<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>diprediksi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/diprediksi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Mar 2026 16:18:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>diprediksi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Efek Bukber Selama Ramadan, Pajak Restoran Kota Malang Diprediksi Naik 20 hingga 30 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/efek-bukber-selama-ramadan-pajak-restoran-kota-malang-diprediksi-naik-20-hingga-30-persen</link>
					<comments>https://memontum.com/efek-bukber-selama-ramadan-pajak-restoran-kota-malang-diprediksi-naik-20-hingga-30-persen#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bukber]]></category>
		<category><![CDATA[diprediksi]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[restoran]]></category>
		<category><![CDATA[selama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231264</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Momen Buka puasa Bersama (Bukber) selama Ramadan tahun 2026 di Kota Malang, diperkirakan berdampak positif terhadap penerimaan pajak restoran. Bahkan, kenaikan penerimaan diproyeksi mencapai 20 hingga 30 persen dibandingkan bulan biasa. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang, Handi Priyanto, mengatakan bahwa laporan pajak restoran untuk periode Ramadan masih menunggu pelaporan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Momen Buka puasa Bersama (Bukber) selama Ramadan tahun 2026 di Kota Malang, diperkirakan berdampak positif terhadap penerimaan pajak restoran. Bahkan, kenaikan penerimaan diproyeksi mencapai 20 hingga 30 persen dibandingkan bulan biasa.</p>



<p>Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang, Handi Priyanto, mengatakan bahwa laporan pajak restoran untuk periode Ramadan masih menunggu pelaporan dari wajib pajak. Karena itu, angka kenaikan tersebut secara resmi baru dapat diketahui pada April 2026 mendatang.</p>



<p>“Pelaporannya kan bulan berikutnya. Maret nanti dilaporkan di bulan April, jadi kenaikannya baru terlihat di April. Tetapi kalau dihitung kasar, ada kenaikan antara 20 sampai 30 persen dibanding bulan-bulan normal,” jelas Handi, Kamis (26/03/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="424" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/03/Efek-Bukber-Selama-Ramadan-Pajak-Restoran-Kota-Malang-Diprediksi-Naik-20-hingga-30-Persen-2.jpg?resize=600%2C424&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-231266" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/03/Efek-Bukber-Selama-Ramadan-Pajak-Restoran-Kota-Malang-Diprediksi-Naik-20-hingga-30-Persen-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/03/Efek-Bukber-Selama-Ramadan-Pajak-Restoran-Kota-Malang-Diprediksi-Naik-20-hingga-30-Persen-2.jpg?resize=300%2C212&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">BUBER: Ilustrasi pelaksanaan buka bersama (Bukber) yang dilakukan restoran. (ist)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>Handi menambahkan, perhitungan detail belum bisa dilakukan secara cepat karena jumlah restoran di Kota Malang mencapai sekitar 3.000 usaha. Sehingga, rekapitulasi harus dilakukan satu per satu berdasarkan laporan yang masuk. Menurutnya, lonjakan aktivitas buka bersama menjadi faktor utama meningkatnya transaksi di sektor kuliner selama Ramadan.</p>



