<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dipercepat &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dipercepat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Apr 2026 12:12:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dipercepat &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>DPRD Kota Malang Dorong Relokasi Pedagang Pasar Gadang Dipercepat</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-kota-malang-dorong-relokasi-pedagang-pasar-gadang-dipercepat</link>
					<comments>https://memontum.com/dprd-kota-malang-dorong-relokasi-pedagang-pasar-gadang-dipercepat#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[dipercepat]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[gadang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[relokasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231682</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; DPRD Kota Malang meminta Pemkot Malang untuk segera menuntaskan proses relokasi pedagang di kawasan Pasar Gadang. Hal itu dilakukan, agar pembangunan Jalan Gadang dapat segera dieksekusi. Terlebih, anggaran pembangunan jalan telah disiapkan dalam Dana Alokasi Khusus (DAK) 2026. Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Anas Muttaqin, mengatakan bahwa anggaran pembangunan Jalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; DPRD Kota Malang meminta Pemkot Malang untuk segera menuntaskan proses relokasi pedagang di kawasan Pasar Gadang. Hal itu dilakukan, agar pembangunan Jalan Gadang dapat segera dieksekusi. Terlebih, anggaran pembangunan jalan telah disiapkan dalam Dana Alokasi Khusus (DAK) 2026.</p>



<p>Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Anas Muttaqin, mengatakan bahwa anggaran pembangunan Jalan Gadang telah dialokasikan sekitar Rp 14 miliar. Karena itu, proses relokasi pedagang diharapkan tidak berlarut-larut agar pelaksanaan pembangunan fisik tidak terlambat.</p>



<p>“Prinsipnya Jalan Gadang sudah kita anggarkan sekitar Rp 14 miliar. Harapannya relokasi bisa segera dilakukan supaya pembangunan jalan bisa langsung berjalan,” ujar Anas, Selasa (14/04/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Anas juga menjelaskan, bahwa dalam pembangunan tersebut mencakup peningkatan kualitas jalan dengan konstruksi beton. Namun, secara teknis pelaksanaan pembangunan tetap menjadi kewenangan DPUPRPKP Kota Malang. Menurutnya, tahapan pembangunan fisik membutuhkan waktu panjang mulai perencanaan, proses lelang hingga pelaksanaan konstruksi. Karena itu, penyelesaian relokasi menjadi faktor penentu agar anggaran tidak terbuang sia-sia.</p>



<p>“Jangan sampai karena keterlambatan relokasi, pembangunan tidak bisa tereksekusi. Sayang kalau anggaran yang sudah dialokasikan tidak terserap,” tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa proses penataan Pasar Gadang masih berjalan dinamis mengingat jumlah pedagang yang mencapai ribuan orang. Dirinya berharap, proses relokasi dapat rampung pada April 2026. Sehingga, pembangunan jalan dapat segera dimulai.</p>



<p>“Saya harapkan April ini selesai supaya pembangunan jalan bisa langsung masuk. Tapi dengan jumlah pedagang ribuan tentu prosesnya tidak mudah,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/dprd-kota-malang-dorong-relokasi-pedagang-pasar-gadang-dipercepat/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231682</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau Renovasi Alun-alun Jember, Bupati Hendy Ingatkan Gelaran JFC dan Minta Pengerjaan Dipercepat</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-renovasi-alun-alun-jember-bupati-hendy-ingatkan-gelaran-jfc-dan-minta-pengerjaan-dipercepat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jul 2024 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dipercepat]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[pengerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[Renovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212275</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, meminta pihak rekanan yang merenovasi Alun-Alun Jember, untuk mempercepat pengerjaan proyek. Hal ini, ditegaskan Bupati Hendy saat meninjau proyek pengerjaan renovasi Alun-alun Jember, Selasa (23/07/2024) tadi. “Saya minta agar dipercepat dan pekerjanya ditambah juga. Di samping itu, juga agar selalu menjaga kerapian supaya tidak mengganggu lalu lintas pusat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, meminta pihak rekanan yang merenovasi Alun-Alun Jember, untuk mempercepat pengerjaan proyek. Hal ini, ditegaskan Bupati Hendy saat meninjau proyek pengerjaan renovasi Alun-alun Jember, Selasa (23/07/2024) tadi.</p>



<p>“Saya minta agar dipercepat dan pekerjanya ditambah juga. Di samping itu, juga agar selalu menjaga kerapian supaya tidak mengganggu lalu lintas pusat kota,” kata Bupati Hendy.</p>



<p>Bupati Hendy menjelaskan, bahwa jika pekerjanya tidak segera ditambah, maka di prediksi bakal terjadi keterlambatan pengerjaan.</p>



<p>Sejauh ini, lanjut Bupati Hendy, dirinya menilai memang proses renovasi Alun-alun senilai Rp 17,4 miliar, itu berjalan sebagaimana mestinya. Hanya saja, di satu sisi bupati juga mengingatkan bahwa pada awal Agustus 2024, akan digelar Jember Fashion Carnaval (JFC). Sehingga, sedikit banyak akan berpengaruh dalam pergerakan proses renovasi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Sebelum JFC, apa-apa yang dibutuhkan selama 3×24 jam agar dipersiapkan. Sehingga, tidak sampai mengganggu jalannya JFC. Begitu juga kebutuhan pembangunannya tidak terganggu. Misal kebutuhan material untuk tiga hari itu sudah ditampung di area Alun-alun dahulu. Sehingga, tidak sampai ada truk yang masuk dan keluar dari Alun-alun selama JFC,” ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya Jember, Rahman Anda, menyampaikan bahwa tahap renovasi Alun-alun telah mencapai 16 persen. Dirinya juga akan menindaklanjuti sejumlah arahan dari Bupati Hendy. Seperti, penambahan pekerja juga akan dilakukan dalam waktu dekat. Serta, soal kerapihan menjelang JFC juga harus diperhatikan.</p>



<p>“Saat ini jumlah pekerja masih 40 orang. Tetapi ke depan, memang bakal ada penambahan sekitar 30 sampai 40 pekerja lagi,” ujarnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212275</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
