuhnya. Selain mendata pengemis dan gelandangan pihaknya juga tengah melakukan pelatihan SDM yang akan ditempatkan di penampungan. Karena petugas yang ditempatkan disana harus benar-benar memiliki kemampuan mengatasi gelandangan dan pengemis yang ditampung. </p>
<p>&#8220;Petugasnya kan tidak bisa sembarang orang, mereka harus benar-benar mengerti permasalahan yang dibawa gelandangan dan pengemis ke penampungan,&#8221; pungkas Romelan. <strong>(an/jar)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4555</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelandangan Semakin Meresahkan Masyarakat, Pemkab Blitar Belum Mampu Tangani</title>
		<link>https://memontum.com/gelandangan-semakin-meresahkan-masyarakat-pemkab-blitar-belum-mampu-tangani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Nov 2017 09:22:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[dinsos kabupaten blitar]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab blitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/4162-gelandangan-semakin-meresahkan-masyarakat-pemkab-blitar-belum-mampu-tangani</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar – Keberadaan gelandangan di Kabupaten Blitar semakin meresahkan masyarakat. Meskipun penanganan gelandangan kerap dilakukan jajaran Pemerintah Kabupaten Blitar dengan melibatkan banyak pihak, namun ternyata belum mampu mengatasi permasalahan tersebut. Kendati banyak pengaduan dari masyarakat terkait masih banyaknya gelandangan yang ada di jalanan dan dinilai sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Blitar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar</strong> – Keberadaan gelandangan di Kabupaten Blitar semakin meresahkan masyarakat. Meskipun penanganan gelandangan kerap dilakukan jajaran Pemerintah Kabupaten Blitar dengan melibatkan banyak pihak, namun ternyata belum mampu mengatasi permasalahan tersebut.</p>
<p>Kendati banyak pengaduan dari masyarakat terkait masih banyaknya gelandangan yang ada di jalanan dan dinilai sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Blitar mengaku, saat ini masih kesulitan untuk menangani masalah tersebut. </p>
<p>&#8220;Kita akui memang masyarakat mengeluh dengan adanya gelandangan ini, tapi kita saat ini belum bisa berbuat banyak,&#8221; kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Blitar, Romelan, Senin (06/11/2017).</p>
<p>Saat ini, Dinsos belum bisa mengirim para gelandangan ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pelatihan yang ada di Jawa Tengah. Karena untuk pelatihan UPT ada daftar tunggu atau mengantri dengan daerah lain. </p>
<p>&#8220;Tentunya kita bisa mengirim semua semua gelandangan langsung ke UPT pelatihan. Karena kan harus antri dengan daerah lain,&#8221; tandas Romelan.</p>
<p>Selain itu hingga sekarang, Dinsos belum memiliki shelter atau penampungan sementara. Kini pihak Dinsos Kabupaten Blitar tengah melakukan pendataan gelandangan pengemis di masing-masing kecamatan. </p>
<p>&#8220;Rata-rata gelandangan pengemis berada di kecamatan Nglegok, Srengat, dan Kanigoro,&#8221; pungkas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar. <strong>(jar/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4162</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