<p>“Rata-rata restoran memang penuh saat bukber,” katanya.</p>



<p>Sementara itu, hingga 16 Maret 2026, realisasi pendapatan pajak restoran yang telah masuk tercatat sebesar Rp 40,1 miliar dari target total pajak daerah tahun 2026 sebesar Rp 872,9 miliar. &#8220;Sehingga nanti dapat diketahui peningkatan pajak restoran akibat Ramadan dapat diketahui setelah batas akhir pelaporan wajib pajak pada 10 April 2026,&#8221; imbuh Handi. <strong>(rsy/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/efek-bukber-selama-ramadan-pajak-restoran-kota-malang-diprediksi-naik-20-hingga-30-persen/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231264</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Masjid Jami’ Siap Gelar Salat Id dan Diprediksi Jamaah Salat Tembus 10 Ribu</title>
		<link>https://memontum.com/masjid-jami-siap-gelar-salat-id-dan-diprediksi-jamaah-salat-tembus-10-ribu</link>
					<comments>https://memontum.com/masjid-jami-siap-gelar-salat-id-dan-diprediksi-jamaah-salat-tembus-10-ribu#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2026 02:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[diprediksi]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[jami’]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[tembus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231160</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Masjid Agung Jami&#8217; Kota Malang bersiap menyambut Salat Id Idul Fitri 1447 Hijriah, pada Sabtu (21/03/2026) besok. Diprediksi, jumlah jamaah akan mencapai lebih dari 10 ribu orang, sehingga area salat pun bakal meluas hingga Malang Plaza dan kawasan Kayutangan Heritage. Ketua Takmir Masjid Jami’, Athoillah Wijayanto, mengatakan bahwa panitia telah menyiapkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Masjid Agung Jami&#8217; Kota Malang bersiap menyambut Salat Id Idul Fitri 1447 Hijriah, pada Sabtu (21/03/2026) besok. Diprediksi, jumlah jamaah akan mencapai lebih dari 10 ribu orang, sehingga area salat pun bakal meluas hingga Malang Plaza dan kawasan Kayutangan Heritage.</p>



<p>Ketua Takmir Masjid Jami’, Athoillah Wijayanto, mengatakan bahwa panitia telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Terutama, terkait arah saf salat di area jalan yang tidak lurus.</p>



<p>“Ini juga jadi perhatian kami, terutama di kawasan Kayutangan karena kontur jalannya miring,” kata Athoillah, pada Jumat (20/03/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, selesainya revitalisasi Alun-alun Kota Malang, turut menjadi solusi untuk menampung jamaah tambahan. &#8220;Alhamdulillah, Alun-alun sudah selesai. Sehingga, luberan jamaah bisa sampai ke sana. Kondisinya juga lebih nyaman untuk salat,” ujarnya.</p>



<p>Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, ujarnya, takmir juga telah melakukan koordinasi dengan lingkungan sekitar. Termasuk, gereja di dekat masjid, yang rutin dilakukan setiap tahun.</p>



<p>“Komunikasi pasti ada tiap tahun, biasanya melalui surat pemberitahuan kegiatan,” tambahnya.</p>



<p>Sebagai informasi, untuk pelaksanaan Salat Id 1 syawal, panitia telah menetapkan KH Imam Makruf dari Kepanjen, Kabupaten Malang, telah ditetapkan sebagai khatib. Dia merupakan pengurus yayasan Masjid Agung Baiturrahman Kepanjen. Sementara, untuk imam salat akan dipimpin oleh imam rawatib Masjid Jami’, Ustaz H. Nurul Yakin. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/masjid-jami-siap-gelar-salat-id-dan-diprediksi-jamaah-salat-tembus-10-ribu/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231160</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penumpang Arus Mudik di Terminal Arjosari Diprediksi Turun, Puncak Pergerakan 17 hingga 18 Maret</title>
		<link>https://memontum.com/penumpang-arus-mudik-di-terminal-arjosari-diprediksi-turun-puncak-pergerakan-17-hingga-18-maret</link>
					<comments>https://memontum.com/penumpang-arus-mudik-di-terminal-arjosari-diprediksi-turun-puncak-pergerakan-17-hingga-18-maret#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 03:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[arjosari,]]></category>
		<category><![CDATA[diprediksi]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang]]></category>
		<category><![CDATA[pergerakan]]></category>
		<category><![CDATA[puncak]]></category>
		<category><![CDATA[Terminal]]></category>
		<category><![CDATA[turun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230947</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pergerakan penumpang mudik di Terminal Arjosari, Kota Malang, diprediksi mengalami penurunan pada Lebaran tahun 2026. Meski begitu, pengelola terminal tetap menyiapkan berbagai antisipasi untuk memberikan layanan kepada penumpang. Kepala UPT Terminal Arjosari Malang, Mega Perwira Donowati, secara tegas menyampaikan bila dirinya belum bisa memastikan secara angka. Namun, untuk jumlahnya diperkirakan lebih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pergerakan penumpang mudik di Terminal Arjosari, Kota Malang, diprediksi mengalami penurunan pada Lebaran tahun 2026. Meski begitu, pengelola terminal tetap menyiapkan berbagai antisipasi untuk memberikan layanan kepada penumpang.</p>



