<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Dinsos Lamongan Berikan Pelatihan Memijat bagi Penyandang Disabilitas Tuna Netra &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dinsos-lamongan-berikan-pelatihan-memijat-bagi-penyandang-disabilitas-tuna-netra/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 Nov 2018 23:01:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Dinsos Lamongan Berikan Pelatihan Memijat bagi Penyandang Disabilitas Tuna Netra &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dinsos Lamongan Berikan Pelatihan Memijat bagi Penyandang Disabilitas Tuna Netra</title>
		<link>https://memontum.com/dinsos-lamongan-berikan-pelatihan-memijat-bagi-penyandang-disabilitas-tuna-netra</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Nov 2018 23:01:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinsos Lamongan Berikan Pelatihan Memijat bagi Penyandang Disabilitas Tuna Netra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=62549</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan&#8212;&#8212;6Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lamongan memberikan pelatihan keterampilan memijat bagi para penyandang disabilitas tuna netra di Kabupaten Lamongan. Hal itu dilakukan agar mereka tetap termotivasi dan bersemangat. &#8220;Ini memotivasi agar para penyandang disabilitas tetap semangat dan tetap bekarya seperti layaknya teman-teman yang lainnya,&#8221; kata Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Dinsos Lamongan, Ahmad Sukarno, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan&#8212;&#8212;</strong>6Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lamongan memberikan pelatihan keterampilan memijat bagi para penyandang disabilitas tuna netra di Kabupaten Lamongan. Hal itu dilakukan agar mereka tetap termotivasi dan bersemangat.</p>
<p>&#8220;Ini memotivasi agar para penyandang disabilitas tetap semangat dan tetap bekarya seperti layaknya teman-teman yang lainnya,&#8221; kata Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Dinsos Lamongan, Ahmad Sukarno, Kamis (1/11/2018).</p>
<p>Pelatihan memijat ini, dikatakan Karno diberikan para penyandang disabiltias selama empat hari berturut-turut. &#8220;Ini dimulai tanggal 29 Oktober hingga 1 November, ada 10 orang dilatih selama empat hari tersebut,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Tak hanya itu, Karno mengatakan kegiatan pelatihan tersebut merupakan kegiatan yang dilakukan secara rutin setiap tahunnya. &#8220;Pelatihan memijat, tahun kemarin ada, tahun sekarang juga ada,&#8221; terangnya.</p>
<p>Bahkan, tambah Karno untuk kedepannya kegiatan pelatihan ini tidak hanya akan diberikan kepada penyandang disabilitas tuna netra saja.</p>
<p>&#8220;Selanjutnya mungkin tahun depan ada tempatnya sendiri Lokabinakarya di Plosowahyu untuk para penyandang disabilitas. InsyaAllah tahun depan lebih banyak pelatihan,  buka hanya tuna netra, termasuk daksa dan yang lainnya,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Di sisi lain, Suliatin (29) salah satu peserta pelatihan asal Kecamatan Deket mengaku sangat senang dengan adanya pelatihan memijat yang digelar oleh Dinsos di Balai Latihan Kerja ini. &#8220;Senang,  jadi supaya memberikan ilmu pengetahuan awalnya belum tahu sekarang bisa tahu mengenai teknik memijat yang baik,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia pun berharap agar pelatihan memijat ini bisa berkesinambungan dengan program lainnya. &#8220;Misalkan kita diberikan tempat agar bisa menjalani profesi kami dengan izin yang pasti, sehingga membuka lowongan kerja bagi penyandang disabilitas,&#8221; pungkasnya. (ifa/zen/yan)</p>
<p class="yj6qo">
<p class="adL">
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">62549</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
