<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dipindah &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dipindah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Apr 2025 14:42:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dipindah &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Atasi Kemacetan, Sekolah di Jalan Bandung Kota Malang akan Dipindah ke Kawasan Islamic Center</title>
		<link>https://memontum.com/atasi-kemacetan-sekolah-di-jalan-bandung-kota-malang-akan-dipindah-ke-kawasan-islamic-center</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2025 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Center]]></category>
		<category><![CDATA[dipindah]]></category>
		<category><![CDATA[islamic]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220973</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Guna mengurangi kemacetan lalu lintas di kawasan Jalan Bandung, Kecamatan Klojen, terutama saat jam masuk dan pulang sekolah, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana akan memecah aktivitas tiga lembaga pendidikan di kawasan tersebut ke dua lokasi berbeda. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa rencana tersebut telah dikoordinasikan bersama dengan Kantor Kementerian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Guna mengurangi kemacetan lalu lintas di kawasan Jalan Bandung, Kecamatan Klojen, terutama saat jam masuk dan pulang sekolah, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana akan memecah aktivitas tiga lembaga pendidikan di kawasan tersebut ke dua lokasi berbeda.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa rencana tersebut telah dikoordinasikan bersama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang. Sehingga ke depan, sistem dua kampus akan diterapkan, yaitu kampus satu tetap berada di Jalan Bandung dan kampus dua akan dibangun di kawasan Islamic Center, Kecamatan Kedungkandang.</p>



<p>“Saya sudah koordinasi dengan Kemenag Kota Malang. Kami juga punya forum lalu lintas yang membahas upaya mengurai kemacetan. Jadi MIN, MTsN, dan MAN di sana tetap, tetapi akan dipecah jadi kampus satu dan kampus dua. Kampus satu di Jalan Bandung, kampus dua di Islamic Center,” kata Wali Kota Wahyu, Selasa (08/04/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Melalui cara ini, ujarnya, Pemkot Malang akan menyediakan lahan untuk pembangunan kampus dua. Sementara untuk pembangunan fisiknya, akan menjadi tanggung jawab Kemenag. Kawasan Islamic Center sendiri dipilih, karena telah dirancang sebagai pusat pemerintahan dan pendidikan baru di wilayah timur Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Di Islamic Center itukan sudah ada beberapa instansi yang akan kami pindahkan ke sana, seperti Kantor Polsek, Satpol, dan Imigrasi. Jadi akan menjadi pusat pemerintahan dan pendidikan juga,” tambahnya.</p>



<p>Saat ini, Pemkot Malang juga tengah menyusun siteplan atau rencana tapak untuk pengembangan kawasan Islamic Center. Dirinya juga menyebut, ada sekitar delapan hektare lahan milik pemerintah kota yang siap dimanfaatkan.</p>



<p>“Di sana sudah ada Islamic Center, depot arsip, dan beberapa kantor. Jadi akan kami atur agar bisa lebih optimal, sekaligus mengurangi beban wilayah pusat dan barat kota,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220973</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usai Tetiba Dipindah dari TPA Tlekung ke Pendem, Mesin Pirolisis Ganti Berada di Temas</title>
		<link>https://memontum.com/usai-tetiba-dipindah-dari-tpa-tlekung-ke-pendem-mesin-pirolisis-ganti-berada-di-temas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Sep 2023 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[berada]]></category>
		<category><![CDATA[dipindah]]></category>
		<category><![CDATA[pendem]]></category>
		<category><![CDATA[pirolisis]]></category>
		<category><![CDATA[tetiba]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197768</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Mesin Pirolisis yang dahulunya digunakan untuk mengolah sampah di TPA Tlekung dengan kapasitas kecil 30 sampai 50 ton perhari, kini keberadaannya telah berpindah lagi di lahan samping TPS Temas di Kelurahan Temas, Kecamatan/Kota Batu. Di mana seperti yang telah diberitakan, paska penutupan (pembatasan menurut DLH, red) TPA Tlekung, mesin itu secara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Mesin Pirolisis yang dahulunya digunakan untuk mengolah sampah di TPA Tlekung dengan kapasitas kecil 30 sampai 50 ton perhari, kini keberadaannya telah berpindah lagi di lahan samping TPS Temas di Kelurahan Temas, Kecamatan/Kota Batu. Di mana seperti yang telah diberitakan, paska penutupan (pembatasan menurut DLH, red) TPA Tlekung, mesin itu secara tetiba di Halaman Kantor Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.</p>



<p>Lurah Temas, Adi Santoso, membenarkan bahwa Mesin Pirolisis itu sekarang posisinya ada di wilayah desanya. Sementara status Mesin Pirolisis tersebut, masih dalam penitipan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Memang benar ada mesin pengolah sampah dan sepertinya milik swasta di Temas. Kalau tidak salah, Sabtu (02/09/2023) atau Minggu (03/09/2023) yang lalu waktu malam hari, dibawa ke Temas. Saat itu, DLH menghubungi saya dan mengatakan akan ditempatkan di lahan luas sebelah TPS Temas,&#8221; terangnya, saat dihubungi lewat ponsel, Jumat (08/09/2023) tadi.</p>



<p>Ditanya apakah Mesin Pirolisis itu akan digunakan di TPS3R Kelurahan Temas, dirinya mengatakan, jika sampai hari ini (Jumat, red), masih belum ada pembicaraan lebih lanjut dari DLH. &#8220;Saya tidak mengetahui, apakah mesin itu akan digunakan di Temas untuk mengolah sampah. Karena, berita acara yang menjelaskan penggunaannya juga belum ada,&#8221; tuturnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Bahkan, tambah Adi, untuk saat ini Kelurahan Temas masih belum memiliki TPS3R. Dikarenakan, lahan dan bangunan yang rencana digunakan untuk TPS3R, masih dipakai DLH Kota Batu, yakni untuk parkir kendaraan pengangkut sampah.</p>



<p>&#8220;Kalau memang Mesin Pirolisis itu diperuntukkan TPS3R Kelurahan Temas, maka pastinya harus dibicarakan dahulu dengan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang mengelola TPS3R. Karena, di sini menyangkut besaran biaya operasional,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Terkait keberadaan mesin, dirinya menjelaskan, akan membicarakan dengan DLH. Sehingga, semuanya bisa clear. &#8220;Sekarang masih dibicarakan sama DLH. Karena, keberadaan mesin Pirolisis itu belum ada serah terima,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, menurut salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya, membenarkan bahwa Mesin Pirolisis yang berada di daerah Kelurahan Temas, itu dibawa oleh DLH Kota Batu. Hanya saja, untuk peruntukannya masih belum jelas. Apakah dipinjam pakaikan atau bagaimana.</p>



<p>&#8220;Yang membawa Mesin Pirolisis dari Pendem (Balai Desa, red) ke Temas, itu DLH. Untuk statusnya, saya tidak tahu,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Mesin Pirolisis yang awalnya di TPA Tlekung, tetiba pindah di Pendem. Kades Pendem saat dikonfirmasi, mengatakan bahwa keberadaan mesin hanya dititipkan seorang warganya, yang mengaku sebagai pihak ke tiga dari DLH. Warga yang teridentifikasi bernama Imron, pun mengaku kalau kontrak mesin sudah habis. Sehingga, dikeluarkan dari TPA Tlekung. Sementara DLH, mengaku kalau mesin akan dimanfaatkan di Temas. Hanya saja, status mesin tidak dijelaskan. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197768</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