<p>Kepala UPT Terminal Arjosari Malang, Mega Perwira Donowati, secara tegas menyampaikan bila dirinya belum bisa memastikan secara angka. Namun, untuk jumlahnya diperkirakan lebih rendah dibandingkan periode mudik tahun sebelumnya.</p>



<p>“Kalau prediksi penumpang untuk tahun ini, kami belum bisa mengestimasi secara pasti, tapi kemungkinan akan mengalami penurunan dari tahun lalu. Paling sekitar 4 ribu sampai 4.500 penumpang perhari,” ujar Mega, Jumat (12/03/2026) tadi.</p>



<p>Diuraikannya, pada periode mudik tahun lalu, jumlah penumpang di Terminal Arjosari sempat mencapai sekitar 6 ribu hingga 7 ribu orang perhari. Penurunan tahun ini, diperkirakan dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya jarak waktu antara momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan awal Ramadan.</p>



<p>“Kalau seperti Nataru kemarin, ketika sudah mulai ada pergerakan biasanya persentasenya juga naik. Tahun ini kemungkinan tidak sebesar tahun lalu,” ucapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk arus mudik jarak dekat yang didominasi trayek Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), Mega memperkirakan lonjakan penumpang akan terjadi sekitar 17 hingga 18 Maret. Pada periode tersebut, pergerakan penumpang biasanya meningkat seiring mendekatnya masa cuti Lebaran.</p>



<p>“Kalau AKDP ini biasanya lonjakannya terasa sekali, karena banyak pekerja dari luar daerah yang bekerja di Malang lalu mudik ke daerah asalnya. Kalau untuk trayek Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) pergerakan penumpang cenderung lebih stabil dan tidak mengalami lonjakan signifikan seperti AKDP,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut, menurutnya Terminal Arjosari juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung bagi penumpang selama masa mudik Lebaran. Beberapa di antaranya adalah ruang tunggu yang lebih nyaman, kursi tambahan bagi penumpang, hingga tenda untuk mengantisipasi hujan saat penumpang menuju shelter keberangkatan.</p>



<p>“Kami juga menyiapkan kursi tambahan karena saat puncak penumpang kadang tidak kebagian tempat duduk. Selain itu kami siapkan tenda untuk mengantisipasi hujan ketika penumpang menuju shelter,” lanjutnya.</p>



<p>Untuk mendukung keamanan dan pelayanan, pihak terminal juga mendapat tambahan personel dari Jembatan Timbang Simpang Sari serta bantuan pengamanan dari TNI.</p>



<p>“Kami menyiapkan petugas yang standby 24 jam, termasuk bantuan personel untuk pengamanan dan pelayanan di dalam terminal,” imbuh Mega. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/penumpang-arus-mudik-di-terminal-arjosari-diprediksi-turun-puncak-pergerakan-17-hingga-18-maret/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230947</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</title>
		<link>https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[diprediksi]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Rekayasa]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[situasional]]></category>
		<category><![CDATA[turun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230682</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memprediksi terjadi penurunan pergerakan pemudik pada arus mudik dan balik Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 Hijriah. Secara nasional, pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai 143,6 juta orang, turun dibandingkan realisasi 2025 yang mencapai 150 juta lebih. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan prediksi penurunan juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memprediksi terjadi penurunan pergerakan pemudik pada arus mudik dan balik Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 Hijriah. Secara nasional, pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai 143,6 juta orang, turun dibandingkan realisasi 2025 yang mencapai 150 juta lebih.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan prediksi penurunan juga terjadi di Kota Malang dengan estimasi rata-rata 1,75 persen untuk arus keluar-masuk kendaraan. “Secara nasional diprediksi 143,6 juta pergerakan. Di Kota Malang kami perkirakan juga ada penurunan sekitar 1,75 persen. Penurunan itu juga dikarenakan beberapa faktor, salah satunya cuaca,” ujar Jaya-sapaannya, usai melakukan Rakor bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Selasa (03/03/2026) tadi.</p>



