<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Diperindag Lamongan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/diperindag-lamongan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Sep 2021 14:27:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Diperindag Lamongan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Disperindag Gelar Pelatihan Wirausaha untuk Bangun Ekosistem Industri di Lamongan</title>
		<link>https://memontum.com/disperindag-gelar-pelatihan-wirausaha-untuk-bangun-ekosistem-industri-di-lamongan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Sep 2021 14:27:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Diperindag Lamongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=154723</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Sempat tertunda karena adanya pembatasan akibat pandemi Covid-19, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lamongan mengadakan pelatihan kewirausahaan mandiri UMKM, Rabu (29/09/2021), di Aula Pertemuan Gajah Mada Setda Lamongan.&#160; Baca juga Mengambil tema strategi UMKM bertahan di masa pandemi Covid-19 dan bekerjasama dengan retail modern dan beberapa bank di Lamongan, pelatihan ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p>Memontum Lamongan &#8211; Sempat tertunda karena adanya pembatasan akibat pandemi Covid-19, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lamongan mengadakan pelatihan kewirausahaan mandiri UMKM, Rabu (29/09/2021), di Aula Pertemuan Gajah Mada Setda Lamongan.&nbsp;</p>



<p>Baca juga</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pekalongan-dua-periode-terjaring-ott-kpk">Bupati Pekalongan Dua Periode Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/stabilkan-harga-dan-ketersediaan-bahan-pokok-pemkab-lumajang-gelar-pasar-ramadan">Stabilkan Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok, Pemkab Lumajang Gelar Pasar Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-banyuwangi-dukung-penuh-pembangunan-spbn-untuk-aktivasi-melaut-nelayan">Bupati Banyuwangi Dukung Penuh Pembangunan SPBN untuk Aktivasi Melaut Nelayan</a></li>
</ul>


<p>Mengambil tema strategi UMKM bertahan di masa pandemi Covid-19 dan bekerjasama dengan retail modern dan beberapa bank di Lamongan, pelatihan ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian kesejahteraan UMKM melalui dukungan permodalan dan pemasaran yang lebih luas.</p>



<p>Bupati Lamongan Yuhronur Efendi ketika membuka acara tersebut mengungkapkan, bahwa saat ini di Lamongan terdapat lebih dari 300 ribu pelaku UMKM yang termasuk di dalamnya 17.212 unit IKM (Industri Kecil Menengah). Selain itu, terdapat 16 produk dari 13 IKM Lamongan yang sudah lolos akurasi retail modern dan telah terdistribusi di 51 gerai.</p>



<p>“Tujuannya yakni terus membangun ekosistem dalam pembinaan UMKM, hampir 351 ribu UMKM yang dibimbing di Lamongan. Dengan jumlah tersebut, bisa dikatakan hampir 25-30 persen masyarakat Lamongan sebagai pelaku usaha yang kontribusinya sangat besar dalam ekonomi Kabupaten Lamongan. Untuk itu, kita terus perlu membina ekosistem itu,” ungkapnya.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Lamongan akan terus memfasilitasi UMKM Lamongan melalui berbagai kemudahan dalam perijinan, permodalan, pembinaan, sarana prasarana, serta pemasaran produk.</p>



<p>&nbsp;“Pemkab akan terus menciptakan iklim usaha yang lebih baik, kami akan mendorong dan menciptakan 10 ribu wirausaha baru dari sektor UMKM dan IKM ini. Kita juga akan membangun co-working space sebagai tempat membina ekosistem tersebut, pasarnya kita buat, kualitas produknya akan kita tingkatkan. Terpenting punya daya saing untuk bersaing dengan produk lainnya,” terangnya.</p>



<p>Selain itu, terkait rencana kedatangan Wapres RI, Ma’ruf Amin berkaitan program percepatan penuntasan kemiskinan ekstrem, Yuhronur juga mengungkapkan bahwa Pak Wapres juga ingin melihat beberapa produk yang dihasilkan dari IKM Lamongan. (zud/zen/gie)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">154723</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Digusur dari Trotoar Pasar Tingkat Lamongan, PKL Wadul Disperindag</title>
		<link>https://memontum.com/digusur-dari-trotoar-pasar-tingkat-lamongan-pkl-wadul-disperindag</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Apr 2018 17:01:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Diperindag Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[penggusuran]]></category>
		<category><![CDATA[protes pedagang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=39170</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8212; Puluhan pedagang kaki lima (PKL) di lingkungan Pasar Tingkat Lamongan mendatangi Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) di jalan Panglima Sudirman, Selasa (24/4/2018). Kehadiran mereka mengadukan keputusan Satpol PP yang hanya memberi tenggang waktu hanya tujuh hari boleh membuka dagangannya di jalur itu. Pedagang diberi kesempatan waktu berjualan terhitung mulai Senin (23/4/2018) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8212; Puluhan pedagang kaki lima (PKL) di lingkungan Pasar Tingkat Lamongan mendatangi Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) di jalan Panglima Sudirman, Selasa (24/4/2018). Kehadiran mereka mengadukan keputusan Satpol PP yang hanya memberi tenggang waktu hanya tujuh hari boleh membuka dagangannya di jalur itu. Pedagang diberi kesempatan waktu berjualan terhitung mulai Senin (23/4/2018) hingga Senin (30/4/2018).</p>
<p>&#8221; Setelah tanggal itu tidak boleh jualan di jalur itu,&#8221; ungkap Yamin, salah satu PKL yang tergusur di pelataran pasar tingkat Lamongan, Selasa (24/4/2018).</p>
<p>Sebelumnya petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan serta Polres Lamongan melakukan langkah persuasif dalam penertiban PKL sekitar pasar tingkat di Jl A. Yani Lamongan, Senin (23/4/2018). </p>
<p>Sedangkan saat itu,  sebanyak 37 PKL diwajibkan menandatangani surat pernyataan yang formatnya telah dipersiapkan Satpol PP.</p>
<p>Isi surat pernyataan itu ditegaskan agar PKL memindahkan atau membongkar tempat usahanya. Dan jika dalam peringatan pertama tidak diindahkan, maka akan diluncurkan surat peringatan kedua. </p>
<p>&#8220;Jadi, setelah seminggu kita ini sudah tidak boleh berjualan lagi,&#8221; kata Nurul Faridah, penjual es campur. </p>
<p>Padahal,  cetusnya rata-rata PKL sudah menempati lokasi hampir 20 tahun, bahkan ada yang lebih dari itu.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39170</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