<p>Jaya juga menjelaskan, bahwa persiapan pengamanan arus mudik merujuk pada hasil rapat koordinasi lintas sektoral nasional yang dipimpin Kapolri, serta Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Perhubungan dan Kapolri terkait pembatasan angkutan berat.</p>



<p>Pembatasan tersebut diberlakukan untuk mendukung kelancaran arus mudik, terutama kendaraan logistik bertonase besar yang melintas di jalur-jalur utama.</p>



<p>Dishub Kota Malang memprediksi puncak arus mudik terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diperkirakan pada 13–15 Maret 2026, sedangkan gelombang kedua pada 18–19 Maret 2026.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Prediksinya karena berkaitan dengan momen Hari Nyepi yang berada di tengah periode mudik, sehingga ada dua tahap tingkat kenaikan arus mudiknya. Sementara untuk arus balik, masih akan memantau perkembangan timeline dan dinamika di lapangan,&#8221; katanya.</p>



<p>Bersama Polresta Malang Kota, Dishub Kota Malang telah menyiapkan tujuh pos yang terdiri dari Pos Pantau, Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan. Rekayasa lalu lintas yang diterapkan bersifat situasional dan insidentil, menyesuaikan kondisi di lapangan.</p>



<p>“Tidak harus penutupan jalan atau contraflow. Semua melihat kondisi dan kebutuhan di lapangan,” tegasnya.</p>



<p>Sebagai kota tujuan wisata sekaligus kota lintasan menuju Kota Batu, Kabupaten Malang dan Blitar, sejumlah titik diprediksi menjadi lokasi rawan kepadatan. Untuk kawasan perdagangan dan jasa, potensi kepadatan diperkirakan terjadi di beberapa Mal yang ada di Kota Malang, Pasar Besar Malang, hingga Pusat oleh-oleh.</p>



<p>&#8220;Sementara untuk jalur utama, titik rawan berada di ruas jalan nasional dan provinsi, di antaranya Jalan Raden Intan, Jalan Gatot Subroto, Jalan Ahmad Yani, Jalan Borobudur hingga Simpang Dinoyo dan Arah Sengkaling,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Jaya menambahkan, berdasarkan evaluasi tahun-tahun sebelumnya, lonjakan kunjungan wisata ke Kota Malang justru diperkirakan terjadi setelah Lebaran, seiring meningkatnya mobilitas wisatawan pasca-Hari Raya.</p>



<p>“Biasanya setelah Lebaran justru ada peningkatan kunjungan wisata,” imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230682</post-id>	</item>
		<item>
		<title>H-3 dan H+3 Lebaran Diprediksi Jadi Puncak Pergerakan Manusia di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/h-3-dan-h3-lebaran-diprediksi-jadi-puncak-pergerakan-manusia-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[diprediksi]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[pergerakan]]></category>
		<category><![CDATA[puncak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230560</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memprediksi lonjakan pergerakan manusia akan terjadi pada H-3 Idul Fitri, saat perayaan Idul Fitri dan H+3 Lebaran. Hal itu dikatakan Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, Sabtu (28/02/2026) tadi. Pria yang akrab disapa Jaya, itu mengatakan bahwa prediksi tersebut mengacu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memprediksi lonjakan pergerakan manusia akan terjadi pada H-3 Idul Fitri, saat perayaan Idul Fitri dan H+3 Lebaran. Hal itu dikatakan Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, Sabtu (28/02/2026) tadi.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Jaya, itu mengatakan bahwa prediksi tersebut mengacu pada data tahun sebelumnya. Sebab, hingga kini pihaknya belum menerima data resmi estimasi pergerakan manusia dari Kementerian Perhubungan maupun Kepolisian. Data tersebut biasanya menjadi dasar perhitungan detail jumlah kendaraan, baik per jam maupun per hari.</p>



<p>&#8220;Kalau merujuk tahun lalu, kita perhatikan analisa dan monitoring, pergerakannya itu padat pada saat H-3, kemudian saat Lebaran itu sendiri dan H+3 juga,&#8221; kata Jaya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa lonjakan tertinggi justru terjadi setelah Lebaran. Hal itu, dipicu libur panjang yang dimanfaatkan masyarakat untuk berkunjung ke Kota Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Setelah Lebaran biasanya justru lebih padat. Banyak masyarakat yang datang untuk berkunjung ke Kota Malang,” tambahnya.</p>



<p>Kepadatan itu juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari aktivitas belanja, wisata kuliner, hingga berburu oleh-oleh khas Kota Malang. Dikatakannya, Kota Malang masih menjadi salah satu daerah tujuan favorit saat momentum libur panjang.</p>



<p>&#8220;Sehingga itu yang membuat Kota Malang semakin padat,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara itu, pada awal masa libur menjelang Idul Fitri, pergerakan kendaraan diperkirakan didominasi aktivitas belanja kebutuhan Lebaran. Baik ke pasar tradisional maupun pusat perbelanjaan modern diprediksi mengalami peningkatan kunjungan.</p>



<p>&#8220;Sehingga skema pengamanan dan pengaturan lalu lintas minimal akan kami siapkan setara dengan pola tahun sebelumnya,&#8221; imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230560</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perputaran Ekonomi Mujahadah Kubro Diprediksi Luar Biasa, 100 Ribu Jamaah Akan Padati Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/perputaran-ekonomi-mujahadah-kubro-diprediksi-luar-biasa-100-ribu-jamaah-akan-padati-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[biasa,]]></category>
		<category><![CDATA[diprediksi]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mujahadah]]></category>
		<category><![CDATA[padati]]></category>
		<category><![CDATA[perputaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229767</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memprediksi perputaran ekonomi dari gelaran Mujahadah Kubro di Kota Malang, akan berdampak besar dan luar biasa. Karena kegiatan keagamaan tersebut, diperkirakan akan dihadiri sekitar lebih 100 ribu jamaah dari berbagai daerah yang akan memadati Stadion Gajayana. “Itu luar biasa. Saya belajar dari pelaksanaan serupa di Sidoarjo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memprediksi perputaran ekonomi dari gelaran Mujahadah Kubro di Kota Malang, akan berdampak besar dan luar biasa. Karena kegiatan keagamaan tersebut, diperkirakan akan dihadiri sekitar lebih 100 ribu jamaah dari berbagai daerah yang akan memadati Stadion Gajayana.</p>



<p>“Itu luar biasa. Saya belajar dari pelaksanaan serupa di Sidoarjo kemarin, dampaknya juga sangat terasa,” ujar Wahyu, Selasa (27/01/2026) tadi.</p>



<p>Menurut Wali Kota Wahyu, geliat ekonomi sudah mulai terasa bahkan sebelum acara digelar. Tingkat hunian hotel di Kota Malang, dilaporkan meningkat signifikan. Tak hanya itu, sejumlah fasilitas umum hingga tempat ibadah turut dimanfaatkan sebagai lokasi transit jamaah.</p>



<p>“Hotel-hotel sudah banyak yang dipesan. Bahkan ada gereja-gereja yang digunakan PCNU dari kabupaten dan kota untuk transit jamaah. Mereka istirahat, mandi dan sebagainya. Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan toleransi ini,” katanya.</p>



<p>Tentunya, untuk menyambut gelaran tersebut, Pemkot Malang telah menyiapkan langkah antisipatif, agar pelaksanaannya berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas warga. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tentu dilibatkan, tidak hanya pada OPD teknis saja.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Mulai dari penanganan sampah, lalu lintas, hingga pasca kegiatan nanti, semua OPD kami libatkan. Saya sudah minta seluruh OPD untuk gotong royong menyukseskan acara ini,” tegasnya.</p>



<p>Koordinasi intensif juga dilakukan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), PWNU, serta PCNU. Pemkot Malang juga turut menyiapkan skema pergerakan jamaah, termasuk penempatan maktab atau lokasi penginapan sementara yang memanfaatkan sekolah dan perguruan tinggi.</p>



<p>“Kami terus berkoordinasi dengan Forkopimda, pendidikan provinsi, dan universitas. Semua pergerakan jamaah kami pantau dan evaluasi secara berkala,” tambahnya.</p>



<p>Meski begitu, Wali Kota Wahyu juga tidak menampik bahwa kegiatan berskala besar ini berpotensi menimbulkan dampak sementara bagi aktivitas masyarakat. Pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada warga Kota Malang.</p>



<p>“Saya mohon maaf kepada masyarakat. Selama dua hari pelaksanaan tentu ada dampak yang tidak bisa dihindari. Tapi kami akan meminimalisir semaksimal mungkin,” imbuh Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Sebagai informasi, kegiatan Mujahadah Kubro tersebut merupakan perayaan 1 Abad NU yang akan diselenggarakan di Stadion Gajayana Kota Malang, pada Sabtu (07/02/2026) hingga Minggu (08/02/2026). Dengan kemungkinan, akan dihadiri oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229767</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Nataru, Lonjakan Penumpang di Terminal Arjosari Diprediksi Naik hingga 60 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-nataru-lonjakan-penumpang-di-terminal-arjosari-diprediksi-naik-hingga-60-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[arjosari,]]></category>
		<category><![CDATA[diprediksi]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[lonjakan]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[Terminal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228768</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Terminal Arjosari Kota Malang memprediksi adanya lonjakan jumlah penumpang hingga 50 sampai 60 persen. Peningkatan tersebut, diperkirakan mulai terjadi pada 22 Desember 2025 dan mencapai puncaknya saat momentum Natal serta arus balik awal Januari 2026. Kepala Satuan Pelayanan Terminal Tipe A (Satpel TTA) Arjosari Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Terminal Arjosari Kota Malang memprediksi adanya lonjakan jumlah penumpang hingga 50 sampai 60 persen. Peningkatan tersebut, diperkirakan mulai terjadi pada 22 Desember 2025 dan mencapai puncaknya saat momentum Natal serta arus balik awal Januari 2026.</p>



<p>Kepala Satuan Pelayanan Terminal Tipe A (Satpel TTA) Arjosari Kota Malang, Mega Perwira Donowati, menyampaikan bahwa lonjakan penumpang diperkirakan terjadi pada periode libur panjang akhir tahun, seiring libur sekolah dan sebagian besar perkantoran. “Lonjakan mulai tanggal 22 Desember, kemudian arus baliknya sekitar tanggal 3 sampai 4 Januari. Itu yang kami waspadai karena sudah ada instruksi dari pusat untuk meningkatkan kesiapsiagaan di tanggal-tanggal tersebut,” ujar Mega, Selasa (16/12/2025) tadi.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa prediksi kenaikan penumpang itu dipicu oleh libur panjang Natal dan Tahun Baru yang dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian dan berwisata. “Karena ini long weekend, libur sekolah sudah mulai, kemudian Natal juga cukup panjang, maka kenaikannya kami prediksi bisa sampai 50 sampai 60 persen,” jelasnya.</p>



<p>Jumlah itu diperkirakan akan menampung hingga 8.000 sampai 9.000 penumpang per hari selama puncak Nataru. Padahal, pada biasanya hanya melayani sekitar 3.000 hingga 4.000 penumpang per hari. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, tentunya juga disiapkan sejumlah langkah.</p>



<p>&#8220;Salah satunya dengan memaksimalkan sumber daya manusia (SDM) di seluruh titik pelayanan. Mulai dari pintu masuk, area penurunan penumpang, pos informasi, pos keberangkatan dan pos shift. Semua kami lengkapi dengan HT dan laporan real time,” tuturnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mega menegaskan, bahwa petugas diwajibkan menyampaikan laporan kondisi terminal secara berkala guna mengantisipasi potensi gangguan pelayanan. Bahkan, laporan diminta diperbarui setiap setengah jam.</p>



<p>“Antisipasi harus dari awal, supaya hal-hal yang tidak perlu tidak sampai muncul,” tegasnya.</p>



<p>Selain kesiapan petugas, pihak terminal juga memberikan perhatian khusus pada pelayanan kelompok rentan, seperti lanjut usia, anak-anak, balita dan penyandang disabilitas.</p>



<p>“Pelayanan untuk manula, anak kecil, balita, dan disabilitas harus benar-benar diperhatikan,” tambahnya .</p>



<p>Terkait arus penumpang, Mega menyebut Terminal Arjosari berpotensi mengalami kepadatan baik pada arus kedatangan maupun keberangkatan. Sebagai kota wisata, Malang dinilai memiliki daya tarik yang sama besar bagi penumpang yang datang maupun pergi.</p>



<p>“Untuk Nataru ini relatif seimbang. Yang datang dan yang berangkat sama-sama tinggi. Bahkan untuk kedatangan bisa mencapai 60 sampai 70 persen, karena banyak yang berlibur ke Malang,” imbuh Mega. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228768</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembukaan Porprov Jatim 2025 di Stadion Gajayana Diprediksi Bakal Dipadati 10 Ribu Penonton</title>
		<link>https://memontum.com/pembukaan-porprov-jatim-2025-di-stadion-gajayana-diprediksi-bakal-dipadati-10-ribu-penonton</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Jun 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dipadati]]></category>
		<category><![CDATA[diprediksi]]></category>
		<category><![CDATA[Gajayana]]></category>
		<category><![CDATA[pembukaan]]></category>
		<category><![CDATA[penonton]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[stadion]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223425</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pembukaan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 di Stadion Gajayana, diprediksi bakal dipadati lebih dari 10 ribu penonton, Sabtu (28/06/2025) nanti malam. Hal ini, seperti yang diprediksi Kepala Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi. Diuraikan, bahwa ada sebanyak 3.500 tiket telah terdistribusi kepada masyarakat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pembukaan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 di Stadion Gajayana, diprediksi bakal dipadati lebih dari 10 ribu penonton, Sabtu (28/06/2025) nanti malam. Hal ini, seperti yang diprediksi Kepala Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi.</p>



<p>Diuraikan, bahwa ada sebanyak 3.500 tiket telah terdistribusi kepada masyarakat melalui sistem daring. Secara keseluruhan, kuota tersebut sudah terpenuhi.</p>



<p>&#8220;Beberapa hari lalu, kurang lebih sudah 3.500 tiket yang terlayani lewat link pendaftaran. Tidak ada overload, semua berjalan lancar,” ujar Baihaqi.</p>



<p>Namun, jumlah tersebut menurutnya belum termasuk peserta devile, pengisi acara tari kolosal, undangan VIP dan VVIP. Termasuk, para guru SMP yang akan hadir di tribun khusus, serta para atlet dari seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dikatakannya, bahwa kapasitas maksimal stadion sebenarnya mencapai 20 ribu penonton. Namun, yang digunakan dalam pembukaan Porprov IX 2025, nanti hanya setengahnya.</p>



<p>“Kita batasi hanya 10 ribu penonton, karena menyesuaikan dengan kapasitas tribun yang kita gunakan. Tribun bawah sayap kanan dan kiri (warna blue sky), akan diisi terlebih dahulu. Jika penuh, baru akan diarahkan ke tribun atas,” katanya.</p>



<p>Untuk mendukung kelancaran acara tersebut, Disporapar Kota Malang bersama sejumlah perangkat daerah juga telah menggelar rapat koordinasi terkait pengamanan. Personel dari Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, serta unsur TNI dan Polri dipastikan turun langsung mengamankan jalannya acara.</p>



<p>“Siang ini juga akan digelar apel kesiapan untuk pengamanan. Semua unsur sudah kami siapkan agar pembukaan Porprov malam nanti berjalan aman, tertib dan lancar,” imbuh Baihaqi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223425</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Momen Nataru Kunjungan Wisatawan Diprediksi Meningkat, PHRI Malang Harap Beri Dampak segala Aspek</title>
		<link>https://memontum.com/momen-nataru-kunjungan-wisatawan-diprediksi-meningkat-phri-malang-harap-beri-dampak-segala-aspek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Dec 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dampak]]></category>
		<category><![CDATA[diprediksi]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[segala]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217557</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kunjungan wisatawan saat momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), diprediksi akan mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal itu, dikatakan oleh Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, Agoes Basoeki. Menurut Agoes, peningkatan itu terjadi karena sektor pariwisata saat ini semakin tertata, terkemas dengan baik dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kunjungan wisatawan saat momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), diprediksi akan mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal itu, dikatakan oleh Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, Agoes Basoeki.</p>



<p>Menurut Agoes, peningkatan itu terjadi karena sektor pariwisata saat ini semakin tertata, terkemas dengan baik dan adanya kolaborasi yang lebih kuat antar semua pihak. Selain itu, juga tidak adanya pengaruh dari pandemi Covid-19.</p>



<p>“Tahun lalu masih terpengaruh bayang-bayang pandemi, tetapi tahun ini situasinya jauh lebih baik. Tentunya, ini memberikan dampak positif bagi industri perhotelan dan restoran serta pariwisata,” ujar Agoes, Sabtu (14/12/2024) tadi.&nbsp;</p>



<p>Namun, Agoes juga mengakui bahwa Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait penerapan protokol kesehatan (Prokes). Sehingga, diharapkan dalam perayaan Nataru nantinya berjalan dengan aman, nyaman tanpa ada suatu kendala.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kami dari PHRI sudah diberikan imbauan melalui SE tersebut, agar nantinya dari gubernur, bupati dan wali kota dapat mempertimbangkan prokes dalam setiap kegiatan penyambutan Nataru. Ini penting demi menjaga kenyamanan wisatawan,” katanya.&nbsp;</p>



<p>Agoes berharap, momentum ini merupakan big session (sesi besar, red) bagi industri pariwisata, dapat memberikan dampak signifikan bagi semua pelaku usaha, termasuk hotel, restoran, UMKM dan sektor oleh-oleh. Dalam hal ini juga diingatkan agar pelaku usaha untuk tidak menaikkan harga secara berlebihan.&nbsp;</p>



<p>“Jangan sampai ada permainan harga yang tidak rasional, seperti menjual kamar hotel dengan harga empat kali lipat. Itu akan menuai protes dari wisatawan. Kami PHRI juga akan terus berkoordinasi untuk memastikan pengawasan harga berjalan dengan baik,&#8221; tambahnya.&nbsp;</p>



<p>Di sisi lain, Agoes berharap dalam momen Nataru ini mendapatkan dukungan dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang berada di beberapa kampung tematik Kota Malang. Apalagi, diantaranya seperti Kayutangan Heritage, Kampung Warna-Warni dan Polowijen masih menjadi destinasi favorit.</p>



<p>“Kami berharap Pokdarwis dapat mempersiapkan pemandu wisata terbaik dan kegiatan yang menarik. Pimpinan Pokdarwis perlu memberikan pembinaan kepada anggotanya agar bisa memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan,” imbuh Agoes. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217557</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
